
Saat Yuan Dongyi datang dan menyerang secara tiba-tiba, Qin Shan berdecak kesal dan ia segera membawa San Jisnheng yang masih terluka untuk mundur.
Meskipun serangan Yuan Dongyi barusan tidak terlalu mematikan bagi Qin Shan, namun itu sangat mematikan bagi San Jinsheng. Apalagi saat ini ia sedang terluka cukup parah.
“Sialan, aku seharusnya memperkirakan kedatangan orang itu sebelumnya.” ucap San Jinsheng dengan nada yang terdengar dingin.
“Memangnya siapa pria itu?” tanya Qin Shan segera. Ia tahu bahwa pria berjubah emas tersebut setidaknya adalah seorang Heavenly God tertinggi, namun ia masih tidak tahu kekuatan yang sesungguhnya dari pria tersebut.
“Dia adalah Yuan Dongyi, anjing paling setia yang dimiliki Uncruel. Bertahun-tahun yang lalu, aku sangat ingat bahwa orang ini hanya merupakan Heavenly God yang baru naik tingkat. Dia bisa dibilang sangat berbakat karena dapat naik ke tingkat Heavenly God tertinggi dalam waktu beberapa juta tahun saja.” jelas San Jinsheng dengan cepat.
Saat Qin Shan mendengar hal ini, ia sedikit terkejut. Seorang Heavenly God tertinggi yang hanya berusia beberapa juta tahun, di Three Realm itu sangat jarang sekali. Bisa dikatakan Yuan Dongyi ini adalah seseorang yang benar-benar berbakat.
“Kau tunggu di sini dan biarkan aku mengurusnya. Sebelum kita menghadapi Uncruel, pertama-tama kita harus melemahkan pasukannya.” ucap Qin Shan dan ia mulai membentuk segel tangan yang tak terhiting jumlahnya.
“Berhati-hatilah saat berhadapan dengannya, Yuan Dongyi ini memiliki banyak teknik dan jurus yang aneh. Salah sedikit saja kau mungkin akan terluka parah.” ucap San Jinsheng segera.
Qin Shan hanya mengangguk pelan untuk menanggapi perkataan San Jinsheng. Di saat yang bersamaan, sebuah tangga emas yang terbakar oleh api mulai muncul di tangan kiri Qin Shan. Tangga emas itu memancarkan spiritualitas Dao Api yang begitu tinggi dan menakjubkan.
Segera setelah itu, Qin Shan langsung melesat ke atas langit dan menebaskan Jiuhua Sword dengan kekuatan yang dahsyat.
Sebuah sinar melengkung seperti bulan sabit muncul di balik bayangan Jiuhua Sword. Ketika sinar tersebut bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, sebuah domain yang baru pun muncul. Begitu domain ini menjebak Yuan Dongyi di dalamnya, tiba-tiba terdengar suara retakan yang keras.
“Sacred Art? Aku tidak percaya kau juga memilikinya. Tapi jangan mengira bahwa teknik ini akan mempan terhadapku.” Yuan Dongyi terkejut selama beberapa saat setelah Qin Shan melepaskan jurus Sadness Undermoon. Beberapa saat setelahnya, sebuah palu perang yang seukuran dengan sebuah gunung tiba-tiba muncul. Palu perang ini menghantam domain Sadness Undermoon dengan begitu keras, dan akhirnya menghancurkannya dengan mudah.
Ketika hal ini terjadi, Qin Shan benar-benar menjadi syok. Selama ia memiliki teknik Heartsword Art ini, tidak ada seorang pun yang dapat membatalkan jurusnya. Namun sekarang ternyata ada seseorang yang bisa melakukannya.
“Apa maksudmu Sacred Art?” tanya Qin Shan dengan nada yang dingin. Ia sudah mendengar dua kata ini beberapa kali sebelumnya. Dan 'Sacred Art' ini selalu diucapkan oleh kultivator asing. Mulai dari sini, Qin Shan berpikir bahwa Yuan Dongyi ini mungkin sebenarnya adalah kultivator asing.
“Kau memiliki Sacred Art, tapi tidak tahu apa itu Sacred Art? Haha, sepertinya kau memiliki keberuntungan yang sangat tinggi karena dapat mempelajari seni ini.” ucap Yuan Dongyi sambil tertawa pelan. Ia bukannya menjawab pertanyaan Qin Shan, malah segera mengangkat palu perangnya ke atas langit dan membenturkannya ke daratan.
“Kau… Aku hanya bertanya pertanyaan yang mudah, kenapa kau malah sangat ingin untuk mati?” wajah Qin Shan tiba-tiba berubah merah karena marah. Setelah ia mengatakan hal itu, tangga emas yang ada di tangan kirinya mulai memancarkan cahaya prismatik yang menyilaukan.
Qin Shan mengacungkan jarinya ke depan, lalu sebuah sinar merah yang terlihat mematikan langsung ditembakan.
Saat sinar merah itu menuju ke arah Yuan Dongyi, dia sedikit mengerutkan kening dan ia merasakan adanya bahaya yang ekstrim. Di dalam hatinya, ia merasa bahwa sinar merah itu adalah sesuatu yang begitu mengerikan dan harus dihindari.
Sinar merah itu tiba-tiba berubah menjadi sebuah jalan setapak yang terbakar oleh api. Ketika ini terjadi, Yuan Dongyi sudah tidak memiliki kesempatan untuk dapat melarikan diri. Jalan setapak yang terbakar oleh api itu seolah dapat melunturkan hukum Langit dan Bumi di tempat tersebut. Begitu jalan setapak ini menghantam tubuh Yuan Dongyi dalam waktu yang super singkat, ledakan energi elemental yang begitu mengerikan segera terjadi. .
*BOMM!!* Yuan Dongyi akhirnya terhempas ke belakang sejauh ratusan kilometer dan sosoknya melesat secepat cahaya. Dia akhirnya berhenti hanya karena menabrak sebuah gunung yang begitu besar dan tinggi.
Ketika ini terjadi, Yuan Dongyi langsung mengeluarkan air mancur darah dari mulutnya. Wajahnya tiba-tiba berubah menjadi seputih kertas dan tubuhnya gemetar tak karuan. Serangan macam apa yang mengenainya barusan? Apa serangan seperti ini masih berada di jenjang kekuatan Heavenly God?
Di samping itu, Qin Shan yang berada di kejauhan terlihat terkejut saat ini. Meskipun serangan barusan berasal dari anak tangga pertama, namun itu sudah cukup untuk membunuh orang seperti Yuan Dongyi. Beberapa tahun yang lalu ia sangat yakin bahwa anak tangga pertama dari Samadhi Fire Stairs ini bahkan dapat menghancurkan sebuah planet. Seharusnya Yuan Dongyi tidak bisa bertahan, bukan?
“Hebat sekali, aku tidak menyangka kau ternyata masih bisa hidup. Atau jangan-jangan kau ternyata dilindungi oleh sebuah harta magis?” Qin Shan tidak bisa memikirkan hal lain lagi selain Yuan Dongyi memiliki harta magis pertahanan yang melindungi tubuhnya. Bahkan jika Yuan Dongyi dilindungi oleh harta magis pertahanan, harta magis tersebut setidaknya harus setingkat Immortal Realm.
“Itu bukan karena harta magis, tapi akulah yang membantu melindunginya.” tiba-tiba terdengar sebuah suara yang datang entah dari mana. Ketika suara ini sudah menyelesaikan kalimatnya, seorang pria berjubah putih yang terlihat seperti seorang terpelajar muncul di dekat Yuan Dongyi.
“Uncruel! Itu kau...” sesaat setelah pria berjubah putih itu muncul, San Jinsheng yang baru saja tiba di dekat Qin Shan langsung berteriak kaget.
“Hehe, ternyata itu kau, San Jinsheng. Ternyata keputusanku untuk datang ke sini memang tepat. Andaikan aku terlambat sedikit saja maka Dongyi mungkin sudah mati.” ucap Uncruel dengan tenang. Saat ia menyelesaikan kalimatnya, ia mengeluarkan sebutir pil berwarna putih dan memasukannya ke dalam mulut Yuan Dongyi.
“Setelah kegagalanmu merebut Dunia Xinxian ini dariku bertahun-tahun yang lalu, aku tidak menyangka kau akan kembali ke sini. Kau bahkan telah bekerja sama dengan Heavenly God lainnya untuk menghadapiku. Setidaknya aku harus menghibur kalian dulu karena sudah jauh-jauh datang ke sini untuk mengunjungiku, kan?” sebuah pedang panjang yang dialiri oleh listrik mulai muncul di tangan Uncruel. Saat pedang panjang ini muncul, ia sudah melesat dan menghilang tanpa jejak untuk menyerang ke arah Qin Shan.
....