Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 83, kesalahan fatal



Tidak ada yang berubah setelah kejadian satu minggu yang


lalu, hanya saja kedekatan grece dengan dave maupun sarah semakain dekat setiap


harinya, kadang membuat devan jengah karna kelakuan mereka yang membuatnya


panas dan kesal,


Seperti pagi ini, dimana keluarga hernandes berkumpul dan


saling bercanda satu sama lain, namun tidak dengan devan, ia sedang memantau


istrinya yang sedang asik bermain dengan adiknya sarah, bak anak kecil yang


sedang menikmati hari weekend mereka


“siapa duluan duduk disamping mommy dia yang menjadi


pemenangnya” teriak sarah dan membuat grece buru-buru berlari sambil membawa


salad buah yang baru saja mereka buat, sarah berlari sekencang mungkin sambil


tertawa terbahak-bahak


Sedangkan grece membuat wajah kesal dan berkerut karna ia


kalah dan dimarahi oleh suaminya, hanya mendengar suara devan sedikit meninggi,


maka akan membuat grece cemberut dan akan menangis dengan sendirinya


“sayang hati-hati, jangan berlari seperti itu” kata devan


gegabah saat melihat istri kecilnya berlari kecil ingin menghapiri sang adik


yang asik menikmati salad buah segar bersama mommy lea


“sayang jangan berlari” kata devan lagi dan langsung


melangkah mendekati istrinya yang sudah duduk disamping mommy sambil menikmati


salad buah yang ia bawa tadi


“ sayang, jangan berlari seperti tadi, kamu tidak takut


kalau anak kita kenapa-napa gimana?” tanya devan sedikit marah karna


kecerobohan istrinya yang suka bbertindak seenaknya dan tidak ingat kalau


dirinya sedang mengandung


“maaf” kata grece lirih dan menahan airmatanya yang sudah


ingin keluar, ia tidak bisa mendengar suara yang tinggi, jika itu terjadi maka


siap-siap satu rumah akan heboh untuk menenangkannya, terlebih lagi sang


suaminya yang terkadang kehabisan akal untuk membuatnya diam


“sayang, mas bukannya ngelarang kamu, tapi kamu juga harus


hati-hati dong, kan ada beby didalam sini” kata devan dengan lembut dan mencium


pucuk kepala istrinya, persetan dengan malu didepan keluarganya yang lain,dia


hanya ingin membuat istrinya melupakan kesedihannya


“kenapa mas teriak seperti itu padaku?, aku tau aku salah


sudah ceroboh lagi” kata grece dan tidak bisa ditahan lagi, kini air bening


sudah menghapiri pipi mulusnya dan membuat lea maupun sarah menatap tajam


kearah devan


“sayang aku tidak memarahimu, aku tau aku salah, jangan


menangis lagi hemm?” kata devan dan memeluk istrinya yang semakin hari semakin


manja, ia tidak tau harus melakukan apalagi dengan istri kecilnya itu


Sedangkan empat pasang mata sudah menatap dirinya tajam,


bukan karna alasan apa, hanya saja keempat orang itu tidak mau disusahi oleh istri


devan yang banyak maunya itu


“devv…” kata lucio memberi kode keras untuk devan, agar dia


bisa membuat grece tenang Kembali dan tidak menangis seperti kejadian dulu


“maaf yah sayang, mas tidak bermaksud marah kok” kata devan


dan menghapus airmata istrinya yang sudah menganak dipipi cantiknya


Dengan kesabaran yang tersisa, akhirnya grece mau diam dan


menurut denga napa yang dikatakan oleh devan, namun dengan satu syarat, devan


harus mengambilkan salad buah yang tersisa didapur dan membawanya kedepan sang


istri, bukan hanya itu devaan harus menemani istrinya menghabiskan salad buah


tersebut, padahal devan sendiri tidak terlalu menyukai yang namanya makanan


manis


“tapi sayang, aku tidak suka makanan manis” kata devan saat


mendengar perintaan istrinya, sedangkan yang lainnya sudah menahan tawa agar


grece tidak merajuk lagi


“mas…”rengek grece dengan wajah yang sudah kesal dan


ngambek,ia akan mengeluarkan ultimatumnya agar suaminya mau menurut padanya


“ t..tapi sayang, aku tidak menyukai makanan yang manis”


kata devan meringis yang artinya permintaan sang istri sungguh sulit untuk


devan


“ya suudah kalau tidak mau” kata grece cuek dan Kembali


sekelilingnya lagi


Heran.


Bingung.


Itulah yang dirasakan oleh devan dan yang lainnya, perkataan


grece terakhir ini membuat devan tidak bisa bicara apa-apa lagi, pasalnya jika


ia mengatakan “makasih sayang” nanti bisa membuat grece semakin marah dan


mengatakan kalau dirinya tidak peka


Dan jika dirinya mengatakan” apa lagi yang harus aku lakukan


sayang?” pasti membuat grece semakin mendesaknya makan salad buah itu


Huh sungguh sesuatu yang sangat sulit dilakukan oleh devan,


salah duduk salah juga berdiri


“sayang?” tanya devan hati- hati, sementara yang lainnya


sudah berpamitan untuk Kembali melanjutkan aktivitas masing-masing, sarah dan


dave memilih untuk ketaman belakang, dan lucio serta lea memilih menghabiskan


waktu keluar rumah mengelilingi kompleks rumah mereka


‘sayang?” panggil devan sekali lagi untuk memastikan


istrinya tidak marah padanya apalagi kesal itu akan sangat susah dihindari oleh


devan


“iya mas, jangan rebut deh, aku lagi makan” kata grece


dengan tenang dan santai, dan mulutnya penuh dengan buah yang masih ia kunyah


dan membuat pipinya menggembung


“sayang, makan pelan-pelan, nanti kamu bisa tersedak” kata


devan sambil mengelus kepala istrinya dengan lembut


“ini sangat enak mas” kata grece yang terus memasukkan salad


buah kemulut mungilnya


“dasar” kata devan sambil tersenyum dan mencium lembut pipi


istrinya


*****


Sementara ditempat dave dan sarah, mereka juga sedang


menikmati weekend yang manis untuk mereka, dimana kedua sejoli itu tertawa


bersama dan bercerita satu sama lain


Sarah yang bersender didadad bidang sang kekasih dan dave yang


setia mengelus kepala Wanita yang sangat ia cintai dan sesekali menciumnya


dengan lembut


“byy, apa kamu tidak menyesal memilihku menjadi kekasihmu?”


tanya sarah dengan suara yang pelan, takut sang kekasih marah atas


pertanyaannya


“mengapa aku harus menyesal? Apa kamu merasakannya?” tanya


dave sambil memutar tubuh sarah agar menghadap dirinya, mata keduanya bertemu


dan saling memdalami tatapan satu sama lain


“tidak, mengapa aku harus menyesal, justru aku sangat Bahagia


bisa mendapatkan calon suami sebaik dan setampan dirimu” kata sarah sambil


tersenyum dan mendaratkan satu kecupan dipipi sang kekasih


Ouhhh manisnya, othor jadi baper sendiri wkwkwk


“kamu mulai nakal byy” kata dave dan mengecup bibir sarah


dengan lembut, tidak ada nafsu disana, hanya kasih sayang yang besar


tersalurkan yang dave berikan untuk sarah


“terimaksih byy, terulah seperti ini dan jangan pernah


berpikir untuk berubah” kata sarah dan memeluk dave dengan erat, keduanya


bersyukur bisa dipersatukan dan saling melengkapi satu sama lain


Hal yang paling disyukuri keduanya adalah bisa mendapatkan


keluarga seperti keluarga hernandes dan menerima mereka tanpa memandang status


sosial mereka, padahal jika dilihat-lihat, perbedaan antara mereka sangat jauh


Keluarga hernandes yang punya segalanya dan bisa mendapatkan


apapun yang mereka mau dalam sekejap mata, namun berbeda dengan dave maupun


sarah, dave yang memang tidak punya keluarga dan langsung diangkat tuan lucio


menjadi asisten anaknya, dan sarah orang baru yang langsung diangkat menjadi putri


keluarga hernandes, sungguh mulia bukan kebaikan yang mereka lakukan?


next


Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:>