
pagi-pagi sekali, grece bangun dan segera menyiapkan sarapan mereka, sudah menjadi kebiasaannya sejak dulu bukan?, ia mulai memotong sayuran dan mencoba membuat sarapan dimana makanannya kesukaan devan, ia masih merasa bersalah karena terlalu kasar peda devan semalam.
dengan dibantu oleh kepala pelayan rumah itu, semua masakan grece cepat selesai dan sudah tertata rapi dimeja makan
" makasih ya bi, grece mau kekamar dulu" kata grece dan dijawab iya oleh pelayan itu
grece masuk kedalam dan melihat devan yang masih tidur dibawah selimutnya, ia mendekat dan pelan-pelan menarik selimut devan sambil menggoyangkan tubuh devan, " kak bangun" kata grece dengan lembut
"kak devan bangun, udah pagi" sambung grece lagi namun masih tidak dihoraukan oleh devan
" kak devan bangun, nanti telat kekantor loh" kata grece menaikkan volume suaranya,berharap agar devan mau bangun
"tunggu sebentar lagi gadis kecil, aku masih ngantuk" kata devan dan kembali menarik selimutnya
" kak devan bangun.... grece hitung sampae dua kalo ga bangun grece tinggal" ancam grece dan mulai menghitung, seketika devan langsung bangun dan duduk diranjang
" gadis kecil!! kau mau bermain-main denganku!?" tanay devan dan langsung mendaratkan satu jentikan dikening grece
"kak devan sakit... sudah sana mandi cepat. awas aja kalau lama ya!?" kata grece dan berjalan menuju walk in closet untuk menyiapkan baju devan
hanya membutuhkan waktu 10 menit, devan keluar dari kamar dan langsung memakai bajunya, ia tidak melihat grece dikamar itu lagi, " pasti dia membangunkan adiknya yang malas itu" kata devan bergumam sendiri
bukannya tidak suka dengan kehadiran sarah dirumah itu, tapi devan kadang kesal dengan sifat sarah yang selalu mengandalkan grece untuk melakukan apapun untuk dirinya,devan ingin sekali menjauhkan sarah dari hadapan mereka wkwkwk
" gasi kecil itu selalu tau memilih baju yang cocok" gumam devan dengan tersenyum tipis sanagt tipis
dibawah, tepatnya dimeja makan sarah sedang ribut dengan grece lantaran dirinya tidak diperbolehkan untuk libur hari ini, padahal sarah dan mom lea sudah membuat rencana yang bagus hari ini
" tidak sarah tidak.. jika bukan hari miggu dan hari libur kamu tidak boleh absen dari sekolah" kaat grece dengan datar
" tapi kak aku pergi sama mom, kakak kan bisa ikut juga" kata sarah tak mau mengalah dan kekeh untuk absen
"sarah kamu dengarkan kakak, atau semua fasilitas kamu akan dicabut oleh kak devan!!" kata grece dengan mata tajam dan dingin
sementara lea, dia hanya bisa diam dan melihat bagaimana grece menyikapi adiknya dan suaminya, ia tersenyum karena ketegasan grece yang mampu memimpin adiknya yang manja itu
" sudah sayang, kita perginya lain kali saja yah.. toh juga kalau kita pergi kak grece tidak iku" kata lea menengahi keduanya
" tapi kan sarah pengen jalan-jalan mom" rengek sarah dan membuat grece melototkan matanya
"jangan macam-macam sarah!! cepat habiskan sarapanmu dan berangkat kesekolah" kata grece dan menghentikan ucapannya kala melihat devan yang sudah berada didepannya
"kak devan cepatlah duduk dan sarapan" kata grece dan mengambil makanan untuk devan
" pasti manja kaya anak kecil, minta disuapi" kata sarah mencibir devan, dan seketika devan melototkan matanya
" cepatlah jangan bertengkar, tidak ada waktu lagi" kata grece dan memberikan piring kepada devan, namun apa yang dikatakan oleh sarah benar, devan tidak mau mengambil piring yang ada ditangan grece
"suapi aku, jika tidak aku tidak mau sarapan!" kata devan dengan uek
" kak malu sama mommmy" kata grece yang menahan kesal diwajahnya
"tidak.. aku tidak malu" sambuing devan yang merajuk seperti anak kecil
lea yang meligat mereka seperti itu hanya bisa tersenyum, ia tau pasti bagaimana anaknya akan memperlakukan grece. ia juga tau seperti apa kepribadian anaknya yang susah diatur dan pengatur itu
"kalian selesaikan sarapannya, mom sudah selesai. dan nanti mom ingin mengajak sarah ke mall terdekat tapi setelah pulang sekolah" kata lea dan membuat sarah menutup kembali mulutnya, setelah tadi ingin berteiak kegirangan
grece menjawab iya dan melototi sarah, seolah memberikan peringatan agar adiknya itu jangan melakukan hal yang tidak baik, atau melakukan sesuatu tanpa pikir panjang
"yayayaya... aku mengerti dengan tatapanmu itu kak, jangan membuatku talu" kata sarah danberlari berangkat sekolah
"sarah jangan berlari, ingat pesan kakak selalu padamu" kata grece setengah teriak
devan melihat wajah grece dari dekat,seketika ada suara yang bersal dari dalam tubuhnya dan hal irtu membuat devan menjadi tidak karuan, ia memalingkan wajahnya agar tidak ketahuan sudah menelisik wajah grece sedari tadi
" kak ini yang terakhir,"kata grece sambil memnyodorkan makanan kepada devan
"aku sudah selesai, aku pergi dulu" kata devan setelah menerima suapan terakhir dari grece dan tidak sadar bahwa dasinya belum terpasang
"kak devan,..." teriak grece dengan kencang, dan seketika membuat devan berbaik arah
"ada apa?" tanaya devan dengan wajah polosnya
"dasi kak devan belum terpasang, bajunya tidak rapi, apa kakak mau kekantor dengan penampilan seperti itu" kata grece dengan tajam dan melangkah kearah devan
devan yang melihat ada aura yang akan membuat dirinya menciut langsung diam terpaku, ia tidak berkutik lagi kala melihat mata tajam grece dan suara lantang namun menusuk dari mulut kecilnya
" aku tidak sadar, aku pikir semuanya sudah beres" kata devan seolah tidak berdosa
" memang kakak tidak pernah memperhatikan semuanya" kata grece dengan dingin dan mengambil dasi devan dari sakunya dan memasangkannya
"selesai" kata grece dan menarik tangan devan keluar rumah
"hati-hati dijalan ya kak, sampai dikantor jangan melihat wanita seksi!!" kata grece dan membuat devan terkejut dengan kata-kata grece barusan
" aku berangkat" kata devan yang tidak ingin melihat kelanjutan wajah kesal grece
grece tersenyum melihat tingkah devan yang terkadang dingin terkadang manja, ia sungguh tidak percaya dengan sikap devan yang berubah-ubah, mungkin dia mempunyai dua sikap kepribadian
grece kembali masuk kedalam setelah melihat mobil devan keluar dari halaman rumah, ia ingin menghabiskan waktu paginya dengan mommy lea,
dengan waktu setengah jam, devan dan dave sampai kekantor. mereka berdua langsung masuk kedalam ruangan masing-masing mengingat pekerjaan mereka lumayan banyak hari ini, karna kemarin devan bekerja hanya setengah hari saja, hari ini juga devan akan bertemu klien yang terbilang penting
next
semoga suka dengan novel baru othor ya readers:>
jangan lupa like,komen, dan favorit kalian">