
Kedua kapak yanga ada di tangan Threelives berubah menjadi kilatan cahaya saat ia melemparnya ke arah Qin Shan. Kapak tersebut terus maju dan membawa kekuatan penghancur yang mengerikan.
Saat Qin Shan menyaksikan hal ini, ia sedikit terkejut karena serangannya sangat cepat. Meski begitu ia tetap dapat menghindarinya dengan cukup mudah lalu kembali menyerang.
Kali ini Qin Shan tidak menggunakan keahliannya dalam Dao Api, karena keahlian itu akan jadi tidak berguna saat menghadapi Threelives. Satu-satunya yang dapat ia andalkan saat ini hanyalah keahlian berpedang.
Energi yang tak terbatas dari langit dan bumi segera berkumpul di sekitar Qin Shan. Energi ini kemudian mulai menyelubungi Jiuhua Sword dan membuatnya semakin kuat.
Perlu diketahui, bertahun-tahun yang lalu Qin Shan telah menerima pencerahan mengenai Swordforce. Hal ini bahkan lebih mengerikan dibanding teknik-teknik Qin Shan yang lain. Tentu saja itu hanya berlaku jika ia sudah mencapai Grand Dao dalam pedang.
Namun, itu sudah cukup untuk melawan Threelives. Tubuh Qin Shan berkelebat dengan cahaya lalu mulai melesat ke arah Threelives seperti guntur. Hanya dalam waktu kurang dari satu tarikan napas saja, Qin Shan sudah melayangkan pedangnya.
“World of Darkness!” tidak tanggung-tanggung, Qin Shan bahkan langsung mengeksekusi jurus pedang terkuat miliknya untuk saat ini.
Ketika ini terjadi, kegilaan Threelives berubah menjadi ketakutan dan tubuhnya bergetar. Sebuah domain ruang hampa mulai menguncinya, dan tubuhnya seakan telah menjadi luntur. Dunia kegelapan tiba-tiba menguasainya.
Siluet pedang yang terlihat gelap mulai muncul, tebasan pedang yang membawa kekuatan penghancur ini bergerak ke arah Threelives.
“Tidaaak!!” di saat-saat terakhir, Threelives dengan panik mencoba kabur dan mengaktifkan semua harta magis pertahanannya. Namun, tidak peduli apa yang telah dia lakukan, dia hanya bisa menjadi tidak berdaya di bawah serangan penghancur semengerikan ini.
*Bomm!!* Daratan bergetar hebat dan ledakan yang besar segera terjadi. Wilayah Istana God Emperor langsung jatuh ke dalam kekacauan dan semua kultivator berhamburan ke segala arah.
Meskipun posisi Qin Shan saat ini berada cukup jauh dengan Istana God Emperor, namun kekuatan penghancur dari serangannya sebelumnya mampu mencapai bagian luar istana. Beberapa kultivator yang lebih lemah bahkan mengalami cedera saat gelombang energi menggempur tubuh mereka.
Ketiga kepala Threelives terpelintir lalu meledak menjadi cincangan daging. Namun, dengan kondisi seperti itu saja, dia masih belum mati. Tangannya yang terlihat tak berdaya berusaha membentuk segel demi segel yang tampak rumit. Saat hal ini terjadi Qin Shan tentu saja tidak tinggal diam.
Qin Shan bergerak ke depan dan berniat untuk memotong tangan Threelives. Namun, sebelum ia sempat melakukannya, tiba-tiba kepala Threelives yang telah meledak tumbuh kembali dengan cepat.
“B*jingan! Aku akan membunuhmu!” Threelives terlihat sangat marah dan ia kembali memanggil dua buah kapaknya di kejauhan. Energi spiritualitas tang tak terbatas dari langit dan bumi kembali mengitari tubuhnya, namun sebelum dia sempat meluncurkan serangan ke arah Qin Shan, Qin Shan lebih dulu menyerangnya dengan membabi-buta.
*Bomm! Bomm! Bomm!* Ledakan yang tak terhitung jumlahnya terdengar saat Threelives terus dipukul mundur hingga ribuan kilometer. Serangan biasa tentu saja tidak akan mampu membunuhnya, karena itulah Qin Shan berpikir untuk segera melepaskan array penyegelan miliknya.
Qin Shan mengacungkan jarinya ke depan lalu seberkas cahaya mulai melesat. Sebuah kubah energi yang dipenuhi oleh rune-rune array langsung muncul dan memerangkap Threelives di dalamnya. Ini adalah array jebakan kelas puncak yang mampu diciptakan Qin Shan untuk saat ini.
Di bawah tekanan array jebakan ini, Threelives menjadi tidak berdaya. Seluruh tubuhnya kehilangan kekuatan dan membuatnya terlihat seperti makhluk biasa, energi elemental di dalam tubuhnya juga telah tersegel.
“Aku tidak perlu bertanya tentang identitasmu karena aku sudah tahu darimana kau berasal. Karena itulah, selamat tinggal.” Qin Shan menggenggam Jiuhua Sword dan segera mengambil kuda-kuda Heartsword Art.
“Tu-tunggu sebentar! Kau tidak boleh membunuhku!” tepat sebelum Qin Shan mengeksekusi jurusnya, Threelives tiba-tiba berteriak lantang dan ia terlihat ketakutan. “Aku adalah seorang Immortal Venerable level 9 dari Aliansi Seratus Bintang. Jika aku mati, maka Aliansi Seratus Bintang tidak akan tinggal diam.”
Wajah Qin Shan berubah menjadi tak sedap dipandang saat Threelives memberikan ancaman kepadanya. “Sayangnya Aliansi Seratus Bintang memiliki terlalu banyak Immortal Venerable. Kehilangan satu orang saja tidak akan menimbulkan dampak buruk.” Qin Shan melayangkan pedangnya dengan wajah tanpa ekspresi ke arah Threelives.
Sebuah sinar pembunuh terbentuk dan mencincang tubuh Threelives menjadi beberapa bagian. Namun, karena kekuatan regenerasinya yang sangat menakjubkan, dia tidak mati. Potongan-potongan tubuhnya perlahan menyatu kembali dengan sempurna.
“Kumohon tunggulah sebentar Teman Dao. Aku bersumpah akan melakukan apa saja sesuai yang kau perintahkan, asalkan kau tidak membunuhku. Aku juga bisa menjadi pengikut paling setia-mu.” ucap Threelives dengan tubuh bergetar.
“Hentikan omong kosongmu.” jawab Qin Shan pendek.
“Atau aku bisa memberikan informasi mengenai Aliansi Seratus Bintang padamu, dan bahkan beberapa rahasia terbesar yang kami miliki. Bagaimana?” Threelives tidak memiliki pilihan lain saat ini dan ia terpaksa harus mengambil keputusan yang bahkan akan merenggut nyawanya di masa depan.
Mendengar hal ini, telinga Qin Shan sedikit bergerak dan ia menjadi cukup tertarik. “Oh, itu terdengar bagus. Ceritakan semua yang kau tahu padaku.” balas Qin Shan dengan acuh tak acuh.
Namun, Threelives tidak mengatakan apapun, dan dia hanya menatap dengan penuh perhatian ke arah Qin Shan.
Qin Shan tentu saja mengerti hal ini, dan ia mau tak mau harus melakukannya. Qin Shan membangkitkan Divine Willnya lalu mulai bersumpah kepada Dao of The Heavens bahwa ia tidak akan membunuh Threelives.
Setelah semua ini terjadi, Threelives menghela napas panjang dan ia mulai berbicara. “Aliansi Seratus Bintang dipimpin oleh Du Shentian. Dia adalah orang paling kuat di seluruh Dunia Kultivasi bagian utara, orang inilah yang juga telah mengirimku kepadamu. Lalu, terdapat sekitar seratus juta kultivator dari Aliansi Seratus Bintang yang telah menetap di tempat ini.”
“Aku tidak terlalu tertarik dengan hal itu, ceritakan saja beberapa hal penting dan kita bisa mengakhiri semua ini.” ucap Qin Shan dengan nada yang dingin.
Mendengar hal ini Threelives menelan ludahnya lalu mulai menjelaskan kembali. “Tapi kau tidak perlu takut, seratus juta kultivator ini hanyalah seorang Loose Immortal yang telah gagal menapak di jalan Dao. Jadi meskipun basis kultivasi mereka adalah Immortal Venerable, kekuatan mereka hanya setara dengan Profound Immortal, atau lebih buruknya hanya setara dengan Half Immortal.”
“Loose Immortal? Apa itu?” Qin Shan bertanya dengan keheranan.
“Loose Immortal adalah seseorang yang menemui jalan buntu dalam kultivasi mereka. Saat mereka susah terlalu lama berada di jalan buntu itu, pondasi Dao mereka menjadi goyah lalu runtuh. Sehingga, seorang kultivator sudah tidak dapat lagi berkembang ataupun menjadi sedikit lebih kuat. Menjadi seorang Loose Immortal bahkan lebih mengerikan dibanding kematian.”
...