Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 93, jangan takut



Setelah sampai disennuah mall yang terkenal dikota itu,


harris dan jesica langsung memasukinya sambil bergandengan tangan keduanya


masuk sambil tersenyum satu sama lain, mereka akhirnya bisa merasakan seperti


pacarana pada umumnya, menghabiskan waktu bersama dan menikmatinya


“jes, ap akita langsung mencari baju atau jalan-jalan dulu?”


tanya harris pada sang kekasih yang sedang asik melihat sekelilingnya, rasanya


sudah lama jesica tidak menikmati seperti ini, dan sekalinya keluar dia bersama


orang yang dia cintai saat ini


“kita makan dulu, habis itu mencari baju” kata jesica sambil


mengedipkan matanya, harris yang melihat itu mau tak mau gemas sendiri dengan


jesica


Jangan menampilkan wajah imut seperti itu jes, aku tidak


yakin pria tidak tertarik padamu” kata harris sambil menoel gemas hidung


kekasinya dan mencium pipi jesica ditengah keramain, hal itu membuat beberapa


anak ABG yang tidak jauh dari mereka tersenyum salting melihat dua sejoli yang


dimabuk cinta


“jangan seperti ini har, aku malu diliatin orang” kata


jesica dengan wajah merona malu sambil mencubit ringan pinggang harris


“hahah.. jes berhenti, sekarang kit acari tempat makan” kata


harris sambil menggandeng taangan jesica seolah tak mau berpisah barang semenit


pun


Akhirnya keduanya sampai kesalah satu tempat makan di mall


ttersebut, dengan memilih duduk di belakang sudut, keduanya memilih menu


makanan yang ada disana, hampir memiliki kesamaan, keduanya memilih makanan ala


local dengan minuman yang hampir sama juga


“jes, apa kamu tidak menyukai makanan asing?” tanya harris


saat melihat pesanan mereka hampir sama  namun berbeda varian dan tentunya rasa juga beda


“bukan tidak suka har, hanya saja makanan local adalah


makanan kesukaanku sejak dulu, bagaimana denganmu?” tanya jesica berbalik


“semenjak aku diindonesia, aku lebih menyukai makanan


Indonesia dari pada makanan luar, karna menurutku rasanya sangat pas dilidahku”


kata harris tersenyum saat pertama kali ia menikmati makanan Indonesia


sangatlah asing baginya, namun seiring berjalannya waktu ia terbiasa bahkan


masuk dalam daftar makanan kesukanannya


“hahahha.. ternyata bule didepanku ini berbeda dari kebanyak


bule” kata jesica tertawa renyah, dan itu membuat harris tersenyum Bahagia,


akhirnya Wanita ini bisa merasakan kebahagiaan saat bersamanya


“makanannya sudah datang, dan amri kita menikmatinya” kata


jesica tersenyum saat melihat pesanan mereka datang


Dirumah hernandes semuanya sudah selesai, makan malam untuk


nanti sudah tersedia, dan devan menyuruh grece untuk istirahat dan pelayan yang


melanjutkan pekerjaan yang tersisa didapur tadi


“mas.. apa aku bisa bermain ponsel? Aku tidak ngantuk mas”


kata grece sambil memayunkan bibirnya, karna kenyataannya adalah begitu,


dirinya tidak ngantuk tapi dipaksa tidur


“diamlah sayang, tidur sekarang, sini mas pelik biar bisa


tidur” kata devan sambil ikut merebahkan tubuhnya disamping istrinya dan memluk


grece sambil mengucup kepala sang istri


“mas.. apa harris akan membawa Wanita cantik?” tanya grece


yang masih tidak bisa memejamkan matanya dan asik berceloteh ria


“iya sayang, kekasih harris pasti cantik, tapi mas juga


tidak tau pasti” kata devan terkekeh mendegar perkataannya sendiri


“as.. ihh ambigu’ kata grece dan dibalas dengan tawa renyah


suaminya, sudah lama juga mereka tidak sepeerti ini, biasnya grece hanya


merajuk dan meminta hal aneh, sangat jarang untuk mereka menghabiskan waktu


bersama dan bercanda seperti ini


“tidurlah, nanti mas bangunin kalau sudah waktunya bangun”


kata devan semakin mengeratkan pelikannya disamping istri tercintanya


“har, ap aini cocok untukku?” tanya jesica sambil


memperlihatkan baju yang ia coba kepad harris yang setia menemaninya


“kurang cocok, terlalu kurang bahan dimana-mana” kata harris


punggungnya yang putih bersih


“kalau yang ini bagaimana?” tanya jesica lagi dan keluar


dengan baju yang lebih tertutup dari yang ia coba sebelumnya, namun warnanya


sedikit mencolok, membuat harris lagi-lagi menggelengkan kepalanya tanda tidak


suka


“kalau yang ini bagaimana?” tanya jesica yang sebenarnya ia


sudah Lelah bolak-baik kamar ganti hanya untuk mencoba baju yang ingin ia pakai


nanti malam


“bagus, yang ini saja, jangan menggantinya lagi dengan yang


lain” kata harris tersenyu puas saat melihat baju terakhir yang jesica coba


sangat cocok untuk kekasihnya itu, warna navy dengan dada tertutup dengan kain


tembus pandang namun tidak rendah, dan bawahan sedikit kembang namun dibawahnya


kuncup, dan polos.


“baiklah, tolong bugkus yang ini y amba” kata jesica


memberikan baju yang baru saja ia coba kepada karyawan disana,sembari


menunggunya ia mengambil ponsel miliknya dan mengambil foto haris yang asik


dengan ponselnya di kursi sofa


“setelah ini kita kemana jes?” tanya harris sambil membawa


barang belanjaan kekasihnya


“tinggal mencari sepatu yang cocok untuk bajuku tadi har?’


kata jesica tersenyum, ia tau harris pasti kesal padanya karna dari tadi mereka


berkeliling dan hanya satu baju yang dapat


“har, apa kamu Lelah?” tanya jesica sambil melirik


kesana-lemari berharap mendapatkan apa yang ia inginkan


“tidak sama sekali, aku bahkan merasa senang bisa menemanimu


menghabiskan waktu satu harian” kata harris tersenyum manis dan membuat jesica


semakin yakin kalau pria yang ada didepannya ini adalah yang terbaik


****


Setelah selesai dengan persiapan mereka, jesica berpamitan


keepada ayahnya untuk keberkujung kerumah mantan kekasihnya sekaligus keluarga


calon suaminya


“ayah kami berangkat dulu” kata jesica ebrsamaan dengan


harris sambil mencium tangan bryan dengan rasa hormat yang tinggi


“hati-hati kalian, beritau aku kalau kalian sudah sampai


disana” kata bryan tersenyum sambil memeluk harris seolah mempercayakan


putrinya seutuhnya dengan pria itu


“baik paman, kalau begitu kami permisi” kata harris dan


meraih tangan jesica untuk melaju kerumah hernandes


Dengan perasaan bercampur aduk jesivca merasa tegang,


bagaimana ia menyikapi keluarga hernandes yang dulu sempat ingin ia hancurkan


“apa kamu taku?” tanya harris yang melihat jesica sedari


tadi diam dan memilin bajunya yang sudah cantik melekat ditubuhnya


“aku takut jika nanti mereka tidak menyukaiku” kata jesica


melirik harris yang tersenyum


“mengapa harus takut, kan ada aku, kamu tidak perlu taku


jes, mereka baik dan menerimamu dengan tulus” kata harris memberi keyakinan


kepada kekasihnya agar tidak terllau memikirkan terlalu jauh


Sementara dirumah keluarga hernandes, grece masih saja sibuk


mengatur makan malam kali ini, ia hanya menggunakan daster bumil dan tangannya


cekatan memindahkan tatanan makanan yang ada diatas meja


“sayang sudahlah, itu semua sudah rapi, tidak perlu lagi


diubah” kata devan yang pusing sendiri melihat bumilnya yang tidak kenal Lelah


itu


“sebentar mas, ini hanya tinggal sedikit lagi” kata grece


dibalas dengan gelengan kepala semua orang yang ada disana


Gimana ya grece nanti ketemu sama jesica, apa dia terima


atau tidak??, komen dibawah:>


next


Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:.