
sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh marcell dan kevin, saat ini mereka akan melancarkan aksinya untuk membuat rumah tangga devan dan grece hancur, hingga akhirnya mereka akan terpisah atau membenci satu sama lain.
"jesica... ingat baik-baik!! jangan bertingkah gegabah dan berlebihan, kita berjakan pelan-pelan dan pasti. aku tidak menerima kegagalan dari misi ini!!",kata marcell dengan tatapan tajam mengarah kepada jesica
"baik paman, aku akan melakukan yang terbaik, aku tidak akan menghancurkan misi kita begitu saja", kata jesica dengan penuh keyakinan
"bagus, kamu memang yang bisa diandalkan, pokoknya bagaimanapun ceritanya misi kita harus berhasil kali ini" kata marcell dan diangguki oleh jesica
jesica keluar dari apartemen miliknya, kali ini tujuannya bukan keperusahaan devan,melainkan kerumah salah satu orang suruhannya.
"apapun yang terjadi, devan harus menjadibmilikku dan gadis kampung itu harus menyingkir dari kehidupan kami!!", kata jesica dengan mata tajam dan penuh kebencian
sementara dirumah devan, grece sedang berbicara melalui sambungan telefon, ia seolah sedang berbicara serius di taman belakang rumah.
"harris tapi bagaiman mungkin aku bisa keliar dari rumah ini tidak diketahui oleh kak devan?",tanya grece disambungan telefon
".......",
"aku akan berusaha, tapi aku tidak janji bisa melakukan dengan baik, kamu tau semdiri bukan bagimana kak devan jika bicara seenaknya saja",kata grece dengan suara yang sangat pelan
"......"
"baiklah,akan ku urus semuanya disini,kalian jangan terlalu takut, aku bisa menjaga mommy dan sarah, kalau kak devan, aku serahkan kepada anak buahmu",kata grece dan ia melihat devan menuju dirinya, dengan segera grece mengakhiri sambungan telfon
"sayang, kenapa sendiri?? apa kamu tidak kedinginan??",tanya devan dan memeluk grece dari belakang
"tidak kak, aku hanya ingin merasakan udara segar, jadi aku kesini", jawab grece dengan tersemyum
"apa kak dev tidak jadi pergi??",tanya grece dengan heran, pasalnya devan tadi mengatakan bahwa dirinya ingin pergi kesuatu tempat dengan dave
"tidak sayang, aku tidak jadi pergi karena urusanku sudah ditangani oleh dave", kata devan dan menci*um pipi grece dengan lembut, seketika itu juga grece terkejut tapi berusaha menetralkan jantungnya kembali
"lalu apa yang ingin kakak lakukan hari ini?",,tanya grece dan membalikkan tubuhnya menghadap devan
"apa kau berencana menggodaku sayang??",tanya devan dan menaikkan satu alisnya
"ehhh... kak dev pikirannya mesum saja",kata grece dan melepaskan tangan devan dari pinggangnya dan berjalan masuk kedalam rumah
"sayang kok malah pergi",kata devan menyusul sang istri
didakam kamar, grece ingin membersihkan dirinya lebih dulu, sebelum ia mengajak devan dan lea keluar, tapi dengan cepat devan menahan tangannya
"kak lepaskan, aku mau mandi dulu",kata grece
"sayang satu kalia yya..?",kata devan yang sebenarnya ia sudah menahannya dari tadi
"kak aku capek, semalam kan udah",kata grece mencoba membujuk suaminya
"sayang.... janji sekali aja, langsung mandi deh",kata devan mengeluarkan jurus maut yaitu bersikap manja kepada istrinya, karna devan tau kalau grece tidak bisa melihatnya merajuk atau tidak memenuhi keinginannya
"baiklah, janji hanya sekali ya... awas saja kalau kak dev membuatku lebih lama",kata devan dan segera mencium bibir grece
tidak mau kalah, grece yang sudah banyak belajar dari devan membalas ciuman dari devan, ia seolah tidak memikirkan apapun lagi soal Waktu
devan membawa grece menuju ranjang berukuran king size, tanpa melepaskan ciuman mereka, dengan tangan yang sudah telaten, devan melepa*as satu persatu pakaian mereka.
emmphh...
eughhh...
emmph....
ciuma*an panas mereka semakin menjadi, devan semakin memperdalam dan semakin menggila dengan lidahnya yang sudah turun kebawah, ia memainkan squishi kesukaannya dan meng*isapnya dengan dalam, mempermainkan dengan lidahnya sampai membuat grece mengellinjang kenikmatan
euhggg....
des*ahan grece semakin membuat devan bersemangat, ia menggigit squshi milik grece sampai meninggalkan bekas warna merah, ia mengh*isap leher grece dan membuat ladang ceri disana
kak dev....
euhgg...
"sayang aku mulai ya?",kata devan dan diangguki oleh grece
jleepp....
eughhh...
bersamaan dengan desa*han grece, devan memasukkan sikecil ketempat yang seharusnya ia berada, yangs sejak tadi sudah memberontak ingin keluar
devan masih setia dengan permainannya, ia semakin menghentakkan sikecil dengan dalam, sampai akhirnya mereka merasakan pelepasan secara bersamaan
ahhkkk...
euhgg...
suara keduanya terdengar, dan itu artinya kecebong devan keluar dan menuju tempat ternyaman mereka🤣🤣
"terimaksih sayang",kata devan mengakhiri aktivitas mereka namun belum juga mencabut sikecil
"sama-sama kak",kata grece dengan wajah lelahnya dan tersenyum kepada devan, ingin rasanya devan kembali memakan istrinya saat ini
Tapi karena ia sudah berjanji sebelum permainan dimulai, tidak bolehh melewati batas yang sudah dijanjikan
sementara ditempat jesica, ia sedang melakukan negosisasi dengan seorang laki-laki yang terlihat seumuran dengannya
"bagaimana apa kau sanggup dengan persyaratan yang saya katakan?",tanya laki-laki itu dengan senyuman smirk
"tapi aku tidak bisa memberikannya semua diawal, jika misimu sudah selesai aku langsung mentransfer ke rekeningmu",kata jesica dengan tajam
"hummm... tidak buruk, tapi kau juga harus berjanji tidak akan kabur setelah aku menyelesaikan semuanya!!",kata laki-laki itu lagi
"aku bisa menepati janjiku, yang penting kau harus melakukan tugasmu dengan baik, jangan sampai gagal ataupun ada orang lain yang mengetahuinya"_kata jesica dan diangguki oleh laki-laki itu
laki-laki langsung pergi dari tempat itu, dan menyisakan jesica sendirian
"kita mulai dari silemah, gadis kampungan sepertinya tidak mungkin bisa menolak laki-laki yang menggoda dirinya,huh...dasar gadis kampung",kata jesica dan tersenyum penuh kepuasan atas rencananya yang ia yakini kali ini tidak akan gagal lagi
#next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers😍😍