Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
part 59, hilangnya grece



seperti biasanya, grece bangun lebih dulu dari semua penghuni rumah, ia langsung membersihkan dirinya terlebih dahulu dan turun kebawah untuk memasak sarapan untuk meteka semua.


dengan dibantu pelayan yang sudah biasa, grece memasak makanan kesukaan suaminya dan tiga orang tercintahnya wkwk,


"bi.. tolong antarkan ini kemeja makan ya" kata grece sambil memberikan makanan yang sudah siap saja kepafda pelayan


" bi... tolong selesaikan semua ya, grece mau membangunkan mereka dulu" kata grece dan diangguki oleh pelayannya.


grece masuk kedalam kamar dan melihat devan masih stay ditempat tidur sambil memeluk bantal guling, grece menggelengkan kepalanya gemas melihat tingkah devan yang akhir-akhir ini sangat manja kepadanya


"kak dev..ayo bangun ini sudah pagi loh" kata grece sambil mencium kening devan


" uughh.." hanya ******* yang keluar dari mulut devan tanpa membuka matanya dan semakin memeluk bantal gulingnya dengan erat.


"kak dev... ayo bangun ini sudah mau siang loh masa tidak mau bangun sih.. nanti aku tinggal mau??" tanya grece mulai mengancam suaminya


'sayang seebntar lagi yahh.. aku masih mengantuk sekali, semalam aku baru tidur jam 3 pagi" kata devan dan maah menarik grece agar ikut tidur dengannya, memeluk tubuh istrinya dengan erat seolah tidak mau lepas


" kak dev.. ayo bangun, nanti kita telat lohh" kata grece sambil mengelus pipi suaminya dengan lembut dan mencium bibir devn sekilas


 


" sayanga jangan memancingku,, aku masih punya tenaga yang cukup untuk memakanmu saat ini juga" kata devan dengan senyuman licik dan mencum bibir ostrinya


"stopp... jangan lanjutkan!! ayo kak dev bangun dan langsung bersihkan diri" kata grece yang menghentikan kelakuan suaminya agar tidak sampai membuanya mandi dua kali.


'sayang.. aku mencintaimu" pertama kalinya devan mengatakan hal seperrti ini kepada grece, meskipun selama ini devan menunjukkan sikap yang lembut dan rasa sayangnya kepada grece, namun mendengar hal ini mau tidak mau grece menjadi tersipu malu dan merasa sangat senang


"sayang kok diam saja? apa kamu tidak mencintaiku?" tanya devan dengan memicingkan mata sebelah


"ehh maaf kak, aku jadi melamun. kakak bilang apa tadi" tanya grece sambil memalingkan wajahnya, untuk menutupi rasa gugupnya


"apa kau tidak mencintaiku?" ulang devan dengan pertanyaan yang masih sama


"aku mencintai kak devan,maka dari itu aku berada disini bersama kak dev, masih disamping kak dev dan masih setia menemani kak devan sampai sekarang" kata grece sambil menutup wajahnya kedada bidang milik devan


devan memeluk erat istinya ada rasa takut kehilangan yang snagat mendalam terhadap grece, rasa cinta yang luar biasa yang ia rasakan saat berada dekat dengan grece.


" terimaksih sayang, aku sangat bersyukur memiliki dirimu sebagai istri sekaligus ibu dari anak-anak kita kelak" kata devan dan menghujami grece ciuman disekitar wajah istrinya.


"aku juga sangat bersyukur memiliki kak devan menjadi suamiku dan menjadi pelindungku sekarang dan masa depan ku" kata grece sambil tersenyum dan mencium bibir devan dengan lembut


mereka tersenyum bahagia, menikmati pagi weekend yang snagat cerah disandingkan dengan suasana romantis dikamar mereka


"mulai sekarang jangan memanggilku dengan sebutan kak, ganti itu hemm?" kata devan dan membuat grece berkerut kening


"jadi aku harus memanggil kak devan dengan sebutan apa?" tanya grece dengan mata polosnya


"bagaimana dengan sayang? atau hubby?" tanya devan dengan tersenyum


" hubby?? ya kamu panggil aku dengan sebutan hubby saja" kata devan dengan tersenyum, sanagat berharap istrinya ini mau memanggilnya dengan sebutan hubby


"ya sudah,... hubby? kata grece dengan tersenyum dan memluk erat devan, sungguh keluarga yang sangat membuat author senyum-senyum sendiri :>


"ya sudah hubby sekarang bangun dan langsung mandi, aku kekamar sarah dulu anak itu jika tidak dibangunkan tidak juga bangun" kata grece dan dijawab iya oleh devan


 


ruang meja makan


" sayang dimana suamimu? tanya lea kepada grece karna melihat grece dan sarah berjalan bersamaan


"mas devan masih dikamar mom, dia baru saja selesai mandi" kata grece tanpa ada rasa bersalah


semua orang yang mendengar perkataan grece menjadi tersenyum tidak karuan, mereka tersenyum lebih senangnya lucio yang mendengarnya, ia merasa bahagia pada alhirnya bisa membuat anak sahabatnya bahagia walaupun sudah ditinggal orangtuanya sejak kecil


"mengapa kalian melihat grece seperti itu? apa ada yang salah dengan grece?" tanya grece dengan bingung dan wajah polos


"tidak syaang, tidak ada yang salah denganmu" kata lea langsung agar grece tidak berfikiran yang lain.


" pagi mom, dad, pagi anak tengik", kata devan turun dari tangga


"pagi sayang..pagi kakak manja" kata lea dan sarah bersamaan, seketika devan menatap sarah denagn tatapan yang tidak brersahabat


"ada apa kak dev? jangan menatap sarah dengan tatapan seperti itu, kak dev seperti seorang yang punya dendam pribadi dengan sarah" kata sarah dengan bibir tersenyum mengejek


 


"sudah..sudah, mengapa kalian setiap hari harus bertengkar, dudk dan makan!!" kata grece yang sudah bosan mendengar perselisihan antara adiknyaa dan suaminya.


"hari ini kita harus menghabiskan waktu dengan bersenang-senang diluar, jadi kita akan keluar sesuai yang sudah daddy katakan kemarin" kata lea seketika membuat sarah senang bukan main


"setelah ini kalain bersiap untuk keluar" kata lucio dan membuat lea maupun sarah tersenyum satu sama lain, beda dengan grece yang notabenya sangat tidak suka dengan yang namanya tempat ramai


next


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian :>