Enemy, I Love You

Enemy, I Love You
episode 101



Keesokan pagi nya yaya terbangun dari tidurnya ia melihat alvin tengah sibuk mempersiapkan sarapan pagi ..


"Hey kamu udah bangun ,,, aku udah siapin sarapan buat kamu . mau makan sekarang ?" tanya alvin yang melihat yaya datang menghampirinya .


"Teteh mana ?


kenapa kamu yang nyiapin sarapan ??"


"oh si teteh tadi aku suruh istirahat .. aku pingin layanin istri dan anakku sekali kali gak apa apa kan .." jawab alvin .


"oh , tapi maaf aku belum lapar...


aku mau keluar jalan jalan pagi.. " jawab yaya seraya berbalik .


"kenapa ?


apa karena kamu masih merasa takut aku masukin racun dalam makanan kamu ?" tanya alvin yang membuat langkah yaya terhenti ..


"Aku gak mau ribut vin,


kalau memang kamu gak mau orang berfikir macam macam tentang kamu ,


sebaiknya kamu cepat pergi dan cari bukti bahwa kamu tidak bersalah ... !" ucap yaya


"yaya tanpa kamu suruh pun aku pasti akan membersihkan nama baik aku ,. ..


tapi sekali ini aja sebelum aku bisa membuktikan kalau aku gak bersalah , bisa gak kamu ubah fikiran kamu bahwa aku sedang berusaha meracuni kamu ..


dan aku minta seenggaknya kamu sedikit aja bisa hargain perjuangan aku buat dapatin maaf dari kamu.


jangan terlalu keras sama hati kamu sendiri yaya .. karena aku tau sebenarnya kamu itu masih sayang sama aku "


"apa ?!!!


kamu minta aku buat ubah fikiran aku ,? sementara aku melihat dengan jelas isi video itu .. ! ,. vin gak ada yang mau jadi orang bodoh di dunia ini , bahkan aku yakin mila pasti menyesal pernah menjalin hubungan dengan kamu , kalau nggak dengan kamu dia mungkin hari ini masih hidup !


dan Dari mana kamu bisa punya fikiran kalau aku masih sayang sama orang kayak kamu ..


kamu minta aku untuk menghargai kamu vin ???


apa aku gak salah dengar ?


sekarang aku tanya , apa pernah selama ini kamu mencoba buat ngehargai aku sedikit saja . bahkan kamu jauh lebih membela ajeng yang kamu bilang cuma dianggap sebagai adik ?


apa kamu punya pembelaan untuk itu . ?" tanya yaya .


"jangan cuma bisa nyalahin aku yaya , kamu hanya melihat isi video itu , tapi kamu gak tau dengan jelas apa yang terjadi malam itu ..


aku fikir bisa mendapat dukungan dari kamu ,agar aku bisa melalui semua ini dengan mudah .. tapi ternyata kamu pun meyakini kalau memang aku yang membunuh mila .


oh kamu bawa bawa ajeng dalam debat ini.


terus apa Kamu fikir aku gak cemburu saat kamu masih terus terusan ngehubungi fellix dan yang lebih parah nya lagi . kamu lebih memilih memberi tahu keberadaan kamu ke fellix dari pada ke aku ..


oh atau kamu juga berharap bisa bersatu dengan fellix saat kita bercerai ?" tanya alvin meninggikan suaranya .


"Yaya gak pernah memberi tau gua dimana dia sembunyi .. !" ucap seseorang yang secara tiba tiba ikut menjawab perdebatan mereka.


"Fellix ???" gumam alvin dengan wajah terkejut dan memandang tidak percaya kearah yaya . kenapa fellix bisa datang sepagi ini menemui yaya .


"gak usah kaget vin,.


lo harus nya sadar diri vin, yaya itu udah gak pernah berharap untuk kembali lagi sama lo. jadi kurangin rasa percaya diri lo yang bilang yaya masih sayang sama lo . !" seru fellix .


yaya menatap sendu ke arah alvin . tatapan yaya seolah menjelaskan bahwa ia dan fellix tidak ada hubungan apa apa , saat alvin mulai menggeleng - gelengkan kepalanya karena tidak percaya dia bisa melihat fellix sepagi ini.


tanpa menjawab omongan fellix alvin melangkah pergi dengan rasa kecewa yang sangat besar yang yaya lihat dimata alvin ..


"Vin mau kemana lo ?" tanya fellix menghentikan langkah alvin dengan menarik tangan alvin .


"Bukan urusan lo ..


lo urus aja urusan lo sendiri .. !" jawab alvin seraya melirik kearah yaya dan menepiskan tangan fellix secara kasar .


lalu meneruskan langkahnya menjauh dari tempat yaya dan fellix .


"Fell kamu mau kemana ?" tanya yaya , yang ketika itu melihat fellix hendak mengejar alvin yang tengah emosi .


namun fellix tidak mengindahkan pertanyaan yaya . dengan setengah berlari fellix mengejar alvin..


"Vin tunggu !!!" seru fellix


"Apa ?


bukannya lo kesini mau ketemu yaya .


terus kenapa lo malah sibuk ngurusin gua .. silahkan aja kalau mau ketemu dia ..


jangan merasa keganggu dengan keberadaan gua disini !.


karena kayak apa kata lo , gua terlalu berlebihan menganggap yaya masih sayang sama gua !


puas lo !" ucap alvin .


"Belum, gua belum puas ...


gua baru akan puas kalau lo udah pisah sama yaya . karena gua gak mau yaya jadi korban berikutnya !"


"Maksud lo apa fell ..


apa lo tau sesuatu tentang masalah yang lagi gua hadapi ??" tanya alvin penasaran.


Fellix terdiam karena tidak tau ia harus menjawab apa . sebaliknya fellix malah mencoba mengalihkan pembicaraan .


"Sebaiknya lo pergi dari sini vin .. karena gua yakin yaya tidak terlalu senang melihat kamu ada disini .. " ucap fellix ..


"Kenapa lo bisa seyakin itu ?


apa sebenarnya hubungan kalian ? " tanya alvin .


"Fellix benar vin , sebaiknya kamu cepat pergi.. dan masalah hubungan aku sama fellix itu bukan urusan kamu . " jawab yaya yang tiba tiba datang .


"Oh jadi itu bukan urusan gua .. ok , biar kalian bisa bebas melakukan hal yang kalian inginkan gua bakal pergi..


gila ya , ingat yaya status kamu masih istri sah aku . hati hati dengan tindakan mu . !" ucap alvin


"Apapun yang akan aku lakukan bukan urusan kamu vin , sebaiknya kamu fokus sama masalah kamu sendiri ..


cepat pergi , atau aku yang pergi !" gertak yaya .


tanpa banyak bicara lagi alvin pun pergi meninggalkan mereka berdua ..


"dan kamu fellix . kenapa kamu bisa datang sepagi ini ?" tanya yaya .


"Aku libur hari ini . jadi aku berfikiran untuk ngajak kamu jalan jalan . karena aku Yakin kamu pasti bosan diam dirumah terus .


dan aku gak tau kalau alvin ada disini ..


aku sama sekali gak punya niat untuk membuat keributan ya . aku hanya kesal saat dia bilang kalau kamu masih sayang sama dia .." ucap fellix ..


"ini rumah orang tua alvin fell , gak ada yang bisa larang dia buat gak kesini ..


fell aku minta kamu untuk jaga sikap,


dan makasih udah repot repot datang hanya untuk ngajak aku jalan jalan. tapi maaf aku gak mau kemana mana hari ini .. aku mau dirumah aja .


sebaiknya kamu juga pergi fell .. " ucap yaya seraya masuk kedalam rumah nya


"Ya kamu marah ? maafin aku ya .." ucap fellix namun yaya mengabaikan nya dan tetap melangkah masuk .


#


Sementara itu diperjalanan alvin masih kesal karena kejadian tadi pagi. ..


"Aaakhhh..." Teriak alvin didalam mobilnya ..


"Segitu ingin nya lo pisah sama gua yaya..


apa lo lagi mencoba balas dendam ? atas kesalahan gua di masa lalu ?


Aaakkhhh gua gak bisa mikir lagi !!!.." gumam alvin


disela kekesalan alvin tiba tiba ponselnya berdering..


"Ajeng..


ngapain si ah,. " Gumam nya malas ..


Alvin memutuskan untuk mengabaikan panggilan dari ajeng , namun ia kembali berfikir untuk memulai rencananya mengorek informasi dari ajeng dengan cara bersikap baik terhadap ajeng ..


"ia , sambil gua ngumpulin bukti . gua juga harus mendekati ajeng biar dia buka mulut dulu tentang video itu . " gumam alvin lagi .


ia pun mengangkat telphone dari ajeng .


(Call)


Alvin : ya jeng, ada apa ?


Ajeng : lo dimana vin ?


Alvin : hm, gua lagi diluar , kebetulan lo telphone gua . tadinya gua memang mau ngajak lo keluar jalan itu juga kalau lo gak sibuk .


Ajeng : tumben . ada angin apa ni ?


Alvin : kok tumben si .. bukannya dari dulu kita memang sering bareng ?


Ajeng : hm, ia ia , coba lo kayak gini dari kemarin mungkin gua gak harus ngancam ngancam lo segala vin ..


Alvin : ia jeng , gua juga baru sadar kalau gak ada salah nya gua mulai hubungan baru sama lo ..


Ajeng : lo serius vin ?


Alvin : gua lagi gak mood bercanda jeng , jadi ini gua serius ..


Ajeng : lo kerumah gua aja, kita bahas disini , gua tunggu ..


Alvin : ia .


Alvin menutup sambungan telphone nya ,


dan tersenyum ..


"terlalu mudah .. " gumam alvin tersenyum sinis. , alvin langsung tancap gas menuju rumah ajeng menjalankan rencana pertamanya .