Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
106, aku bukan wanita baik-baik



setelah selesai dengan acara pernikahan jesica dan harris, semua keluaraga dan tamu undangan pulang kekediaman masing-masing, namun tidak dengan keluarga hernandes, lahh kan pernikahannya dirumah itu wkwkwk


"ris, bawalah istrimu masuk kedalam kamar, jesica pasti kecapean", kata lucio kepada harris dan langsung diangguki oleh harris


sedangkan orang tua itu masih asik bercerita, lucio dan bryan, sedangkan lea sudah sejak tadi masuk kamar dan tidur, rasanya sangat lelah memikirkan pesta pernikahan harris dan juga ia harus ikut menjga ababy twins jika rewel


sedangkan kedua pasangan kekasih, sarah dan dave sudah mengganti baju dan membnatu para pelayan membersihkan sisa pesta tadi


"bby, aku juga mau kalau kita menikah nanti seperti ini suasananya", kata sarah memberitahu dave impiannya ketika menikah nanti


"apapun untuk mu bby, tapi ingat jika sudah menikah tidak ada kata bebas untukmu", kata dave dan diangguki oleh sarah, gadis itu tau apa yang dikatakan dave


lagi pula untuk apalagi dia bebas, dia sudah punya Keponakan lucu dan menggemaskan, untuk keluar saja ia harus mengajak keponakan baby twins nya


"tapi kita akan tinggal disini kan bby?",tanya sarah yang mungkin tidak mau jika berpisah dengan kakaknya dan keponakannya,namun jika diingat-ingat juga ia tidak mungkin menyusahi keluarga ini meskipun ia sudah menikah


"sayang, kalau kita menikah, pastinya kita tinggal dirumah kita sayang, tidak baik kita selalu menyusahkan keluarga hernandes", kata dave yang juga tau diri siapa dirinya sebenarnya, ia tidak bisa melupakan derajatnya dikeluarga ini


"ummm.. baiklah aku mengerti", kata sarah yang kembali lesu mendengar apa yang dikatakan dave,namun itu adalah kebenaran yang tidak bisa dipungkiri


sementara dikamar devan dan grace, baby twins sedang diberikan asi oleh mami nya, namun karna fany masih anteng dengan papinya maka fano yang lebih duku diurus oleh grece


"mas, kok fano minumnya dikit ya, biasanya paling congok nih abang", kata greceyang melihat putranya tidak seperti biasanya


"maklum lah mi, kan pengertian sama papinya", kata devan sambil tersenyum smrik, jujur ia juga ingin dimanjakan oleh istrinya seperti dulu lagi


tapi karna keberadaan baby twins, devan jadi dinomor duakan oleh istrinya sekarang


"sini anak mami paling cantik, minum dulu ya sayang", kata grece sambil menidurkan fano ke baby boks nya dan mengambil fany dari devan


"mas,mandi dulu sana,ntar gantian jaga anak-anak", kata grece yang teringat kalau suaminya belum mandi karna membantu dirinya berjaga


"mandi bersama", kata devan dengan manja,ia ingin menjadapat perlakuan manja dari istrinya seperti yang lalu-lalu


"tapi mas, nanti kalau anak-anak bangun gimana?", tanya grece yang merasa kasihan dengan suaminya, ia tidak tega melihat devan yang kadang negadang mengurus baby twins dan untuk perhatiannya saja tidak bisa ia bagi


"ya sudah kalau begitu", kata devan lesu dan berjalan kekamar mandi, ia lagi-lagi tidak mendapat apa yang ia inginkan


"cepat ya mas", kata grece namun tidak dijawab oleh devan, suaminya itu terlihat menahan kesalnya


setelah selesai memberikan asi kepada baby twins, dan memastikan kalau keduanya sudah benar tidur, grece menyusul suaminya yang cemberut tadi di kamar mandi, ia tau betul suaminya itu pasti sedang kesal padanya


"mas, kok lama?", tanya grece saat ia masuk kealam kamar mandi dan mendapati suaminya belum menjamah air sedikitpun


"kenap masuk?", tanya devan dengan raut wajah yang kesal dan membelakangi grece,namun dalam hatinya ia merasa senang


"ya sudah aku mau cuci muka saja", kata grece dan ingin meningglakan devan, naun dengan cepat dean menahannya dan langsung memeluk istrinya


"belum bisa mas, tunggu satu minggu lagi, mau squshi aja nih", kata grece sambil menyodorkan mainan kesukaan devan sebelum baby twins ada


"ya sudah kalau begitu, aku bantu ya mas", kata grece yang pastinya devan sudah tau apa arah pembicaraan istrinya, dengan senang hati devan langsung berubah menjadi senang


dikamar pengantin baru, harris sedang membujuk istrinya, masih dengan mode merajuk dan kesal padanya, jesica sedari tadi mendiaminya


harris yang notabenya tidak tau mengiris wanita yang marah hanya mendekati jesica dn mengatakan kalau ia tidak ada apa-apa dengan wanita tadi,namin jesica tetap saja pada pendiriannya


"sayang, aku mohin percaya padaku, aku benar-benar tidak punya hubungan denhan wanita itu sayang", kata harris sambil memegang tangan jesica


"tapi kenapa kamu lupa denganku tadi har, aku haus dan lapar tapi kamu malah asik dengan wnaita tidak tau diri itu!!",kata jesica dengan marah yang masih tersangkut dihatinya


"sayang, kan aku sudah bilang apa alasanku tadi", kata harris mengeles agar jesica tidak menyudutkannya lagi


"pokoknya kamu tetap salah, malam ini kau tidur di sofa!", kata jesic namun tidak di indahkan oleh harris, pria itu malah tidur di ranjang tanpa sepatah kata


"har, kamu ngapain,aku bilang tidur disofa sekarang", kata jesica dengan kesal,lagi dn lagi harris membuatnya kesal setengah kilo🤣🤣


"tidak mau, aku tidak mau melewatkan malam pertamaku", kata harris dengan wajah yang melawan iatrinya dan menarik jesica untuk dekat dengannya


"tidak ada malam pertama, aku tidak sebaik yang kamu oikirkan har", kata jesica lesu, ia tau bagaimana pergaulannya dulu sebelum datang keindonesia


"apa yang kamu katakan jes?", tanya harris tidak mengerti dengan perkataan istrinya


"aku tidak sebaik yang kamu kira har, aku buruk dan masalalu ku terlalu kelam", kata jesica dengan wajah yang ia tutupi dan airmata sudah merembes keluar


"aku tidak pernah mempermasalahkan ifu jes,kamu taukan aku mencintaimu tanpa melihat masalakumu" kata harris sambil menarik tangan jesica agar melihat wajah istrinya itu


"tapi har, apa yang kamu harapkan tidak seperti realitanya",kata jesica da membuat harris menutup bibir jesica dengan bibir kenyal miliknya


" jangan mengatakan hal seperti itu lagi hemm?, aku tidak suka", kata harris dan tidak dijawab oleh jesica, wanita itu tau apa yang diinginkan oleh suaminya


tapi apa boleh buat, nasi sufah jadi bubur,ia tidak bisa mengembalikan kehidupannya yang lalu agar diperbaiki, semua mengalir begitu saja


"kalau begitu,apa aku bisa melakukan malam pertama?", tanya harris meminta persetujuan kepada istrinya, ia tidak ingin melewatkan malam inj


"aku istrimu dan kamu berhak atas diriku", kata jesica dengan tersenyum dan meyakinkan dirinya kalau ia sudah siap kehilangan Harris, ia tau betapa kecewanya seorang suami kalau tau istrinya sudah tidak pera**wan lagi,karna seingat jesica ia sering tidur di club malam namun tidak pernah booking pria atau dibooking, namun tifak mungkin dirinya tidak pernah disentuh pria baji**ngan di club itu


tapi seingat jesica ia tidak pernah melakukan itu, kalau pun dulu ia menawari dirinya dengan devan tapi selain devan tidak ada pria yang menyentuhnya lebih


#next


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers😍😍