
Alvin merawat yaya dan alya saat yaya belum bisa terlalu banyak bergerak ,
setelah semua masalah terpecahkan . alvin mencoba berubah sikapnya . agar ia bisa membimbing keluarga nya dengan baik dan benar .
Sementara itu hari sudah mulai gelap , semua yang menjenguk sudah kembali pulang .
hanya tersisa ocha dan fellix .
diluar ruangan yaya ,
fellix mencoba membuktikan omongan alvin tentang ocha yang dia bilang punya perasaan lebih pada fellix .
fellix menghampiri ocha yang tengah asyik memainkan smartphone nya,.
"Hy cha .. " sapa fellix ..
"eh fell , dari mana aja ?" tanya ocha
"Beli makan buat kamu , aku tau kamu pasti belum makan kan . . ?"
ocha tersenyum mengiyakan omongan fellix .
"hm cha gua mau curhat ni .. " ucap fellix ragu
"Ngomong aja fell ,. "
"gini cha , gua lagi suka sama satu cewe , tapi yang gua liat dia biasa aja sama gua , kira kira menurut lo gua harus lakuin apa biar dia bisa nunjukin perasaannya yang asli ke gua ?" tanya fellix
yang seketika membuat ocha menghentikan makan nya , dan kemudian mencoba berdiri lalu melangkah pergi , meninggalkan fellix yang masih belum selesai dengan kata kata nya .. fellix mengejar ocha dan menarik tangannya .
"Cha lo mau kemana ?
kan gua belum selesai ngomong .
dan lo kenapa kok tiba tiba diam ?" tanya fellix .
"mau keluar sebentar fell , gerah .. " ucap ocha dengan jutek.
"Kok jutek amat si cha , kenapa ?
gua ada salah ?"
ocha tidak menjawab fellix dan lebih memilih untuk tetap diam . namun fellix terus menggoda ocha dengan mengklitik bagian perut ocha , sampai ocha buka mulut .
"cukup fell , geli , .." protes ocha kesal
"ia makanya ngomong , kamu kenapa tiba tiba pergi saat aku bilang aku lagi suka sama seseorang .. ?" tanya fellix .
"lo mau tau alasannya kenapa gua pergi ..?" tanya ocha
fellix mengangguk pertanda benar ia ingin mengetahuinya ..
"Gua pergi karena gua kesal , sama lo yang gak pernah peka sama perasaan gua . gua kira dengan yaya dan alvin bersatu lagi ,seenggaknya gua jadi punya kesempatan buat lebih dekat sama lo , tapi lo nya dengan santai bilang kalau lo tengah suka sama cewe lain . .
coba si fell sesekali hargai perasaan orang lain yang menaruh hati sama lo . !" jelas ocha ..
"Jadi inti omongan lo ini , lo lagi ngakuin kalau sebenarnya lo mencintai gua cha ?
kalau memang ia begitu
artinya lo juga harus tau cewe yang gua maksud di cerita itu adalah lo cha " tanya fellix ..
"Maksud lo ,?
lo lagi ngetes gua fell ?"
"Nggak cha , ini cuma pembuktian aja , .. "
"Gak lucu fell ,mempermainkan perasaan orang lain . kayak yang lo lakuin ini .. " ucap ocha seraya memalingkan muka ..
"Hey liat aku , aku lagi gak mencoba untuk mempernainkan kamu cha ,.
aku mau kamu kasih aku kesempatan untuk bisa ngerasain dicintai sama kamu cha, Boleh ? .. " pinta fellix .
"Gak salah dengar nih bahasanya ?"
"jangan alihin pembicaraan cha.
gimana cha kasih aku kesempatan satu kali lagi aja buat buktikan kalau aku memang tulus mau menjalin hubungan sama kamu .. " ucap fellix .
dengan wajah memerah karena tersipu malu , ocha mengangguk pelan dan dengan bibirnya yang tersenyum lebar .
"Jadi sekarang kita pacaran ?" tanya fellix .
"ia ih bawel jangan ngomong lagi aku malu. atau mau aku ralat lagi ?"
"hey hey nggak dong , jangan .."
hubungan ocha dan fellix pun sekarang sudah menemui titik terang , walaupun belum terikat pernikahan , setidaknya mereka sudah berpacaran ..
#
Sementara Itu dirumah nya ajeng sudah terlihat seperti orang yang kurang waras . ia terus menjerit jerit minta tolong. saat ditanya ibunya kenapa dan apa yang terjadi ia malah menjawab .
"Ma , tolong ajeng ma , mila datang , dengan wajah yang sangat menyeramkan ma . ma mila nyoba ngedekatin ajeng ma , .. " ucap ajeng .
"ajeng ajeng gak ada siapa siapa , kamu kenapa ajeng .. ?" tanya ibu ajeng dengan bingung
pergi mil , tolong jangan ganggu gua , gua ngebunuh lo karena alvin. ,kenapa gak lo coba buat ganggu alvin aja mil ..
PERGI JANGAN GANGGU GUA !" teriak ajeng lagi .
namun ibunya tetap tidak bisa melihat apapun seperti apa yang ajeng katakan..
semakin hari semakin parah saja halusinasi yang ajeng derita , mungkin ini pengaruh karena rasa bersalahnya juga. ..
selain berteriak dan mengganggu ketenangan tetangga disekitar tempat tinggalnya . ajeng juga terkadang menyakiti dirinya sendiri , dengan memukul kepalanya , dan mencakar tubuh nya . ia juga menggunting sendiri rambut nya sampai benar benar pendek , .
karena dirasa keadaan ajeng makin hari semakin parah dan mengkhawatirkan , kedua orang tua ajeng memutuskan untuk memasukan ajeng ke rumah sakit jiwa , karena kalau terus di biarkan , dia akan banyak menimbulkan kerugian untuk keluarganya dan untuk orang lain juga ..
#
sementara itu dirumah sakit .
Setelah dirasa sehat. Alvin pun membawa yaya keluar dari rumah sakit .. .
sampai dirumah Alvin mengambil alih menggendong alya , dan meminta yaya membukakan pintu rumah untuk nya ..
yaya menuruti permintaan alvin , saat pintu di buka , semua orang berteriak "SURPRISE"
disana juga ada kertas besar bertuliskan .
"SELAMAT DATANG KEMBALI ISTRI DAN ANAKKU."
ketika yaya tengah larut dengan perasaan harunya . alvin berlutut di hadapan yaya , setelah sebelumnya memberikan alya untuk di gendong nenek nya .
"Yaya , Terimakasih udah mau kasih aku kesempatan ke dua ini ..
terimakasih sudah berusaha melupakan kesalahan aku yang bahkan aku sendiri fikir kesalahan kesalahan aku di masa lalu itu sangat sulit untuk di maafkan, tapi kamu melakukannya, kamu memaafkan aku tanpa syarat .." ucap alvin
"Vin , bangun , malu dilihat semua orang ." pinta yaya seraya mencoba menarik tubuh alvin untuk berdiri. .
"Sstt...
aku akan berdiri , kalau kamu mau memakai lagi cincin pernikahan kita , dan kalung cantik yang aku berikan ..
karena dari awal pemilik mereka adalah kamu , maka tetap akan kembali pada kamu ... "
yaya terdiam sejenak dengan mata berkaca kaca, dan dengan anggukan kecil ia menyetujui permintaan alvin ..
"ia ..." jawab yaya singkat ..
"ia apa ?... " tanya alvin ..
"alvin , bisa gak kamu kembalikan cincin dan kalungku . karena itu milik ku , mulai sekarang aku gak akan pernah rela itu di rebut sama orang lain lagi .. " ucap yaya .
yang membuat senyum lebar terlukis diwajah alvin yang tanpa berfikir lagi langsung memakaikan cincin dan kalung itu seraya berdiri , diiringi dengan sorakan dan tawa semua orang dalam ruangan itu ..
"Alvin , sekarang kamu tidak hidup sendiri. . kamu punya Yaya dan Alya yang harus kamu jaga .. apa sekarang kamu mau bekerja membantu papa ?" tanya ayah alvin .
alvin menatap yaya , yang mengangguk pelan kearah alvin seakan dapat persetujuan dari sang istri alvin mengiyakan keinginan papa nya.
Semua orang terlihat larut dalam kebahagian hari itu , begitu juga ocha dan fellix yang bergandengan tangan datang menghampiri yaya dan alvin..
"Vin ,, kayak nya kita punya pasangan baru ya disini ,, kok gak ada traktiran ya vin .." ucap yaya meledek fellix dan ocha. .
"emang harus ada traktiran ya sayang ?" jawab alvin polos seakan tidak mengerti kalau yaya sedang menggoda ocha dan fellix
"ALVIN ... !" seru yaya gemes .
"Haha ternyata lo polos juga vin atau memang bodoh " ucap fellix dengan tawa puas .
"Hush..
ia ya , fellix sama aku pacaran sekarang .. makasih yaya udah nasehatin aku untuk sabar sampai dia mengerti sama perasaan aku, yah walaupun lama ,tapi ini cukup membuat aku bahagia .. " ucap ocha ..
"ih cha , aku gak mau pacaran , aku itu mau satu yang kayak alya.. " ucap fellix dengan wajah yang di buat seperti orang ngambek ..
Ocha mencubit perut fellix dengan sangat kuat karena merasa malu dengan sikap fellix .
"HAHAHA " tawa bahagia semua orang pecah dihari itu seakan hari itu menjadi hari untuk melepaskan beban bagi semua orang .
#
Alvin dan yaya akhirnya mendapatkan kebahagian mereka ,dengan kembali bersama dan hadiah kebersamaan mereka adalah putri kecil Mereka yang sangat cantik yang mereka berinama Alya ,. semoga tidak ada lagi orang yang berani merenggut kebahagian mereka, mau itu ajeng atau siapapun .
Ocha dan fellix pun , menjalin hubungan dengan serius , . tidak lama lagi mereka akan segera menyusul yaya dan alvin ke pelaminan , (mungkin karena fellix sudah tidak sabar mau punya satu yang seperti alya haha) . tapi semoga ocha dan fellix juga selalu bahagia.
Sementara ajeng , dia mendapatkan karma hasil dari perbuatannya.. ia terus dihantui rasa bersalah , setiap hari ia terus berhalusinasi melihat kehadiran sosok mila dengan wajah marah yang sangat menyeramkan .
namun ajeng tidak sendiri disana Riki selalu menemani ajeng dengan penuh kesabaran dan perhatian , rupanya riki punya hati untuk ajeng dari dulu ..
namun ia tidak pernah membantu ajeng dalam kejahatannya , malah riki lebih memilih membantu alvin untuk mengungkap kebenaran ,dan membuat ajeng sadar ..
semoga ajeng cepat sehat .. dan bisa bersatu dengan bahagia bersama riki ..
_________________-THE END-___________________
TERIMAKASIH author ucapkan untuk teman teman readers yang sudah meluangkan waktunya membaca novel dengan cerita sederhana yang author sajikan ..
tunggu novel author selanjutnya yaa ..
by by readers tercinta ,sampai ketemu di ceritaku selanjutnya ...