Enemy, I Love You

Enemy, I Love You
episode 83



sore itu waktu mereka dihabiskan di tempat tidur .. mereka terbangun saat ada panggilan di ponsel alvin .. alvin pun meraih ponselnya,dan melihat siapa yang memanggil .


"Siapa yang telpone " tanya yaya yang juga terbangun oleh suara dering ponsel alvin


"Papa ..." jawab alvin singkat , seraya akan mengangkat telpone ayah nya .


sementara alvin berbicara di telpone , yaya ke kamar mandi membersihkan tubuh nya . setelah selesai yaya kembali kedalam kamar , ternyata alvin sudah mengakhiri telpone nya . dan masih tetap berbaring.


"Papa bilang apa vin .. ?" tanya yaya


"cuma nanya kita udah sampai atau belum , mereka kira kita nyasar , soalnya kita gak kasih kabar ke mereka dari pas pertama sampai bangkok , padahal memang benar kita nyasar kepulau cinta sampai ketiduran haha.. " jawab alvin , seraya menenggelamkan wajahnya di antara bantal .


"iih alvin bangun ,apaan lagi pulau cinta , ngaco .. ayo bangun aku lapar ,.. " protes yaya sambil menarik tangan alvin .


"bentar , lima menit lagi aja ya , aku masih ngantuk banget, aku kan harus ngumpulin tenaga , buat malam ini .. hehe ... " ucap alvin dengan mata yang masih terpejam.


"emang malam ini mau ngapain gitu ?. kok nyiapin tenaga ?" tanya yaya berpura- pura tidak mengerti ..


"ih masa kamu gak ngerti si sayang , itu lho .... " belum selesai alvin bicara yaya sudah menyela omongan alvin .


"Cukup !


bisa kita bahas itu nanti Tuan ,? sekarang aku benar benar lapar , jangan sampai kamu yang aku cemilin ... " ancam yaya dengan wajah yang di seram seramkan .


"wow wow wow, , ngeri amat bu ... " ledek alvin yang langsung membuka matanya karena mendengar ancaman yaya .


"makanya cepetan bangun ..." ajak yaya lagi .


"ia ayo ayo nyonya , sebentar beberes dulu ya nyonya . " jawab alvin menggoda yaya ...


setelah selesai bersiap mereka pun meninggalkan hotel . dan berjalan ke tempat tempat makanan yang di pinggir pinggir jalan .. alvin tidak pernah melepaskan genggaman tangannya pada yaya ..


"Vin , lepasin dulu tangannya aku mau ambil uang buat bayar makanannya .. " pinta yaya .


alvin menggelengkan kepala nya dan tersenyum . yaya menghela nafas panjang dan ikut tersenyum .


mereka berkeliling di sepanjang jalan dengan jajanan disekitarnya ... setelah di rasa lelah berjalan dan perut sudah kenyang mereka pun memutuskan untuk kembali ke hotel ..


saat sampai didepan hotel yaya melihat sebuah taman yang cukup luas . dengan pemandangan air mancur didepan nya .


yaya duduk di kursi didepan air mancur itu . dan melihat kearah langit yang banyak bintang ...


"Hey liat apa si ,.." sapa alvin dari belakang , seraya menempelkan minuman dingin ke pipi yaya yang membuatnya terkejut .


"Nggak , aku cuma lagi lihat bintang di atas sama di pantulan air ,. mereka sangat cantik .. tapi sayang gak ada bulan disana " ucap yaya seraya menunjuk kearah langit .


"jelas aja dong ya disana gak ada bulan nya .." kata alvin. yang membuat yaya langsung bertanya kenapa .


"Kamu tau sesuatu kenapa malam ini gak ada bulan dilangit. . " tanya yaya yang penasaran .


"Jelas dong aku tau ..


itu karena bulan malu untuk keluar , karena bulan sadar ada seseorang yang lebih cantik darinya , yang sedang memperhatikan bintangnya ... " jawab alvin . kali ini dengan wajah yang sangat serius.


" apaan si vin, malam malam ngegombal ,.. " ucap yaya seraya memukul pelan ke bahu alvin .


"Hey , aku gak lagi ngegombal , Aku serius bilang kalau kamu cantik . . tutup mata kamu bentar aja , boleh gak ?" pinta alvin .


"kamu Mau ngapain vin ?, jangan aneh aneh . nanti pas aku buka mata , kamu malah pergi lagi . kan gak lucu ..."


"Nggak ada yang bakal ninggalin kamu ...


percaya sama aku .


tutup mata kamu sebentar .." pinta alvin lagi .


yaya pun mengalah . dan ia menutup matanya ... alvin memakaikan kalung di leher yaya, membuat yaya tiba - tiba tersenyum ,.


"Kenapa kamu senyum ,.?" tanya alvin saat memakaikan kalung itu .


"Aku tau ini apa . makanya aku senyum . padahal mah gak usah tutup mata kan kerasa pas kamu pasangin jadi percuma karena aku tau ini apa.. aku buka aja ya matanya .. " ucap yaya .


saat yaya mencoba membuka sedikit matanya , alvin dengan cepat menciumnya . yang membuat yaya kembali memejamkan matanya . namun yaya tiba- tiba mendorong tubuh alvin menjauh dari nya ,dan membuat alvin sangat terkejut dia fikir yaya marah padanya .


"Ya , kenapa ???" tanya alvin merasa aneh .


"Maaf vin , tapi ini di tempat umum .. kalau ada yang liat gimana ???" jawab yaya memberi alasan seraya mengarahkan pandangan nya kekiri dan kanan .


"Terus , apa kamu lihat disini ada orang selain kamu sama aku ? , lagian kalaupun ada yang lihat siapa yang perduli ? toh kamu sama aku bukan lagi mes*m kan, kita hanya ciuman biasa, aneh .." gerutu alvin setengah merajuk .


"Vin jangan marah dong , aku hanya gak biasa aja .. " ucap yaya mencoba membuat alvin memaafkannya . namun alvin tetap diam dan tidak melihat kearah yaya .


"Vin ... jawab aku dong .. " pinta yaya memelas


"Udah ah ayo masuk , udah gak mood .." jawab alvin malas .


alvin berdiri dari tempat nya duduk . dan mulai melangkah pergi , namun yaya mengejar alvin dan berdiri tepat dihadapan alvin . tanpa basa basi yaya meninggikan kakinya sampai ia bisa meraih leher alvin mendekatkan wajahnya dan mulai mencium alvin . kali ini alvin tersenyum saat bibir yaya masih menempel dengannya ,. yaya menyadari alvin mulai tersenyum , dan melepaskan ciumannya.


"kok kamu senyum si ?" tanya yaya .


"katanya malu ciuman didepan umum . kok masih di lakuin si ..


kenapa , takut aku marah ya .. ?" tanya alvin menggoda yaya .


yaya tidak menanggapi godaan atau ledekan alvin, ia malah memeluk alvin dengan sangat erat .


"ia aku takut kamu marah , aku takut kamu pergi , aku takut kamu berubah kayak dulu lagi . aku udah gak sanggup lagi bayangin kamu balik jadi seperti dulu .. aku gak mau vin ,,. aku udah bahagia banget dengan semua perlakuan kamu ke aku saat ini .. " ucap yaya dengan air mata yang mulai mengiringi suara lembut nya .


"Hey hey , sini liat aku .." pinta alvin seraya menuntun yaya untuk melihat matanya .


"Nggak ada yang marah sama kamu , aku tadi hanya bercanda , cuma pingin tau reaksi kamu , aku gak nyangka , apa yang aku lakukan keterlaluan sampai buat kamu menangis begini ...


maafin aku jangan nangis lagi ..." pinta alvin yang langsung menghapus air mata yaya dan mencium kening nya .


yaya mengangguk , mendengar kata kata alvin, dan ia mulai berhenti menangis dan merekapun masuk kedalam hotel karena udara yang sudah mulai dingin .