Enemy, I Love You

Enemy, I Love You
episode 93



setelah selesai berbicara , ocha dan yaya kembali ke ruang tamu . tempat fellix masih menunggu mereka ..


"Fell maaf ya lama . biasa urusan perempuan " ucap yaya seraya duduk di sofa didepan fellix .


"ia gak apa apa santai aja ya .." jawab fellix ..


mereka melanjutkan pembicaraan mereka bercerita . bercanda dan tertawa bersama . melepaskan rasa rindu tiga sahabat itu ..


sampai akhirnya ocha dan fellix harus berpamitan pulang..


"Ya . udah sore , kita pulang dulu ya .. takut kemalaman sampai nya .." ucap ocha berpamitan .


"yah . kenapa si kalian gak tinggal semalam aja temani aku .." Pinta yaya dengan wajah dan suara memelas .


"Hey gak bisa dong . kan kita belum muhrim .. dilarang untuk tinggal seatap... haha " Canda fellix.


yang membuat ocha tertawa hambar . dan yaya melotot kearah fellix .. tapi sepertinya fellix tidak paham dengan isyarat yang yaya berikan ..


sampai akhirnya yaya mendekati fellix dan mencubit perut fellix dengan keras..


"Aw aw .. apaan si ya . sakit tau .." teriak fellix .


"Berhenti ketawa .. gak lucu .. !" seru yaya ..


fellix terdiam dan memanyunkan bibirnya pertanda ia merajuk ..


ocha pun menghampiri yaya dan memeluknya sebagai salam perpisahan .


"cha jangan masukin hati omongan fellix tadi ya . dia cuma bercanda aja kok .. " bisik yaya saat memeluk ocha.


"aku tau kok ya . lagian kan fellix gak tau apa yang aku rasain ke dia . jadi wajar aja dia begitu . karena dari dulu orang yang dia cintai itu kamu ya .. aku gak apa apa kok .. " jawab ocha sama berbisik seraya melepaskan pelukan mereka dan kedua nya pun tersenyum.


sekarang giliran fellix yang berpamitan namun hanya berjabat tangan . tidak lupa yaya juga berbisik pada fellix ..


"Fell tolong jaga ocha ... aku tau kamu orang baik" pinta yaya .


"ia ya aku tau kok ... kalau kamu minta aku untuk jaga dia ,aku akan lakuin , tapi kalau kamu minta aku untuk belajar mencintai dia . maaf ya aku belum bisa . karena cinta aku udah aku kasih semua untuk kamu . " jawab fellix berbisik ..


yaya membelalakan matanya kearah fellix namun dibalas dengan senyuman meledek oleh fellix .


setelah berpamitan yaya mengantarkan mereka kembali ke mobil ..


"Ya , jaga diri kamu dan calon bayi kamu ya .. kita bakalan sering sering jengukin kamu kok. jangan berfikir yang berat berat kasian bayi kamu .. " ucap ocha .


yaya mengangguk mengiyakan kata kata ocha . mereka masuk mobil dan pergi meninggalkan yaya .


kini tertinggal yaya yang masih melambaikan tangan kearah mobil mereka yang sudah jauh . . raut wajah sedih pun kembali menghiasi wajah cantik nya.


"Sepi lagi ..


di rumah segede ini aku sendirian . coba ada..." kata kata yaya terputus karena sadar khayalan nya terlalu tinggi ..


"Ahh apaan si, aku mengharapkan apa si sebenarnya... gak mungkin lah dia kesini " gumam yaya .


ia pun kembali masuk kedalam rumah . duduk di depan televisi, namun tiba tiba saja yaya ingin makan peuyem bandung . ia pun langsung memanggil pekerja dirumah nya.


"Teh .. teteh .." panggil yaya ..


"ia mbak ada apa ?" tanya si teteh


"Teh yaya tiba tiba pingin makan ..." kata kata yaya terhenti karena tiba tiba saja ia teringat kenangan saat ia ngidam pertama kali ,.


"Mbak yaya pingin makan apa ?


biar teteh bikinin ?" tanya si teteh yang merasa aneh dengan sikap yaya yang tiba tiba terdiam dan melamun .


"Ahh nggak teh nggak jadi . yaya tiba tiba hilang selera . . yaya mau istirahat aja ke kamar . teteh boleh kembali kerja lagi aja . maaf ya teh .. " ucap yaya .


"Dulu saat pertama kali ngidam ,aku juga ingin makan peuyem bandung , tengah malam pun dia langsung pergi tanpa protes.. acting yang sangat bagus sampai sampai gak ada yang sadar kalau perhatiannya itu semuanya palsu .. " Gumam yaya mengingat kekecewaannya ..


"Semoga gak terjadi apa apa , kalau keinginan ngidam ku kali ini tidak terpenuhi " gumam yaya. .


ia membaringkan tubuh nya , dan mencoba mengistirahatkan hati dan tubuh nya yang lelah .


#


sementara itu di perjalanan pulang ocha dan fellix saling bungkam tidak ada yang memulai pembicaraan . sampai akhirnya fellix menyalakan musik dengan kencang membuat ocha menatap tajam ke arahnya .


"Fell berisik .." protes ocha seraya mematikan musik itu .


"Ya lagian lo diam aja . ngobrol dong bosen tau .. "


"memang nya mau ngobrolin apaan si fell .. ?" tanya ocha


"Ya apa aja lah terserah..


kalau lo gak ada pembahasan gimana kalau lo dengarin gua curhat aja .. " ucap fellix


"Hmm bilang aja kalau sebenarnya lo cuma mau curhat fell fell ,pakai alasan bosen segala ..." ledek ocha


"hehe ,tau aja ..


oh ia cha menurut lo ,gua jahat gak si kalau mengharap yaya dan alvin benar benar pisah ?" tanya fellix..


yang membuat ocha tersedak tiba tiba


"Ye dia malah batuk .. minum tu ..


terus gimana menurut lo cha ?" tanya fellix lagi. .


"sorry fell , , gua gak bisa jawab fell , intinya itu kalau lo mau tau gimana gimananya tunggu aja nanti saat anak mereka lahir .


memang nya kalau ternyata mereka memutuskan untuk pisah . apa yang mau lo lakuin ?".tanya ocha.


"yah pake nanya lagi , ya gua mau nerusin perjuangan gua buat dapatin yaya yang sempat tertunda lah cha , gimana si , lo kan tau perasaan gua ke yaya dari dulu .. ." jawab fellix tanpa basa basi .


"Ooh ..." jawab ocha dengan nada datar karena kecewa.


"ih kok oh doang si , gak asik ah lo cha .. " protes fellix ..


"hmm gua ngantuk fell, gua tidur bentar ya.." ucap ocha seraya menyandarkan kepalanya di pintu kaca mobil .. dari sudut mata ocha terlihat air mata nya mengalir membasahi pipinya.


("fellix gak salah cha , fellix gak salah") gumam ocha dalam hati mencoba menenangkan dirinya sendiri.


beberapa jam kemudian mereka pun sampai didepan rumah ocha. fellix mencoba membangunkan ocha dengan berteriak di telinga ocha .


"OCHAaaaaa Banguuuunn..." Teriak fellix


ocha yang terkejut secara spontan membalikan wajahnya kearah sumber suara itu . dan secara tidak sengaja bibir mereka saling bersentuhan . kedua nya sama sama terkejut dan membelalakan mata . kemudiaan saling menjauhkan diri satu sana lain ,sampai sampai kepala ocha terbentur kaca jendela..


"Cha lo gak apa apa ?" tanya fellix .


"a .. a.. aku .. hmm.. aku gak apa apa kok fell ..


i .. ini udah sampai dimana fell ?" tanya ocha gelagapan .


"Hmm udah di depan rumah kamu cha , eh maksudnya rumah lo .." jawab fellix salah tingkah .


"kalau gitu , gua turun duluan ya fell ..


hmm sampai ketemu besok .." pamit ocha seraya membuka pintu .


fellix hanya mengangguk dan tersenyum tipis kearah ocha .. lalu pergi kembali melajukan mobilnya meninggalkan ocha yang masih salah tingkah ..