Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 89,pisang goreng ala devan



“aku temani ya mas, akum au melihat mas yang memasaknya


langsung” kata grece dengan tersenyum Bahagia padahal sang suami langsung


merutuki kebodohannya, namun melihat senyuman sang istri devan tidak tega untuk


membuatnya kecewa


“baiklah, kalau begitu ayo kita turun kita lihat apakah ada


pisang yang bisa digoreng didapur” kata devan sambil menyibakkan selimut yang


menutupi tubuh keduanya,namun sebelum itu devan menyuruh grece untuk memakai


bajunya Kembali, karna ulahnya semalam membuat istrinya  tidak memakai sehelai benang pun


“sudah mas, ayo cepat aku ingin mencicipi pisang goreng”


kata grece setelah selesai memakai bajunya Kembali dengan baik


“ya sudah, ayo turun” kata devan mereka berdua melangkah


turun untuk membuat pisang goreng.


Didapur, devan mengecek semua bahan yang ingin digunakan


untuk membuat pisang goreng, dan akhirnya mau tak mau devan harus membuat


adonan terlebih dahulu, tanpa dibantu istrinya devan yang notabenya tidak tau


apa-apa langsung saja mengerjakan apa yang harus ia kerjakaan


Devn mmebuat tepung yang biasa dibuat untuk pisang goreng,


dan mengaduknya dengan air, dan mengupas pisang dengan seadanya, grece yang


melihatnya hanya bisa menahan tawa dan tidak mengatakan apapun, ia ingin


melihat suaminya membuatnya sendiri.


“sayang setelah begini apa yang dilakukan?’ tanya devan saat


dirinya sudah selesai mengupas pisang dan membuat adonan tepung


“masukkan satu persatu kedalam adonan mas, sampai semuanya


penuh tepung lalu masukan ke wajan yang suudah ada minyak panas itu” kata grece


memberikan arahan pada suaminya


“oke baiklah, mari kita goreng” kata devn dengan semangat,


seolah dirinya mendapatkan give away yang nilainya jutaan


Namun tanpa disadari grece, devan membuat api kompornya


terlalu besar, terlalu asik dengan ponsel yang ia gunakan, sampai akhinta tidak


lagi memperhatikan sang suami menggoreng, devan yang tidak tau hal itu hanya


bisa menunggu pisang gorengnya matang, namun saat ini pisang goreng itu sudah


berubah hitam kecoklatan, dengan segera devan mengangkatnya dan meniriskan


minyaknya


“mas.. apa sudah ada yang matang?” tanya grece yang sudah


tidak sabar mencicipi pisang goreng ala devan


“sudah sayang, tunggu mas taruh ke piring dulu” kata devan


dengan senang dan langsung menyodorkan piring berisi pisang yang baru saja ia


goreng


“mas.. kok warnanya agak beda gini ya?” tanya grece heran


karna melihat warna pisang goreng itu kebanyakan hitamnya


“aku tidak tau sayang, tapi aku membuatnya dengan baik dan


dibumbui dengan cinta dan kasih sayang” kata devan sambil tersenyum, nyatanya


ia juga ngilu melihat hasil karyanya sendiri, ia bisa mellihat dari bentknya


saja pasti tidak seperti yang ia baca di google tadi


“humm.. baiklah, aku tidak sabar mencicipi masakan suamiku


yang tampan ini” kata grece dan mengambil satu pisang goreng yang bentuknya


saja sudah ngehh wkwkwk..:>


Grece mulai memasukkan pisang gorengnya kedalam mulut, yang


grece rasakan pisang goreng itu enak dan manis, namun tiodak denfan devan,


melihatnya saja ia sudah takut untuk mencicipinya


“saayang, bagaimana rasanya?” tanya devan dan lama grece


tidak menjawabnya, namun terus melahap dengan ekspresi seolah makanan yang ia


makan begitu enak dan takut jika ada orang yang minta


“sayang pelan-pelan saja makannya tidak ada yang merebutnya


goreng buatannya


“ini sangat enak mas, aku tidak menyangka jika suamiku ini


sangat pintar memasak” kata grece sambil terus mengunyah makanannya


Devan yang penasaran dengan rasa pisang gorengnya, akhirnya


ingin memakannya juga, ia mengambil satu dari piring dan mencicipinya, seketika


itu juga devan langsung mengeluarkan isi mulutnya dan menuju wastafel dapur


untuk mencuci muliutnya, sungguh baru kali ini devan merasakan makanan bak


racun yang mentah-mentah diberikan padanya


Pahit,manis, dan bau gosong bercampur menjadi satu, membuuat


devan yang notabenya masih normal menjadi muntah seketika, tapi bagaimana


mungkin istrinya memakannya dengan lahap dan mengatakan iitu makanan yang


sangat enak, devan menjadi khawatir dengan anaknya yang ada didalam perut


istrinya.


“sayang berhenti makan makanan racun itu, nanti anak kita


kenapa-napa” kata devan sambil mendekati istrinya yang tidak juga mendengarkan


perkataannya


“sayang berhentilah memakannya, itu sungguh tidak layak


untuk dimakan” kata devan dan mengambil piring serta pisang goreng sisa yang


ada ditangan istrinya, rasa cemasnya sudah sampai ubun-ubun, ia tidak mau anak


istrinya kenapa-napa hanya karna pisang gorreng buatannya


“sayang maafkan aku, aku tidak tau kalau rasanya bak racun,


maafkan suamimu ini” kata devan sambil memberikan minum untuk istrinya, namun


bukannya menrima gelaas yang disodorkan suaminya, grrece malah diam mematung


sambil matanya menatap tajam sang suami


“sayang maafkan aku, aku tau kamu pasti terpaksa memakannya


karna tidak mau membuatku kecewakan?” tanya devan yang masih saja menyerocoh


ria tentang pisang gorengnya, namun grece masih saja tidak berkutik


“sayang, kamu kenapa? Apa kamu kenapa-napa karna pisang


goreng buatanku?” tanya devan semakin khawatir karna istrinya tak kunjung


bicara padanya


“kembalikan pisang gorengku!!” kata grece dengan tatapan


dingin dan marah, ia kesal pada suaminya yang seenaknya mengambil pisang goreng


miliknya, padahal grece asik menikmatinya sejak tadi


“mas!!, dimana pisang gorengku!” kata grece masih dengan


tatapan tajam, namun sang suami tetap menggelengkan kepalanya tanpa tidak mau


memberikan apa yang diminta istrinya


“maaassssss…!!!”  teriak grece dengan suara oktaf tujuh sampai-sampai semua orang rumah


terbangun hanya karna suara grece yang melengking parah


Sarah yang kamarnya paling dekat dengan meja makan, langsung


berlari keluar, takut ada apa-apa dengan kakanya, masih dengan rambut


acak-acakan ia keluar tanpa memperhatikan dirinya lagi, begitupun lea dan lucio


mereka langsung berhambur keluar dari kamarnya untuk memastikan menantunya


baik-baik saja


Jangan lupakan harris yang juga menginap disana, ia langsung


memasang raut wajah khawatirnya karna mendengar suara bosnya yang kian lantang


sampai memekak telinga


“ada ap aini dev, apa yang sudah terjadi?” tanya lea sambil


mendekati dua sejoli yang saling memandang bingung dengan situasi saat ini,


devan yang menggaruk kepalanya, dan grece jangan tanya dia, saat ini wajahnya


memerah karna merasa takut sekaligus malu mendengar suaranya yang sudah  membangunkan seisi rumah


next


Jangan lupa like,komen dan favorit kalian ya readers:>