
Jiuhua Sword mulai bersinar dengan cahaya berwarna jingga yang begitu terang. Pedang itu bergetar saat energi Dao of The Flame melonjak keluar.
Qin Shan dengan cepat mengambil kuda-kuda Heartsword Art dan bersiap untuk melepaskan jurusnya. Ketika ini terjadi, empat orang yang berada di atas pedang terbang merasa hati mereka mencelos. Di hadapan mereka saat ini, sebuah energi yang benar-benar menakutkan telah muncul dan bersiap untuk melahap mereka.
Tiga Immortal Venerable segera mengeluarkan harta magis pertahan yang mereka miliki dan mulai membentuk pelindung energi elemental yang tak terhitung jumlahnya. Sementara itu, Zhao Jian hanya bisa menatap ke depan dengan pandangan kosong dan tubuhnya gemetar.
Sebelumnya, saat Zhao Jian terkena serangan sungai api yang dibentuk oleh Qin Shan, ia telah mengaktifkan seluruh harta magis pertahanan miliknya. Meski demikian, harta magis pertahanan tersebut tidak lebih dari kertas saat berhadapan dengan serangan Qin Shan. Kali ini, ia sekali lagi harus menghadapi serangan yang bahkan lebih mengerikan dibanding sebelumnya.
Tiba-tiba, karena suhu yang sangat ekstrim, ruang mulai beriak dan terdistorsi. Sebuah domain yang membara dan meledak-ledak juga segera tercipta. Di bawah domain ini, segala bentuk Dao mulai meleleh dan hanya menyisakan satu Dao of The Flame.
Domain tersebut terus meluas hingga mencapai radius lima ribu kilometer. Pada saat inilah Qin Shan akhirnya mulai maju dan menebaskan pedangnya dengan kekuatan yang menakjubkan. “Blazing Sun!!”
Tebasan pedang yang membentuk bayangan melengkung akhirnya tercipta. Tebasan pedang ini membawa semacam Dao penghancur yang mengerikan, dan tebasan ini terus melaju ke depan.
Semua ini sebenarnya hanya terjadi dalam waktu kurang dari tiga tarikan napas, namun membutuhkan waktu untuk menjelaskannya.
Beberapa tahun lalu, Qin Shan mendapatkan pencerahan terhadap Heartsword Art dan akhirnya jurus itu berevolusi menjadi Seni Beladiri Sakral. Terlebih lagi, Qin Shan sudah menyerap Manik True Samadhi Fire secara menyeluruh, jadi tidak heran jurus Blazing Sun akan menjadi semengerikan ini.
Di sisi lain, wajah Zhen Yang yang berada di atas kura-kura raksasa mulai berkedip. Menyaksikan serangan yang dilepaskan oleh Qin Shan membuat hatinya menjadi dingin. Tanpa membuang waktu lagi, ia segera melesat ke arah tiga rekannya dan mengeluarkan sebuah piringan kayu berwarna magenta.
Piringan kayu berwarna magenta ini memiliki ukiran sebuah sungai yang bercabang-cabang di atas permukaannya. Sehingga jika dilihat secara sekilas, sungai bercabang itu akan terlihat seperti sebuah pohon tanpa daun. Selain itu, piringan ini memancarkan semacam energi jahat yang samar-samar.
Ekspresi Qin Shan berubah menjadi terkejut saat ia menyadari Zhen Yang mulai bergerak. Terlebih lagi kecepatan Zhen Yang saat ini begitu mencengangkan. Jarak antara kura-kura raksasa dan pedang terbang besar setidaknya lebih dari sepuluh ribu kilometer, namun Zhen Yang hanya membutuhkan waktu sekedipan mata untuk tiba.
*Bomm!!* Ledakan yang memekakan telinga akhirnya muncul. Jurus Blazing Sun yang telah Qin Shan lepaskan meledak menjadi sinar pedang yang tak terhitung jumlahnya. Semua sinar pedang ini melesat ke arah lima orang yang berada di atas pedang terbang raksasa.
Namun, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Sebuah piringan bundar berwarna magenta tiba-tiba muncul sebelum sinar pedang tersebut mengenai mereka berlima. Piringan berwarna magenta ini terbentang sejauh puluhan ribu kilometer dari ujung ke ujung. Ukiran sebuah sungai yang bercabang di permukaannya juga mulai bersinar dan dialiri oleh energi kuat yang tak terlukiskan.
Dibawah kekuatan piringan ini, jurus Blazing Sun menjadi tidak lebih dari sekedar percikan api.
Sinar pedang yang tak terhitung jumlahnya langsung menyebar dan lenyap tanpa jejak. Ketika wilayah itu sudah mulai menjadi stabil kembali, Qin Shan terkejut dengan apa yang telah terjadi.
“Harta magis macam apa itu?!” Qin Shan seketika terkejut dalam hati dan diam-diam ia merasa takut. Ia dengan sangat jelas tahu seberapa kuat jurus Blazing Sun miliknya, namun itu ternyata dapat dipatahkan dengan mudah oleh piringan besar tersebut. Selain itu, orang bernama Zhen Yang ini juga telah ikut campur dalam pertarungan. Mulai dari sini Qin Shan sudah harus berhati-hati.
“Tidak peduli bahwa kau adalah seorang Immortal Venerable level 5, kau tetap adalah orang udik dari galaksi yang terpencil. Berpikir untuk dapat menandingiku dan bahkan membunuhku? Haha, bahkan si tolol Miracle itu tidak akan bisa.” ucap Zhen Yang sambil terkekeh. Piringan berwarna magenta miliknya perlahan mulai menyusut ke ukuran semula.
Ketika mendengar hal ini, alis Qin Shan berkedut dan ia menjadi keheranan. “Kau telah bertemu God Emperor? Apa yang kalian lakukan padanya?” tanya Qin Shan dengan nada yang dingin. Suaranya dipenuhi oleh niat membunuh yang sangat mengerikan.
“Hah? God Emperor?” Zhen Yang tertawa terbahak-bahak, “Orang itu tidak pantas untuk menyandang gelar kehormatan seperti itu. Dia hanyalah kultivator dengan pondasi Dao yang rapuh, apa yang membuatnya layak? Lagipula kami sudah mulai menginvasi planet yang menjadi tempat tinggalnya, dan sebentar lagi perang akan segera meletus!” ketika Zhen Yang mengatakan hal ini, ia tidak berhenti tertawa dan tersenyum sinis ke arah Qin Shan.
“Kau--!!” Qin Shan menjadi sangat marah saat ia mendengar semua ini. Orang-orang asing ini ternyata telah memulai penaklukan mereka, jika tidak segera dihentikan maka Three Realm sekali lagi akan jatuh kedalam kekacauan yang tak berujung.
Selain itu, Qin Shan masih memiliki hutang pada God Emperor. Bertahun-tahun lalu, God Emperor telah memberinya sebuah harta magis yang berbentuk sebuah penjara besi[1][1], meskipun saat ini Qin Shan masih belum memecahkan misteri penjara besi tersebut, dia sangat yakin bahwa itu merupakan harta magis yang luar biasa.
Beberapa saat kemudian, Tetua Kun dan Zhao Qing telah tiba di atas pedang terbang dan mereka memancarkan aura bertarung yang sangat kuat. Mereka menggenggam senjata harta magis di tangan mereka dan seolah siap untuk melakukan pertarungan hidup dan mati.
Melihat ambisi membara yang terpancar dari mata Tetua Kun dan Zhao Qing, Zhen Yang tersenyum lebar dan ia kembali menatap Qin Shan sambil tertawa lantang. “Satu lawan tujuh! Apa kau benar-benar mampu?!”
Dihadapkan dengan situasi ini, Qin Shan mengertakan giginya dan ia juga mengeluarkan Guci Primordial Chaos. Di dalam hatinya, ia yakin bahwa pertarungan ini akan berlangsung lama dan membutuhkan banyak energi. Di saat yang bersamaan, Qin Shan diam-diam mulai mengukir rune-rune array pembunuh dengan kehendak spiritualnya di dalam pulau lotus.
“Dengan kekuatanku saat ini, aku jelas tidak diuntungkan. Terutama piringan berwarna magenta yang dimiliki oleh Zhen Yang itu. Sungguh harta magis pertahanan yang kuat.” batin Qin Shan saat ia menatap sebuah piringan yang melayang di sekitar Zhen Yang.
Beberapa saat kemudian, aura immortal yang begitu kuat dan perkasa melonjak dari tubuh Qin Shan. Saat itu juga ia bergerak menjadi seberkas cahaya dan melayangkan tebasan pedang yang tak terhingga.
Karena ini adalah pertarungan satu lawan tujuh, maka Qin Shan harus menyingkirkan satu per satu dari mereka terlebih dahulu. Target pertamanya adalah Tetua Kun dan Zhao Qing. Mereka berdua adalah yang terlemah, karena itulah Qin Shan memutuskan untuk membunuh keduanya terlebih dahulu.
Saat tebasan pedang yang tak terhitung jumlahnya mulai bergerak ke arah mereka, tujuh Immortal Venerable dan Heavenly God tersebut segera berpencar. Di sisi lain, Tetua Kun dan Zhao Qing mulai membentuk segel tangan yang rumit dan menembakan sinar pembunuh ke arah Qin Shan.
*Pa! Pa!* Dua sinar pembunuh melesat dengan cepat dan membelah udara ketika mereka tertuju ke arah Qin Shan. Sebelum kedua sinar itu mencapai target mereka, sinar tersebut meledak dengan kekuatan yang mengerikan.
Qin Shan cukup terkejut dengan hal itu, namun serangan tersebut tidak cukup untuk membuatnya terluka. Saat ini tubuhnya berada pada tingkat God Body level 5, akan sangat memalukan jika ia terluka hanya dengan dua sinar pembunuh dari Heavenly God awal.
Qin Shan kemudian sekali lagi menyerang ke arah Tetua Kun dan Zhao Qing. Namun, tepat sebelum serangannya mengenai mereka, tiba-tiba muncul sebuah perisai berwarna magenta di depannya. Di saat yang bersamaan, sebuah pedang panjang terhunus ke depan dan meledak saat bersentuhan dengan Qin Shan.
Bagai anak panah yang meninggalkan busurnya, Qin Shan terpental sejauh puluhan kilometer dan darah mulai terlihat di sisi bibirnya. Ketika ini terjadi Qin Shan menjadi sangat marah dan ia mulai membentuk segel tangan yang begitu rumit.
“Samadhi Fire Stairs!” Qin Shan mengangkat tangannya, kemudian sebuah tangga yang berapi mulai muncul. Tangga api ini memiliki sebelas anak tangga, dan hanya terdapat dua anak tangga saja yang memancarkan energi yang mematikan.
Qin Shan mengacungkan jari telunjuknya ke depan dan melepaskan kekuatan dari Anak Tangga Pertama.
*Swosh!!* Sinar api mulai terbentuk dan melesat secepat cahaya. Sinar api ini menuju ke arah Tetua Kun dan Zhao Qing yang berada di kejauhan.
Sinar api yang Qin Shan tembakan begitu cepat, Tetua Kun ataupun Zhao Qing jelas tidak dapat mengimbangi kecepatan tersebut. Alhasil sinar api itu berhasil mengenai mereka dan kemudian sebuah ledakan terjadi diiringi dengan terbentuknya kabut darah.
Alis Zhen Yang berkedut saat ia menyaksikan hal ini. Bagaimanapun Tetua Kun dan Zhao Qing adakah seorang Heavenly God. Membunuh keduanya sekaligus dengan satu serangan, itu sedikit menakutkan...
Di sisi lain, Zhen Yang dan yang lainnya mulai melepaskan jurus terkuat mereka secara bersamaan untuk membunuh Qin Shan.
Pedang Zhen Yang berubah menjadi sebuah gasing yang berputar di udara, petir-petir yang tak terhitung jumlahnya menari-nari di sekitarnya. Pedang itu kemudian melesat ke depan dan membawa kekuatan penghancur yang dahsyat.
Namun, sebelum pedang itu mengenainya, Qin Shan tiba-tiba mengerang keras dan ia mulai mengambil kuda-kuda Heartsword Art Emosi Keempat!
Energi elemental yang tak terbendung meledak-ledak di sekitar Qin Shan dan secara mengejutkan ruang mulai terdistorsi karenanya. Jiuhua Sword kemudian bercahaya dengan warna merah muda yang tampak menawan dan elegan, sekarang pedang itu tampak sangat indah. Namun di balik keindahannya, pedang itu menyembunyikan kekuatan yang benar-benar menakutkan.
“Heartsword Art Emosi Keempat, Sunset Passage[2][2]!”
....
[1][1] Harta magis Penjara Besi, dapat dilihat di Ch. 419 pada book 1.
[2][2] Heartsword Art, Jurus Sunset Passage dapat dilihat di Ch. 523.