
Di dalam susunan berbagai macam array itu, Qin Shan tidak berniat untuk berkultivasi dalam waktu lama. Tujuannya saat ini hanyalah untuk memulihkan tubuhnya kembali dan memeriksa efek racun yang sangat misterius di dalam tubuhnya.
Qin Shan sama sekali tidak khawatir dengan tipisnya energi elemental serta energi kekacauan yang ada di tempat ini. Ia memiliki Pembuluh Spiritual Dewa kelas Primal dan Guci Primordial Chaos, jadi apa yang perlu dikhawatirkan?
Pusaran energi mulai terbentuk di atas kepala Qin Shan dan terus menyerap energi elemental dari Pembunuh Spiritual Dewa yang ada di sampingnya. Dengan kecepatan kultivasi yang semengerikan ini, Qin Shan hanya membutuhkan waktu kurang lebih sehari untuk pulih kembali.
Setelah pulih, Qin Shan tidak terburu-buru untuk mengakhiri kultivasinya. Ia terus berkultivasi dan mencari solusi untuk mengatasi racun yang mengganggu fungsi meridian-meridiannya.
“Ini dia. Racun dari paku berkarat itu ternyata bersemayam di bagian antara perut dan dadaku. Untung saja racun ini tidak menyebar terlalu cepat, jika tidak maka aku tidak akan bisa mengakses lautan spiritualku lagi.” Qin Shan menghela napas panjang dan ia merasakan sensasi dingin di punggungnya.
Mungkin jika seorang Heavenly God biasa terkena racun dari paku berkarat itu, maka Heavenly God itu tidak akan bisa bertahan bahkan dalam waktu satu tarikan napas saja. Qin Shan adalah seorang Immortal Venerable level 8 dan ia memiliki 104 meridian, jadi tidak heran ia akan dapat bertahan dengan cukup lama.
Namun, tidak peduli seberapa lama Qin Shan telah bertahan dari racun ini. Suatu saat racun tersebut pasti akan memangsa hidupnya jika tidak diatasi dengan benar.
“Satu-satunya pilihan yang dapat kuandalkan saat ini hanyalah kehendak spiritual dari Meridian Spirit Storage Channel. Jika ini masih gagal, maka aku sudah tidak tahu apa yang harus kulakukan.” Qin Shan mengepalkan tangannya erat-erat dan merasa sangat gugup.
Beberapa saat kemudian Qin Shan mengirimkan kehendak spiritualnya ke daerah organ yang terkena racun. Setelah itu, ia mulai mengalirinya dengan energi elemental yang sangat kaya dari Pembuluh Spiritual Dewa kelas Primal.
Qin Shan terus melakukan hal yang sama selama beberapa jam lagi. Setelah menyadari bahwa tidak ada perubahan yang terjadi, Qin Shan merasa ingin menyerah. Namun, sebelum ia sempat bangkit dari kultivasinya, secercah pencerahan tiba-tiba terbentuk di kepalanya.
Karena terkejut Qin Shan tidak sempat bereaksi dan ia langsung menyerap pencerahan itu dengan wajah yang sangat serius.
Beberapa jam telah berlalu, pada saat ini barulah mata Qin Shan akhirnya terbuka dengan cahaya berwarna biru yang tampak indah. Suara dentuman juga dapat terdengar dari dalam tubuhnya. Sebuah aliran dan jalur baru meridian akhirnya telah terbuka, ini adalah Meridian Detox Channel!
“Luar biasa, ternyata meridian yang seperti ini akan benar-benar terbuka di saat yang tepat!” Qin Shan merasa sangat bersukacita dan ia mulai mensirkulasikan meridian Detox Channel miliknya.
Seperti namanya, Meridian Detox Channel memiliki fungsi untuk mendetoksifikasi racun yang ada di dalam tubuh. Tapi tentu saja meridian ini juga berfungsi sebagai jalur spiritual bagi energi yang keluar masuk dari tubuh.
Dengan terbukanya Meridian Detox Channel ini, Qin Shan akhirnya dapat menjadi lebih tenang. Berdasarkan buku Path to Immortal God yang ia baca mengenai meridian, Meridian Detox Channel bahkan dapat menetralisir racun paling mematikan di alam semesta dalam batas-batas tertentu. Kemampuan meridian ini akan sangat dipengaruhi oleh kualitas dari energi elemental seseorang.
“Dengan kekuatan energi elementalku saat ini, aku yakin racun yang ada di tubuhku akan dapat dinetralisir.” Qin Shan tersenyum lebar dan ia nyaris tertawa lantang.
Racun dari paku berkarat memang sangat kuat dan mengerikan. Bahkan Qin Shan dengan Meridian Detox Channel miliknya saja butuh waktu hampir dua hari untuk menetralisir racun tersebut. Setelah racun itu didetoksifikasikan, racun itu langsung berubah menjadi energi elemental yang dapat diserap oleh tubuh.
Qin Shan tentu saja sangat puas dengan peningkatannya sekarang ini. Dengan meridian tambahan yang satu ini, di masa depan ia akan menjadi lebih sulit untuk dibunuh.
Setelah beberapa waktu, Qin Shan tiba-tiba mengerutkan kening dan ia menemukan jejak yang aneh menggunakan meridian Detox Channel. Jejak ini tertinggal di seluruh tubuhnya dan nampaknya sudah menyatu dengan dirinya sendiri. Ini adalah racun, namun di saat yang bersamaan juga tidak seperti racun. Ini lebih seperti… Jejak Spiritual!
...
Sesaat setelah Medan Perang Ilusi terbentuk. Jutaan pasukan dari kedua kubu merasa hati mereka menjadi dingin. Mereka bingung mau menyebut ini keberuntungan atau malah sebaliknya, karena dengan munculnya sebidang tanah datar untuk melakukan pertempuran, segala sesuatu pasti akan menjadi sangat buruk.
Di samping itu, pertarungan para Spiritual God dan True Immortal sudah lama dimulai dan cukup banyak kultivator yang telah tewas. Tentu saja sebagian besar yang tewas adalah kultivator dari kubu Aliansi Dunia Iblis.
Benar apa yang dikatakan Miracle sebelumnya, situasi perang sudah berada di dalam genggamannya.
“Miracle, kau b*jingan...!” Sunrise tak bisa berkata banyak saat semua ini terjadi. Sejak pertama kali meletusnya Endwar, kubu Aliansi Dunia Iblis sudah kehilangan cukup banyak pasukan, ia tentu saja tidak ingin hal ini terus berlanjut.
“Baik, baik. Kau memang sangat pintar dan luar biasa. Lihatlah, setelah bertahun-tahun yang tak terhitung aku akhirnya mengakui kehebatanmu. Bukankah kau sangat senang?” ucap Sunrise kepada Miracle dengan nada penuh kebencian.
“Terimakasih. Tapi bukankah kau terlalu terburu-buru? Aku tahu kalian masih menyembunyikan banyak hal saat ini, kenapa tidak dikeluarkan saja?” balas Miracle dengan senyum sinis di wajahnya.
Mendengar hal ini, Sunrise terkekeh dan ia mulai tertawa keras. “Dari dulu kau selalu suka tantangan, Miracle. Baiklah, baiklah, aku akan menuruti permintaanmu.” Sunrise melambaikan tangannya dan ia melirik ke arah Rainstone yang berjarak tidak terlalu jauh darinya.
Tiba-tiba langit mulai beriak dan awan hitam mulai mengepul di atas. Daratan bergetar selama hampir sepuluh menit. Kemudian, robekan spasial segera terbentuk di udara.
Dari robekan spasial ini, puluhan Golem Immortal segera terbang keluar dengan sangat mengagumkan. Golem ini setinggi ribuan meter dan mereka memancarkan aura immortal yang tak terbatas. Ini adalah Golem Immortal selevel Heavenly God!
“Gila… Semua Golem Immortal ini setidaknya sekuat Heavenly God menengah. Nampaknya, kemampuan Rainstone dalam Dao Alat telah berkembang sangat drastis sejak bertahun-tahun lalu.” Xi Shui hampir berteriak kaget saat menyaksikan hal ini. Tidak hanya Xi Shui, semua Heavenly God dari kubu Three Realm juga sama-sama terkejut.
“Hmph, dengan begini kekuatan kita jadi hampir berimbang, ya? Bagus, bagus. Sunrise aku akui kau memang ahli dalam merekrut orang.” Miracle tertawa kecil dan diam-diam ia merasa sangat tertekan. Melawan puluhan Golem Immortal yang setingkat dengan Heavenly God tambahan akan sangat sulit baginya. Meskipun ia sudah menciptakan Medan Perang Ilusi sekalipun.
“Ha? Siapa bilang hanya golem-golem ini yang menjadi kekuatan tambahan kami?” Sunrise mengangkat sebelah alisnya dan ia berkata dengan nada yang mengejek pada Miracle.
Beberapa saat kemudian, energi kematian langsung melonjak dari tempat tersebut. Energi kematian ini terus menguat dan membuat semua orang merasa sangat sesak dan tidak nyaman. Energi ini bahkan dapat merobek ruang dengan paksa.
Di atas langit, sebuah robekan spasial
terbentuk dan seorang pria berubah hitam keluar dari sana. Pria itu memiliki kulit berwarna cokelat yang terlihat mengkilap, rambutnya sebahu dan berwarna hitam pekat. Di tangan kanannya terdapat sebuah pedang berwarna ungu gelap yang nampaknya terbuat dari kayu.
Pandangan semua orang tiba-tiba menjadi kabur dan jantung mereka berdetak lebih cepat. Hal ini khususnya dirasakan oleh pasukan kubu Three Realm.
Bahkan para tokoh terkuat saja terperangah saat mereka menatap pria tersebut dari kejauhan. Miracle yang menyaksikan hal ini langsung menjadi sangat marah dan ia mengutuk dengan keras. “Hao Jian, Raja Dunia Bawah! Dasar kau pengkhianat busuk!!”
...
[1][1] Mayat yang masih hidup bukan berati orang yang sudah mati tapi bisa jalan. Tapi lebih seperti kematian mereka sudah ditentukan sejak awal dan mereka pada akhirnya akan mati.
Follow IG Saya @levcrzy untuk mengetahui informasi yang tidak Saya publish di Noveltoon.