Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 578 - Terlalu Kuat dan Mendominasi



Peperangan antara Heavenly God dan Spiritual God terjadi di tempat yang berbeda. Hal ini dikarenakan para Spiritual God tidak akan bertahan walaupun hanya terkena aura dari seorang Heavenly God, apalagi jumlahnya yang sangat banyak.


Para tokoh terkuat Three Realm seperti Kaisar Segala Manusia, Greenlotus, Miracle dan lainnya melawan masing-masing seorang Immortal Venerable level 9. Khusus untuk Kaisar Segala Manusia, dia melawan seorang Great Circle tahap Immortal Venerable.


Seharusnya, perang ini sudah dimenangkan oleh kubu Aliansi Dunia Iblis karena mereka memiliki pasukan yang puluhan kali lebih banyak dari Three Realm. Namun, karena Three Realm memiliki Medan Perang Ilusi dan dua belas Pilar Langit, mereka dapat mengimbangi kekuatan yang terpisah bagai jurang itu.


Di samping itu, Qin Shan saat ini sedang terpaku di ruang hampa dan tak bergerak sama sekali. Sesaat setelahnya matanya tiba-tiba terbuka dan memancarkan aura spiritualitas yang luar biasa. Tubuhnya berfluktuasi dengan energi langit dan bumi yang begitu murni dan kuat, di saat yang bersamaan ia juga mulai beresonansi dengan Dao of The Heavens. Hal ini menandakan bahwa ia hanya selangkah lagi saja untuk menembus belenggu dan naik ke Dunia Immortal.


“Saat basis kultivasiku meningkat, jurus-jurus dan teknik-teknikku juga akan ikut meningkat pesat. Luar biasa, aku tidak menyangka akan ada perbedaan yang cukup besar antara Immortal Venerable level 8 dengan level 9.” Qin Shan berdecak kagum sambil mengamati tubuhnya.


*Whosh! Duaar!!* Tiba-tiba, bunyi mendesing yang memekakkan telinga terdengar lalu terjadi ledakan yang sangat mengerikan. Ledakan ini menyerbu ke arah Qin Shan dan seorang pria berjubah biru berada di baliknya.


Qin Shan menanggapi serangan ini dengan serius dan ia bertahan menggunakan kuda-kuda Heartsword Art. “Great Circle tahap Immortal Venerable...” gumam Qin Shan dan hatinya menjadi dingin.


Meskipun ia telah menembus tahap Immortal Venerable level 9, seseorang di tahap Great Circle mungkin sebanding dengan kekuatannya.


Pria berjubah biru yang menyerang Qin Shan merasa cukup terkejut saat melihat Qin Shan yang memblokir serangan mematikannya barusan. Meskipun tampak seperti ledakan pada umumnya, namun serangan yang ia luncurkan merupakan ledakan hukum-hukum dao yang ada di ruang tersebut. Menyadari bahwa Qin Shan dapat memblokirnya, kemungkinan besar Qin Shan juga telah mempelajari tentang hukum ruang.


“Dari Dunia Kultivasi mana kau berasal?” tanya pria berjubah biru dengan acuh tak acuh dan terus menyerang dengan membabi buta.


“Ini adalah tanah airku.” jawab Qin Shan singkat saat ia terus bertahan dari serangan lawannya. Setelah mendapatkan sedikit celah, ia langsung mengeksekusi jurus Blazing Sun yang membuat ruang di sekitarnya mulai meleleh.


Ekspresi pria berjubah biru menjadi tak sedap dipandang saat ia berhadapan dengan jurus yang Qin Shan kerahkan. “Tidak mungkin... Mana mungkin tempat ini dapat melahirkan seseorang sekuat ini. Lalu darimana kau mempelajari Sacred Art ini?!”


Pria berjubah biru berusaha melawan dengan sekuat tenaganya saat sebuah bintang yang berkobar mulai datang ke arahnya lalu meledak menjadi jutaan sinar yang menyilaukan.


*BOMM!!* Ledakan itu membuat semua orang yang berada di sekitar mereka terpental sejauh puluhan ribu kilometer. Lalu untuk para Loose Immortal yang terdekat, mereka langsung berubah menjadi daging panggang.


Untuk pria berjubah biru, dia mengalami luka yang sangat serius. Seluruh tubuhnya berlumuran darah dengan pakaian yang compang-camping.


“Jangan pikir untuk dapat mengalahkan kami semudah itu!”


“Untuk melawan orang udik sepertiku yang tidak tahu apa-apa tentang dunia luar, bukankah kalian terlalu berlebihan?” ucap Qin Shan sambil berdecak kesal. Saat ia mengatakan hal itu, ia bahkan tidak menunggu reaksi dari lawannya dan segera menembakkan sinar pembunuh dari Samadhi Fire Stairs anak tangga keempat.


Sinar pembunuh ini membentuk cahaya garis lurus di lintasannya lalu berubah menjadi dinding api yang tak kasat mata. Lalu, di ujung sinar ini sebuah energi yang luar biasa besar meledak.


*Duaarr!!* Langit dan Bumi berguncang, ruang mulai meleleh dan hukum di sana menjadi kacau balau. Ledakan super kuat ini bahkan menewaskan ratusan Loose Immortal yang berada di sekitarnya. Tidak hanya itu, pria berjubah biru yang sebelumnya dilawan oleh Qin Shan juga telah menjadi abu.


Sementara itu, pria berjubah hitam telah terluka parah dan ia tidak bisa melakukan apa-apa. Ia tidak pernah menyangka bahwa Qin Shan akan memiliki kekuatan yang semengerikan ini.


Sebenarnya Qin Shan juga terkejut dengan kekuatan serangan yang ia hasilkan. Di masa lalu,teknik Samadhi Fire Stairs tidak sekuat seperti yang sekarang ini. Meski demikian teknik ini memakan terlalu banyak energi elemental. Hanya dalam beberapa saat saja, energi elemental yang Qin Shan miliki tinggal setengah.


“Hanya seperti ini saja para kultivator Immortal Venerable yang katanya sangat kuat itu? Hmph, jangan melebih-lebihkan sebuah rumor belaka!” Qin Shan berteriak sambil tertawa menghina.akibat kata-kata Qin Shan, beberapa orang di tahap Great Circle Immortal Venerable mulai terprovokasi dan mendatangi Qin Shan untuk mencincangnya menjadi beberapa juta bagian.


Menyaksikan lebih dari sepuluh orang Immortal Venerable level 9 menyerbu ke arahnya, Qin Shan hanya bisa tertawa pelan sambil melayangkan jurus-jurusnya.


Pertarungan sengit Qin Shan menjadi pusat perhatian di Medan Perang, bahkan Miracle yang sedang fokus untuk mengendalikan Medan Perang Ilusi menjadi sangat terpukau.


Saat melawan belasan Immortal Venerable level 9, Qin Shan bahkan tidak terlihat kewalahan ataupun tanda-tanda melemah.


Qin Shan dengan cepat segera mensirkulasikan meridian ke-101 dan 102 miliknya saat ia mengeksekusi 10 sinar pembunuh dari Samadhi Fire Stairs sekaligus. Ia berniat untuk memusnahkan semua Immortal Venerable yang terlihat oleh matanya dengan sekali serang. Tentu saja untuk melakukan hal tersebut diperlukan energi super besar yang bahkan dapat membuat seorang Immortal Venerable lain merasa akan pingsan saat mengetahuinya.


Qin Shan mengacungkan kesepuluh jarinya dan menembakkan sinar pembunuh bercahaya merah redup yang tampak menakutkan.


“Tidaakk!!!” saat melihat serangan Qin Shan, semua Immortal Venerable yang ia lawan berteriak histeris dan mencoba menyelamatkan diri. Namun semuanya sudah terlambat.


*Puff! Puff! Puff!* Puluhan kabut darah langsung terbentuk di ruang hampa. Lebih dari sepuluh Immortal Venerable level 9 telah terbunuh oleh Qin Shan hanya dalam sekali serang!


Peristiwa ini bahkan membuat Du Shentian di kejauhan merasa bergidik dan kagum. Qin Shan ini... Terlalu kuat!


....