Falling In Love With A Cool Wife

Falling In Love With A Cool Wife
PART 85,masalah baru



Masih bertengger dengan seseorang yang ingin menemui Wanita


yang selama ini ia dukung untuk tetap menjalani hidupnya, dan tidak ada yang


tau bagaimana hati harris kepada Wanita itu, yah priaa yang tadi dimarkas utama


yang dikelola oleh lucio adallah harris, karna sekarang organisasi yang mereka


jalankan sudah beerpindah tangan kepada harris, dialah yang menjadi penanggung


jawab organisasi itu sekarang


Dengan mengendarai mobil miliknya, harris dengan cepat


menuju rumah jesica, mantan kekasih anak tuannya itu membutuhkan dirinya selama


beberapa bulan terakhir ini, dan harris adalah pria normal yang  punya hati untuk jatuh cinta, ia merasa


pertemuannya dengan jesica dimalam yang ganas tiga bulan yang lalu membuat hati


seoarang harris terenyuh karna melihat obsesi besar yang ada dalam diri jesica,


dan ia berniat ingin mengubah pandangan Wanita itu terhadap dunia.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, jam menunjukkan pukul


satu lewat lima belas menit, dan itu artinyanhanya butuh waktu satu jam untuk


harris sampai kekediaman jesica


Harris langsung memasuki Kawasan rumah jesica dengan meminta


ijin kepada pengawal yang berjaga diluar rumah lebih dahulu


“hallo paman, maaf menganggu waktu anda” kata harris Ketika


masuk kedalam rumah dan mendapati bryan yang duduk disofa ruang tamu


“ehh,, nak harris apa kabar? Sudah lama tidak kesini” kata


bryan dengan hangat dan menjabat tangan harris serta mempersilahkannya untuk


duduk


“bagaimana perkembangan organisasi kita har?” tanya bryan


meskipun mereka sudah menjadi satu organisasi, masih saja jarang bertemu karna


bryan lebih banyak menghabiskan waktu dirumahnya menjaga jesica dari pada ikut


mengurus organisasi


“semuanya berjalan lancer paman, namun saat ini ada


seseorang yang berani menyeleneh dan menyimpang dari kita” kata harri dengan


nada yang sudah berubah menjadi penuh penekanan


“hahahah.. mungkin dia baru masuk kedunia kita har, belum


tau bagaimana cara kitabekerja” kata bryan dengan tertawa hambar mendengar


penuturan harris


“teang saja har, itu masih anak bawang, bagaimana jika


seperti dulu?” tanyabryan, dia yakin harris bisa mengatasi semuanya tanpa harus


melibatkan dirinya apalagi lucio


“aku bisa mengatasinya paman, hanya saja aku muak dengan


orang-orang yang tidak tau diri” kata harris sambil tersenyum smirk


“aku percaya padamu har, oh ya jesica ada dikamarnya” kata


bryan to the point, ia tau alasan edatangan harris kerumahnya karna putri


kesayangannya


“baiklah pama, saya keatas dulu menemui jesica” kata harris


undur diri dan diangguki oleh bryan, ia mencoba mempercayakan putrinya untuk


harris, bryan percaya harris pria yang baik dan bertanggung jawab untuk masa


depan putrinya


“semoga kamu bisa menjadi yang terbaik untuk putriku har”


batin bryan dengan tersenym dan penuh harapan


Sedangkan dikamar jesica putrinya, dengan wajah yang Bahagia


jesica menyambut kedatangan harris, ia langsung berhambur kepelukan harris yang


baru saja masuk kedalam kamarnya, sudah beberapa minggu mereka tidak pernah


bertemu lagi karna harris selalu sibuk dengan urusannya


“jes, jangan seperti ini, duduklah dengan baik” kata harris


saat jesica langsung menumbruknya dan memeluk dirinya


“tidakk.. k;amu jahat tidak pernah menemuiku lagi” kata


jesica sambil terus memeluk harris dengan sangat erat, seolah takut jika


dirinya pergi lagi


“tidakk akan, aku tidak akan meninggalkanmu, jadi lepaskan


jes” kata harris dengan lembut dan melepaskan ppelukan jesica, harris beralih


duduk diatas ranjang jesica dan tiba-tiba dengan cepat jesica duduk di pangkuan


harris


‘aku merindukanmu har” kata jesica dan mengalungkan


tangannya keleher harris, dengan mata mereka saling beradu dan bersitatap satu


sama lain


“jes, jangan seperti ini, aku pria normal yang juga bisa


nafsu” kata harris to the point agar jesica tidak bersikap sembarangan yang


bisa menaikkan alibinya


dengan perkataan harris barusan, ia masih tetap bersikeekeuh untuk duduk


diipangkuan harris dan wajah yang kian mendekat


“jes jangan seperti ini, aku tidak yakin bisa menahan diri”


kata harris dengan jantung yang sunah mengajaknya senam dan wajah yang merah


menahan sesuatu


Sedangkan jesica masih saja tidak menghiraukan peringatan


harris, dirinya tetap memancing harris, entah itu karna ia sudah nyaman dan


mencingai harris atau hanya ingin mengerjai harris saja


“jes, ku kohon jangan seperti ini” kata harris dengan suara


serak dan mencoba agar tidak terpaning dengan jesica,, padahal saat ini harris


bisa saja menerkam jesica dengan muda, benda kenyal milik jesica sudah menempel


didadda bidang harris dan bibir jesica hanya jarak tiga senti dari bibirnya


“kamu memang tidak menginginkan ku ris” kata jesica dengan


nada kecewa dan berniat berdirii dari pangkuan harris, tapi dengan segera


ditahan oleh harris dan itu membuat jesica bingung dan menatap harris nanar


“ada apaa har?”tanya jesica ditengah rasa kecewanya dngan


harris, karna sejauh ini dia sudah berusaha untuk membuat harris menjamah atau


sekedar berbuat lebuh padanya, namun ternyata itu sia-sia belaka


“apa kamuy akin dengan keputusan yang kamu ambil jes?, karna


aku tidak akan melepaskan jika sudah ku sentuh” kata harris, perkataannya itu


tentu membuat jesica paham maksud dari apa yang dikatakan oleh harris, ia bukan


anak kecil yang baru mengijak dewasa, namun umurnya sudah cukup matang untuk


berkeluarga


“aku yakin har, aku yakin dengan perasaanku padamuu” katta


jesica dengan menundukkan kepalanyaa, malu. Itulah hal yang dirasakan oleh


jesica karna mana mungkin dia yang mentakan perasaan lebih dulu kepada harris,


hanya karna persoalan nyaman dan takut ditinggal harris


“ jangan mengatakan seperti itu lagi dengan pria lain jes,


aku tidak suka!” kata harris dengan tajam dan mata yang sudah kesana-kemari,


tanpa disadari jesica bibir keduanya sudah melabuh sempurna


Cup…


Satu kecupan dilayangkan harris dan merasakan manisnya bibir


jesica yang menggodanya dari tadi, harris sudah mengatakn jika dirinya tidak


akan bisa menahan jika sudah dipancing seperti tadi, tidak hanya berhenti


diditu saja, harris Kembali merakan bibir jesica dan memperdalamnya, tangan


harris terangkat ketas dan menekan leher jesica untuk lebiih merasakan dalamnya


cinta ia miliki untuk Wanita itu, sedangkan jesica hanya mengikuti permainan


harris tanpa menolak sedikitpun


Bahkan ia merasa senang karna pada akhirnya harris mau jujur


dengan perasaannya, dan bisa menerima dirinya baik kekurangan dan kelebihan


yang ia punya, penyatuan mereka kali ini, dapat mengartikaan bahwa keduanya


sama-sama membutuhkan satu sama lain, dan hati mereka sudah berpacu untuk


saling melengkapi


Emphhh…


Emphh..


Bibir keduanya saling bertautan, dan jesica masih


mengalungkan tangaannya dileher harris, baru kali ini harris merasakan


nikmatnya mencicipi sesuatu yang manis, selama hidupnya, miris bukan??


“sudah ku bilang, kau tidak bisa menahan diri, jangan


memancingku lain kali jes” kata harris diakhir ciuman panas meereka


“tidak.. selama ada kesempatan mengapa aku tidak boleh


menggoda kekasihku” kata jesicaa asal, dan tidak sadar harriss dibuat melayang


dnegan kata-kata yang baru sajaa ia lontarkan


“kekasih?” tanya harris engan bingung maksud perkataan


jesica, sejak kapan mereka pacarana?


“iya, mulai sekarang aku mengangkatmu menjadi kekasihku”


kata jesica dengan tertawa senang, sedangkan harris Bahagia bisa melihat jesica


tertawa selebar ini


“baiklah, kekasiku” kata harris dan semakin membuat jesica


tertawa lebar, mereka tidak tau bahwa bryan mmendngar gelak tawa putrinya dari


luar, ikut merasakan Bahagia karna jesica sudah bisa tertawa seperti itu


next


Jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers:>