
“Teknik Path to Immortal God? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan.” meskipun Qin Shan terdengar tidak peduli sama sekali tentang apa yang dikatakan sebongkah batu itu padanya, ia terus mensirkulasikan 99 meridiannya yang tersisa untuk menyembuhkan 3 meridiannya yang lain.
Teknik Path to Immortal God? Teknik macam apa itu, ia bahkan tidak pernah mendengarnya, apalagi mempelajarinya. Jadi dari mana tua bangka itu tahu bahwa ia mengkultivasikan teknik tersebut?
Di samping itu Qin Shan merasa amat bersukacita di dalam hatinya, untung saja ia datang ke tempat ini setelah menjadi Immortal Venerable. Andaikan ia datang ke sini saat masih di tahap Profound Immortal, maka lupakan saja apakah ia bisa melarikan diri. Karena ia pasti sudah berubah menjadi abu sekarang.
“Nak, kau benar-benar tidak bisa berbohong di depan pak tua ini. Melihat aura spiritualitas dao yang terpancar dari tubuhmu, kau pasti telah mengkultivasi teknik Path to Immortal God. Itu tidak akan salah, karena aku sudah pernah bertemu seseorang yang mirip denganmu.” suara serak dari sebongkah batu itu terus bergema.
Mulai dari sini Qin Shan mulai meragukan pengetahuannya. Jika apa yang dikatakan tua bangka itu benar tentang ia mengkultivasi teknik Path to Immortal God, maka ia pasti sudah mengkultivasikannya di suatu tempat. Qin Shan percaya seorang sekuat tua bangka di dalam batu itu tidak akan mau berbohong apapun padanya.
“Jadi apa maumu? Setelah menyerangku sampai aku hampir mati, kau menginginkan barangku? Hahaha, bahkan seekor anjing pun masih lebih baik dibanding dirimu...” Qin Shan benar-benar tidak ingin menyerahkan apapun pada pria tersebut, bagaimanapun juga ia telah diserang sampai hampir mati sebelumnya. Apakah ia masih memiliki akal sehat untuk menyerahkan barangnya dengan sukarela pada orang yang melukainya?
“Kau cari mati...” suara serak dari sebongkah batu itu terdengar sangat marah, namun tidak ada yang terjadi.
Saat hal ini terjadi, Qin Shan sedikit tersenyum. Dengan kekuatan pria di dalam batu itu, dia bisa dihancurkan dengan mudah, namun pria di dalam batu itu tidak melakukannya. Itu karena ia masih tidak ingin membunuh Qin Shan yang memiliki teknik Path to Immortal God. Jika ia membunuhnya saat ini, maka harapannya selama bertahun-tahun ini telah berakhir.
Qin Shan tertawa kecil sebelum berkata, “Tua bangka sialan, aku bisa saja memberikan teknik Path to Immortal God padamu, tapi kau harus membayarnya dengan layak. Apa yang kau tawarkan untukku?” walaupun Qin Shan masih tidak tahu apa yang dimaksud teknik kultivasi Path to Immortal God yang dibicarakan pria di dalam batu itu, ia berpura-pura memilikinya.
Qin Shan percaya, seorang sekuat tua bangka di hadapannya pasti seseorang yang berasal dari Dunia Immortal. Jika ia mendapatkan beberapa barang yang berguna untuk kultivasinya, maka itu akan sangat menguntungkan.
Namun reaksi sari pria di dalam batu itu benar-benar di luar dugaan Qin Shan. “Bagus, sangat bagus. Seorang semut Immortal Venerable sepertimu berani mengajukan tawar-menawar denganku? Kau benar-benar punya nyali...”
Sekali lagi niat membunuh yang menakutkan melonjak dari batu yang tampak biasa saja itu. Saat Qin Shan menyaksikan hal itu, ia berusaha menenangkan dirinya dengan paksa. Ia yakin, karena batasan hukum Langit dan Bumi di tempat ini yang tidak lengkap, paling-paling tua bangka itu hanya berada di tingkat Great Circle Tahap Immortal Venerable.
Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Qin Shan, niat membunuh yang melonjak dari batu tersebut tiba-tiba berhenti. Sepertinya, apa yang dikatakan Qin Shan barusan memang benar.
Pria di dalam batu itu semakin marah dengan tindakan Qin Shan. Tebakan Qin Shan tidak salah, ia memang hanyalah seorang Immortal Venerable saat ini. Di masa lalu, ia sebenarnya adalah seorang True God, namun karena sebuah bencana basis kultivasinya telah menurun dan ia terlempar ke dunia yang sangat rendah. Karena batasan Hukum Langit dan Bumi di tempat ini, tidak peduli seberapa keras ia memulihkan kekuatannya, ia tidak akan bisa mencapai tahap Golden Immortal.
“Apa yang kau inginkan dariku?” tanya pria di dalam batu tersebut dengan dingin. Suara seraknya sudah hampir tidak terdengar lagi saat ini. Ia tahu, untuk mempermainkan seseorang seperti Qin Shan ini, ia akan memerlukan usaha yang sangat besar.
“Heh, harusnya aku yang mengatakan itu padamu. Karena kau menginginkan teknik Path to Immortal God-ku, kau harus memberikan tawaran yang layak. Jangan coba-coba menipuku dengan barang-barang murahan seperti Buah Dao jenjang 9.” ucap Qin Shan sambil mendengus dingin. Ia tahu seberapa berharganya Buah Dao, tapi ia yakin teknik Path to Immortal God yang dibicarakan pria di dalam batu itu melebihi nilai Buah Dao. Ia bahkan menambahkan kata ‘Jenjang 9’ untuk menaikkan harga teknik tersebut. Hanya dengan begitu ia akan mengetahui secara kasar seberapa berharga teknik Path to Immortal God.
Setelah Qin Shan mengatakan hal itu, pria di dalam batu itu tampak terkejut dan tak percaya dengan apa yang ia dengar. “Kau ternyata tahu tentang Buah Dao jenjang 9? Seorang semut sepertimu benar-benar...” pria di dalam batu itu tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Di dunianya berasal, siapa yang tidak tahu tentang Buah Dao jenjang 9? Buah itu bisa membantu seorang Chaos Lord naik tingkat menjadi seorang True God. Tentu saja harga satu Buah Dao jenjang 9 benar-benar menakjubkan. Ia akui harga satu Buah Dao memang tidak sebanding dengan teknik Path to Immortal God yang ia inginkan.
Pria di dalam batu itu berpikir, ia sudah tidak bisa mengelabui Qin Shan lagi sekarang. “Hahaha, Teman Dao ini terlalu cemas. Bagaimana mungkin aku membandingkan harga teknik Path to Immortal God dengan satu Buah Dao jenjang 9? Sebelum kita melakukan transaksi, bolehkah aku mengetahui nama Teman Dao ini?” di banding sebelumnya, cara bicara pria di dalam batu itu sudah berubah total sekarang.
Ia tidak memiliki pilihan lain selain bersikap baik di depan Qin Shan. Bagaimanapun kekuatannya saat ini hanya berada di tingkat Great Circle Tahap Immortal Venerable, jika ia memeras Qin Shan pun itu tidak akan ada gunanya, karena kekuatan Qin Shan juga patut diwaspadai.
Qin Shan sedikit terkejut saat pria di dalam batu itu telah memanggilnya dengan sebutan yang berbeda. Di samping itu, tebakannya memang benar. Nilai Buah Dao jenjang 9 yang tak ia ketahui tidak sebanding dengan nilai dari teknik Path to Immortal God.
...