
Dikamar pasangan devan dan grece, mereka juga menikamti
pemandnagan vila yang langsung terlihat dari ranjang mereka, sengaja didesain
oleh devan dulu untuk dia dan istrinya jika ingin berlibur kevila itu, kamar
yang langsung memperlihatkan pemandnagan diluar vila hanya melihat dari ranjang
saja
Devan merebahkan dirinya disambil grece yang masih sibuk
menikmati alam luar, ini kedua kalinya untuk grece datang ketempat ini dan
merasakan indahnya ciptaan Tuhan, devan yang ingin merasakan bermanja dengan
istrinya merebahkan kepalanya dipaha grece, mendapat perlakuan seperti itu dari
devan, grece langsung paham dan mengelus rambut suaminya dan tersenyum manis
“mas” panggil grece kepada devan dan langsung dilirik oleh
suaminya yang tampan itu wkwkwk
“ada apa sayang?’ tanya devan dengan lirikan mata yang kepo
denga napa yang ingin dikatakan istrinya
“bagaimana jika dulu mas menceraikanku, apa mas akan menikah
lagi?’ tanya grece bernostalgia dengan pernikahan paksa mereka, yang didasarkan
dnegan perjanjian tanpa ada rasa sedikitpun, bukan hanya itu, bahkan mereka
baru kenal beberapa hari saja
“tidak, aku sudah pernah bernaji dalam hodupku, hanya sekali
saja menikah seumur hidup, dan Tuhan baik, mempertemukan aku dneganmu yang
dingin plus datar dulu, hingga akhirnya membuatku jatuh cinta padamu dan
memilih mempertahankanmu” kata devan mengelus perut buncit grece dan sesekali
menciumnya dnegan gemas
“bagaimana jika dulu aku tidak membalas cintamu mas, apa
kamu akan tetap berjuang atau melepaskanku?” tanya grece lagi, dan hal itu
membuat devaan tersenyum sambil menggerakkan tangannya menelusup kedalam baju
istrinya
“tidak, aku akan tetap berjaung sampai kamu menerimaku, bila
perlu aku membuat mu hamil dan mengurungmu disampingku selamanya” kata devan
dan mere**mas squishi istrinya dengan lembut\, memainkan put**ing grece sampai
membuat istrinya menggelinjang geli
“mas, jangan seperti itu, aku ingin bertanya lebih banyak
lagi’ kata grece dan diangguki oleh devan, namun bukannya berhenti devan malah
menyenderkan tubuh grece ke sisi pinggiran ranjang, agar dirinya bisa lebih
leluasa menikmati mainan kesukaannya
Devan langsung membuka baju grece keseluruhan dan meny**usu
tanpa mendengarkan peringatan istrinya, grece yang sudah terbiasa dnegan
kelakuan manja devan hanya bisa diam dan mengelus kepala suaminya
“mas, jika nanti anak kita lahir perempuan apa kamu marah?’
tanya grece dan melihat wajah suaminya yang menggemaskan saat seperti itu
“ laki-laki dan perempuan sama saja, aku bisa membuat adonan
lebih banyak lagi sampai rumah kita ramai” kata devan dan Kembali menikmati
mainannya
“kamu piker mengandung itu enak mas” kata grece cemberut
mendnegar ocehan suaminya yang tidak memikirkan dirinya yang Lelah mengandung
bibit unggul suaminya
“kan kamu tinggal diruamah sayang, tidak mengerjakan apapun,
hanya memberikanku anak yang banyak” kata devan teratwa dan Kembali pada
mainanya, grece mendengarnya langsung menoyor kepala devan namun sesaat
kemudian dia tersenyum dan mencium kepala suaminya
“terimakasih sudah menerimaku dengan tangan terbuka, bahkan
menutupi kekuranganku dengan sempurna” kata grece dan diangguki oleh devan,
tidak mau melepas mainannya lagi membuat grece semakin gemas melihat tingkah
devan seperti anak bayi saja
Kembali kesuasana pasangan pedofil yang tengah selesai
menikmati angin malam, kini mereka memilih masuk untuk beristirahat, sesaat
kemudian sarah menarik tangan dave u ntuk ikut dnegannya tidur bersama, dave
“ada apa bby?” tanya dave menaikkan salah satu alisnya
menatap satah dengan wajah linglung
“tidur bersama, aku ingin tidur bersama bby” kata sarah
dengan mata sendu dan nada lirih dan lesu, ia ingin tidur bersama kekasihnya
tanpa melakukan hubungan terlarang
“tapi bby, nanti kalau tuan dan nyonya tau gimana?’ tanya
dave masih takut jika dirinya melakukan kesalahan
“selama kita tidak melakukan hal yang terlarang itu tidak
apa-apa bby” kata sarah dan dave menimbang perkataan kekasinya, sampai akhirnya
dave setuju dengan ajakan sarah dan masuk kedalam kamar yang sama
Keduanya membersihkan kaki terlebih dahulu sebelum menaiki
ranjang tidur mereka, dave langsung mengambil posisi metrebahkan tubuhnya dan
diikuti oleh sarah, keduanya tertidur saling berpelukan, namun sebelum
benar-benar tidur, dave mnegecup kepala sarah dengan sayang dan lembut
“selamat istirahat bidadariku, aku disini untukmu” ucap dave
dan dibalas senyuman sarah dan keduanya mengarungi mimpi bersamaan
Aaaaa… othor jadi baper sendiri kalau ngetik sance sarah dan
dave, pengen juga kaya mereka uwu uwuwan, tapi apalah daya othor yang jomblo
ini, hanya bisa menghalu tanpa merasakan wkwkwk
****
Pagi hari menjelang, mereka semua bersiap untuk pergi
kepantai, karna tidak jauh dari lokasi vila mereka, ada pantai yang tak kalah
indahnya juga, banyak pengunjung yang datang disana baik local maupun
mancanegara, setelah selesai sarapan, mereka semua bersiap untuk terjun ke
pantai, grece yang sejak hari pertama sudah menantikan moment ini mau tak mau
sangat senang dan tidak sabaran
“cepatlah kalian, apa lagi yang kalian tunggu?” tanya grece
yang sudah bersiap masuk ke dalam mobil yang akan membawa mereka kepantai
“sabarlah sayang, jangan buru-buru, lagipula ini masih
terlalu pagi” kata devan menggelengkan kepalanya melihat kelakuan bumil satu
ini
“kalain ini terlalu lama, tidak bisa diajak kompromi
sedikitpin” mulai omelan bumil yang menghiasi pagi hari keluarga hernandes,
semuanya hanya menahan tawa melihat kelakuan grece itu
“astaga sayang, berhentilah mengoceh, nanti anak kita
kelelahan karna mamanya terus ngomel dari tadi” kata devan pusing sneidiri
dnegan kelakuan bumilnya
‘iya mas, aku tau, tapi mereka ini terlalu lama” kata grece
lagi dan lagi bumil itu tidak mau mengalah ataupun sekedar mengiyakan
‘sudah..sudah, jangan bertengkar, ayo kita berangkat’ kata
lea yang juga pusing mendnegar ocehan menantunya, pagi siang sore bahkan malam
hari selalu menjadi santapan mereka
Mobil mereka akhirnya melaju kepantai, dnegan perasaan
Bahagia semuanya terliihat berseri-seri, hanya bryan saja yang terlihat murung
dan tidak bersemangat, melihat hal itu sarah mulai beraksi dengan keceriaannya
“ayah bryan, kenapa wajahnya ditekuk, apa semalam
kedinginan?’ tanya sarah dengan ejekan dan tertawa melihat ekspresi bryan yang
berubah seketika
“mungkin tadi malam tidak merasakan hangatnya cuaca vila”
kata jesica menimpali perkataan sarah dan membuat semua orang yang ada disana
tertawa
“huh.. mentang-mentang kalain punya pasangan dan mengejekku
seperti ini, awas saja nanti aku akan mencarikan yang lebih cantik dari kalian
disini’ kata bryan dengan sewot dan semakin membuat mereka tertawa
next
Jangan lupa like,komen, dan favorit kalian ya redaers😊