Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 452 - Bencana Akhir Dunia



“Bencana Akhir Dunia? Apa maksudmu.” setelah mendengar penjelasan Jie Yun, Qin Shan mulai sedikit tertarik.


“Ya, hukum penciptaan memang terkait dengan Bencana Akhir Dunia. Saat bencana itu tiba di masa depan, para dewa yang tak terhitung jumlahnya akan binasa, dan alam semesta akan sengsara. Saudara Qin, apa kau tahu bagaimana proses terbentuknya alam semesta ini?” Jie Yun berkata dengan nada yang serius. Ia bahkan sudah mengubah panggilannya terhadap Qin Shan menjadi ‘Saudara’.


Sebelum Qin Shan sempat menjawab, Jie Yun kembali bicara. “Alam semesta ini adalah sebuah paradoks pengulangan, jika alam semesta terdahulu hancur, maka alam semesta yang baru akan terbentuk. Begitulah seterusnya. Dikatakan bahwa kita saat ini sedang berada di Era ke-17 Alam Semesta. Itu artinya sudah ada banyak alam semesta yang lebih dulu lahir lalu hancur daripada alam semesta kita yang sekarang.”


Mendengar penjelasan Jie Yun ini, Qin Shan benar-benar tercengang. Ternyata Alam Semesta yang tak berujung ini pun pada akhirnya akan mencapai batas umurnya? Ini tidak pernah terpikirkan olehnya sama sekali.


“Lalu bagaimana Alam Semesta itu hancur, lalu terbentuk kembali?” tanya Qin Shan dengan jantung yang berdebar-debar.


“Itu karena hukum penciptaan. Saat Alam Semesta hancur, maka hukum penciptaan dalam jumlah yang menakjubkan akan muncul. Hukum penciptaan ini lalu mulai membentuk dunia-dunia baru, dan ras-ras baru. Makhluk hidup baru, tanaman spiritual baru, harta karun baru, semuanya tercipta pada saat itu. Saat-saat itulah yang dinamai Masa Penciptaan. Dan untuk bagaimana proses hancurnya alam semesta dan apa penyebabnya, kau tidak perlu mengetahuinya untuk sekarang ini. Karena itu sungguh di luar imajinasimu.” ucap Jie Yun dengan serius.


Jie Yun melanjutkan sebelum Qin Shan sempat bertanya. “Masa Penciptaan sudah lama berlalu, Era besar Alam Semesta juga sudah lama berakhir. Saat ini kita sedang hidup di Era yang benar-benar kritis. Kemunculan hukum penciptaan di planet ini menjadi saksi akan tibanya Bencana Akhir Dunia.”


Qin Shan benar-benar tak habis pikir, saat ini ia sudah dipusingkan oleh banyak musuh yang mengancam Three Realm. Tapi sekarang, ia telah mengetahui bahwa umur Alam Semesta sudah tidak lama lagi, apa yang harus ia lakukan?


“Saudara Jie, untuk menghadapi bencana itu, bagaimana caranya kita bisa bertahan? Dan berapa lama lagi sampai bencana itu tiba?” Qin Shan menangkupkan tangannya ke arah Jie Yun dan bertanya dengan tulus. Niat membunuhnya terhadap Jie Yun sudah hilang tak berbekas sekarang.


Saat mendengar pertanyaan Qin Shan, Jie Yun hanya mendengus dingin. “Untuk bertahan dari bencana itu, kau harus memiliki kekuatan yang mampu memusnahkan Alam Semesta itu sendiri. Suatu individu terkuat di Alam Semesta, Immortal God. Dan untuk berapa lama lagi sampai hari itu tiba, kau pikir aku Tuhan? Aku tidak bisa mengetahui waktu pastinya. Tapi aku menjamin bencana itu akan tiba dalam waktu kurang dari sepuluh juta tahun.”


Qin Shan hanya bisa menghela napas lega saat mendengar bahwa ia masih memiliki waktu sepuluh juta tahun. Menurutnya, itu sudah lebih dari cukup untuk meningkatkan kekuatannya dan bertahan melalui ombak waktu yang misterius itu. Dalam penjelasan Jie Yun barusan, ia juga mengetahui apa motif Jie Yun menginginkan teknik Path to Immortal Godnya. Jie Yun ini pasti ingin mendapatkan sebuah peluang untuk mencapai Immortal God.


Melihat Qin Shan yang menghela napas lega, Jie Yun tertawa sinis di dalam hatinya. Ia kemudian berkata, “Saudara Qin, kenapa kau terlihat begitu lega? Tidak mungkin kan kau berpikir bahwa kau bisa mencapai Immortal God dalam waktu sepuluh juta tahun?”


“Kenapa? Apakah Immortal God begitu sulit dicapai?” tanya Qin Shan dengan segera.


“Hahaha, Saudara ini benar-benar lucu. Bahkan jika kau diberi waktu satu triliun tahun pun, kau bahkan mungkin tidak bisa mencapai Immortal God. Itu karena untuk menjadi seorang Immortal God kau perlu mendirikan Dao-mu sendiri. Sejauh yang kulihat, kau tidak mendirikan dao apapun.” Jie Yun tertawa mengejek Qin Shan, ia tidak peduli lagi tentang Qin Shan yang bisa membunuhnya kapan saja.


Qin Shan sebenarnya ingin bertanya lebih banyak hal, namun saat ia ingin melakukannya, ia lebih dulu disela oleh Jie Yun.


“Perlu kau ketahui, untuk saat ini kau tidak perlu mengetahui lebih dari apa yang aku katakan barusan. Karena itu dapat mempengaruhi dao hatimu. Jika kau ingin mengetahui lebih banyak, maka kau harus secepatnya meningkatkan kekuatanmu. Saat bencana itu tiba, bahkan seorang World God pun dapat terbunuh dengan mudah dan menjadi abu.” meskipun kata-katanya terdengar menghina, namun Jie Yun mengatakan ini dengan tulus. Setelah bertukar beberapa serangan dengan Qin Shan, Jie Yun tahu bahwa Qin Shan setidaknya masih memiliki potensi di masa depan.


Menyadari bahwa Jie Yun tidak ingin membicarakan apa-apa lagi padanya, Qin Shan menghembuskan napas yang terasa dingin. Ternyata alam semesta ini akan hancur cepat atau lambat, sebelum peristiwa itu ia benar-benar harus meningkatkan kekuatannya dan mencapai Immortal God.


Hawa dingin melewati di punggung Qin Shan dan ia merasa tidak nyaman, sebelum ia mencapai Dunia Immortal dan berkultivasi lebih lanjut, ia harus menyelesaikan semua masalah di Three Realm. Bagaimanapun juga tempat ini adalah Tanah Airnya.


“Saudara Jie, aku ingin bertanya satu hal terakhir padamu.” ucap Qin Shan dan ia menatap batu yang tampak biasa di depannya.


“Aku tentu saja akan menjawabmu, tapi kau harus berjanji agar melepaskanku dan membiarkanku hidup.” balas Jie Yun dengan suara yang dingin.


Mendengar permintaan Jie Yun, Qin Shan mengangguk tanda setuju. Jie Yun ini telah memperingatkannya tentang Bencana Akhir Dunia yang akan segera tiba, bagaimana mungkin ia akan begitu tak berterima kasih dan membunuh Jie Yun?


“Aku pernah mendengar sebuah legenda bahwa Alam Semesta ini terbagi menjadi tujuh langit atau dunia. Apakah itu benar? Jika benar, bisakah Saudara Jie mengatakannya padaku?” Qin Shan ingat saat ia kecil dulu, ia mendengar tentang sebuah legenda yang mengatakan bahwa ada tujuh langit atau dunia di dalam Alam Semesta ini. Karena itu hanyalah sebuah legenda, ia tidak terlalu memikirkannya. Namun saat menyadari betapa luasnya alam semesta, Qin Shan mulai mempertanyakan hal itu.


Saat Qin Shan menanyakan hal itu, Jie Yun yang merupakan sebongkah batu itu seakan-akan terlihat terkejut. “Kau ternyata tidak tahu pengetahuan umum semacam itu? Tentu saja di alam semesta ini terdapat tujuh tingkatan dunia.


Dunia yang paling rendah adalah Dunia Mortal, lalu Dunia Kultivasi, Dunia Immortal, Dunia Dewa, Dunia Kebangkitan, dan Dunia Bawah. Dunia yang terkuat di alam semesta adalah Dunia Dewa dan Dunia Bawah. Kedua Dunia ini memiliki ahli Immortal God yang melindungi tanah mereka.”


...