
malam harinya, grece menyiapkan makan malam untuk keluarganya, sedangkan mereka semua hanya diam melihat grece mengambilkan makanan di piring mereka masing-masing
tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulut mereka semua, menikmati makan malam mereka seperti biasanya, tetapi tiba-tiba kevin menyuruh grece bergabung dengan mereka makan malam bersama
apa yang terjadi?? apakah ada sesuatu yang membuat papa berubah baik padaku?? mengapa dua hari berturut-turut papa seperti bersikap baik", grece membantin dalam hatinya memikirkan sikap kevin yang berubah baik padanya
"grece, jangan bengong saja, nikmato makan malam mu sayang",kata kevin sambil tersenyum kepada grece
sarah dan emita melihat perubahan sikap kevin seperti itu hanya bisa menggeleng dan tidak mau tau, pasalnya kevin selalu bersikap bodo amat kepada grece, tidak mungkin tiba-tiba kevin langsung berubah baik tanpa ada seusatu yang akan ia lakukan
"ehh... iya pa, grece sudah kenyang",kata grece dan mengakhiri makannya dan ingin neranjak dari sana, tapi suara kevin menghentikan langkah grece
"grece jangan pergi dulu, tunggu sebentar, papa mau bicara sesuatu penting kepadamu", kata kevin dan mengakhiri makannya, segera ia menghampiri grece dan mengajaknya duduk di sofa ruang tamu mereka
" ada apa pa?? apa yang ingin papa bicarakan?",tanya grece yang sudah melihat gelagat aneh dari kevin
"jadi begini grece, perusahaan papa sedang berada di ujung tanduk, papa tidak tau harus bagaimana untuk mengatasinya, tetapi ada seorang pemilik perusahaan menawarkan bantuan untuk papa, tapi ada syaratnya",kata kevin mulai menjelaskan kepada grece
"syarat?? syarat apa pa? kenapa papa kasih tau sama grece?",tanya grece sedikit bingung dengan penjelasan dari kevin
" syaratnya dia menginginkan kamu menjadi pembantu dirumahnya grece",kata kevin dengan melirik kearah grece,
mendengar hal itu grece terkejut dan menjauh dari kevin, mengapa pemilik perusahaan itu menginginkan dirinya??
" tapi mengapa harus grece pah?? menjadi pembantu lagi?? aku tidak mau, aku ingin melanjutkan pendidikanku",kata grece dan berdiri meninggalkan kevin, seketika suara kevin meninggi dan membuat grece terkwjut bukan main
"grece!!!! tidak ada bantahan untuk apa yang papa suruh, kau harus menyelamatkan perusahaan papa, kau harus membalas kebaikan papa dan mama karena sudah membesarkan mu!!!!", kata kevin dengan amarahnya dan menarik tangan grece kasar dan menyeretnya keluar dari rumah
grece menangis dan ingin memberontak, bisa saja ia melawan kevin dengan apa yang ia punya, tapi ia tidak ingin melakukan itu, sama saja ia membocorkan dirinya yang sebenarnya kepada keluarganya
sesampainya didepan pintu, kevin melemparkan grece sampai tersungkur dilantai, dan seketika itu juga sebuah mobil datang di depan mereka
dengan perlahan tapi pasti, orang yang berada didalam mobil turun dan memperlihatkan seorang pria yang bertubuh atletis, dengan gaya tegas dan berwibawa
" selamat malam tuan, ini anak saya yang ingin anda bawa, saya akan mempersiapkan baju-baju miliknya segera",kata kevin sembari membungkukkan tubuhnya dan memanggil istrinya dari dala
"siapkan semua barang milik grece, mulai hari ini ia akan tinggal dirumah tuan devan menjadi pembantunya", kata kevin kepada emita dan langusung di angguki oleh emita dengan wajah senangnya
grece seketika berdiri dan melihat siapa yang menjemput dirnya, seketika ia terkejut dengan apa yang ia lihat
tuan lampu merah??, mengapa dia ada disini, jangan bilang dia yang akan jadi majikanku",grece membatin dan masih menatap wajah datar drvan dan asistennya dave
kena kau gadis kecil, hahhaha lihatalah wajah bodohnya itu, huh menyebalkan",devan membatin sambil melototi grece dengan tatapan tajam
"silahkan tuan, ini barang-barang miliknya semua",kata emita memberikan sebuah koper kepada grece dengan wajah seolah mengejek grece
"dave, masukkan kopernya kedalam mobil, dan kau masuk ke mobil, mulai hari ini kalian tidak punya hubungan apa-apa lagi, dan ingat satu hal, perusahaan mu masih berada di genggamanku, pastikan anakmu ini tidak berbuat ulah saat dirumahku", kata devan dengans suara penuh penekanan dan perintah mutlak,
" baik tuan, saya pastikan itu tidak akan terjadi, grece kau dengar itu, jangan berulah dirumah tuan devan, apaoun yang ia katakan kau harus turuti",kata kevin sembari melihat sinis kearah grece
sementara grece sendiri seperti tak acih dengan suasana itu, pikirannya saat ini sedang melayang entah kemana
"dave ayo kita pergi, gadis kecil ayo masuk",kata devan dan menarik tangan grece masuk kedalam mobil miliknya
dave melajukan mobilnya untuk pulang keapartemen milik devan, saat ini devan dan grrce sementara waktu akan tinggal disana, devan berencana akan membawa grece pulang kerumah milik keluarganya
"ayo turun, dan bawa koper milikmu ini",kata devan dan diangguki oleh grece, sedri tadi tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut grece
" mulai saat ini apapun yang aku katakan kau tidak boleh membantahnya, dan satu lagi keluargamu sudah menanda tangani surat perjanjian padaku, nasib keluargamu berada ditanganku saat ini, jadi kau tidak bisa melawan", kata devan dengan mendudukkan tubuhnya disofa ruangannya
"baik tuan",hanya itu saja yang keluar dari mulut grece, maklum saja ia gadis yang cuek dan terkesan dingin, tidak akan peduli dengan orang lain disekitarnya
" hah kau memang gadis yang menyebalkan dan keras kepala",kata devan geram dengan jawaban yang diberikan oleh grece
" tuan, saya tidur dimana?",tanya grece tanpa mempedulikan ocehan devan
" kau tidur di sofa ini,hanya ada satu kamar disini, dan itu kamar milikku",kata devan menatap tajam kearah grece
" tuan saya mempunyai permintaan selama menjadi pembantu disini",kata grece dengan menatap manik mata devan
"apa itu, katakan saja. selama tidak membuatku rugi tidak masalah",jawab devan dengan cuek
"aku ingin selama tinggal menjadi pembantu tuan, aku bisa melanjutkan pendidikan ku, dan juga aku tidak ingin di kekang dengan peraturan yang tidak masuk akal",kata grece yang mana hal itu membuat devan mengeritkan keningnya mendengar perkataan grece yang terakhir
" baiklah, lakukan sesukamu, aku tidak mengekangmu, tapi selalu ingat batasanmu saat diluar, kau harus menyelesaikan tugasmu lebih dahulu jika ingin pergi keluar",kata devan dan dijawab iya oleh grece
"istirahatlah, besok kau harus bangun cepat dan menyiapkan segala keperluanku kekantor",kata devan dan meninggalkan grece disana sendirian
kenapa ya takdir ku bisa seperti ini, apa aku harus mengikuti apa yang dikatakan oleh harris, meninggalkan kehidupan ku yang menyedihkan ini dan mengikuti mereka saja??", grece menatap langit-langit apartemen itu dan tidak terasa ia tidur dengan pulasnya
#next
semoga suka dengan novel baru authot😍😍