Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 60, tanpa jejak



"apa semua sudah selesai??" tanya lucio ketika mereka sudah betrkumpul di halamn rumah


"sudah dad" jawab mereka semua serempak, seperti upacara bendera sja wkkwk


" dev kamu yang menyetir mobilnya" kata lucio seketika membuat devan melengos kesal dan menatap dave tajam, seolah ia mengisyaratkan sesuatu kepada asistennya itu.


" dev jangan lama-lama, ayo cepat masuk" kata lucio yang melihat perubahan raut mujka anaknya itu


"kenapa harus aku yang menyetir dad? kan ada dave yang bisa mneyetir untuk kita, lagian dia asistenku" kata devan dengan wajah kesalnya.


" diamlah dev, dan cepat masuk kedalam nanti terlalu siang" kata lucio dan membuat dave masuk lebih dulu menyusul sarah yang sudah stay di kursi belakang


" hubby ayo masuk, sabar yahh jangan marah-marah terus, kamu mau cepat tua??" kata grece dan mengelus lengan kekar suaminya agar lebih teng


"umm baiklah, ayo kita masuk" kata devan dengan cepat, seolah sudah melupakan kekesalannya yang tadi


mereka akhirnya melaju menuju salah satu mall terbesar dikota itu, dengan devan yang menyetir dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mereka. kini sudah sampai dan seketika mata semua orang tertuju kepada keenam orang yang berpasangan berjalan engan penuh wibawa dan kecantikan diatas rata-rata.


" ayo cepat sayang, jangan lamban jalannya" kata lea menarik tangan menantunya dan sarah dengan cepat, hal itu membuat ;lucio maupun devan menggelengkan kepalanya


"sabarlah mom, lagi pula apa yang membuat mom begitu bersemangat?" kata devan yang kesal karna  istrinya ditarik begitu saja dari pelukannya


" diamlah kalian, mana tau apa yang di butuhkan oleh wanita, kalian daddy dan anaknya sama saja, ayo sayang" kata lea dan menarik tangan kefdua putrinya dan melangkah masuk kedalam


sementara ketiga pria yang dari tadi hanya menjadi pendengar dan bodygruard untuk wanita tercinta mereka, melangkah masuk kedalam dan  menyusul wanita mereka takut jika terjadi sesuatu.


" sayang ayo coba yang ini, kamu pasti snagat cantik memakainya" kata lea sambil memberikan baju dress yang menurutnya cocok untuk dipakai menantunya


" baiklah mom" kata grece yang sebenarnya sudah lelah dari tadi bolak balik keruang ganti karna mencoba baju yang diberikan lea padanya


"sarah sayang, coba ini bersama kakakmu yah, ini sanagt cocok untuk kalian" kata lea sambil memberikan baju couple kepada sarah untuk ia coba


" baik mom" kata sarah dengan semangat 45 dan memasuki ruang ganti menyusul kakaknya


sementara ditempat lain, seorang wanita tidak sengaja melihat devan yang duduk bersama daddynya dan dave disebauh toko pakian sambil sibuk memainkan ponselnya


" tidak perlu aku mencari  dengan susah payah, dia sendiri ada disini" kata wanita itu dengan senyuman licik dan tertawa bak iblis bertanduk lima wwkwk


" hallo paman, aku menemukan mereka, sepertinya mereka sedang bersenang-senang sekarang, katakan kepada anak buah paman agar datang kesini secepatnya" kata wanita itu yang tidak lain adalah jesica


'......"


" baiklah paman, aku akan mengikuti mereka dan tolong secepatnya anak buah paman datang kesini" kata jesica dan langsung mengakhiri telfonnya takut jika ia ketahuan


sementara didalam toko, lucio sedang sibuk denan ponselnya sambil berbicara kepada devan


"dev, bagaimana menurutmu yang daddy katakan kemarin malam, apa kau sudah mempersiapkannya?" tanya lucio sambil terus sibuk memainkan ponsel miliknya


"aku sudah menyiapkan semua yang daddy katakan, sudah ada di ruang bawah rumah, tinggal daddy pilih yang mana daddy gunakan" kata devan sambil tersenyum namun tatapannya melihat fokus kedepan


" jangan terlalu bucindev, kau tau perempuan itu susah di turuti" kata lucio yang melihat kedua orang disampingnya sibuk melihat kedepan dan tatapan mereka tidak berkedip sedetik pun


" huh dasar anak zaman sekarang" kata lucio dan berjalan menuju tempat istrinya


sementara grece yang notabenya dari tadi sudah lelah terus disuruh bolak balik ruang ganti akhirnya ia memilih duduk disamping mommy lea,


" sudah mom, dan semuanya cocok untuk tubuhku" kata grece dengan tersenyum hangat


" bagus sayang, semua kan dikirim kerumah secepatnya" kata lea dan diikuti sarah yang duduk disamping grece tapi keduluan oleh suami kakaknya


" isss... kak dev selalu nyari masalah" kata sarah kesal dan memilih duduk disamping dave


" aku ketoilet sebentar ya mom" kata grece berpamitan ingin ke toilet mall


"ayang apa aku perlu menemani" tanya devan seakan takut grece sendirian


" tidak usah hubby, kan aku sebentar saja," kata grece tersenyum dan berjalan keluar dari toko tersebut


"paman wanita itu keluar dari toko, suruh agar orang-orang pama mengikutinya" kata jesica dibalik ponselnya smbil terus mengikuti grece


sampai akhirnya grece selesai dengan urusannyadan tiba-tiba ketika ia ingin keluar seseorang membekap mulutnya dari belakang dan segera grece tidk sadarkan diri


" cepat bawa kesini, jangan sampai ada orang yang curiga" perintah jesica kepada beberapa peia berortot yang membawa grece


sementara didalam toko, devan cemas karna istrinya sedari tadi tidak kunjung datang, ia khawatir terjadi sesuatu dengan istrinya


" dad, aku menyusul istriku dulu, aku khawatir dari tadi dia tidak kunjung datang" kata devan sambil berdiri dan melangkah keluar


sementara lucio terslihat biasa saja, seolah sudah tau apa yang akan terjadi selanjutnya, ia tidak berbicara sepath katapun, dan malaha sik dengan ponsekk miliknya


" dad, ayo kita cari grece, mungkin seseorang menculiknya" kata lea cemas membayangkan jika menantu kesayangannya itu dalam bahya


"jangan khawatir mom, grece akan baik-baik saja, dia hanya memainkan peran yang seharusnya ia mainkan" kata lucio santai dan membuat sarah maupun lea bingung dan hanya bisa mengerutkan kening mereka


" apa maksudnya dad??" tanya lea masih tidak mengerti raah pembicaran lucio


" tanang saja mom, semua sudah diatur" kata lucio dan segera menghubungi seseorang


" katakan mereka bersiap-siap, sebentar lagi aku akan kesana" kata lucio datar dan berbalik menatap istrinya serta sarah putrinya


" aku kan mneyelesaikan semua dan hanya membuutuhkan waktu sebentar saja, aku harap kalian sabar dan jangan terlalu khawatir" kata lucio dengan lembut


 


" dad, bagaimana ini istriku tidak ada ditoilet, aku sudah mencarinya kemana-mana" kata devan dengan nafs terengah-engah


 


" sabarlah dev, daddy sudah pernah bilang padamu bukan, jika istrimu bukan orang sembarangan, jadi sekarang ayo antarkan daddy ketempat yang sudah kamu siapakn" kata lucio dan diangguki oleh devan, walau sebenrnya ia tidak paham apa yang sedang dibicarakan oleh daddynya


"dave, bawa istriku dan sarah ketempat yang pernah tiberitahu harris padamu, jangan biarkan seorangpun yang melihat kepergian kalian, aku sudah menyiapkan mobil untuk kalian disana" kata lucio dan dijawab iya oleh dave


'mom, jangan khawatir, ini hanya permainan, aku akan menyelesaikannya dengan baik" kata lucio dan mencium kening istrinya


" hati-hati dad, jangan terlalu gegabah, ingat musuh kita terlalu kuat" kata lea dan diangguki oleh lucio.


next


jangan lupa like, komen dan favorit kalian:>