Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 50, bertemu tapi tidak kenal



"harris.. jangan sampai memberikan mereka waktu untuk berbuat yang bisa merugikan kita" kata lucio sembari mengotak-atik komputer miliknya, ia memang seorang penguasa bisnis tapi soal hacker bisa juga dicoba itu sebabnya  lucio megajarkan grece untuk siapa tau itu bisa ia praktekkan untuk mencari tau musuh atau mengalahkan musuh


"baik tuan, saya sedang berusaha membuat mereka tidak ada tempat untuk dituju" kata harris dengan wajah fokusnya di layar komputernya


"baiklah harris, katakan pada frans untuk segera mencari tau dimana tempat tinggal mereka diindonesia, karena frans bilang mereka sekarang berada diindonesia" kata lucio .


"baik tuan, frans sekarang masih sibuk mencari taunya tuan" kata harris dan diangguki oleh lucio


dikediaman milik devan, mereka sibuk dengan rencana mereka yang ingin mengabiskan waktu libur mereka dimana, grece yang memang tidak menyukai suasana yang terlalu ramai tidak setuju dengan usul adiknya sarah yang meminta pergi ke mall


"jangan ke mall lagi, kemarin kan sudah kesana" kata grece sambil mengambil cemilan yang ada didepannya


 


" tapi kak. sarah mau ke mall, belanja sama mommy. iyakan mom??" tanya sarah dengan wajah gemoy dan mengedipkan matanya


"tapi sarah, kakak tidak menyukainya, terlalu banyak orang dan terlalu ribut menurut kakak" kata grece yang masih menentang usul sarah


"sudahlah syaang, mungkin adikmy ingin membeli sesuatu disana, kita ke mall saja ya?" kata lea yang melihat keduanya masih saling menentang satu sama lain


"umm... sebenarnya grece sangat mals mom, tapi, yasusahlahh.. kita ke mall saja jika itu yang kamu mau" kata grece sambil mendesah pelan


"yasudah, semuanya bersiap saja, dave kau juga harus ikuta" kata devan sambil melototkan matanya, ya dave datang kerumah devan karna ada pekerjaan sedikit yang harus mereka siapkan, dan mendengar rencana keluarga devan, mau tak mau dave berpamitan untuk pulang saja


namun, saat mendengar perkataan devan, dave kembali duduk dan hanya tunduk mengiakan apa yang dikatakan oleh tuannya


 


"baiklah tuan, saya akan ikut"putus dave dengan wajah terpaksa dan didalam hati ia sendiri sibuk mengomel ria


grece dan kedua wanita yang tadinya sudah sepakat akan pergi ke mall, mereka langsung masuk kedalam kamar masing-masing untuk bersiap pergi ke mall.


"cepatlah kalian bertiga, bisa habis waktu jika menunggu kalian bersiap seperti ini" kata devan kesal karna sudah lama menunggu ketiga wanita tadi  yang sampai sekarang belum juga turun


"tuan, mereka bersiap saja sudah lama, apalagi nanti mereka belanja, bisa memakan waktu satu hari penuh" kata dave sambil memasang wajah keberatannya


"diamlah dave.. jangan membuatku menjadi malas pergi untuk menemani istriku dave!!" kata devan sambil menatap dave tajam


"maafkan saya tuan, saya tidak bermaksud seperti itu" kata dave menciut, niat hatinya ingin membuat devan tidak menyuruhnya untukikut malah dirinya yang kena bogeman


tidak lama setelahnya, ketiga wanitabtadi keluar dengan gaya masing-masing, sarah dan mom lea yang sudah tampil elegan dan sangat cantik, berbeda dengan grece ia hanya menggunakan baju kaos polos dengan celana jeans dan kemeja kedodoran ditambah dengan sepatu skets.


devan yang melihat penampilan istrinya melongo dan hampir saja ia menyuruh grece untuk ekmbali kekamar menganti bajunya


"astaga grece syaang, apa yang kau pakai ini.kita bukan untuk berperang sayang, kita kan pergi ke mall" kata lea yang melihat penampilan menantu kesayangannya


"kak grece kok pakai baju kaya mau ke pasar aja deh" kata sarah yang ikut protes dengan penampilan grece


"sayang kamu ganti baju sekarang yahh.. ayo omom bantu" kata lea dan memberikan tasnya kepada sarah, dan devan menghela nafas kasar diikuti oleh dave yang kagum melihat penampilan gadis didepannya ini.


hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit, lea sudah membawa grece kembali turun dengan penampilan yang berbeda, grece saat ini menggunakan baju yang dulu ia pakai untuk petama kalinya bertemu dengan orangtua devan dan sepatu yang masih sama, tapi ada sesuatu perbedaan dengan wajag grece


devan melihat kearah grece dengan heran, sangat jauh perubahan yang dari awal tadi dengan yang sekarang, mata devan mengarah ke bibir kenyal yang menantangnya, tapi apalah daya jika ia tidak bisa menikmati candunya saat ini


"semua sudah siap, kita berangkat" kata devan dan menarik tangan grece agar berjalan disampingnya


"tetap seperti ini jika sudah sampai disana, jangan jauh-jauh dariku. kau mengerti??" tanay devan saat mereka berjalan kearah mobil


"baiklah aku tau!" kata grece cuek, dan menarik kembali tangannya untuk masuk kedalam mobil


mereka segera melajukan mobilnya, dengan dave sebagai supir pribadi mereka.sebenarnya dave sangat tidak ingin ikut tapi bagaimana jika sudah taunnya yang langsung menyuruhnya ikut, tidak akan ada kata bantahan untuk dirinya


dengan senang hati, sarah mengajak grece dan mom lea masuk kedalam mall yang mereka tuju, ia sangat antusias untuk mengajak grece dan akan memperbaiki penampilan grece menjadi lebih elegan lagi, karna sarah sudah tidak ingin kakaknya itu menjadi laki-laki kw, sudah cukup selama sekolah dia seperti itu.


ketiga wanita itu memasuki sebuah toko baju dimana itu menjadi langganan lea ketika mereka dulu berkunjung keindonesia


"coba yang ini sayang, ini pasti cocok untukmu" kata lea memberikan sebuah baju dress untuk grece, dengan wajah malasnya grece menerima dress tersebut dan menuju ruang ganti.


sementara devan dan dave, keduanya duduk anteng disofa toko tersebut. masih dengan ponsel masing-masing ditangan mereka tanpa bersuara satu sam lain.


"bagaimana mom, apa cocok untuk grece??" tanya grece saat keluar dari ruang ganti


"devan... lihatlah istrimu ini, jika dia berpenampilan begini setiap hari kekantormu, bisa-bisa grece dibawa kabur orang lain karna terlalu cantik" kata lea sambil membawa grece menuju tempat devan


apa aku salah mengambil istri?? mengapa dia begitu cantik seperti ini??, ohhh nasib ku memang selalu mujur" batin devan dengan menatap kagum kearah grece, ia tidak berkutik sama sekali


"jangan terlalu melihatnya begitu anak tengik, kau bisa saja kehilangan kesadaranmu" kata lea dan membawa grece kembali menjauh dari mereka


sementara dave, ia sibuk memperhatikan gadiskecil yang centiknya diluar kendali, yahh itu adalah sarah.dia selalu membuat dave salah duduk salah berdiri jika sudah berada dirumah devan.


setelah selesai dengan toko baju tersebut, mereka berniat ingin istirahat terlebih dahulu, semua belanja mereka dibawa oleh bodyguard yang sedari tadi menemani mereka wkwkwk


ditempat yang sama, seorang pria baru saja keluar dari sebuah toko membeli perlengkapan yang hanya dia dan othor saja yang tau wkwkw


pria itu berjalan dengan menggunakan topi hitam dan masker,semua serba hitam tidak ada yang mengenalinya, tapi semua orang yang melihatnya hanya mentap heran dan tidak peduli sama sekali, pria itu berjalan melewati devan dan mereka semua, tidak ada yang curiga ataupun merasa ada yang aneh.


siapa laki-laki itu?? mengapa seperti tidak asing bagiku??"


 


next


jangan lupa like,komen, dan favorit kalian:>>