Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 557 - Hanya ada Satu Kubu yang Tetap Bertahan



“G-God Emperor! Itu Yang Mulia God Emperor!”


“God Emperor telah kembali! Kesempatan kita untuk bertahan hidup menjadi lebih besar!”


Seketika, kegemparan langsung terjadi di seluruh medan perang. Tidak hanya kubu Three Realm yang tertegun dengan kejadian ini, bahkan kubu Aliansi Dunia Iblis juga sama terkejutnya.


Puluhan kilatan cahaya tiba-tiba melesat dari Kastil Immortal kubu Three Realm. Mereka semua adalah para Heavenly God dan saat ini sedang menuju ke arah God Emperor Miracle. Tentu saja Greenlotus dan Xi Shui termasuk di antara mereka.


Di sisi lain, Heavenly God yang sebelumnya berhadapan dengan Ou Xie kini menampakan ekspresi yang pucat. Sebelumnya ia sudah sangat percaya diri bahwa ia akan bisa membunuh Ou Xie, namun ia tidak menyangka akan kedatangan God Emperor.


Miracle hanya menatap sekilas kepada Heavenly God di depannya lalu segera melayangkan sebuah pukulan yang mematikan.


*Duar!* Ledakan yang begitu keras segera terjadi, Heavenly God dari Aliansi Dunia Iblis itu bahkan tidak memiliki kesempatan untuk bergerak saat tubuhnya langsung hancur menjadi jus daging.


...


Beberapa bulan sebelumnya, ketika Qin Shan masih berada di Heaven Realm, ia berhasil menemukan keberadaan God Emperor Miracle lalu membebaskannya.


Namun, membebaskan Miracle dari array pengekang tingkat tinggi tidaklah mudah. Bahkan Qin Shan yang sudah merupakan Ahli Array level 9 saja memerlukan usaha yang sangat keras. Tapi, melalui ini ia juga mendapatkan sedikit keuntungan dan wawasannya terhadap Dao Array menjadi semakin tinggi.


Saat ini, di Kastil Immortal milik Aliansi Dunia Iblis. Para Heavenly God dan tokoh-tokoh terkuat sedang mengadakan rapat darurat untuk membahas kemunculan God Emperor yang sangat tiba-tiba ini.


“Bagaimana bisa orang itu bisa datang ke tempat ini? Bukankah kabarnya dia telah tersegel di suatu tempat yang sangat jauh dan terpencil?”


“Kita tidak tahu seperti apa kondisi jelasnya saat ini. Tetapi, seharusnya saudara Sunrise dapat menjelaskan hal itu, bukan?”


“Benar, aku ingat saudara Sunrise pernah membahas mengenai penyegelan Miracle dan merencanakannya. Kupikir ini ada hubungannya dengan Anda.”


Tatapan semua Heavenly God di ruangan tersebut tertuju kepada Sunrise yang saat ini sedang menampakan wajah yang sangat menakutkan.


“Para Alien sialan itu... Mereka mengatakan bahwa sudah mengurus Miracle dengan sangat baik. Lalu kenapa orang itu bisa berdiri di sini?” batin Sunrise dan ia merasa sangat frustrasi.


Setelah hening selama beberapa waktu, akhirnya Sunrise membuka lebar matanya dan ia seakan telah menemukan jawaban atas apa yang dipertanyakan di dalam pikirannya.


Sunrise ingat bahwa Kultivator Asing yang bekerja sama dengannya mengatakan bahwa Miracle telah di segel tak jauh dari Istana God Emperor. Sementara itu, Qin Shan juga telah berdiam di dekat Istana God Emperor selama beberapa bulan.


Perlu diingat bahwa Sunrise telah menanamkan jejak Daonya di dalam tubuh Qin Shan melalui Lotus Emas di masa lalu. Jadi tidak heran bahwa Sunrise akan selalu tahu di mana posisi Qin Shan berada setiap waktu.


“Kita sudah mengumpulkan banyak kekuatan selama beberapa abad belakangan ini, kurasa sudah saatnya kita akan meluncurkan semuanya sekaligus.” ucap Sunrise dengan ekspresi yang dingin.


Mendengar hal ini, para Heavenly God yang ada di ruangan itu merasa hati mereka menjadi dingin. Akhirnya Endwar yang sebenarnya akan dimulai. Ketika perang terakhir tiba, maka hanya akan ada satu kubu yang dapat bertahan.


“Aliansi Dunia Iblis sudah sangat lama hidup dalam bayang-bayang Three Realm. Inilah saatnya bagi kita untuk mengambil alih tempat ini.”


“Three Realm adalah tanah air kita, kita harus mengambilnya kembali dari orang-orang tak tahu malu itu.”


...


Kedatangan God Emperor disambut oleh hampir seratus Heavenly God dan ribuan Spiritual God. Lalu untuk Earth dan Sky Immortal, jumlah mereka tak terhitung saat mereka menyambut God Emperor.


“Selamat datang, God Emperor.” ucap semua orang dengan serentak saat mereka membungkukan badan dengan hormat.


Sementara itu, God Emperor Miracle hanya membalas mereka semua dengan anggukan lalu tanpa berpikir panjang langsung menduduki singgasana utama di Kastil Immortal itu.


Ketika semua ini terjadi, Qin Shan tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada God Emperor. Sedari dahulu kala, orang ini benar-benar sangat tangguh dan dihormati oleh semua orang. Bahkan setelah puluhan ribu tahun berlalu, kharismanya tetap tidak berkurang.


Qin Shan terkekeh pelan lalu ia melangkah ke depan secara perlahan lalu ikut membungkukkan tubuhnya sama seperti yang lain.


“Sebelum itu, terima kasih kepada seseorang karena telah berhasil menemukanku dan bahkan melepaskanku. Kupikir, aku akan selamanya berada di ruang gelap gulita itu lalu membusuk perlahan.” ucap God Emperor dengan nada yang hangat dan ia merasa sangat berterima kasih. Orang ia maksud tentu saja adalah Qin Shan.


Sebelumnya, Qin Shan meminta God Emperor untuk tidak menyebutkan namanya saat ia memberitahu Heavenly God lainnya mengenai kebebasannya karena Miracle berhutang budi, maka tentu saja ia tidak menolak syarat dari Qin Shan.


“Namun, baru saja aku kembali, kulihat situasi perang sudah hampir tidak dapat dikendalikan. Kupikir ini sudah saatnya untuk kita melakukan serangan penuh.” ucap Miracle dengan wajah yang serius. Saat ia menyelesaikan kalimatnya, ia segera memerintahkan Ou Xie yang ada di dekatnya untuk mengirimkan pedang terbang pembawa pesan kepada cukup banyak orang.


“Aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh God Emperor. Terlalu lama menunda juga tidak akan bagus untuk kita. Lebih baik, kita bertempur habis-habisan untuk menentukan siapakah tuan rumah asli dari galaksi ini.” Greenlotus maju ke depan dan ia setuju dengan God Emperor.


Di dalam hatinya, Greenlotus merasa sangat gembira karena Qin Shan ternyata berhasil menyelesaikan tugasnya. Ia berpikir sudah saatnya untuk mencabut larangan berperang yang ada di dalam tubuh Qin Shan.


Satu per satu para Heavenly God maju dan mereka menyetujui dengan apa yang Miracle usulkan. Sejauh ini tidak ada yang tidak setuju. Hanya dalam waktu setengah jam saja, mereka semua sudah menentukan dengan bersungguh-sungguh bahwa mereka akan bertempur habis-habisan di pertempuran berikutnya!


...