Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 37, tidak bisakah kau tidak.....



grece membersihkan dirinya dan meliat devan yang sudah stay duduk di atas tempat tidur,, ia berfikir devan pasti akan marah padanya atau bahkan akan mengeluarkan ultimatum yang luar biasa untuk dirinya,


" kak devan?? apa kakak sudah mandi?" tany grece yang ingin sekali menenggelamkan dirinya kedasar lautan


" hemm" devan yang menjawab hanya berdehem ria dan tanpa menoleh kearah grece


" kak devan..? apa kakak masi marah padaku? kan itu bukan salah ku sepenuhnya" kata grece memlas namun masih saja tidak mau disalahkan


 


" bahkan kau saja tidak mau disalahkan atas kesalahan mu sendiri" kata devan dengan acuh dan wajah yang masih setia ditekuk


 


" bukan seperti itu kak, tapi kan memang benar apa yang aku katakan, lagi pula aku sudah ijin tadi, kakak saja yang tidak mnedengarkannya" kata grece dan ingin beranjak dari tempat itu


 


" apa kau akan seperti ini sampai seumur hidupmu!??" kata devan yang mulai marah dan menaikkan volume suaranya


 


" maksud kakak apa?? katakan dengan jelas dan tanpa terlewatkan sedikitpun" kata grece bingung dengan perubaan sikap devan yang tiba-tiba peduli dengannya


 


 


" apa kau tidak akan merubah sikap dingin dan datarmu itu!?? apa sampai mati kau akan tetap seperti itu??" tanya devan lagi dan kali ini ia melihat tajam kearah grece


 


" aku tidak pernah berfikir jika kak devan kan mengomentari tentang sikapku, aku sudah punya sikap seperti ini sejak lahir, jadi bagaimana labhi aku harus mengubahnya!!?" kata grece dan berbalik menatap devan san melangkah mendekati devan


 


" setidaknya kau sedikit bicara hangat denganku dan tidak sedatar kau bicara dengan orang lain diluar sana!!" jawab devan sambil menarik tangan grece untuk mendekat kepadanya


 


" k..ka...kak devan,, apa yang ingin kak dev lakukan??" tanya grece dengan gugup, bukan karna tidak bisa melawan dengan devan tapi saat ini jantungnya sudah tidak aman lagi menurutnya


 


"kenapa?? apa kau sebegitu takut padaku??apa aku tidak bisa menyentuhmu atau dekat denganmu??" tanya dvan dengan suara yang sedikit ditahan


 


" b..bu..bukan seperti itu kak, tapi jangan seperti ini, aku tidak bisa bernafas" kata grece engan gugup


 


whatttt?? tidak bisa bernafas, bukankah devan hanya memegang tangannya bukan memeluk dirinya??


sungguh perynataan yang aneh dan tidak masuk akal, grece sendiri yang mendengarkan ingin sekali lari dan tidak terlihat dimuka bumi wkwkwk....


 


" aku hanya memegang tanagnmu, mengapa kau tidak bisa bernafas??" tanya devan dengan heran dan mengerutkan keningnya


hahahh mampus,,, apa alasan yang harus kubuat? bukankah ini terlalu memalukan jika aku mengatakan jantungku ingin melompat keluar??" batin grece dalam hati dan memikirkan alasannya 


 


" t..ti..tidak kak.... aku sesak nafas dan kaget karna kak devan tiba-tiba manarik tanaganku" jawab greec seadanya


 


sungguh alasa yang tidak masuk akal, bagaimana mungkin hal seperti itu bisa keluar dari mulutku" batin grece ingin sekali menangisi kebodohannya saat ini


 


" hemm.... maaf kalau seperti itu, aku tidak sengaja, hanya saja aku ingin menatakan hal yang serius padamu"kata devan dan menyuruh grece kembali duduk diranjang mereka


 


" a..ada apa kak dev?? apa urusannya sangat penting?" tanya grce dengan cepat tanpa melihat devan lagi


 


" hemm...apa kau masih marah denganlku tenyag kejadian yang diakntor tadi??" tanya devan devan dengan raut wajah menyelidik


 


" tidak... aku tidak pernah marah dengan kak devan, lagipula aku tau tentang wanita itu sebelum bertemu dengannya tadi" kata grece dengan tatapan kebencian mendalam


 


" dari mana kau tau dirinya?? bukankah sebelumnya kalian tidak pernah bertemu sebelumnya?" tanay devan lagi


 


" aku memang belum pernah bertemu dengannya,tapi aku sudah mengenalkan sebelum bertemu dengannya" kata grece dan menatap wajah devan dengan serius


 


" apa yang membuatmu bisa mengenalinya bahkan sebelum berteu dengannya?" tanya devan semain penasaran


 


 


" apa yang ignin kau ketahui tentang diriku?" tanya devan dengan tersenyum tipis


 


" apa kakak sudah lama berhubungan dengan wanita itu?? tanya grece yang sebenarnya sudah tau jawabannya


 


" hemm... aku sempat berhibungan dengannya saat berkuliah di itali dulu, dan bahkan aku sempat ingin menikahinya karna sudah terlalu serius dengannya...." kata devan dan menjeda ucapannya


 


" lalu bagaimana kalian tidak jadi menikah" tanay greece semakin menampakkan wajhnya serius


 


" ketika aku membawanya kerumah, mommy dan daddy tidak menyetujui hubungan kami berdua, tapi aku tetap nekad untuk menikah dengannya, dengan tekadku yang kuat itu, kamu berencana akan bertunangan lebih dahulu, dan singkat cerita pada saat acara pertunangan kami, jesica tidak datang dan itu semakin membuat mommy dan daddy membencinya begitu pun aku" kata devan dengan raut wajah kekcewaan


 


" apa kak devan masih menyimpan rasa padanya?" tanya grece dengan to the point


" aku sudah berjanji tidak akan pernah kembali pada masa laluku sendiri, dan bahkan kamu sendiri sudah mendengarnya tadi bukan? masalalu tetap masalau tidak akan pernah menjadi masa depan kembali" jawab devan dan kembali melihat wajah grece dengan tatapan teduh


 


" meskipun nanti dia masih mencintai kak devan dan ingin sekali kembali kepada kakak??" tanay grece lagi,seolah ia tidak ingin kehilangan devan dari sampingnya


 


" yahh....itu masalahnya dengan hatinya, dan tidak ada sangkutannya denganku" jawab devan dengan yakin, dan dibalas dengan jawab oohh saja dari mulut mungil grece


 


" grece... apa kau punya pria masa lalu atau kekasih sebelum bertemu denganku?' tanya devan


 


" tidak ada.. aku bahkan tidak pernah berfikiran tentang mendekati pria atau yang katanya jatuh cinta, karna pada kenyataannya aku tidak pernah memiliki waktu yang banyak memikirkan soal percintaan" jawab grece dengan tersenyum


 


" lalu bagaimana kau menghabiskan waktumu dulu??" tanya devan lagi


 


" aku hanya dituntut untuk sekolah dan melakukan tugsa dirumah, membersihkan rumah dan sebagainya, untuk menikmati masa bersama teman-temanku pun aku tidak punya waktu" jawab grece dengan hambar


 


" apa kau tidak ingin melanjutkan pendidikanmu lagi" tanya devan yang entah kapan sudah sanagat dekat dengan grece


 


" tidak.. aku tidak mau belajar lebih lama lagi. jika kita punya skill sendiri dan mengasahnya tentu kita bisa sukses, mengapa harus menghabiskan waktu untuk sesuatu yang membuat kita sendiri rugi" jawab grece dengan datar


 


sungguh waita yang unik dan susah untuk ditaklukkan, pemikirannya sangat simpel dan padat" batin devan dalam hati mendengar jawaban grece yang menurutnya aneh


" jika begitu, apa kau ingin ikut denganku kekantor setiap hari??" tawar devan agar dia bisa lebih dekat dengan grece dan memperbaiki hubungan mereka


" tidak!! itu sangat tidak masuk akal dan tidak berguna.. aku bisa datang kekantor kakak jika aku mau, untuk apa aku menghabiskan waktuku disana" jawab grece dengan cepat


 


sudah ku duga pasti gadis kecil ini berfikir itu tidak penting" batin  devan yang mulai kehabisan akal dengan grece


 


" baiklah kalau begitu, tapi  bisakah kita saling terbuka dan saling menerima masing-masing??" tanya devan yang kembali membahas perihal hubungan mereka berdua


 


"aku tidak bisa berjanji kak, hubungan kita hanya sebatas kontrak saja, jika aku memulainya aku tidak ingin mengakhirinya lagi, kakak taukan maksud grece? tanay grece dengan tersenyum


 


" tidak bisakah kau jangan mengungkit tentang kontrak itu lagi, aku sudah membuangnya dan bahkan membakar surat itu, aku ingin sekali memulainya bersamamu, dan belajar mendapatkanmu seutuhnya" jawab devan dengan senyuman menyeringai dan devil


 


 


jeng jeng... apa yang akan terjadi selanjutnya?? :>:>:>


 


*next


semoga syuka dengan novel baru othor ya readers


jangan lupa tinggalkan like,komen,dan faforit kalian:>