
Pedang panjang milik Zhen Yang terus berputar di udara dan mengambil lintasan yang melengkung. Guntur-guntur yang tak terhitung jumlahnya terlihat memenuhi langit saat pedang tersebut menyemburkan energi dari Dao of The Thunder.
Sementara itu Qin Shan juga sudah mengeksekusi salah satu jurus pedang terkuatnya saat ini. Energi Swordforce melonjak dari tubuhnya saat ia melakukan hal tersebut.
Langit bergemuruh dan ruang perlahan beriak saat sebuah domain mulai terbentuk. Ini adalah domain dari jurus Sunset Passage dan domain ini mencakup wilayah ribuan kilometer. Beberapa saat kemudian, sebuah bayangan matahari terbenam mulai nampak dan meninggalkan jejak lintasan yang sangat indah dan menawan. Namun, di saat berikutnya lintasan tersebut tiba-tiba memancarkan aura membunuh yang ekstrim dan mulai pecah menjadi jutaan sinar pedang yang mematikan. Di sisi lain, bayangan matahari terbenam mulai melaju ke arah Zhen Yang dan bersiap untuk meledak.
Pandangan Zhen Yang dan rekan-rekannya yang lain berubah menjadi kabur dan rasa gelisah memenuhi hati mereka. Seharusnya saat mereka dihadapkan dengan jurus yang semengerikan ini, mereka akan merasa ketakutan dan putus asa, namun entah kenapa mereka malah merasakan sensasi gelisah yang tak menentu. Seolah-olah hati mereka dibuat bingung dan telah jatuh ke dalam perangkap emosi.
Tepat sebelum jurus Sunset Passage mengenai mereka, Zhen Yang tiba-tiba tersadar dan ia mulai terengah-engah. Seper sekian detik kemudian ia segera melambaikan tangannya dan mengirimkan piringan kayu berwarna magenta ke depan.
Piringan kayu itu kemudian melonjak dengan energi elemental tanpa batas dan mulai membesar untuk menghadang jurus yang Qin Shan lepaskan. Semua ini butuh waktu untuk dijelaskan, namun sebenarnya peristiwa ini hanya terjadi dalam waktu kurang dari satu tarikan napas!
*Krakk... Krakk...* Tiba-tiba ruang mulai terkunci dan perlahan-lahan retakan spasial mulai terbentuk. Ketika bayangan matahari terbenam meledak dengan kekuatan yang luar biasa, segala jenis hukum di tempat itu langsung menjadi kacau.
*DUAARR!* Perlahan-lahan daratan yang luasnya tak berujung tenggelam ke dalam kekacauan. Wilayah sejauh ribuan kilometer langsung hancur dan berubah menjadi gurun tandus kematian.
Tidak sampai di situ, jutaan sinar pedang juga segera memenuhi langit dan langsung menabrak piringan kayu berwarna magenta di kejauhan. Piringan kayu sebesar gunung itu bergetar hebat saat jutaan sinar pedang menabraknya. Hanya butuh beberapa tarikan napas saja hingga akhirnya sebuah retakan mulai nampak di permukaannya.
Ketika ini terjadi, wajah Zhen Yang berubah masam dan hatinya dilanda oleh ketakutan yang teramat sangat. “Tidak mungkin... Bagaimana bisa Piringan Netherbreath mengalami kerusakan? Bukankan benda ini adalah harta magis 'kekal'?” gumam Zhen Yang dengan nada tak percaya. Bahkan sebelum dia sempat bereaksi lebih jauh, Piringan Netherbreath mulai bergetar dan akhirnya menghilang tanpa jejak. Harta magis itu tidak hancur, namun telah kembali kedalam kehendak spiritual milik Zhen Yang. Dengan menghilangnya perisai tersebut, ribuan sinar pedang yang tersisa akhirnya mendarat di tubuh mereka.
*Pufft! Pufft!* Kabut darah pun terbentuk di udara. Zhao Jian dan tiga rekan Zhen Yang akhirnya mati tanpa menyisakan jasad mereka!
Di sisi lain, Zhen Yang ternyata masih memiliki harta magis pertahanan yang melindunginya dari serangan Qin Shan barusan. Di saat yang bersamaan, matanya terbelalak dan tak percaya dengan apa yang telah terjadi. Hari ini enam Heavenly God dan Immortal Venerable terbunuh oleh satu orang...
Jika itu hanyalah Immortal Venerable level 1 maka Zhen Yang tidak akan terlalu menanggapinya dengan serius. Tapi rekan-rekannya adalah Immortal Venerable level 5 dan 6, kekuatan mereka ratusan kali lebih hebat dibanding Immortal Venerable level 1!
“B*jingan! Kau sudah memaksaku melakukan ini!” setelah serangan Qin Shan akhirnya mereda, Zhen Yang tiba-tiba meraung keras dan ia melesat ke atas langit. Ketika ia berada di ketinggian, tubuhnya tiba-tiba melonjak dengan energi dao petir yang begitu mengerikan.
Awan hitam mengepul di atas langit dan membentuk sebuah pusaran raksasa. Seolah-olah pusaran awan hitam itu sedang mencoba melahap seluruh langit. Petir-petir yang tak terhitung jumlahnya menyambar ke daratan dan membuat wilayah tersebut porak-poranda.
*Whoosh…* Di tangan Qin Shan, Jiuhua Sword mulai memancarkan energi spiritualitas tanpa batas dari Dao of The Sword. Pedang tersebut terus bergetar ketika Qin Shan mulai membentuk segel tangan yang tak terhitung jumlahnya.
Di saat yang bersamaan, energi kekacauan yang ada di tubuh Qin Shan merosot dengan drastis. Energi elemental immortalnya pun juga perlahan terkuras habis. Saat ini ia sedang mempersiapkan jurus terkuatnya pada Heartsword Art Emosi Kelima!
Pada awalnya, Heartsword Art hanya memiliki empat emosi, yaitu sedih, bahagia, cinta, dan amarah. Namun, setelah teknik ini berevolusi menjadi Seni Beladiri Sakral, Heartsword Art akhirnya memiliki satu emosi tambahan, yaitu emosi Kehampaan.
Seketika ruang membeku setelah Qin Shan menyelesaikan segel tangannya. Wajah Zhen Yang berkelip dengan cahaya redup saat ia menatap Qin Shan dari kejauhan. Saat ini ternyata Qin Shan sedang mencoba mengendalikan ruang di sekitarnya!
“Kau pikir aku akan diam saja saat melihatmu melakukan hal ini? Matilah!” Zhen Yang berteriak dengan keras dan tubuhnya melesat di antara awan-awan hitam yang menembakan ribuan kilat. Suara raungan guntur pun terdengar sejauh ratusan ribu kilometer ketika ini terjadi. Seluruh dunia terguncang karena teknik mengerikan yang Zhen Yang miliki.
Sementara itu Qin Shan masih tetap tenang saat ia melambaikan tangannya ke depan. Seolah jalan yang benar-benar damai dan tenang telah nampak di depannya, ia dengan segera melemparkan Jiuhua Sword ke dalamnya.
Jiuhua Sword mulai melesat dengan kecepatan tinggi dan menebaskan sebuah sinar pedang yang berwarna abu-abu gelap. Energi kekacauan yang meledak-ledak mengikutinya dari belakang. Ruang yang telah dilewati oleh pedang itu mulai lenyap dan berubah menjadi ruang hampa. Seketika, sebuah domain ruang hampa pun terbentuk oleh Jiuhua Sword.
Emosi Kelima dari Heartsword Art akhirnya dilepaskan, World of Darkness!!
*Krakk!! Krakk!* Retakan demi retakan muncul di atas langit, membentuk sebuah robekan spasial yang tak terhitung jumlahnya. Di dalam domain World of Darkness ini, segala jenis hukum tidak akan berfungsi kecuali hukum ruang itu sendiri. Di sisi lain, tebasan pedang dari Jiuhua Sword terus melaju ke depan. Ini adalah sebuah tebasan yang mampu melahap segalanya!
Peristiwa ini terjadi hanya dalam waktu kurang dari satu tarikan napas, namun Zhen Yang merasa bahwa waktu telah melambat untuk menjelaskan semua hal itu padanya. Namun, tidak peduli apa yang dia pikirkan, sudah terlambat untuk mundur sekarang.
*Bomm!!* Ledakan energi elemental yang tak terhingga akhirnya terjadi. Sosok Zhen Yang yang memancarkan ribuan guntur itu akhirnya bertabrakan dengan jurus World of Darkness. Lalu, kabut darah pun segera terbentuk di udara dan tubuh Zhen Yang terpental jauh ke luar angkasa yang gelap gulita.
Tentu saja kabut darah itu tidak hanya berasal dari tubuh Zhen Yang, tapi juga dari tubuh Qin Shan!
...