
Di tempat yang jauh dari medan perang, terdapat sebuah planet kecil yang tidak berpenghuni. Meskipun tidak memiliki manusia di dalamnya, planet ini termasuk planet kehidupan yang menyimpan berbagai macam sumber daya. Di sana, Qin Shan duduk dan berkultivasi untuk memulihkan kekuatannya.
Setelah bertarung dengan Zhen Daqing hingga energi elementalnya hampir habis, Qin Shan tidak berniat untuk melanjutkan pertarungan dan ia langsung melarikan diri ke tempat ini. Tidak peduli seberapa lemah Zhen Daqing saat itu, ia tetap tidak akan dapat membunuhnya dengan mudah karena kekurangan energi elemental.
“Lautan Spiritualku memang sangat besar dan mengandung energi yang melimpah. Sayangnya, teknik Fiendgod Sealing Art memakan terlalu banyak energi saat digunakan. Teknik ini memang adalah teknik pamungkas, tapi teknik ini juga bagai pedang bermata dua.” gumam Qin Shan dan ia terlihat sedang berpikir. “Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini hanyalah dengan memperluas lautan spiritualku.”
Qin Shan terus berpikir selama beberapa waktu dan ia akhirnya hanya bisa menghembuskan napas panjang. Saat ini, tidak ada cara untuk meningkatkan kekuatannya dengan instan. Jika ia memilih untuk berkultivasi dalam jangka waktu tertentu, maka Three Realm akan kesulitan untuk menghadapi Endwar ini.
Sebelum pergi dari tempat itu, Qin Shan terlebih dahulu melakukan kultivasi singkat untuk memancing beberapa pencerahan. Namun, setelah menyadari bahwa tidak ada pencerahan yang bisa ia kembangkan, ia memutuskan untuk segera meninggalkan planet tersebut.
*Swosh! Swosh! Swosh!* Tiba-tiba bunyi mendesing terdengar di udara. Beberapa sosok yang tampak sangat kuat muncul dan menghalangi jalan Qin Shan.
Tiga orang ini adalah seorang Immortal Venerable menengah dan salah satunya adalah Immortal Venerable akhir. Tubuh mereka memancarkan aura spiritualitas yang luar biasa saat menatap Qin Shan.
Saat ini terjadi, Qin Shan terkejut dan ia refleks mundur beberapa langkah. Menyadari bahwa kekuatan mereka bertiga sangat besar, ia tidak ingin lengah sedikit pun. Menghadapi tiga orang Immortal Venerable level 7 akan sebanding dengan menghadapi satu Zhen Daqing.
“Jejak itu berhenti di sini. Sudah pasti bahwa orang inilah yang mengambilnya.” ucap seorang Immortal Venerable level 8 yang berperawakan pendek. Saat ia mengatakan hal ini, dua rekannya yang ada di belakang menganggukkan kepala dan langsung menerjang ke arah Qin Shan.
Qin Shan sangat terkejut dengan kejadian ini dan ia mulai mundur dengan cepat. Di saat yang bersamaan, ratusan sinar pedang yang sangat mengerikan segera ditembakkan ke arahnya.
*Duaarr!!* Qin Shan kehilangan kestabilannya dan ia akhirnya terlempar ke belakang sejauh beberapa ratus meter. Untung saja ia tidak terluka saat terkena serangan ini.
“Serahkan Buah Dao itu, maka kami akan menghadiahimu kematian yang cepat.” salah satu Immortal Venerable level 7 mengacungkan pedangnya ke arah Qin Shan dan berkata dengan acuh tak acuh.
Mendengar hal ini, Qin Shan mengerutkan kening dan tubuhnya bergetar. Buah Dao adalah harta karun kultivasi yang sangat berharga, dan ia memang memiliki sangat banyak. Namun, ia tidak berpikir bahwa Buah Dao akan memiliki nilai yang melampaui perkiraannya.
“Buah Dao? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan. Apa itu Buah Dao?” tanya Qin Shan dengan keheranan. Tentu saja ia hanya sedang berakting saat ini. Ia ingin menggali lebih dalam mengenai Buah Dao yang ia temukan sewaktu berada di Alam Harta Karun Lima Elemen dulu.
“Jangan berpura-pura bodoh. Kami dengan jelas merasakan bahwa jejak dao yang terdapat di dalam Buah Dao berakhir pada dirimu. Jika kau tidak menjawab pertanyaanku sebelumnya maka kau akan mati.” seorang Immortal Venerable level 7 sudah siap untuk membunuh Qin Shan saat ia mengarahkan pedangnya ke depan.
Sinar pedang yang tampak mematikan segera ditembakkan dan melesat ke arah Qin Shan. Serangan ini tentu saja dapat ia atasi dengan cukup mudah, namun masalahnya adalah dua orang yang sedang menunggu celah untuk menyerangnya.
Jika Qin Shan menangkis serangan tersebut, maka dua orang yang lain akan segera mengeksekusinya dengan cepat. Dan jika ia menghindarinya, maka akibatnya akan lebih buruk daripada menangkisnya. Qin Shan berusaha berpikir dengan kritis, namun di detik-detik terakhir ia memutuskan untuk melakukan hal yang gila.
Ketiga Immortal Venerable itu melotot hingga mata mereka akan keluar saat melihat fenomena ini. Hasrat yang tak terbendung di dalam tubuh mereka langsung meledak tak terkendali.
“Ambil ini!” Qin Shan melempar Buah Dao jenjang rendah itu dengan sekuat tenaga ke ruang hampa yang tak berujung. Hanya butuh waktu beberapa saat saja hingga akhirnya buah itu tak terlihat oleh mata.
Menyaksikan hal ini, ketiga Venerable Immortal itu mengamuk dan mata mereka menjadi merah. Mereka sangat marah dengan Qin Shan dan sangat ingin untuk membunuhnya. Namun, dibanding keberadaan Buah Dao, hal itu tidak penting sekarang. Tanpa membuang waktu lagi mereka langsung berubah menjadi seberkas cahaya dan mengejar Buah Dao tersebut.
…
Sebenarnya Qin Shan tidak ingin untuk membuang satu Buah Dao saja, meskipun hanya jenjang rendah. Namun, ia merasa bahwa hal itu sebanding untuk mengetahui lebih dalam tentang Buah Dao. Ia sebenarnya menjadikan ketiga Immortal Venerable itu kelinci percobaan.
Saat ketiga Immortal Venerable itu mengejar Buah Dao, Qin Shan juga mengikuti mereka dari belakang sambil menjaga jarak. Selama perjalanan itu pula ia dikejutkan dengan pertarungan di antara ketiga Immortal Venerable itu.
Pada awalnya ketiga Immortal Venerable tersebut seperti seorang rekan yang dapat dipercaya, namun dihadapkan dengan satu Buah Dao jenjang rendah, mereka langsung berubah menjadi musuh.
Beberapa waktu berlalu dan pertarungan itu hanya menyisakan seorang Immortal Venerable level 8. Tubuhnya dipenuhi luka yang berlumuran darah saat ia meraih Buah Dao dihadapannya.
Pria pendek itu bahkan tidak peduli tentang kehadiran Qin Shan di dekatnya dan ia langsung memakan Buah Dao tersebut bulat-bulat. Segera setelah itu, lonjakan energi yang sangat menakjubkan terjadi di dalam tubuh pria tersebut.
Pria itu cepat-cepat melakukan teknik kultivasi dan mensirkulasikan energi dari Buah Dao tersebut ke seluruh meridiannya. Tubuhnya berkelebat dengan jutaan sinar yang memenuhi ruang. Fenomena ini bahkan membuat Qin Shan merasa terpukau.
“Dia sedang menerobos...” gumam Qin Shan dan ia mencoba mengamati lebih jauh. Selang beberapa lama, pria pendek tersebut akhirnya menembus Immortal Venerable level 9. Beberapa lama lagi berlalu dan dia sekarang berada di tahap Great Circle!
*Bomm!!* Ledakan energi yang sangat kuat dan agung tiba-tiba terjadi. Hal ini membuat Qin Shan terpental sejauh puluhan ribu meter dan tubuhnya terasa kesemutan. “Bahkan dengan God Body level 5, aku masih terkena dampak yang cukup parah.” jauh di dalam hati Qin Shan, ia merasakan sensasi merinding yang teramat sangat.
Di atas kepala pria pendek itu tiba-tiba muncul sebuah cahaya, lalu jauh di atas langit jalur cahaya tiba-tiba menerjang dan melahap pria tersebut dengan kekuatan yang menakjubkan. Jalur cahaya ini membawa spiritualitas Dao yang begitu agung dan dahsyat. Energi Langit dan Bumi di sekitarnya seakan-akan diperbaharui dan menjadi semakin tinggi dan kuat.
Qin Shan yang menyaksikan hal ini hanya bisa membuka mulutnya lebar-lebar dengan perasaan tak percaya. Apa yang saat ia lihat adalah, proses kenaikan ke Dunia Immortal!
….