Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 61, salah mangsa



mobil yang ditumpangi grece tiba disebiah gedungbyang sudah tua dan tidak terurus, beberapa mobil terparkir disana dengan orang-orang yang berpakaian serba hitam dengan kacamata hitam bertengger seolah menandakan mereka adalah bodyguard.


" bawa dia diruangan paling atas, jangan sampai lepas" kata jesica dengan nada yang sombong dan angkuh


" baik nona" kata pengawal yang membawa grece


" dengar ya wanita kampungan, kau tidak akan bisa lari dari genggamanku, dan asal kau tau devan hanya milikku tiddak ada yang boleh merebutnya dariku, dia akan kembali padaku lagi!!"" katra jesica sambil memegang dagu grece dengan kasar


"hahahah... kau lihat wanita ini, dia sampai tidak bisa berkutik dan berbicara, apa kau terlalu takut??" tanya jesica yang melihat grece yang sedari tadi diam tanpa mengatakan sepatah katapun


" jangan terlalu banyak bicara, aku lelah ingin istirahat" kata pertama keluar dari mulut grece sejak ia masuk kedalam mobil hingga turun


"wanita kurang hajar!! kau tidak tau diri, asal kau tau, hari ini juga kau tidak akan bertahan hidup lagi!!" kata jesica murka degan apa yang dikatakan oleh grece tadi


"heiii kau!!, apa kau tidak merasa ribut dengan suara cempreng wanita ini?? cepat bawa aku kedalam" kata grece melihat pemngawal yang memegang tanagnnya


" bawa dia masuk, dasar wanita kampungan!!' kata jesica dengan tersulut emosi yang sudah diujung tanduk


"hallo paman, cepatlah kesini, wanita itu sudah ku amankan" kata jesica menelfon marcello agar datang ketempat mereka menahan grece


" tunggu sebentar, aku akan kessana secepatnya. tahan wanita itu, karna dia adalah kelemahan keluarga hernandes" lkata marcel diseberang telfon


"baik paman, aku akan menjaganya agar tidak kabur, paman cepatlah datang" kta jesica dan langsung mengakhiri panggilan telfonnya


ia memasuki gedung itu dan menuju tempat grece ditahan, sementara didalam pengawal yang tadi membawa grece masuk kesal karna permintaan grece terlalu banyak, ia sungguh kewalahan memenuhi permintaan grece.


" maaf anda ini tahanan bukan bos disini!! jadi jaga sikap anda!' kata pengawal itu yang ,mulai jengah dengan grece


" tapi aku lapar, apa kau mau membunuhku jika tidak makan??" teriak grece tak kalah kerasnya


" saya sudah memberikan anda makanan, tapi anda selalu menolaknya!!' kata pengawal itu dengan mata melotot seolah ingin memakan grece saat itu juga


" aku tidak mau makan makanan seperti itu, makanan yang  kau bawwakan itu alergi untukku" kata grece dan kembali duduk diranjang yang ada diruangan itu


"tunggulah disini, akan kubawwa makanan yang anda minta" kata pengawal itu yang akhirnya kalah debat dengan grece


jesica sampai keruangan itu dan melihat grece yang asik tidur diatas ranjang, dengan senyum devilnya, jesoica mendekati tempat grece


"heii wanita murahan!! kau masih saja sempat untuk tidur disini??" kata jesica yang mode penuh kebencan dan sorot mata yang hampir keluar dari dalam


" diamlah, kau sedari tadi hanya mengangguku saja, aku lelah dan ingin istirahat kau bisa keluar jika tidak ada yang perlu kau kayakan!" kata grece dengan dingin dan sanagt datar, jiwa yang dari dulu diam dan tertidur seketika bangun kembali dan membangkitkan singa kelaparan


" kau wanita kampungan sungguh angkuh, cuihh dasar tidak tau diri" kata jesica dan hendak menarik rambut grece, namun dengan cepat grece menahan tanagn jasica dan memutarnya


" auuuuu... lepaskan tanganku wanita murahan!!" teriak jesica menahan kesakitan


" aku tidak ada masalah padamu, tapi kau memulai permainan, jangan salahkan aku jika permainan i i berakhir padamu!!" kata grece dan melepaskan tangan jesica sembari melemparnya


" lihat saja kau nanti wanita kampungan kaau akan menanggung akibatnya!" teriak jesica dan langsung keluar dari ruangan grece


"menganggu tidurku sjaa, apa dia tidak tau kalau nanyti aku membutuhkan energi yang snagat banyak huh!" kata grece dan kembali berbaring untuk istirahat


sedangkan disisi lain, devan dan lucio masih sibuk mempermasalahkan senjata yang akan mereka bawa, pasalnya devan sudah tidak sabar untuk menemui istrinya


"dad cepatlah, semua itu sama saja, hanya berbeda merek", kata devan yang kesal melihat daddynya sibuk memilih senjata mana yang akan ia bawa


"sabarlah dev, lagipula istrimu tidak kenapa-kenapa disana", kata lucio santai, yang sebenarnya ia menunggu info dari anak buahnya termasuk harris.


#next


maaf ya readers, othor lagi sibuk, nanti othor uo lagi ya😍


like komen dan favorit ya readers😍😘