
masih dikantor milik devan, ia bingung dengan kedua orangtuanya mengapa bisa mereka datang ke indonesia tanpa memberitahu kepadanya,bahkan daddynya belum menemuinya seperti biasanya,
kemana perginya daddy?? urusan apa yang paling penting sehingga lebih dulu dia temui??",batin devan dalam hatinya, bertanya-tanya tentwng urusan yang daddynya.
"mom, kemana daddy pergi sebelum mom datang kesini?",tanya devan kepada ibunya.
" mom tidak tau van, dia hanya mengatakan bahwa urusannya sangat penting dan harus diselesaikan hari ini", kata lea mommynya devan
"taoi mengapa mom tidak ikut dengan daddy?",tanya devan lagi, ia sangat ingin tau dengam urusan apa yang dikerjakan oleh daddynya
" devan, mom tidak tau, lagipula untuk apa mom ikit dengan daddymu? mom hanya ingin melihatmu disini makanya mom ikut",kata lea dengan nada kesal kerena devan tak kunjung diam dan terus bertanya kepadanya
huh
devan mendesah pelan mendengar jawaban dari mommynya, ia ingin sekali mencari tau urusan sang daddy, tapi dengan siapa ia akan bertanya lagi.
sementara di tempat lain, seorang laki-laki sedang trlihat menunggu seseorang,di tempat yang terpencil dan sedikit tertutup dari khalayak banyak, tidak ada terlihat sebuah kendaraan pun yang lewat,
"ris, apa gadisku masih lama datang?",tany laki-laki itu kepada harris yang berada disana juga
"tidak tuan, katanya bos sudah berada di jalan dan menuju kesini,tuan sabarlah sedikit lagi", jawab harris sambil memberikan sebuah map berwarna coklat kepada laki-laki itu
"tuan ini file yng kami dapatkan ketika menyelidiki laki-laki dan anak gadisnya itu",kata harris dan lngsung diterima oleh laki-laki paruh baya itu
"hemmm... sepertinya mereka tidak mau mengalah ataupun berhenti melakukan hal yang bisa mengancam nyawa mereka",kata laki-laki itu dan diangguki oleh harris
disekolahnya, grece sdang melakukan ujian tryout untuk menuju ujian nasionlnya munghu depan, mereka tampak tenang dan tidak ada sedikit pun suara yang terdengar,
grece menjawab soal dengam cepat, mengingat ia punya janji untuk bertemu orang yang paling penting didalam hidupnya, oranv yang selalu ada dan melindunginya ketika ia berada dalam bahaya
dengan semagat yang sangat tinggi, grece menjawab soalnya dengan penuh keyakinan dan itu tidak bisa diragukan lagi, grece memang terkenal dengan kepintaranny dan sifat dinginnya yang tidak mudah didekati
bel sekolah berbunyi secepat kilat grece melesat keluar dari kelasnya dan langsung memesan grabcar untuk kendaraan yang akan membawanya ketempat tujuannya saat ini
tin...tin..
"mbak grece ya??",tanya pengendara grabcar yang dipesan oleh grece
"Iya pak, saya sendiri. langsung berangkat ya pak",kata grece dan masuk kedalam mobil, melaju kearah yang sudah diberitahu oleh grece lewat aplikasi
hanya memakan waktu setengah jam fari sekolah grece ketempat yang ingin ia kunjungi, grece langsung membayar ongkos kepada supir grabcar itu dan langsung memasuki gedung tinggi dan terlihat sepi tidak jauh dari tempat parkirnya tadi.
grece melangkahkan kakinya masuk kefalam ruangan yang sudah diberitahu oleh salah satu body guard yang ada dibawah tadi, membuka pintu ruangan itu dan memperlihatkan sosok yang sangat ia rindukan beberapa tahun terakhir ini
"om daddy...?? maaf ya om dad, grece lama datangnya, om dad sudah lama ya nungguin grece?",tany grece dan langsung memeluk sosok laki-laki paruh baya itu denga penuh kerinduan yng sangat besar
" om daddy apaan sih, grece tidak ernah ya merengek ikut sama harris",kata grece manja dan hal itu langsung membut laki-laki paruh baya itu tertawa dan melepaskan pelukannya dengan grece
"tidak ada ya om daddy, iya kan harris??",tanya grece melototi matanya kearah harris,
mendapat pertanyaan seperti itu harris yang dari tadi hanya melihat mereka tidak tau menjawab apa, pasalnya yang diktakan oleh tuannya itu adalah kebenarannya, tetapi jika ia membenarkannya bosnya akan memarahinya
harris hanya menaikkan bahunya menjawab pertanyaan dari bosnya,dan hal itu malah membuat tuan lucio semakin tertawa dengan tingkah keduanya
"sudah jangan bertengkar, harris berikan file itu kepada cela",perintah lucio dan langsung segera dikerjakan oleh harris, ia mmeberikan file yang tadinya sudah dilihat oleh tuan harris
"ini bos, lihatlah bagaimana laki-laki breng**sek itu semakin merajalela",kata harris dengan nada penuh kebencian
grece menerima map coklat tersebut dan membuka isiny, ia melihat satu persatu dan seketika raut wajahnya berubah menjadi merah padam dan penuh amarah, bukan grece si gadis kecil lagi yang dikenal oleh orang-orang diluar sana
"harris, apakah sudah diselidiki dengan tepat dan tidak ada kesalahan?",tanya grece kembali ke dirinya sendiri yang dingin dan penuh dengan aura membunuh
"sudah bos, semuanya sudah diselidiki dengan baik, dan itulah kenyataannya, mereka sidah berani bergerak mengusik markas kit yang da di tokyo",kata harris dan langsung membuat grece geram dengan kelakuan musuhnya yang sudah ia berikan kesempatan berubah
"ternyata mereka tidak mau mendengarkan peringatan dari kita, sekarang aku tidak bisa menahan diri lagi, aku yang akan turun tangan sendiri untuk memberikan pelajaran kepada baji*ngan gia itu",kata grece dengan nada emosi dan penuh penekanan
"grece jangan terlalu gegabah sayang, kita lihat dulu sampai dimana anak gadisnya itu bisa bertahan jika ayahnya sudah kita amankan",kata lucio dengan tenangnya
"baik om dad, grece akan bertindak dengan permainan cantik, jangan khawatir om dad grce pasti bisa menyelesaikannya",kata grece dengan senyuman yang penuh arti dan tatapan tajam layaknya pedang yang siap membunuh siapapun yang membantahnya
" baiklah grece, daddy percaya sama kamu sayang, yang terpenting jangan ada yang tau jika kamu adalah anak daddy ya sayang",kata lucio dengan senyuman dan merangkul grece dengan lembut
" iya om dad, grece ingat kok hal itu, grece juga tidak mau jika ada orang lain yang mengetahui tentang hubungan grece dengan om daddy",kata grece dan membalas rangkulan tangan lucio dan tersenyum manis
" kalau begitu, daddy pemit pulang dulu ya sayang, daddy harus menemui anak daddy yang ada di negara ini juga",kata lucio sembari berdiri dan memperbaiki jas miliknya
"baik om dad, hati-hati dijalan ya om daddy, grece juga mau pulang kerumah majikan grece",kata grece seketika membuat lucio mengeritkan keningny dan bertanya ke0ada grce maksud dari perkataanya
" iya om dad,grece sudah tidak tinggal dirumah itu lagi, grece bekerja kepada seorang pengusaha yang menyelamatkan perusahaan papa kevin",kata grece menjelaskan kepada lucio
"bagaimana bisa seperti itu sayang? apa pengusaha itu baik padamu?",tanya lucio khawatir dengan keadaan grece
"baik kok om dad, dia seperti laki-laki yang terlihat dibgin dan cuek di luar tetapi jika grece lihat, dia seperti pria pada umumnya, memiliki sisi hangat juga",kata grece dengan tersenyum, agar lucio tidak khawatir lagi padanya
#next
semoga syuka dengan novel baru othor๐๐