Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 45, akan kupastikan menjadi milikku!!



devan dan grece sedang menuju bandara untuk menjemout mommy lea, ketika tadi masih dikantor mommy lea menghubungi grece bahwa dirinya tidak lama lagia kan mendarat, dengan segera grece memberitahu devan dan berangkat.


" apa kamu tidak ingin membeli sesuatu?" tanay devan karena ia tau grece sangat suka ,engemil


" tidak, aku tidak mood.nanti saja sepulang dari sana" kata grece dengan cuek, devan yang mendengar jawaban grece sudah menduga bahwa hgadis kecilnya ini kembali kemode datar dan dinginnya.


" baiklah" jawab devan singkat dan tanpa dijawab lagi oleh grece


ditempat lain, seorang wanita yang anggun sedang menahan kesalnya, karena ia mendapat kabar dari orang suruhannya.


" mengapa semuanya menjadi kacau!?" teriak wanita itu dengan emosi


" apa kau tidak bisa bekerja dengan becus!!!" katanya lagi dengan wajah yang sangat merah


" maafkan aku nona.. aku tidak tau jika tuan devan akan memecatku" jawab wanita itu takut melihat wajah marah jesica


"aku sudah memperingatimu berapa kali, kalai devan tidak menyukai wanita yang terllalu agresif, tapi kau malah membuat masalah dengannya!!" kata jesica setengah teriak


" maafkan aku nona, aku menyesal.aku kira dengan begiru kita akan lebih cepat mendapatkan informasi tentang keluarga mereka" jawab wanita itu lagi


" sudahlah,, enyahlah dari hadapanku" kata jesica membalikkan tubuhnya


" tapi nona, bayaran saya belum sepenuhnya anda berikan" kata wanita itu dengan lantang


" kau bekerja saja tidak beres, dan sekarang meminta bayaran apa kau sadar dengan apa yang kau katakan!!" teriak jesica dengan meluapkan semua kekesalannya


" itu bukan urusanku lagi nona, saya melakukan apa yang anda suru, dan sekarang saja meminta bayarannya" jawab wanita itu yang tidak mau kalah


" hahhahah... dasar wanita tidak tau diri!!" kata jesica dan memberikan amplop berisi uang kepada wanita itu


" enyahlah dari hadapanku, jangan pernah muncul lagi!" kata jesica dan wanita itu berlalu dari tempat duduknya


jesica keluar dari restoran tempatnya menemui wanita suruhannya tadi, dan sekarang menuju tempat yang diberitahu wanita tadi yaitu bandara, yahhh jesica ingin meyusul devan dan grece sambil memantau mereka


" hah.... lihat saja kau devan!! akan kupastikan kau kembali menjadi milikku dan bertekuk lutu dibawah kakiku" kata jesica dengan sini


"gadis kecil yang tidak tau diri itu akan mwnnagis meminta ampun didepanku, akan kupastikan itu semua terjadi" sambungnya lagi dan memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju bandara


devan dan grece tiba dibandara dan langsung menemui mommy lea, mereka bertiga bertemu dan langsung pulang kerumah, alasan lea karna lelalh dengan perjalanannya, kebetulan juga tadi malam ia tidak bisa tidur karna lucio tak kunjung datang semenjak pergi subuh-subuh.


 


" mommy aku akan merindukan mommy" kata grece sambil memeluk lea


" astaga baru bebberapa minggu tidak bertemu kamu sudah begitu merindukan mommy" kata lea sambil mengeratkan pelukannya


" mom, masa anaknya sendiri tidak dipeluk" kata devan dengan acuh


" astaga, anak mom yang satu ini tidak pernah berubah, selalu manja dengan mom. kau sudah punya istri dev, apa kau tidak malu?" tanay lea dengan sinis dan mengejek devan


" dengannya saja aku manja tidak bilang apa-apa mom" jawab devan dan langsung mendapat pukulan dari grece


" kak devan apaan sih.. kakak saja yang tidak tau umur masih manaja-manja!" kata grece dan menarik tangan lea untuk segera masuk kedalam mobil


 


" kebersamaan kalian tidak akan berlangsung lama, aku sendiri yang akan membuat kalian menderita" kata jesica yang melihat kearah mobil devan dan sorot mata tajam yang melihat grece


 


dirumah devan, grece masih saja setia merangkul mommy lea, bahkan sampai mereka masuk kedalam grece tidak mau melepaskannya.


"mom lea datang, kok tidak ada yang memberitahuku?" tanaya sarah yang kebetulan mendengar suara grece dan devan, ia langsung keluar dari kamarnya dan terkejut melihat kedatangan lea dirumah itu


" ehh sarah sayang, ia mommy datang karna buru-buru jadi tidak sempat membritahu kalian" jawab lea dan memeluk sarah dengan sayang


"sudah jangan nempel-nempel  terus, mommy juga mau istirahat" kata devan sambil melirik tajam kearah grece


" kalau begitu mom tidur bareng sarah ya, biar sarah ada temen" kata sarah dengan wajah polos dan cute


" baiklah sayang, mommy tidur sama kamu ya" jawab lea dengan tersenyum


" aku juga ingin tidur dengan mommy, bolehkan mom??" tanay grece untuk menghindari devan si manja itu


"tidak bisa, kamu tetap harus tidur dengan ku dikamar, lagipula kita punya kamar pribadi" kata devan dan langsung menarik tangan grece agar melepaskan mommy lea


"mom, aku ingin tidur sama mommy" kata grece dan ingin melepaskan tangan devan tapi langsung ditahan oleh devan


' kalian buatkan mom cucu sebanyaknya" kata lea dengan senyum devil dan meninggalkan devan dan grece, sedangkan ia masuk kedalam kamar sarah


"kak devan lepaskan tanganku, kita musuhan!!!'" kata grece dan meninggalkan devan sendiri, ia menuju kamar dan berniat membersihkan dirinya


devan yang melihat wajah marah grece bukannya takut tapi malah merasa lucu, apa ia mulai falling love dengan gadis kecilnya?? kiyta tidak tau hanya ia dan Tuhan yang tau wkwkwk


devan memasuki kamar dan melihat grece yang sudah selesai membersihkan diri dan sedang rebahan diranjang mereka, dengan wajah cuejnya dan datar grece tidak mempedulikan kedatangan devan dikamar itu.


" hei gadis kecil,  tumben sekali kau cepat amndi, apa kau ingin keluar?" tanya devan dengan duduk disamping grece


" jangan mendekatiku kak, kita musuhan" kata grece dengan cuek dan masih fokus pada ponselnya


"gadis kecil ini, apa kau mau mendapat bonus dariku!!?" kata devan dan tersenyum smirk kearah grece


"kak devan jangan macam-macam ya!!" kata grece grece dengan tajam


" tidak macam-macam, hanya satu macam saja dan itu membuatmu terbantu" kata devan dan merapatkan tubuhnya kepada grece


"kak dev... jangan memancingku" kata grece, dan kalian tau?? otak devan sudah menjalar kemana-mana, ia salah tanggap dengan perkataan grece barusan


" aku tidak memncingmu gadis kecil, taoi kau sendiri yang terpancing" kata devan dan masih tersenyum devil sambil menjalankan aksi tangannya dan bruk....


satu tamparan manis dari grece melayang ke tangan nakal devan, dan itu berhasil membuat devan kesakitan dan meringis


" heii gadis kecil, mengapa tenagamu sangat kuat, tanganku hampir saja patah" kata evan sambil terus meringis kesakita


" maafkan aku kak, lagipula itu masih peringatan pertama. kan sudah kubilang kita masih musuhan" kata grece san mendekati devan untuk melihat tangannya


next


semoga sukaa dengan novel baru othoe:>


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya:">