
hari ini,tepat dimana usia baby twins sudah delapan bulan, disinilah kesabaran seorang ibu diuji, belum lagi si abang yang rewel jika tidak digendong maminya,dan si adek yang selalu menangis karna ditinggal paoinya bekerja, grece menjadi pusing sendiri karna anak-anaknya yang semakin tidak bisa ditinggal sebentar pun
"sayang, ceoatlab keluar,fano terus menangis,aku tidak bisa menenangkannya",teriak devan dari kamar kepada istrinya yang sedang mandi
"ohhb astaga sayang,jangan menangis lagi hemm,laki-laki yang kuat tidak boleh cengeng",kata devan sambil menepuk pelan pantat baby fano,sementara baby fany sudab anteng diam di pangkuan papinya
"sayang aku tidak bisa menggendong mereka sekaligus",kata devan mengeluh kepada istfinya yang baru saja keluar dari kamar mandi,dengan cepat grece menggemdong baby fano dan langsung diam,grece juga memberikan susu formula keoada putranya itu agar tidur
"apa semuanya sudah bersiap mas?",tanya grece yang tidak bisa membantu adiknya persiapan pernikahan karna harus mengurua dua bocah yang sedang rewel
"sudah sayang, mereka tinggal mwnungu pengantin wanita dan kita,lagi pula masih lama, tersisa 2 jam lagi,kata devan sambil mengelys kepala putrinya dengan lembut
"dia sangat mirip denganmu sayang, bahkan ketika menangis pun dia cerewet",kata devan tersengum mekihat putrinya yang sekarang lebih aktif dari dulu, bahkan anak-anak mereka sudah bisa mengucapkan kata mami da papi, sekarang merka fokus membuat anak-anak nya cepat berjalan
"dia sangat mirip denganmu, kalau dirasa tidak ya tidak,sangat tidak bisa di negoisasi",kata grece sambio mencium pipi putranya yang menurutnya menggemaskan tapi kadang bikin kesal
"apa kamu tidak mau tambah lagi sayang?",tanya devan menggoda istrinya,dwngan cepat grece melototkan matanya
"mengurus dua saja sudah bikin kepala pusing apalagi mau tambah mas",kata grece sambil meletakan bay fano fi ranjang dan segera ia memakai bajunya, namun bukan baju untuk kepesta grece malah memakai baju yang mudah saja agar nanti ketika anak-anaknya rewel ia langsung bisa sigap membawanya
"mas, taruh saja fany disana,pakai ceoat bajumu",kata grece menyuruh suaminya, tanpa bantahan lagi devan langsung segera melaksanakan apa yang diperintahkan istri tercintanya
ditempat lain, tepatnya dihotel yang disewakan oleh mommy lea dimana tempat pengantin pria bersiap untuk pernikahannya, ada harris dan mommy lea yang menemani dave disana mereka semua terlihat memasang wajah masam karna ulah pengantin pria yang dari tadi tidak tau apa yang mau lakukan,
dari tadi mommy lea sudah pusing dibuat dave, pria itu yang mau menikah tapi malah tidak tau bagaimana persiapannya, dave dari tadi terlihat gugup padahal belum juga apa-apa, sedangkan harris asik meledeknya dan menertawakan dave
"sudahlah harris,kasian dave yang tadi yafi gelisah, jangan menggodanya lagi",kata mommy lea yang sebenarnya juga ingin tertawa melihat dave yang terlalu gelisah
"baik mom",kata harris namun tetap cekikikan dibelakang mommy lea,sedangkan dave dari tadi diam haya menyimak saja
"dave apa sudah selesai? kita sudah ditunggu di gereja",kata daddy lucio yang dari tadi asik melihat ketiga orang didepannya
"sudah dad, kita berangkat sekarang",kata dave dan diikuti oleh mommy lea dan harris,diperjalanan dave lupa-lupa ingat apa yang akan ia jawab dan katakan nanti, mungkinkah nanti dia akan salah bicara dan membuat malu, utu yang sedang ia pikirkan
"kamu tidak da yang tinggal lagi kan dave?",tanya mommy lea
"tidak mom,semua sudah beres",kata dave mantap meyakinkan diri sendiri pasti bisa melewati hari ini dengan baik dan mengucapkan janji suci di altar dengan lantang
grece yang tadinya sudah mengecek kesekian kalinya persiapan pernikahan dan memastikan agar tidak ada ya g kurang atau masalah, grace memang tidak bisa membantu sarah adiknya bersiap dan berdandan tapi ia bisa memastikan agar acara adiknya berjalan dengam baik tanpa ada masalah sedikitpun
"rah, apa kamu sudah siap?",tanya jesica dan diangguki oleh sarah, dengan cepat grece memberikan baby fano kepada mommy lea yang sudah datang beberapa waktu lalu
"bentar ya mom",kata grece dan diangguki oleh mommy lea, mereka swmua keluar dengan sarah digandeng oleh ayah bryan dan jesica serta grece berjalan dibelakang mereka,sungguh pemandamgan yang indah
sarah yang memakai gaun warna putih terurai kebawah dan make up yang natural dengan gaya rambut yang elegan,sungguh sanagt cantik,dave yang melihatnya hanya melihatnya tanpa berkedip, daddy lucio yang melihatnya tersenyum jahil
"nanti kau bisa menikmati sepuasnya dave, jangan terlalu melihatnya seperti itu,aku tau putriku itu sangat cantik", kata daddy lucio memggoda dave, dan membuat dave malu karna tercyduk
akhirnya acara dimulai, dengan beberaoa pertanyaan yang dilontarkan oleh pendeta kepada kedua pengantin itu, dan saat akhir berdoa dengan cepat dave menarik sarah dan menciumnya,sungguh pemnadangan yang harus diabafikan eh keluarga yang baru sah itu
"terimakasih sayang,akhirnya aku bisa menikahimu dan tidak khawatir lagi dengan rasa rinduku yang setiap hari",kata dave mencium wajah sarah dan mereka akhirnya ketempat resepsi, sydah banyak tamu undangan yang datang disana
tidak hanya rekan bisnis namun juga beberapa tekan sekolah sarah yang mereka undang dan sebagian ikut karna ayah mereka juga rekan bisnis keluarga hernandes
grece dan devan melihat kebahagiaan yabg terpancar setiap tamu dan pengantin, grece berayukur bisa mendapatkan kasih sayang dan keluarga seperti kekuarga suaminya yang menerima dia dan adiknya dengan tangan terbuka tanpa ada kata-kata yang membuatnya tersinggung ataupun sedih
"sayang, apa kamu tidak mau berfoto dengan mereka?",tawar devan yang melihat grece sejak tadi terlaku sibuk dengan anak-anak mereka hingga tidak punya waktu menikmati pesta yang sedang berlangsung
"nanti saja mas, tunghu tamu undnagan selesai memberi Selamat",kata grece yang justru tidak mau sempit-semoitan berada di panggung itu.
"selamat yah rah, semiga kamu bisa menjafi keluarga yang baik dan cepat dapat momongan",kata tekan sekolah sarah diikuti dengan uanh lain memberikan ucapan selamat
sampai akhirnya harris naik kepanggung dengan istrinya yang sedang bumil 3 bulan itu, namun perut jesica tidak terlalu kelihatan karna tubuhnya yang kurus
"selamat ya dave,jangan kasih kendor nanti malam, gas sampai pagi",kata harris dengan tersenyum devil sedangkan dave hanya diam tidak berkutik,antara malu dan takut pada istrinya, melihat hal itu jesica memukul tangan harris agar memfilter perkataannya
"maaf dave, suamiku rada oleng, taoi ada benarnya juga",kata jesica bercanda dan mereka yang ada disana tertawa mendengar bumil itu melucu
#next
maaf ya readers kalau banyak typing nya🤗🤗