
pagi hari menejelang, seluruh keluarga hernandes siap untuk sarapan bersama,grece menitipkan baby twins kepada pelayan yang biasa membnatunya mebgurus baby twins, sedangkan harris dan devan sudah berangkat sejak yadi karna ada oekerjaan mendadak yang harus mereka lakukan
"grece, baby twins kemana sayang?",tanya mommy kea keoada menantunya saat mereka sedang berada dimeja makan
"tidur mim, grece titip ke mbok ica, tadi setelah mandi makan trus tidur deh",kata grece tersenyum da mengambil sarapannya dan mertuanya,begitu juga dengan jesica ikut membantu disana
"jes, gimana perkembangan janin kamu? apa sudah check ke dokter?",tanya mommy lea begitu perhatian kepada semua menantunya
"sudah mom, kata dokter sehat dan berkembang baik, cuma jesica gak bileh kecapean aja mom",ucap jesica sambil menyodorkan lauk kepada daddy lysio dan ayah bryan
"nanti kalau udah mau lahiran, jangan kaya devan sama grece, udah tau mau lahiran taoi masih aja bertengkar",kata mommy lea bercanda saat mengingat menantunya lahuran baby twins malah keduanya bertengkar sampai dokternya geleng keoala mekibat kelakuan sepasang suami istri itu
"hahahah iya mom, tapi gak tau mas hartis gimana,",kata jesica tertawa dan diikuti dwngan grece yang juga tertawa mendengar lelucon mertuanya, memang saat ia melahirkan ia dan suaminya masih sempat saling beradu argumen
"ehhh ngomong-ngomong dave sama sarah udah bangun tidak ya",tanya mommy lea dan ddiangguki oleh kedua menantunya, grece dan jesixa saling melirik satu sama lain, terbesit diotak mereka mengerjai sepasang suami istri yang baru saja menikmato malam pertama
sabagai sebior, jesica dan grece langsung menuju ponsel masing-masing setelah sarapan mereka selesai, grace langsung menghubungi adiknya sarah, dan jesica menghunungi adikniparnya dave, jeduanya seolah tau apa.hang dipikiran masing-masing
"kak,aku jamin mereka pasgi sudah melewatkan malam yang hot,apalagi di hotel",kata grece dengan tertawa dan dibalas dengan tawa jesica yang menggelegar
"aku yakin dave pasti sangat kuat grece, sarah paati kewalahan melayaninya",ucap jesica dan diangguki oleh grece
sedabgkan para orang tua yang emlihat kekocakanereka hanya geleng kepala, kedua wanita itu seolah tidak pernah merasakan hal yang seperti itu
sedanhakn di tempat sarah dan dave, dua orang yang baru bisa tidur jam tiga subuh setelah memadu kasih dibawah guyuran keringat dan suara mistis yang memenuhi kamar hotel, baru membuka mata karna mendengar suara ponsel mereka berdering
dave yang awalnya memeluk sarah langsung melepaskan pelukannya dan mengambil ponsel mereka diatas nakas
"siapa yang nelfon pagi-pagi begini sih,ganggu orang tidur aja",omel dave dan tanpa sadar kakau sekarang jam menunjukkan pukul sembilan lewat
"sayang, ponsel mu berdering, angkat dulu",kata dave membangunkan sraah yang masih anteng tidur diatas tangannya sambil memeluknya
"uugghh..", hanya suara yang keluar dari mulut munhil sarah tanpa membuka matanya, membuat fave gemas dengan tingkah istrinya itu
"sayang, ponsel kamu ribut banget,aku juga mau angkat telfon",kata dave dan melihat siapa yang sebenarnya menelfon mereka
"astaga jesica",kata dave mengumpat katna kesal.kepada kakak iparnya itu sudah mebganggu waktu tidur mereka
"astaga,mereka pasti janjian",kata dave lagi setelah matanya beralih melihat siapa uang menelfon istrinya,ternyata tak lain adalah grece
"apa mereka tidak ada kerjaan selain menganggu orang tidur!!",omel dave dan mematikan daya pknsel mereka berdua dan kembali tidur,namun saat dirinya melihat sarah yang sudah bangun dave labgsung mencium sarah
"pagi sayang, kenapa bangun hemm?",tanya dave sambil meletakkan kembaki kepala sarab kedada bidangnya
"siapa bby yang menelfon barusan?",tanya sarah ditengah matanya yang masih belum sadarkan diri sepenuhnya
"kok marah-marah sih bby, nanti cepat tua loh",kata sarah dan mencium pipi dave agar suaminya itu bethwnti cemberut
"sudahalh, ayo tidur lagi, kau masih kelihatan ngantuk banget",kata dave dan kembali memeluk sarah membuat istrinya itu senyaman mungkin dan kembali terlelap dipelukannya
"kak kok malah gak aktif lagi sih ponselnya',kata grece kesal karna gagal mengerjai adiknya yang sedang asik
"mungkin mato daya kali grece, taxi pertama masih masuk kan",tanya jesica da dianghuki oleh grece
"yaudah dehh, aku kekamar fulu ya kak liat baby twins",kata grece yang mengingat baby twins sedang dititip
"aku ikut, gak ada kerjaan disini,ikut sama orang tua gak nyambung,mereka malavmh nostalgia",kata jesica tertawa begitu juga dengan grece, keduanya langsung melangkah menujhmu kamar grece
disana baby twin sudah bangun dan sedang bermain dwngan pelayan tadi, grece yang melihatnya tersenyum dan menghampiri anak-anaknya
"makasih ya mbok",ucap grece dan mbok ica keluar dari kamar, jesica langsung menggendong fany dan mengajaknya bermain, berbeda dengan fano yang tidak mau bersama jesica
"grece, kalau nanti anak aku kembar juga gimana ya, bisa gak sih kami ngurusnya kaya kamu ngurus baby twins dulu",kata jesica sambil mencium pipi gembul fany
"pasti bisalah kak, aku juga dulu gitu, rakut kalau gak bisa ngurus tapi kalau dijalanin ya bisa sampe sekarang",kata grece tersenyum dan memberikan fano mainannya
"tapi aku takut gitu,satu saja susah apalagi dua",kata jesica dan tiba-tiba fany menarik tangam untynya dan menciumnya
"astaga anak unty, pinter bangets sih nak",kata jesica senabg saat fany mau mencium tangannya walaupun masih kaku
"gak kaya kakaknya nih, sama untynya aja gak mau,maunya cuma sama om harris aja",kata grece menoel pipi fano yang enteng tanpa berkedip
"iya tuh kak fano, gak.mau sama unty",kata jesica dan mengukurkan tangamnya kepada bayi itu,namun sontak saja fano langsung menolak tangan jesica membuat wanita itu tertawa
"mungkin sifat paoinya menurun ke anaknya",kata jwsica tertawa diikuti dengan tawa grece yang juga merasa lucu dengan ucapan jesica barusan
"tidak apa-apa kalau ikut sifatnya saja kak, asal tidak seperti papinya yang suka sama anak kecil",jawab grece semakin membuat mereka tertawa dan malah membuat baby fany menangis karna mendengar tawa mereka yang terlalu keras
"Astaga, sampai melupakan kedua bocah twins ini",kata grece dan membawa baby fany kepelukannya namun tawa mereka masih terdengar
"kak, gimana ya kalau nanti anak-anak kita udah besar trus malah saling suka",tanya grece yang sudah kepikiran sampai disana.
"aku sih gapapa grece, toh juga mereka gak ada hubungan darah sedikitpun",jawab jesica dan diangguki oleh grece, seolah setuju dengan apa yang dikatakan oleh kakaknya
#next
ini detik-detik, kaya jam aja ya, maksud othor ini part mau endingnya, jadi jangan lupa kasih othor support supaya othor makin semangat buat kelanjutan mereka walauoun annti agak lama rilisnga ya readers😍😍
jangan lupa like,komen,dan favorite kalian