
Harris membawa jesica untuk masuk kedalam rumah hernandes,
rasa takut menyelimuti perasaan dan pikiran gadis oitu, tak hanya itu saat ini
juga tangan jesica keringat dingin karna ia masih saja terpikir bagaimana devan
dan istrinya melihat dia, bukankah itu sesuatu yang terbilang cukup aneh??
“har, apa kamuy akin dengan ini?” tanya jesica yang membuat
harris tersenyum karna jesica sudah berubah banyak, ia sudah tau malu dan tau
mana yang baik,tidak seperti dulu yang penuh obesesi dan tidak mau mengalah
“aku yakin jes, jangan terlalu tegang, releks saja, mereka
tidak akan mealakukan hal yang tidak-tidak padamu” kata harris berseloroh dan
mencoba mencarirkan suasana hati jesia
“baiklah, ayo kita masuk” kata jesica tersenyum, ia harus
yakin dengan keputusannya untuk menikah dengan harris, dan ini adalah salah
satu jalan yang harus mereka tempuh
Keduanya melangkah memasuki rumah keluarga hernandes, ini
kali pertama untuk jesica masuk kesana, ia begitu kagum dengan rumah tersebut, ia
takjub dengan apa yang ada didalam rumah tersebut
Sedangkan keluarga hernandes, mereka sudah menunggu dimeja
makan, dengan perasaan yang berbeda-beda, grece dan devan dengan perasaan ingin
tau siapa calon istri yang akan dibawa harris, dan lucio serta lea hanya
tersenyum karna sebenarnya mereka sudah tau, berbeda dengan pasangan yang masih
bau kencur, sarah dan dave, mereka seolah tidak peduli dengan apa yang terjadi,
yang penting mereka makan mlam, itulah pikiran keduanya
“selamat malam tuan,nyonya” kata harris dan memcahkan
keheningan yang ada disana, dengan mata yang terbelalak melihat siapa yang ada
didepan mata mereka
“jesica?”
“jesica?”
Devan maupun grece sama-sama terkejut dengan pemandnagan
yang ada didepan mereka, keduanya sama-sama menoleh dan Kembali menatap harris
dengan penuh tanda tanya, grece yang merasa heran karna dulu harris dekat
dengan Wanita yang dia tolong, namun sekarang jadi jesica mantan kekasih
suaminya?,pa yang terjadi??
“iya tuan, ini jesica, jesica marcello,” kata harris dengan
penuh hormat kepada grece dan devan, sedangkan lea hanya tertawa dan
mempersilahkan jesica dan harris untuk duduk
‘apa kalian hanya akan bengong dan tidak melakukan apapun?’
tanya lea dan menyadarkan anak dan menantunya agar mempersilahkan herris dan
jasica duduk
“ehh,, iya harris duduklah, dan je..jesica silahkan duduk”
kata grece serba salah untuk memanggil jesica, apa dia memanggil nama atau mbak
jesica??
”selamat malam,om tante, da semuanya” kata jesica dan
dibalas dengan senyuman dan anggukan dari mereka semua, masih terlihat suasana
hening hingga lucio membuka suara
“grece, jangan terlalu sungkan bagaimanapun jesica adalah
calon istri harris” kata lucio berseloroh dan tertawa, diikuti dengan istrinya
lea yang juga ikut mencairkan suasana
“iya dad, hanya saja aku terkejut” kata grece tersenyum
kikuk dan melirik kearah suaminya yang masih tidak sadar dan terlihat linglung
“mas,, apa kamu akan terus menatap mba jesica seperti itu?”
tanya grece dengan kesal dan menyikut tangan suaminya
“ehh,,, tidak sayang, kamu salah paham, mas hanya terkejut
melihat harris yang membawa jesica” kata devan sejujurnya
“baiklah, nanti saja berceritanya, kita makan malam dulu”
kata lea dan semua pelayan bergerak untuk melaksanakan tugasnya amsing-masing,
dan grece seperti biasa melayani suaminya dnegan baik
Tentu saja pemandnagan itu tida luput dari mata jesica, ia
ingin juga memiliki keluarga sama seperti devan miliki, istri yang perhatian
walaupun umurnya masih terbilang belia dan devan yang selalu berlaku manis
kepada istrinya itu
“jangan sungka mba, aku memasak ini khusu untuk menyambut
khusu untuk harris
“ini makanan kesukaan harris, dan aku sengaja membuatnya
untuk hari special saat ini” kata grece tersenyum sambil memberikan piring
berisi makanan kesukaan asistennya dulu
“terimakasih bos” kata harris tesenyum dan menerima piring
yang diberikan grece untuknya, namun jesica yang melihat itu seperti merasa
berkecil hati, ia yang menjadi kekasih harris bahkan tidak tau makanan kesukaan
kekasihnya itu
“jes, jangan terllau merasa asing atau tidak enakan, istriku
memang dekat dengan harris, bahkan dulu sen]belum menikah mereka seperti kakak
dan adik” kata devan mulai buka suara kala nyawanya sudah terkumpul seluruhnya
“i..iya dev” jawab jesica kikuk membalas perkaataan devan
yang santai kepadanya, seolah tidak pernah terjadi apa-apa dengan mereka ,
mendengar perkataan devan tadi jesica menjadi makin iri melihat kemesraan
devan, terlihat sekali jika devan sanagt mencintai istrinya
Setelah selsai dengan ritual makan malam, mereka semua
bersantai dengan menikmati makanan manis yang grece bat, bolu kukus dengan
tiping keju diatasnya ditambah lagi pudding yang dibuat oleh grece
sampai-sampai ada drma kekeluargaan terjadi siang tadi
“bagaimana kalian bisa sampaoi sedekat ini ris?” tanya grece
memluai percakapan antar mereka semua
“sebenarnya sejak pertama kali saya melihat jesica, saya
merasa tertarik, namun setelah melihat dirinya yang dulu membuat saya semakin yakin
untuk merubahnya, dan Tuhan ternya mendengar doa saya, setelah kejadian hampir
tiga bulan yang lalu jesicca mulai mengikuti teraphy dan saat itu saya sering
menjenguknya dan bahkan menjaganya” kata harris tersenyum kearah kekasihnya
yang menunduk malu
“maafkan aku grece, dev, paman dan tante, aku menyesal
melakukan itu dulu” kata jesica dengan kepala menunduk malu atas perbuatannya
dulu, ia tidak tau akan mengantarnya sampai sejauh ini
“tidak apa-apa nak, yang penting kamu sudah berubah dan jadilah istri yang baik
untuk harris kedepannya” kata lea tersenyum hnagat
“iya mba, toh juga yang lalu sudah berlalu, sekarang kita
focus untuk masa depan aja” kata grece sambil menatap suaminya dan diangguki
oleh devan
“aku tidak menyangka, istrimu selembut dan sebaik ini dev”
kata jesica dan membuat semua orang yang ada disana tertawa mendengar, jesica
belum tau bagaimana bumil itu mengamuk, bisa membuat satu negara pusing karna
ulahnya
“ngomong-ngomong, sudah berapa bulan kandungan kamu grece?”
tanya jesica yang melihat perut grece buncit dan kerap sekali devan mengelusnya
dari tadi
“tiga bulan mba”jawab grece tersenyum senang, dan membuat
jesica berfikir lagi, tiga bulan? Itu tandanya sama saat kejadian tiga bulan
lalu
“berarti pas kejadian dulu, sudah isi ya grece?” tanya
jesica lagi dan kali ini devan yang
menjawabnya
“sama pesisi, makanya dulu aku sempat ingin membuatmu
sebagai makanan ikan piranha” kata devan dingin namun terkesan lucu ditelinga
mereka
“kamu sungguh jahat dev” kata jesica semakin membuat suasana
terlihat ramai dan mereka semua tertawa senang, namun kalian melupaka satu hal
Sejak tadi sarah dan dave tidak buka suara, kemana mereka
pergi??, jangan lupakan dave yang juga sangat bucin pada kekasihnya itu, mereka
saat ini sedang asik menikmati malam berdua ditaman belakang, entah apa yang
mereka bicarakan membuat sarah tertawa Bahagia seolah tidak ada beban, emang
gak ada kan thor?? wkwkwk
next
Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:>