Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 57, wanita gatall...



flashback kedatangan jesica kekantor devan


setelah kepergian grece dari kantornya, devan segera melanjutkan pekerjaannya yang tersisa, ia ingin segera pulang kerumahnya dan bertemu istrinya.


tapi tiba-tiba pintu ruangannya terbuka dan memperlijatkan seorang wanita yang tidak asing untuk devan,


"apa yang kau lakukan disini!!!",kata devan dengan datar dan mata tajam penuh kebencian


15 menit sebelum kedatangan jesica.


jesica berada disebuah restoran yang tidak jauh dari perusahaan milik devan, hari ini ia sudah bertekad untuk menemui devan dan kembali mwndekatinya sampai devan bisa menerima dirinya seperti dulu.


"hallo.. sekarang istrinya sudah keluar, aku akan menjalankan misiku dan kau juva harus bertindak cpat", kata seseorang dari balik telfon kepada jesica


"baiklah, kau harus hati-hati, jangan sampai misi ini gagal dan hanya membuat ku rugi",kata jesica dan mengakhiri panggilan telfonnya


jesica keluar dari restoran tempat ia duduk, berjalan menuju mobilnya dan melajukannya kearah perusahaan devan.


dengan percaya diri,jesica berjalan melewati seua karyawan perusahaan dengan wajah angkuh dan sombong, ia yang sudah tau letak ruangan devan dengan mudah menuju kesana


cklek...


suara pintu ruangan terbuka, devan langsung melihat siapa yang berani membuka pintu ruangannya tanpa mengetuk dulu selain istrinya dan mommy nya


tapi tiba-tiba pintu ruangannya terbuka dan memperlijatkan seorang wanita yang tidak asing untuk devan,


"apa yang kau lakukan disini!!!",kata devan dengan datar dan mata tajam penuh kebencian


"dev... kok kamu galak vanget sih sama aku, aku gak punya kesalahan sama kamu",kata jesica dengan tidak tau malu mendekati meja devan


"stopp jesica, jangan pernah melangkahkan kakimu lebih dari sana!!!",kata devan dengan nada tinggi dan emosi


"devann... kenapa kamu jadi berubah dingin begini sama aku?? padahal dulu kamu yang selalu membuat ku tertawa bahkan kamu sangat ingin selalu dekat denganku!!",teriak jesica dengan mata yang sudah berkaca-kaca


"aku tidak peduli dwnganmu, aku bilang pergi dari sini sebelum aku menyuruh dave mengusirmu!!", kata devan dengan nada penuh penekanan.


"aku tidak mau pergi sebelum kamu memaafkan ku dan kembali seperti dulu!!",kata jesica dan berjalan menuju meja kerja devan


"jesica jangan membuatku semakin marah dan berlaku tidak baik padamu, keluar sebelum aku berubah", kata devan dengan tatapan mata yang tajam bak siluet dan berdiri menjauh dari jesica


"devan jangan seperti ini, aku masiih mencintaimu dan akan tetap seperti itu, aku akan membuat mu kembali padaku, karna dari sulu kamu adalah milikku",kata jesica dengan suara tangis


"aku tidak peduli, dan satu hal lagi yang perlu kau ketahui, aku tidak sudi kembali pada wanita tidak tau diri sepertimu, dan jangan pernah mimpi kau bisa menjadi milikku!!",kata devan dan menunjuk tepat di depan jesica


"devan... asal kau tau, aku mencintaimu dan tidak pernah berubah dari dulu, kau seperti ini karna gadis kampung itu kan?? dev aku bisa menjadi istri keduamu",kata jesica dan memohon di kaki devan demi mendapat maaf devan


"jangan kau pikir dengan seperti iti aku akan luluh dan menjadikanmu istriku, hah!! mimpi apa kau semalam jes?!!",kata devan dan menatap jesica dengan rasa kebencian dan mata mengejek


"pulanglah, jangan habiskan waktu dan air matamu hanya untuk membuat dirimu malu",kata devan dan duduk kembali


"dave......",teriak devan dari ruangannya yang kebetulan ruangan dave disebelahnya


"ada apa tua..nn",tanya dave seketika terkejut bukan maun melihat kedatangan wanita ular diruangan devan, ia melototkan matanya dan melirik devan.


"jangan melihat ku seperti itu dave, singkirkan wanita gatal ini dari ruanganku",kata devan dengan datar


"baik tuan",kata dave dengan cepat dan menarik tangan jesica, namun sang empunya tidak mau keluar


"aku tidak mau, lepaskan tanganku budak sialan!!",teriak jesica kepada dave, hal itu membuat dave maupun devan nauk pitam seketika.


"dave aku sudah katakan padamu kalau aku tidak ingin melihat wanita siall ini mengapa dia bisa masuk keruanganku!!",teriak devan dengan amarah yang sudah dipuncak


tidak ada yang menyangka jika devan bisa marah dan berbicara sekejam itu, mereka hanya tau jika devan seorang bos dingin dan datar tidak pernah melihat marah sebelumnya.


"maaf tuan, saya juga tidak tau dari mana wanita licik ini datang",kata dave yang masih sempat mengatakan jesica wanita licik ๐Ÿ˜‚ ๐Ÿ˜‚


"aku tidak mau tau, singkirkan dia dari hadapanku!!",kata devan datar dan mata tajam bak silet๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


"segera saya laksanakan tuan",kata dave yang sebenarnya ia juga sangat membenci wanita ular dan angkuh didepannya ini


dengan paksaan dave menarik tangan jesica dan membawanya keluar dari ruangan devan, melemparkan jesica kelantai dan mwnyuruh satpam kantor membawa wanita itu keluar


"awas saja kau budak sialan!! jika aku menikah dengan devan kau yang pertama ku singkirkan",teriak jesica bak wanita gila yang tidak tau aturan


"terserahmu kau mengatakan apapun, aku tidak pernah peduli denganmu!! dasar wanita jahan*anm!!", balas deva tidak kalah kencang berteriak kearah jesica


"huh menambahi pekerjaanku saja, apa dia tidak bisa bercermin dikaca rumahnya??",gumam dave yang tidak habis pikir dengan wanita gila itu.


semetara devan, ia sudah tidak mood lagi melakukan apapun, ia meletakkan ponselnya yang tadi ia gunakan menghubungi istrinya,namun nasibnya hari ini sungguh tidak baik,grece tidak mengangkat panggilan darinya


"huh... kemana gadis kecilku pergi, tida biasanya dia mengabaikan panggilan dariku",gumam devan dalam ruangannya sendiri


"dave... keruanganku",kata devan dipanggilan telepon


"iya tuan, apa anda perlu sesuatu?",tanya dave dengan nafas tersengal-sengal


"duduklah kau dulu, jangan paksa dirimu, aku hanya ingin kau batalkan jadwal yang tersisa hari ini, dan kita pulang",kata devan dan membuat dave terdiam


sungguh pemandangan yang sangat langka untuk dave, tuannya yang dulu sangat sibuk dengan pekerjaannya hanya karna moodnya hancur memilih pulang


"aku khawatir dengan gadis kecilku, aku merindukannya",kata devan dan segera diangguki oleh dave


"baik tuan, saya cancel semuanya jadwal tuan",kata dave dan dijawab iya oleh devan


othor mau curhat nih, kok like dan komen kalian pada turun yahh๐Ÿ˜ช padahalkan othor udah semangat bikin up tiap hari๐Ÿ˜ญ


kalian kasih dukungan ke othor lagi yahh,, yang banyak biar othor makin semangat up ๐Ÿ˜ ๐Ÿ’‹ ๐Ÿ˜˜


#next


like,komen,dan favorit kalian