Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 66, mengakhiri semua ini!!!



 " grece jangan terlalu buru-buru, kita harus tau apa yang terjadi sehingga bryan brengseng ini masih hidup sampai sekarang" kata lucio menenagkan grece, sedangkan devan sudah menatap penuh kebencian terhadap lkeluarga marcell yang dulunya pernah ia anggap sebagai keluarga bahkan lebih


"tapi dad,, yang ada manusia picik ini akan melakukan tipu muslihat ;lagi untuk mengelabui kita semua" kata grece yang tidak ingin musuhnya kabur dari genggamannya dan ingin mengakhiri semua ini


" itu tidak akan pernah terjadi grece, mereka tidak akan kemana-mana jika masih sayang dengan nyawa dan harta mereka" kata lucio dengan tersenyum penuh arti dan menatap marcell dengan smirk


" apa yang kau katakan lucio, jangan pernah mengganggu apa yang sudah menjadi milikku!!" kata marcell yang tidak suka dengan tatapan lucio kepadanya, seolah mengisyaratkan sesuatu yang penting sekali


"tidak..tidak..tidakk.. aku tidak pernah bermain-main dengan ucapanku marcell, jika kau masih sayang dengan nyawa dan apa yang menjadi milkku sekarang ini, kau bisa membuka mulut dan mengatakan semua kebenaran yang terjadi!!' kata lucio dengan santai


"tapi dad... apa kata-kata mereka bisa dipercaya??" tanya grece yang masih ragu dengan musuhnya


"jika dia masih saja berbohong, kita tinggal memindahkan semua aset yang dia miliki ke panti asuhan"" kata lucio yang tau bagaimana watak seorang marcell jika menyangkat tentang harta dan aset


"jangan mengganggu apapun milikku lucio!!" kata marcell yang tau arah pembicaraan dari lucio, sudah dapat ia pastikan lucio merencanakan ini dari jauh-jauh hari


" jangan membuang waktu marcell, katakan apa yang terjadi hingga bryan bisa hidup sampai sekarang" kata lucio yang tidak sabaran mendengar penuturan  marcell


sementara semua orang yang ada disana hanya menyimak apa yang sedang terjadi, devan dengan sendirinya mendekati istrinya, rasa rindu yang sudah tersimpan


sedangkan bryan dan yang lainnya siap-siap ditempat, seolah mereka siaga jika terjadi sesuatu, dan jesica jangan ditanya lagi bagaimana ia melihat devan yang mendekati grece dan memeluknya dengan erat, ada rasa kebencian yang mendalam tapi apalah daya dia bukan siapa-siapa devan lagi saat ini.


" sayang aku merindukan mu" bisik devan ditelinga grece dan hendak memluk istrinya, namun dengan cepat grece menghindar


" diam dulu kak, kita dengar cerita dari paman itu" kata grece dengan dingin dan mode datar


huh.. devan menghela nafas, algi-lagi ia di cueki oleh istrinya


" bicaralah paman, jangan membuang waktuku lagi" kata grece dengan penuh penekanan


flashback  20 tahun silam, tepat dihari bryan meninggal dan pembantaian keluarga hernandes kedua kalinya, pada saat itu sedang genting-gentingnya bryan ingin membalaskan dendam kepada lucio dan arya.


saat itu istri arya yang tidak lain adalah bunda grece sedang mengandung anak pertama mereka, namun mau tidak mau arya harus meninggalkannya istrinya yang sudah hamil tua pada saat itu untuk membantu sahabatnya yaitu lucio


saat semua orang sibuk dengan markas utamayang sudah hancur oleh ulah marcell dan bryan saudara kembarnya, sedangkan arya dan lucio sibuk mengurus kekacauan belum lagi mereka terjebak dengan permainan marcell dan bryan.


saat arya mengarahkan pistol miliknya kearah bryan untuk melindungi lucio, saat itu juga marcell datang dan menembak arya secara bersamaan dengan tambakan arya ke bryan


dor...


dor..


dor..


 


namun naasnya, takdir kebahagiaan tidak berpihak kepada mereka, keluarga kevin yang pada saat itu berpihak kepada marcell mengikuti perintah marcell untuk menculik anak arya dan membawanya kabur dan tidak lupa juga mereka memasukkan cairan beracun diselang infus istri arya agar ikut juga menyusul suaminya


 sedangkan bryan, langsung ditangani oleh dokter yang disiapkan oleh marcell dan untungnya tembakan arya meleset hingga hanya terkena dada bryan saja, itulah sebabnya bryan masih bisa diselamtkan namun tidak kembali kerumah mereka, melainkan diasingkaqn marcell disuatu tempat seolah-olah dirinya sudah meninggal atas kejadian itu.


flashback off


dengan sisa tenaga yang dimiliki oleh grece, ia mendekati marcell dan melayangkan satu bogeman mentah ke pipi pria tua itu, dengan sekuat tanaganya hingga membuat marcell tersungkur dan meninggalkan noda darah dibagian bibirnya


"apa yang kau lakukan anak brengsek!!' marcell berteriak karna mendapat serangan mendadak dari grece dan membuatnya sampai berdarah


"itu masih belum seberapa paman, penderitaan yang ku alami belum seberapa diabnding hanya satu pukalan saja" kata grece dan mengeluarkan pisau dari saku jaket yang ia pakai


"harii!! tangakap dan ikat pria itu!' perintah grece dengan mata melotot dan merah, wajah yang sudah diambang kebencian yang semakin membuncah


"baik bos" jaab harris dengan cepat dan mengikat marcell dengan tali yang sudah tersedia disana


 sementara yang lain, mereka terkejut dengan perubahan grece yang diluar ekspetasi mereka, terlebih lahi devan ia tidak menyangka bahwa istrinya juga memiliki sifat yang lenih kejam dari dirinya, jika ia hanya bermain dengan pebisnis, berbeda dengan grece yang langsung turun tangan menghabisi musuhnya


" lucio katakan kepada menantumu jika yang membunuh ibunya bukan aku, melainkan kevin sialan itu!!' teriak marcel;l yang sudah tau ajalnya kapan tiba wkwkw


" sudah terlambat marcell, dendam yang selama ini ia simpan sudah berada dipuncak emosinya, mungkin untuk menghentikannya sudah tidak bisa lagi" kata lucio santai menikmati permainan yang ada


 


sedangkan bryan, dia bingung dengan apa yang terjadi. kejadian lalu sudah sangat lama ditambah lagi ia memiliki gangguan pada ingatannya karna ulah marcell yang memaksanya untuk mengkonsumsi obat setiap hari, yang ia ingat hanya anaknya dan istrinya juga sepenggal kejadian masa lalunya dengan lucio.


" apa yang terjadi lucio, mengapa anak gadis itu ingin membunuh marcell?' tanya bryan seolah tidak terjadi sesuatu apapun dengan mereka


"apa kau masih ingat dengan arya??, sahabatku semasa sekolah dulu sekaligus musuhmu yang selalu kau incar??' tanya lucio dengan santai dan menatap penuh kesian kearah bryan, sungguh tega sekali marcell berbuat seperti itu dengan keluarganya hanya karna ambisi ingin menguasai dunia ini


"ya aku masih ingat, dia selalu saja ikut campur dengan masalahku dan kau" kata bryan seadanya, tidak mungkin ia melupakan masa lalunya yang sudah membekas dan tentang lucio yang merebut lea darinya dari situlah dendam pribadi dimulai


"itu adalah anak arya" satu kenyataan lagi yang tidak diketahui oleh bryan selama 20 tahun ini, itu sebabnya anak gadis yang ia lihat ingin membunuh marcell


"bryan apa yang kau lakukan, mereka musuh kita jangan terperdaya dengan ucapan lucio brengsek itu!!!" teriak marcell ditengah kesakitannya karna grece sudah memulai aksinya


next


jangan lupa like,kome,dan favorit kalian :>