
Diperjalanan pulang alvin terus memutar otak nya mencari segala macam kemungkinan dimana yaya berada saat ini ..
tiba tiba terlintas di fikiran nya tentang fellix dan ocha ...
"Bego... kenapa gua gak kefikiran dari kemarin untuk bertanya ke mereka berdua . secara mereka orang yang sangat dekat dengan yaya . mungkin saja yaya memberi tau mereka dimana keberadaannya saat ini ..." gumam alvin .
malam itu jam menunjukan pukul 8 , Alvin masih berada dijalan menuju ke kota dan mengarahkan laju mobilnya ke rumah ocha salah satu sahabat yaya..
jam 11 malam alvin tiba di depan rumah ocha ...
"Semoga saja ocha belum tidur.." gumam alvin penuh harap
dari dalam mobil ia mencoba menghubungi ocha , butuh waktu lama untuk ocha menjawab panggilan alvin . sekalinya di angkat nada bicara ocha sangat tidak bersahabat ..
(Call)
Ocha : Apaan !
Alvin : Cha maaf ganggu lo malam malam gini . bisa keluar bentar gak cha . ada yang harus gua tanyain , gak akan lama kok .
gua ada di depan rumah lo.
Ocha : hmm ia .tunggu bentar gua keluar .
Ocha mematikan sambungan telphone itu . dan tidak lama kemudian ocha keluar dari dalam rumahnya . menemui alvin yang sudah berdiri didepan mobilnya ...
"Ada perlu apa lo malam malam gini ke rumah gua vin ?" tanya ocha ketus
"ia cha maafin gua ganggu istirahat lo ...
tapi gua kesini cuma mau tanya . apa yaya ada ngehubungi lo dan kasih tau lo dimana keberadaan dia saat ini ?" tanya alvin,
dengan sorot mata penuh harap .
"tunggu tunggu vin ..
kenapa lo tanya yaya ke gua vin ?
bukannya lo sama dia lagi liburan ke bangkok ?,,, dan yang gua tau kslian belum balik.." tanya ocha kembali tanpa menjawab pertanyaan alvin .
"Yaya pulang duluan cha ...
gua tau ini semua memang salah gua cha .. tapi jujur gua juga gak tau harus gimana .. posisi gua serba salah cha .." jawab alvin
"Serba salah gimana maksud lo vin ?
gua gak ngerti ?
apa yang sedang lo coba sembunyikan dari semua orang terutama dari istri lo sendiri ?" tanya ocha
"saat ini gua belum bisa jelasin apa apa ke lo cha .. inti nya gua kesini mau tanya sama lo .. apa yaya ada ngehubungi lo ?"
"sorry vin , gua gak tau yaya dimana .. kalau pun gua tau . gua gak akan kasih tau lo , karena gua gak bisa jamin lo bakal bersikap baik ke yaya...
udah malam vin mending lo balik ... karena percuma lo cari kemanapun lo gak akan nemuin dia .. saran gua lebih baik lo nyerah, dan biarin yaya mendapatkan kebahagiaanya yang sebenarnya . !" ucap ocha seraya pergi meninggalkan alvin yang berdiri menunduk dengan raut wajah penuh penyesalannya .
"oh ia satu lagi vin ...
lo tau istilah penyeselan datang di belakangkan ?
dan lo juga paham tentang karma kan ?
gua cuma mau bilang , selamat memanen apa yang dulu lo tanam .. nikmati karma lo vin .. ini hasil dari perbuatan lo sendiri ...
Gua permisi masuk dulu vin .." ucap ocha yang kembali berbalik hanya untuk membuat alvin sadar kalau semua ini berasal dari dirinya sendiri
setelah ocha pergi alvin kembali masuk kedalam mobilnya dan berteriak kesal seraya memukul setir mobilnya dengan kuat ...
"Aaakh..." teriakan frustasi alvin
"harus kemana lagi yaya aku cari kamu . ini udah berhari hari kamu pergi .. tapi nomor kamu masih belum bisa aku hubungi . kalau aku bertanya pada fellix , itu akan sia sia , yang ada fellix pasti sangat marah , dan dia juga pasti tidak akan memberi tahu keberadaan kamu , karena dia merasa diuntungkan di posisi ini .. ini akan jadi kesempatan dia untuk kembali merebut hati kamu .. " gumam alvin.
Alvin kembali melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, sampai tidak sengaja ia hampir menabrak seorang pejalan kaki yang menyebrang di saat lampu merah. alvin menginjak rem nya secara spontan , dan turun melihat keadaan pejalan kaki itu .
"pak maaf saya melamun ,
apa bapak gak kenapa kenapa ?" tanya alvin tegang .
"gak apa apa dek, hanya saja lain kali perhatikan jalan mu, ini lampu merah, jangan melamun berbahaya dan ada aturan untuk berhenti sejenak jangan di langgar..
masalah itu jangan di lamuni tapi di selesaikan " nasehat bapak itu .. seraya berpamitan pergi , karena lampu sudah akan berganti hijau.
alvin mengangguk dan tertunduk malu karena bapak itu tidak memarahi nya sama sekali .
setelah bapak tadi pergi alvin kembali melanjutkan perjalanannya.
sesampainya dirumah ayah alvin duduk diam menunggu nya pulang ..
alvin memasuki rumah dengan langkah putus asa , seperti orang yang kehilangan semangat hidup nya ..
"Alvin .. dari mana saja kamu ?" tanya ayah alvin ..
"Alvin kuliah pa ... " jawab alvin berbohong .
"jangan bohong vin , kamu tau siapa papa di kampus itu ?
jujur saja kamu habis dari mana , pergi pagi pulang tengah malam begini ?
habis menemui ajeng ?
kamu tau istri kamu pergi , jadi kamu merasa bebas menemui wanita itu begitu vin ?" tanya ayah alvin
"Nggak pa , alvin gak nemui ajeng .
ia ia alvin jujur , alvin mencari yaya, ke rumahnya di kampung .." jawab alvin dengan raut wajah dan nada bicara kecewa
"Kenapa nada bicara kamu seperti itu vin ..
memang nya informasi apa yang kamu dapatkan di rumah mertua mu ?
mereka melakukan apa sampai membuat mu seperti ini ?"
"mereka gak melakukan apa apa kok pa. . mereka hanya tidak tau keberadaan yaya .. dan mereka menyampaikan kekecewaan mereka punya menantu arrogant seperti alvin pa . " jawab alvin
seraya menundukan kepalanya seolah ia sedang kehilangan kepercayaan dirinya .
"Vin, jadikan ini pelajaran ..
renungkan keselahan mu .. tanya pada hati kecil mu apa arti yaya untuk hidup mu .. " ucap ayah alvin memberi nasehat
"cepat masuk ke kamar mu lalu istirahat .. "
alvin hanya mengangguk , dan melanjutkan langkahnya menuju kamarnya .
didalam kamar di atas ranjangnya alvin berbaring , dan menekankan kedua tangannya di atas kepala
"Alvin alvin , ini akibat ketidak tegasan lo sama ajeng , lo jadi kehilangan yaya . "
"Yaya kenapa baru terasa aku membutuhkan kamu setelah kamu benar benar tidak kulihat lagi yaya , setelah kamu benar benar pergi... kenapa aku harus berpura pura sayang sama kamu , padahal kenyataannya aku memang benar benar sayang ...
KENAPA Lo bego si alvin " gumamnya pada dirinya sendiri Seraya memandangi foto pernikahan mereka di atas dinding .
"Yaya aku kangen ketawa kamu .
aku juga kangen kalau kamu lagi ngambek . itu lucu banget .. haha (tangis di selingi tawa hambar)..
sayang cepat kembali ya , ajak mamah pulang ayah gak akan bikin mamah nangis lagi .. ayah janji ... " gumam alvin. .
malam itu alvin menangis , sampai mata nya benar benar bengkak .. ia tertidur lelap ketika pagi datang ..