Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 86,ingin latihan panah...



Kembali kekeluarga hernandes, dimana merekaa semua kini


menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya, namun satu hal yang mmbuat devan


masih pagi sudah pucing sendiri,karena permintaan istrinya yang membuatnya tidak


bisa menuruti seperti biasanya


Menikmati sarapan pagi dengan dibumbiu ocehan grece dan


sarah semaakin membuat keluarga itu  semakin hangat, apalagi Ketika terdengar tawa gelak dari mereka, para


pelayan lrumah pun terkadang geleng kepala melihat kelakuan mereka yang bar-bar


“sayang jangan bicara terus, makanlah jangan terlalu banyak


bicara nanti kamu bisa tersedak” kata devan yang melihat istrinya terus


mengoceh ria tanpa mneghiraukan seisi rumah


“mas.. aku kan hanya bicara saja, mengapa mas selalu melarangku”


kata grece kesal dan cetus, ia langsung mengakhiri makannya dan melangkah masuk


kekamarnya


“dev., kamu tau grece sangat sensitive sekarang, jangan


melarangnya melakukan apapun atau kamu sendiri yang akan kelabakan membujuknya”


kata lea melirik kearah anaknya yang memasang wajah memelas


“hahahahah… kasian sekali kamu kak, semoga saja kak grece


marahnya lama” kata sarah yang membuat devan semakin kesal dan menoyor kepala


sarah


“sembarangan kalau ngomong” kata devan dan berjalan menyusul


istrinya yang sudah kkesal dan marah padanyya


Semua orang tertawa melihat devan yang setiap hari pasti


dibuat susah oleeh istrinya, tidak hanya sekali dua kali saja, namun hampir


setiap hari ada-ada saja permintaan grece yang harus dituruti


“sama sepertimu mom, yang Ketika hamil dev” kata lucuo


bernostalgia dengan masalalunya Ketika istrinya mengandung anak pertama mereka,


dan pada saat itu juga diaman genting-gentingnya musuh mengejar mereka


“hahahah.. daddy bisa saja masih mengingatnya” kata lea


tersipu malu mendnegar perkataan suaminya didepan putri mereka


“ciee,, nostalgia dengan masalalu” kata sarah tertawa sambil


berlari untuk berangkat kesekolah diantar oleh sang kekasihnya, karna devan


hari ini tidak masuk kerja, dan dave otomatis bisa masuk setengah hari kerja juga


wkwk


Dikamar milik devan dan grec, dev berusaha membujuk istri


tercintanya agar tidak marah padanya lagi, dev sudah melakukan semua jurus yang


ia tau untuk menenangkan hati sang istri, namun tetap saja hasilnya nihil


“sayang, jangan marah lagi yah, aku akan membelikan mu bakso


yang ada diujung pinggiran sana dan membawakanmu es krim semua rasa” kata dev


dengan menggoda istrinya makanan kesukaan yang selalu dimintta grece Ketika


sedang ngambek


“tidak.. aku tidak menyukai itu” kata grece dan tetap dengan


wajah marah dan merajuk, membelakangi suaminya dan tangan yang masih terlipat


didadanya


‘sayang jangan seperti ini, apa kamu mau anak kita marah


pada papanya juga?” tanya dev dan kali ini ia menganbil jurus dengan alasan


anaknya, namun tetap saja hasilnya nihil dan grece masih merajuk padanya


“ya sudah kalau begitu, apa yang ingin kamu lakukan?” tanya


devan pasrah apapun yang akan menjadi permintaan istrinya akan ia turuti


“akum au permintaanku semalam dilaksanakan” kkata grece


dengan nada mennuntut dan mata tajam melirik suaminya yang menimbang


permintaannya dengan berat


****


Flashback malam sebelum tidur, devan dan grece asik


menikmati buah segar yang diminta grece pada suaminya, grece sebenarnya


menginginkan makan es krim tapi tidak diijinkan oleh devan, sampai akhirnya


yang masih segar dan dingin


“mas.. apa aku bisa meminta satu hal, tapi janji mas tidak


boleh marah” kata grece dengan wajah yang memohon penih harap dan melirik


sekilas suaminya


“ada apa sayang, coba katakana?” tanya devan sambil mengelus


lembut rambut sang istri dan menciumnya dengan lembbut


“aku ingin Latihan memanah lagi mas” kata grece dengan suara


pelan hampir tidak terdengar, dan hal itu membuat raut wajah devan langsung


berubah menjadi suram


“mas sudah janji tidak akan marah” kata grece mengingatkan


suaminya agar tidak marah pada permintaannya barusan


“tidak sayang, mas tidak bisa marah padamu” kata devan


sambil mengellus perut buncit istrinya dan mencium pucuk kepala grece


“lalu apa mas mengijinkanku?” tanya grece dan langsung


berbalik agar melihat wajah suaminya


“tidak juga sayang, aku tidak bisa mengijinkanmu Latihan itu


lagi karna harus menjaga Kesehatan mu dan anak kita” kata devan dan spontan


membuat grece tertunduk sayu dan mata berkaca-kaca


“mas jahat, taadi bilang tidak marah padaku” kayta grece dan


menangis sesenggukan membelakangi suaminya, buah yang tadi ia pegang langsung


ia letakkan diatas meja disampingnya dan tidur membelakangi suaminyaa


Devan menghela nafas pelan, ia tidak tau apa yang harus ia


katakana untuk istrinya itu, dengan perlahan devan memeluk istrinya dari


belakang dan mencium pipi istrinya


“sayang.. bukaannya mas marah atau bagaimana, tapi mas tidak


bisa mengijinkanmu untuk Kembali melakukan itu” kata devan lembut bericara


dengan istrinya, agar grece tidak laagi salah paham padanya


“tidak.. mas marah padaku karna aku meminta itu” kata grece


dan tidak terasa hanya butuh waktu lima menit dia sudah tidur dengan air mata


yang terus mebgalir dipipinya


“dasar bumil, apa salahnyaa dia tinggal bilang aku ngantuk,


bukan malah seperti ini” kata devan dan membenarkan posisi tidur grece agar


lebih nyaman lagi


Devan mengecup pipi dan kening istrinya sebelum akhirnya ia menyusul


sang istri untuk mengarungi mimpi dan memeluk grece dari belakang


Flashback off, devan masih terus membujuk istrinya agar


tidak marah dan tidak meminta hal yang sulit untuk ia turuti


“sayang, selain itu mas akan menuruti semua keinginanmu”


kata devan sambil menudurkan kepalanya dipangkuan istrinya, ini salah satu cara


agar grece tidak banyak alasan untuk menghindarinya


“tidak ada, aku hanya menginginkan itu” kata grece yang


masih tak mau melihat suaminya yang sudah mengelus perutnya dan sesekali


menciumnya


“sayang, jangan meminta itu, dan aku menurutinya” kata devan


dan memberikan kissmark di benda kenyal milik istrinya


“mas… jangan seperti ini” kata grece dengan melototkan


matanya kearah suaminya, namun bukannya berheenti devan malah membuat semakin


banyak tanda kepemilikan disana


“sayang aku menginginkannya” akhir kata dari devan dan


membuat grece mendegus, pasti suaminya ini lagi-lagi meminta haknya sebelum


mengiyakan permintaan dirinya


next


Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:>