
Dari dalam pulau lotusnya, Qin Shan mengeluarkan tiga buah yang berwarna merah merona. Buah-buah ini adalah Buah Dao yang ia dapatkan di Alam Harta Karun Lima Elemen di masa lalu.
Sebelumnya, ia pernah menghabiskan beberapa buah dengan cara pemborosan paling menakutkan. Qin Shan menggunakan Buah Dao untuk mencapai tingkatan Immortal Venerable, meskipun terdengar masuk akal namun sebenarnya tidak begitu. Buah Dao sebenarnya digunakan untuk menerobos tahap Golden Immortal!
“Memikirkan semua itu kembali membuatku jadi sakit hati.” Qin Shan tersenyum kecut saat ia menatap tiga Buah Dao terakhir yang ia miliki.
Sebenarnya Qin Shan masih memiliki enam Buah Dao. Namun, tiga di antaranya memiliki karakteristik yang berbeda. Buah Dao itu memiliki warna emas yang sangat mengkilap dan memancarkan Energi Dao yang melimpah. Qin Shan tidak ingin menggunakan Buah Dao Emas terlalu cepat ketika ia belum mengetahui diperuntukan untuk siapa buah tersebut.
“Kemungkinan besar Buah Dao Emas digunakan untuk menembus tahap Immortal King atau bahkan Immortal Emperor. Di masa depan, jika aku membutuhkan bantuan beberapa Ahli yang kuat, buah ini pasti akan menjadi penyelamat hidupku.” gumam Qin Shan dan ia terlihat bersemangat.
Di atas jalan setapak itu, Qin Shan mulai duduk dan mengambil posisi lotus. Tangan kirinya menggenggam Pembuluh Energi Spiritual kelas Primal, sementara itu tangan kanannya menggenggam Buah Dao berwarna merah.
Qin Shan menghirup napas dalam-dalam dan mulai mengaktifkan teknik kultivasi Path to Immortal God. Ke-105 Meridiannya mulai bersirkulasi dengan menggila. 105 jalur sirkulasi kecil mulai bergabung dan membentuk jalur sirkulasi besar, sebuah pusaran energi mulai muncul di atas kepalanya.
Sebenarnya Qin Shan merasa ragu apakah penggunaan Buah Dao memang adalah dimakan secara langsung atau dibuat terlebih dahulu menjadi sebuah Pil? Meskipun cara penggunaannya yang sebenarnya adalah menjadikan Buah Dao sebagai Pil, Qin Shan tidak memiliki pilihan lain sekarang. Ia tidak memiliki resep Pil, bahkan jika ada pun maka ia belum tentu bisa membuatnya. Bagaimanapun, ia hanyalah seorang Ahli Pil jenjang rendah yang tidak mengalami peningkatan selama bertahun-tahun.
Qin Shan mengertakkan gigi dan segera melahap Buah Dao hingga habis tak bersisa. Ketika ia memakannya, dari dalam tubuhnya terjadi sebuah ledakan energi spiritual. Ledakan ini berasal dari wilayah Dantiannya.
Saat baru menembus tahap Golden Immortal, wilayah Dantian Qin Shan menjadi semakin luas dan murni. Namun, saat ini ia sedang bersiap-siap naik ke tahap Golden Immortal level 2, hal ini membuat Lautan Spiritualnya mengalami peningkatan.
*Bang!* Tubuh Qin Shan mengeluarkan suara dentuman saat aura spiritualitas yang sangat kuat dan murni melonjak dari sana. Golden Immortal level 2!
“Tidak cukup.” Qin Shan menarik napas panjang dan kembali melahap satu Buah Dao hingga habis.
Meskipun ia telah menembus Golden Immortal level 2, ia berpikir bahwa basis kultivasi setinggi ini masih belum cukup untuk menampung energi True Daonya. Karena itulah ia berpikir bahwa setidaknya ia harus menembus Golden Immortal level 4!
Proses pemurnian Buah Dao kedua yang Qin Shan makan membutuhkan waktu beberapa hari hingga akhirnya Lautan Spiritualnya kembali mengalami sedikit perubahan. Namun, perubahan itu tidak cukup untuk mematahkan batas antara Golden Immortal level 2 dan 3.
Saat Qin Shan memasukkan Buah Dao ke dalam mulutnya, buah itu langsung meleleh di lidahnya seperti permen kapas. Lalu, energi yang menakutkan meledak di dalam tubuh Qin Shan hingga Lautan Spiritualnya bergejolak hebat.
Qin Shan terkejut dan merasa ingin muntah darah. Bukannya peningkatan basis kultivasi yang ia alami, ia malah mengalami suatu kerusakan internal! Organ dalamnya mulai meleleh dan membuatnya berteriak kesakitan.
“Aku sangat ceroboh. Harusnya aku menyadari dari awal bahwa tumbuhan spiritual yang memiliki manfaat besar pasti juga memiliki risiko besar. aku telah memakan tiga Buah Dao dan sekarang Racun Spiritual mulai menggerogoti tubuh serta Lautan Spiritual-ku.” Qin Shan merasa tak berdaya dan dengan panik mulai mensirkulasikan ke-105 Meridiannya.
Untung saja saat ini Qin Shan memiliki Meridian Detox Channel, sehingga racun yang melahap dirinya dapat dinetralisir secara perlahan. Meski demikian, Racun Spiritual itu tidak dapat dihilangkan dengan mudah, Qin Shan bahkan berani bertaruh bahwa racun ini tidak akan hilang di dalam tubuhnya selama beberapa dekade. Saat ini, ia hanya bisa memaksimalkan kekuatan Meridian Detox Channelnya untuk mempercepat proses netralisir racun di dalam tubuhnya.
*Whosh!* Tiba-tiba seorang remaja berjubah putih muncul.
“Nak, aku tahu bahwa kau sangat menginginkan kekuatan yang besar. Tapi, ketahuilah bahwa kesabaran juga merupakan salah satu kekuatan terbesar. Sesungguhnya, apa yang kau alami sekarang adalah hasil dari karma buruk yang telah kau lakukan.” ucap Roh Formasi Oblique Deep Ocean.
“Untuk mengejar Dao, kau tidak perlu terburu-buru. Kesempatan seperti ini memang sangat langka dan berharga, tapi kau harus mengingat batasanmu sendiri. Jika kau masih memiliki kekuatan dan umur panjang maka bukan tidak mungkin bagimu untuk dapat menemukan tempat seperti ini di masa depan. Aku hanya ingin mengatakan bahwa kau lebih baik mundur untuk saat ini, dengan kekuatanmu sekarang, memanjat dan mengelesaikan Path of Heavenly Beings adalah sebuah angan-angan belaka.”
Qin Shan yang mendengar hal ini merasakan hatinya mulai tergerak.
Benar. Selama ini ia selalu tidak sabaran dan serakah ketika sebuah kesempatan langka muncul di hadapannya. Ia bahkan tidak memikirkan lebih jauh mengenai risiko yang akan ia tanggung nantinya. Kata-kata dari Roh Formasi Oblique Deep Ocean telah benar-benar membuatnya tertampar dan sadar.
“Terima kasih atas nasihat Anda, Senior. Sekarang Saya sudah paham dengan apa yang telah Saya perbuat.” Qin Shan bangkit perlahan dan membungkuk dengan penuh hormat di hadapan Roh Formasi Oblique Deep Ocean.
“Anda telah memberikan Saya banyak hadiah dan manfaat yang berharga. Namun, Saya terlalu serakah dan ingin mengambil semuanya. Tolong keluarkan Saya dari domain Anda, Oblique Deep Ocean.”
…