
Di dalam kabut darah itu, sepotong daging mulai terbentuk dan seiring berjalannya waktu, tubuh Zhen Daqing kembali menjadi utuh.
Qin Shan yang melihat hal ini dari kejauhan merasa kulit kepalanya kesemutan. Teknik luar biasa apa yang orang-orang Asing ini kultivasikan, sehingga mereka memiliki lebih dari satu nyawa? Ia ingat, dulu Zhen Yang juga mengalami hal yang sama seperti Zhen Daqing.
Di samping itu, ekspresi Zhen Daqing terlihat lebih tidak percaya daripada ekspresi Qin Shan. Ia dengan jelas melihat bahwa Qin Shan telah menjadi seonggok daging sebelumnya, namun kenapa tiba-tiba dia dapat pulih secepat kilat dan bahkan mampu membunuhnya sekali?
“Orang ini memiliki semacam rahasia.” batin keduanya di saat yang bersamaan.
Sebelumnya, saat Qin Shan sedang tidak berdaya di hadapan Zhen Daqing, ia secara mengejutkan menerima sebuah ilham mengenai teknik Return to Mortality. Pada awalnya, Qin Shan berpikir bahwa teknik ini hanya berfungsi untuk mengendalikan jurus-jurus Fiendgod Sealing Art. Namun, kenyataannya tidak begitu.
“Return to Mortality sebenarnya semacam kemampuan pasif yang tidak sempurna. Perlu situasi khusus untuk dapat mengaktifkan teknik ini. Saat aku berada di ambang kematian, teknik ini tiba-tiba aktif dan mulai meregenerasi tubuhku hingga sembuh dengan sempurna. Teknik ini benar-benar sangat luar biasa dan berguna untukku, sayangnya teknik ini memakan terlalu banyak energi kehidupan. Dua kali diaktifkan lagi saja, aku pasti sudah menjadi seorang pria tua sekarang.” batin Qin Shan dan ia diam-diam menarik napas panjang.
Di dunia ini, ada terlalu banyak hal yang di luar nalar dan tidak masuk akal. Namun, tidak dipungkiri bahwa semua itu memang adalah kenyataan.
“Dulu, saat aku membunuh Zhen Yang, dia juga bangkit kembali setelah berubah menjadi kabut darah. Bagaimana bisa kalian melakukan hal itu?” tanya Qin Shan dan ia menatap Zhen Daqing dengan tatapan dingin. Pertanyaan ini sudah tidak dapat ditahan lebih lama lagi olehnya.
Saat mendengar pertanyaan Qin Shan, alis Zhen Daqing mengerut dan ia tertawa terbahak-bahak. “Tidak peduli seberapa kuat dirimu, kau tetaplah orang udik dari galaksi yang terpencil ini.” ia terus tertawa dan menatap Qin Shan dengan hina.
Ketika ini terjadi Qin Shan merasa sangat marah dan ingin segera menghapuskan Zhen Daqing dari dunia. Namun, ia sadar dengan kondisinya saat ini, masih sangat sulit untuk melakukan hal tersebut. Terlebih lagi hampir seluruh energinya telah terkuras akibat pertarungan sebelumnya.
“Baik, baik. Kubiarkan kau tertawa untuk saat ini, tapi kau tidak akan menyangka bahwa aku memiliki seorang kenalan yang luar biasa di luar sana.” ucap Qin Shan dan ia balik mengancam Zhen Daqing.
“Siapa?” tanya Zhen Daqing dan ia berhenti tertawa.
“Jie Yun! Dia adalah seorang True God yang berasal dari Dunia Dewa! Ketika ia datang ke tempat ini, kau dan seluruh pasukanmu akan berubah menjadi debu!” balas Qin Shan dengan nada yang mengancam.
Zhen Daqing tercengang dan tak bisa berkata-kata. Beberapa saat berlalu dan ia kembali tertawa terbahak-bahak. “Dunia Dewa! True God! Hahahaha! Kau benar-benar mempercayai dongeng dari 'Si Burung Gagak' itu?” ia tidak berhenti tertawa dan melupakan bahwa saat ini ia sedang berada di dalam pertarungan.
Awalnya Qin Shan hanya berencana untuk mengalihkan perhatian Zhen Daqing walaupun selama beberapa saat saja, tapi ia tidak menduga akan mendengar kalimat 'Si Burung Gagak' dari mulut Zhen Daqing. Meskipun sedikit kebingungan, Qin Shan memilih untuk tidak mempedulikan hal itu dan ia mulai mengumpulkan kekuatan penuh dari Samadhi Fire Stairs Anak Tangga Ketiga di ujung jarinya.
*Pa!* Sinar pembunuh yang diselimuti oleh api melesat di udara. Energi api dari sinar ini melonjak dengan kekuatan yang mengerikan dan melesat ke arah Zhen Daqing.
Namun, beberapa saat setelahnya tubuh Zhen Daqing kembali tumbuh dan pulih seperti sedia kala. Di samping itu, rambut hitam pekat miliknya telah berubah menjadi putih.
“B*jingan gila! Aku akan membunuhmu!” Zhen Daqing melolong dengan marah dan ia menyerang Qin Shan dengan pedang panjangnya.
Saat Qin Shan menyaksikan hal ini, ia sekali lagi tertegun dan tubuhnya serasa tersambar petir. Orang ini memiliki banyak nyawa!
Saat serangan pedang racun Zhen Daqing terus melesat ke depan, Qin Shan berusaha untuk menghindarinya dengan susah payah. “Menurutmu, siapa yang b*jingan gila di sini?! Aku atau kau?!” Qin Shan ketakutan setengah mati dan ia berteriak histeris. Jika ini terus berlanjut, maka energi di dalam tubuhnya akan terkuras habis dan ia akan mati.
Saat Qin Shan mengatakan hal ini, Zhen Daqing menjadi semakin marah dan ia menggila. Jutaan siluet pedang racun terbentuk di udara dan menargetkan Qin Shan. Nampaknya, ia sudah tidak ingin melihat Qin Shan lebih lama lagi dan memilih untuk membunuhnya.
Sekali lagi Qin Shan berteriak ketakutan dan jantungnya berdetak semakin cepat. Selama hidup panjangnya, baru kali ini dia merasa ketakutan seperti ini. Namun, ini bukanlah ketakutan terhadap kematian, tetapi ketakutan yang ia sendiri inginkan!
Qin Shan merasa darahnya mendidih dan ia semakin bersemangat, rasa takut ini membuatnya merinding dan sensasi ini benar-benar membuatnya candu. Tanpa ia sadari, efek samping dari teknik Fiendgod Sealing Art telah menguasai tubuhnya.
*Bomm!! Bomm!* Ledakan beruntun terus terjadi dan Qin Shan terus menghindar ke segala arah. Sampai detik ini, ia tidak berniat untuk membalas karena memang energi elemental di dalam tubuhnya sudah sangat tipis.
“Berhentilah menjadi seperti tikus dan matilah!” Zhen Daqing sudah sangat muak dan ia tanpa ragu melemparkan sebuah jimat kertas ke udara. Begitu jimat ini diaktifkan, jimat itu langsung berubah menjadi seberkas cahaya yang bersinar terang di ruang hampa.
Sebuah bintang baru seakan telah terbentuk dan energi yang luar biasa dahsyat melonjak dari sana. Hati Qin Shan menjadi dingin saat ia menyaksikan hal ini. Entah kenapa, jauh di dalam lubuk hatinya ada suara yang terus menyuruhnya untuk pergi melarikan diri. Namun, Qin Shan tidak berderak satu inci pun dan ia terlihat bersemangat.
“Luar biasa... Jadi ini adalah kekuatan dari Dao Jimat.” Qin Shan berdecak kagum saat gelombang energi yang ganas terus melonjak keluar. “Mungkin aku akan mendapatkan ilham Dao Jimat jika berada di sini lebih lama lagi.” Qin Shan mulai memejamkan matanya dan mulai merenungkan fluktuasi energi yang ia rasakan saat Jimat tersebut di aktifkan.
Saat Zhen Daqing menyaksikan hal ini dari kejauhan, ia tercengang dan menatap Qin Shan dengan mulut terbuka lebar.
“Tarik ucapanmu kembali! Siapa yang b*jingan gila di sini?! Aku atau kau?!”
...