Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 80, pikirkan masa depanmu



sesuai dengan apa yang diktakan oleh lucio, hari ini mereka pulang secara bersamaan dan barengan dalam satu mobil, kebetulan mobil yang dipakai oleh ketiga wanita tadi kesini adalah mobil keluarga, muat 8-10 orang didalamnya.


tidak ada lagi yang saling menunjuk satu sama lain, karna ada pak sopir yang akan mengemudi untuk mereka berenam,dengsan cepat mereka masuk dan cus menuju kediaman hernandes


didalama mobil sarah dan grece asik bercanda ria satu sam lain, metreka terlihat sangat menikmati kebersamaan dalam keluarga baru mereka


"sarah, apa kamu sudah memikirkan kemana kamu akan melanjutkan kuliah?" tanya grece ditengah cerita mereka, ia ingin adiknya itu tidak mengikuti langkahnya, tapi pertanyaan itu justru menjadi telak untuk sarah


"umm.. gimana ya kak, sarah masih belim terpikir untuk kesana" jawab sarah seadanya, memang benar apa yang ia katakan itu, bahwa dirinya belum memikirkan untuk melanjutkan pendidikannya atau tidak


"tidak bisa seperti itu sarah, kamu harus memikirkan masa depanmu, bukan hanya untuk besok atau satu tahun kedepan, tapi bagaimana kehidupanmu sepuluh atau dua puluh tahun kedepan" kata grece menasehati adiknya agar tidak mengambil alngkah yang salah


"i..iya kak, sarah akan memikirkannya" jawab sarah pasrah dengan apa yang dilontarkan kakaknya, kali ini ia tidak bisa membantah perkataan kakaknya


"bagus, jangan memikirkan hal-hal yang lain" kata grece dengan tajam ,membuat dua sejoli yang ada dibelakang saling melirik satu sam lain


"bak kak" jawab sarah dengan mata tertunduk, entah apa yang ia pikirkn saat ini


*****


sesampainya dirumah hernandes, grece dan devan langsung masuk kekamar mereka untuk membersihkan diri, begitupun lea dan lucio mereka langsung berlalu kekamar mereka, yang tertinggal dua orang yang sedang mabuk cinyta, sarah dan dave diam dengan pikiran masing-masing


"kak" panggil sarah yang melihat dave tidak berkutik sedikitpun dari tempatnya berdiri, mendengar panggilan sang kekasih dave tersadar dan melihat sarah yang sudag berdiri didepannya


"ada apa byy?" tanya dave dengan lembut dan membetulkan anak rambut sarah yang menganggu matanya kala melihat sang kekasih


"apa yang kakak lamunkan?" tanya sarah yang memanggil dave sebutan kakak, mungkin itu sudah mejadi canduuntuknya memanggil dave


"tidak ada, aku hanya berfikir bagaimana mendapat restu grece" kata dave dengan jujur kepada sang kekasih, memang sejak mendengar perkataan grece tadi ia sedikit ragu untuk melanjutkan hubungannya dengan sarah


"apa lebih baik kita break dulu, sampai kamu mendapatkan gelar sarjanamu" tanya dave melirik kearah sarah yang mendegus kesal mendengar penuturan dari dave


"apa yang kaka dave katakan, aku tidak suka ya" kata sarah dengan cemberut dan memalingkan wajahnya dari dave, ia sedih meendengar perkataan dave barusan, padahal dulu dave meyakinkannya untuk mendapatkan restu dari sang kakak


"byy, dengarkan aku dulu, aku mengatakan seperti ini agar kamu busa fokus mengejar gelarmu tanpa harus terganggu dengan hubungan kita" kata dave menjelaskan maksud perkataannya barusan


"aku tidak pernah terganggu dengan hubungan kita, memang dasar kaka dave saja yang ingin break dengan ku" kata sarah mulai meikirkan tentang dave yang tidak-tidak dan ujungujungnya membuat dirinya sendiri menangis


"sayang, mengapa menangis, aku tidak pernah berfikiran untuk meninggalkanmu" kata dave mencoba menenangkan sarah yang sudah mode manja


"kak dave jahat, kak dave sengajakan mau break dengan fidak dan mencari wanita yang lebih dari sarah, toh juga sarah terlalu bocah untuk kak dave" kata sarah dengan tangisan semakin menjadi-jadi membuat dave kembali kewalahan untuk menenangkannya


"bohong!!, kak dave sudah ada wanita tadi" kata sarah mengungkit tentang wanita yang dkantor devan tadi, nahhkan kalau begini siapa yang salah coba??


memang wanita selalu benar, dan apapun masalahnya akan diungkit kembali dari masalah yang sudah berlalu sebelumnya, dan itu bukan hanya sekali tapi terus menerus sampai si laki-laki tidak tau akan menjawab apa


"itu tidak benar sayang, dan tidak ada wanita lain yang bisa membuatku tertarik selain kamu" kata dave dengan gombalan yang dibumbui kata-kata cinta agar sarah tidak memperpanjjang amukannya


"tidakk.. buktinya tadi kak dave sangat khawatir ketika wanita itu hampir jatuh kelantai" kata sarah semakin membuat suasana memanas


"sayang, aku tidak bermkasud apa-apa dengan wanita tadi, lagi pula wanoita tadi sudah punya suami dan anak" kata dave agar sarah tidak lagi menbahas tentang wanita yang dikantornya tadi


telakk...


mendengar perkataan dave, sarah langsung diam dari tadi ia membahas istri orang dalam hubungan mereka, dan itu membuat dave gemas sendiri dengan kekasihnya


"apa masih mencurigaiku dengan wanita yang sudah bersuami, nanti suaminya marah loh karna kamu fitnah istrinya"" kata dave mencoba mencairkan suasana dengan menggoda sang kekasih


"tidak,, pokonya kak dave jahat" kata sarah dan berbalik melangkah meninggalkan dave diluar sendirian


"astaga gini amat punya kekasih labil, sungguh susah untuk dibujuk" desah dave dan mengejar sarah untuk membujuknya kembali


sementara dikamar grece dan devan, saat ini mereka sedang dimabuk oleh gairah api cinta yang mereka salurkan satu sama lain, sejak dari kantor dev merengek untuk menjengus anaknya yang sudah tidak bertemu dengannya tiga hari


lima menit sebelum kejadian wkwwkw


"sayang akiu menginginkannya" kata devan ketika baru saja mereka tiba dikamar dang langsung menahan grece dipangkuannya


"mas nanti dulu, kita harus menbersihkan diri" kata grece bdan mencoba melepaskan dirinya dari sang suami


"tidak, aku ingin menengok anakku" kata devan dan mengelus perut buncit grece dan memberikan ransangat untuk istrinya


mendapat perlakuan dadakan dari suaminya, mau tak mau grece melengguh dan mengeluarkan suara yang membuat alibi devan semakin naik dan akhirnya mereka saling memuaskan satu sama lain dan menuju puncak nirwana wkwwkk


next


jangan like,komen,favorit kalian ya readers:>