
Alvin melangkah dengan pasti menghampiri ajeng, yang sedari tadi terlihat bahagia akan segera bisa memiliki alvin.
"Vin lo dari mana aja si . semua orang udah nungguin dari tadi , kita udah harus mulai acara tukar cincin vin. " ucap ajeng yang terkesan tidak sabar ..
"Maaf jeng, tadi gua lagi siapin kejutan buat lo .. sebagai hadiah pertunangan kita .. " jawab alvin .
"ya ampun vin , dengan kita tunangan aja itu udah jadi hadiah terbesar dalam hidup gua.." ucap ajeng dengan senyum yang mengembang dibibir nya .
"tapi hadiah yang ini , gak akan bisa lo lupain seumur hidup lo jeng, karena setelah lo tau kejutan yang gua kasih hidup kita akan berubah. .." ucap alvin dengan yakin ..
ucapan alvin membuat ajeng semakin penasaran .
saat pembawa acara hendak memulai acara tukar cincin . alvin menghentikannya dan mengambil alih Mic yang host pegang ..
"Selamat siang semua yang hadir disini, terimakasih sudah menyempatkan diri menghadiri acara pertunangan saya dan ajeng . tapi sebelum acara ini saya mulai , saya ingin memberi sedikit hadiah untuk calon tunangan saya terlebih dahulu ." ucap alvin , yang membuat ajeng tersenyum tersipu malu karena sikap alvin yang terkesan romantis .
namun alvin mengeluarkan ponselnya . dan memutar sebuah rekaman . yang berisikan pengakuannya tentang video pembunuhan mila .. seketika semua orang terdiam dan saling berbisik satu sama lain mencibir ajeng . dan ketika itu pula senyum di wajah ajeng berubah jadi tatapan kemarahan ..
ia melangkah menghampiri alvin untuk menghentikan pemutaran audio itu ..
"Bohong itu semua bohong ,
vin apa yang coba lo lakuin sebenarnya. . ?!
apa ini yang lo bilang kejutan yang bisa merubah segalanya !
sumpah ini gak lucu sama sekali vin .. !" ucap ajeng dengan sangat marah .
"kenapa lo bilang gua bohong ?
Bukannya ini suara lo sendiri ?,
lo bilang ini gak lucu ?
Terus apa lo fikir perbuatan yang lo lakuin ke mila itu benar !
dan menjadikan gua sebagai pembunuh itu lucu ! ... " jawab alvin membentak ..
"lo keterlaluan vin , lo permaluin gua didepan orang banyak dihari pertunangan kita. . ?" tanya ajeng kesal .
"Apa kabarnya saat lo permalukan gua ,saat pernikahan gua sama yaya waktu itu ?"
ia tidak menjawab pertanyaan alvin , namun ajeng terlihat menggelengkan kepalanya , dan menghadap kearah tamu undangan .
"nggak , semua yang alvin bilang itu bohong , rekaman itu memang suara saya , tapi saya di jebak oleh alvin untuk mengakui kesalahan yang dia lakukan . , intinya alvin yang sedang berusaha menjadikan saya sebagai kambing hitam disini . !" ucap ajeng membela diri . ..
disaat semua tamu sedang asyik bergosip dan berbisik satu sama lain . tiba tiba seseorang berteriak dan membenarkan rekaman audio yang dibawa alvin ..
"ISI REKAMAN ITU BENAR ...!!!" ucap seseorang itu , yang membuat mata semua orang secara spontan menuju kearah asal suara itu.
begitu juga dengan alvin dan ajeng yang membelalak terkejut ..
"Fellix ..." gumam alvin dan ajeng bersamaan ..
fellix melangkah maju mendekati ajeng dan alvin . ia berdiri tepat di samping alvin yang masih terpaku memandang ke arah fellix dengan heran dan tidak percays bahwa fellix akan membantunya .
"Seperti yang alvin katakan ,dan sesuai dengan isi audio itu , kalau pembunuh mila yang sebenarnya adalah ajeng .. !" ucap fellix menatap benci kearah ajeng ..
"nggak itu gak benar ..
lo berdua sekongkol kan buat nyerang gua , gak ini semua fitnah ..
kalian semua bisa nilaikan kalau mereka berdua lagi berusaha mempermalukan saya .. ,?" kata ajeng pada semua orang disana ..
"kalau gua punya bukti , apa lo akan mengakui semuanya ?" tanya fellix .
"apa buktinya lo nuduh gua yang nyampur minuman mila dengan obat ?" tanya ajeng ..
"Haha (Tawa puas)
Malam itu gua ada disana , karena sebelum mila tidak sadarkan diri , dia sempat memberi tahu gua kalau kalian lagi mengadakan pesta , dan video ini sepertinya cukup buat lo ngakuin kesalahan lo .. video ini cukup lama gua simpan , karena gua yakin , video ini akan sangat berguna suatu saat , gua gak laporin lo ke polisi karena , orang tua mila menutup kasus ini , dan gua gak cukup bukti..
di dalam video ini terlihat lo memasukan sesuatu ke gelas mila , dan meminta alvin yang tengah mabuk memberikan minuman itu ke mila , agar terlihat alvin lah yang bersalah . lalu lo rekam ... " ucap fellix menjelaskan.
"DIAM ... !!!" Teriak ajeng yang mengambil ponsel fellix lalu menginjak nya ..
fellix hanya tersenyum puas melihat ajeng yang seperti orang kebakaran jenggot . ..
"hancurin aja , karena gua udah copy file nya , lo memang licik jeng , tapi lo terlalu bodoh dan ceroboh ... !" ucap fellix lagi yang membuat ajeng semakin gerah , dan menampar fellix , lalu berlari pergi ,..
melihat ajeng melarikan diri ,fellix berusaha mengejarnya .. namun alvin menghentikan langkah fellix ..
"Biarin dia pergi fell, karena dia gak akan bisa kemana mana , karena kemanapun dia pergi ,dia hanya akan dipandang srbagai seorang pembunuh.. yang paling penting sekarang dia gak akan bisa nyakitin yaya lagi " jawab alvin .
tersenyum dan tiba tiba memeluk fellix ..
"Makasih fell,.
gua gak nyangka ternyata lelaki yang ada disana malam itu adalah lo ,.
kenapa lo bantu gua fell ?" tanya alvin .
"Gua gak bantu lo vin , gua bantu yaya ..
gua sayang sama yaya , harusnya gua bisa miliki dia. tapi gua gak bisa maksa dia buat sayang sama gua, karena gua tau hati dia cuma buat lo ..
dan gua juga gak mau terus terusan merasa sakit saat lihat yaya terus memikirkan tentang lo .. demi kebahagiaan yaya gua rela lepas dia buat lo ..
dan satu lagi yang gua sesali dalam hidup gua vin . malam itu kalau gua tau obat yang ajeng masukan bisa membunuh mila ,gua mungkin akan bantu mila saat itu juga , dan pastinya saat ini mila ada disini sekarang kalau dia masih hidup, tapi malam itu gua fikir disana ada lo yang akan menjaga dia tapi ternyata ..
dan itu alasan gua benci sama lo selama ini vin, karena kecerobohan lo yang gak bisa jaga mila ,
jadi sekarang gua minta jangan sampai yaya seperti mila .. " ucap fellix ..
alvin mengangguk dan tersenyum kearah fellix.
"ia fell , gua janji sama lo , gua akan menjaga yaya sampai gua mati .. !" jawab fellix penuh semangat. .
"Lebay lo vin .. " jawab fellix ikut tersenyum .
disaat mereka tengah asik berbincang , ayah alvin menghampiri mereka seraya berkata .
"Vin , semua tamu sudah papa bubarkan , dan satu masalah kamu sudah selesai , sekarang ayo kerumah sakit , yaya sudah akan melahirkan . kemudian selesaikan masalah kamu dengan istrimu " seru ayah alvin mengingatkan .
tanpa berlama lama lagi ,mereka semua bergegas menuju rumah sakit ,
sesampainya disana sudah ada ocha yang menunggu dengan wajah tegang ,.
"Cha , gimana yaya ?
apa anak gua udah lahir ?" tanya alvin tegang
"Kalian lama banget si , yaya lagi ditangani sama dokter , air ketubannya sudah pecah , tapi yaya belum juga ada tanda tanda akan melahirkan , gua takut terjadi apa apa sama yaya dan bayi nya vin . " ucap ocha menjelaskan kekhawatirannya seraya menangis , tanpa diminta fellix pun memeluk ocha untuk menenangkannya ..
disaat semua orang tegang , tiba tiba dokter keluar dari ruang bersalin .. alvin pun langsung berlari menanyakan keadaan yaya .
"dok , gimana keadaan istri dan anak saya ?"
tanya alvin.
"belum lahir mas , dan kondisi si ibu cukup lemah. . namun dia minta di temani oleh seseorang yang bernama alvin .. " kata si dokter memberi tau .
"Saya alvin dok , saya suaminya .." jawab alvin dengan cepat .
"baik pak alvin mari ikut saya masuk. . " ajak sang dokter
Alvin mengikuti langkah sang dokter memasuki ruang bersalin . , dan melihat yaya terbaring lemas dengan wajah memucat ..
alvin menghampiri yaya dengan langkah getir dan perasaan campur aduk .
"Yaya .." sapa alvin , yang membuat yaya menoleh kearah nya .
"Alvin ..." jawab yaya dengan suara hampir tidak terdengar.
"Vin, sakit ... aku gak kuat sendiri , temani aku seenggaknya sampai bayi aku lahir .. " pinta yaya yang sedari tadi sudah menangis menahan sakit ..
permintaan yaya pun membuat hati alvin terasa disayat , ia juga sudah tidak mampu membendung air matanya .
ia mencium kening yaya dan menggenggam erat tangan yaya lalu membisikan sesuatu ketelinga yaya .
"Semuanya sudah berakhir sayang , kamu kuat, kamu wanita hebat,. kita bertiga akan bersama selamanya .. aku janji ..." bisik alvin di telinga yaya ..
ucapan alvin membuat yaya menatapnya dengan sendu. ..
"Makasih vin. ." ucap yaya dengan sedikit senyum di wajahnya ..
proses persalinan pun dimulai .. alvin mendampingi yaya dengan terus menggenggam tangan yaya , dan membisikan kata kata yang membuat yaya tetap kuat.
semua orang juga tegang menunggu lahirnya anak yaya dan alvin ..