
Dua Heavenly God itu berperawakan tinggi dan berkulit gelap. Saat Qin Shan melihat keduanya, ia sedikit terkejut karena merasakan sebuah fluktuasi energi aneh di sekitar mereka. Itu seperti sebuah energi kekacauan.
“Kalian adalah Transcendent Immortal?” Qin Shan bertanya dengan nada tak percaya. Dulunya, ia juga merupakan seorang Transcendent Immortal sebelum melangkah ke jalan Kultivasi Sejati.
Di Three Realm, bahkan pada saat zaman Primordial, Ahli Transcendent Immortal sangat sedikit dan bisa dikatakan hampir punah. Qin Shan tak pernah menyangka akan bertemu dengan orang-orang purba yang merupakan Transcendent Immortal.
“Oh, kau mengetahuinya hanya dalam sekali pandang? Nampaknya kau juga adalah seorang Transcendent Immortal.” ucap pria paruh baya yang mengenakan pakaian linen. Dari segala aspek, pria ini terlihat biasa saja dan tidak memancarkan sedikit pun Energi Elemental, sehingga kekuatannya yang merupakan Heavenly God Tertinggi tersembunyi dengan baik.
“Ini adalah kabar bagus, Ketua mungkin akan sangat senang karena kita kedatangan kawan lama dari zaman yang sama.” ucap pria paruh baya lain yang mengenakan pakaian yang terlihat kuno.
“Tidak, tidak. Kalian mungkin salah paham. Sebenarnya aku tidak seperti yang kalian bicarakan.” Qin Shan mencoba menjelaskan. “Pertama-tama, perkenalkan namaku Ling Qinshan. Aku berasal dari suatu tempat yang jauh dan sedang melakukan petualangan.”
Qin Shan memperkenalkan dirinya dengan tenang dan ia berpikir untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari kedua Heavenly God ini.
Melihat Qin Shan yang memperkenalkan dirinya, kedua Heavenly God itu tentu saja tidak tinggal diam dan mereka juga segera memperkenalkan diri pada Qin Shan.
“Namaku adalah Hu Juayi, dan dia adalah Wu Baoji. Kami berasal dari tempat yang sama, dan zaman yang sama. Di masa lalu, kami mengalami kecelakaan dan akhirnya terdampar di Wilayah Terlarang ini.” seorang pria berpakaian linen memperkenalkan dirinya sambil sedikit menjelaskan.
“Salam Teman Dao Ling, sudah lama sejak terakhir kali kami kedatangan penduduk baru di sini. Bagaimana kalau kita melanjutkan pembicaraan kita di rumah Ketua Pulau saja?” usul Wu Baoji yang berada di samping Hu Juayi.
Mendengar saran dari Wu Baoji, Qin Shan maupun Hu Juayi merasa itu adalah ide yang bagus. Karena itulah mereka segera pergi dengan cepat untuk menuju kediaman Ketua Pulau.
Hanya dalam beberapa saat saja, Qin Shan dan yang lain sudah tiba di tengah-tengah pulau. Di tempat itu terdapat perbukitan yang dipenuhi tanaman-tanaman spiritual yang berharga. Di sisi lain perbukitan, terdapat sebuah bangunan kuno yang merupakan tempat tinggal dari Ketua Pulau.
“Ini adalah tempat di mana Ketua Pulau tinggal?” tanya Qin Shan dan ia merasa sedikit heran. Di tempat ini bahkan ia tidak menemukan satu pun array pertahanan atau array jebakan maut. Sepertinya, Ketua Pulau sangat percaya diri dengan kekuatan serta kekuasaannya di tempat ini.
“Benar, Ketua Pulau adalah orang yang sederhana dan tidak ingin melakukan sesuatu yang merepotkan di hidupnya. Itulah alasan mengapa ia tinggal di tempat seperti ini sambil memelihara beberapa tanaman spiritual.” jelas Wu Baoji pada Qin Shan.
“Ketua Pulau adalah suku asli yang mendiami Oblique Deep Ocean selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya. Selain itu, Ketua Pulau juga merupakan orang terkuat di tempat ini.” Hu Juayi juga ikut menjelaskan.
Mendengar semua itu, Qin Shan menganggukkan kepala dan ia terlihat sedikit waspada. Ia tidak tahu orang seperti apa Ketua Pulau, jika ia menyinggungnya sedikit saja maka mungkin seluruh kultivator di pulau ini akan menjadi musuhnya.
Hu Juayi adalah yang memimpin jalan, saat ia berada di depan pintu rumah Ketua Pulau, ia mengirimkan pesan mental kepada seseorang di dalamnya. Hanya membutuhkan waktu beberapa saat saja hingga akhirnya pintu mulai berderit dan terbuka lebar.
“Mari masuk.” Hu Juayi mengajak Qin Shan masuk ke dalam sambil tersenyum.
Begitu masuk ke dalam bangunan tersebut, Qin Shan merasa sangat tertegun. Di dalam sini terdapat banyak tanaman spiritual yang berharga dan langka! Nampaknya, Ketua Pulau adalah seorang Alchemist yang cukup berkemampuan.
Di ujung bangunan, terdapat ruang tamu yang di sana sudah ada seorang pria paruh baya yang menunggu kedatangan mereka. Tubuh pria itu dipenuhi otot-otot yang sangat keras dan besar, Qin Shan tidak tahu dengan pasti, tapi ia merasa pria itu memiliki tinggi hampir tiga meter.
“Salam, Ketua Pulau.” Hu Juayi dan Wu Baoji menangkupkan tangan mereka dan memberi salam kepada Ketua Pulau dengan penuh hormat. Qin Shan juga mengikuti dari samping.
“Kami membawa seseorang yang datang dari dunia luar yang telah menyelesaikan ujian kedua di Pulau Bundar.” ucap Hu Juayi sambil memperkenalkan Qin Shan di sampingnya.
Saat mendengar perkenalan diri Qin Shan, Ketua Pulau terlihat terkejut dan matanya terbuka lebar. “Three Realm... Kau berasal dari sana? Apa itu artinya Zhuxiang berhasil meraih kemenangan?” tanya Ketua Pulau dengan tak percaya.
Mendengar kata-kata dari Ketua Pulau, Hu Jauyi dan Wu Baoju juga merasa sangat terkejut. Di samping itu, Qin Shan hanya bisa mengerutkan kening saat melihat ekspresi berlebihan mereka sesaat setelah ia mengatakan bahwa ia berasal dari Three Realm.
“Benar, Yang Mulia Zhuxiang telah meraih kemenangan dalam perang melawan Fiendgod. Setelah perang berakhir, dia kemudian mulai membagi Dunia Primordial menjadi tiga tempat yang berbeda. Three Realm adalah hasil dari pembagian Dunia Primordial dahulu kala.” jelas Qin Shan kepada Ketua Pulau. Ia menduga, bahwa Ketua Pulau sudah terjebak di tempat ini bahkan sebelum Dunia Heavenrings dihancurkan.
Mendengar hal ini, ekspresi Ketua Pulau, Hu Juayi, dan Wu Baoju menjadi semakin gelap dan hati mereka dipenuhi oleh kesedihan. Butuh beberapa waktu untuk dapat menenangkan emosi mereka kembali.
“Aku sudah menduga bahwa Zhuxiang akan menjadi pemenangnya. Bahkan saat sebelum menjadi pemenang saja, orang gila itu mengatakan kepada seluruh dunia bahwa suatu saat nanti ia akan menciptakan dunia baru yang dinamai 'Three Realm'.” ucap Ketua Pulau dengan perasaan yang campur aduk.
“Mendengar bahwa Dunia Heavenrings sudah lama hancur, semangatku untuk hidup sudah tidak ada lagi sekarang.” Hu Juayi yang sebelumnya terus memasang wajah yang ceria, sekarang telah berubah sebaliknya.
“Alasan kami tetap hidup hingga saat ini adalah memikirkan bagaimana teman dan keluarga kami di Dunia Heavenrings masih hidup hingga saat ini. Setelah mengetahui bahwa dunia itu sudah hancur, aku tidak memiliki alasan lagi untuk hidup.” Wu Baoji juga mengalami kesedihan yang mendalam seperti Hu Juayi dan Ketua Pulau.
Qin Shan yang melihat hal ini tak bisa berkata apa-apa. Orang-orang ini telah hidup melalui zaman yang tak terhitung jumlahnya, kesabaran mereka sangat luar biasa. Mereka tetap hidup hingga saat ini adalah karena keluarga mereka, tapi saat mengetahui bahwa keluarga mereka sudah lama mati, mereka sekarang terlihat seperti mayat hidup.
“Teman Dao Ling, dari caramu menjelaskan sebelumnya, aku tahu bahwa Zhuxiang adalah sosok yang sangat dihormati di dunia-mu, bukan? Tapi ketahuilah satu hal, orang itu tidak seperti bayangan kalian selama ini. Zhuxiang adalah seorang penjahat yang paling dicari di Dunia Primordial dulu. Saat Dunia Primordial masih berperang secara intens melawan Aliansi Dunia Iblis, Zhuxiang memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerap Esensi Lima Elemen dari Dunia Primordial.” Ketua Pulau menceritakan kisah masa lampau kepada Qin Shan dan memberikannya sebuah kebenaran yang nyata.
Saat mendengar hal ini, Qin Shan hampir tak percaya sama sekali. Bagaimana bisa Zhuxiang yang sudah bagaikan dewa di Three Realm adalah seorang penjahat di masa lalu?
“Lalu apa yang terjadi setelahnya?” Qin Shan bertanya kelanjutan ceritanya kepada Ketua Pulau.
“Saat Zhuxiang menyerap Esensi Lima Elemen dari Dunia Primordial, kami yang saat itu masih berperang melawan Aliansi Dunia Iblis di Oblique Deep Ocean terlempar ke angkasa. Di saat yang bersamaan, Oblique Deep Ocean berubah menjadi Wilayah Terlarang yang terus mengembara ke seluruh Alam Semesta selama bertahun-tahun tanpa tujuan. Itulah alasan mengapa kami dapat terjebak di tempat ini.” jelas Ketua Pulau dengan perasaan sedih.
“Jika kalian terlempar pada saat kalian bertarung, apa itu artinya pasukan Aliansi Dunia Iblis juga ada di sini?” tanya Qin Shan sambil mengerutkan kening.
“Benar, selama bertahun-tahun lamanya, kami tidak pernah akur dengan mereka dan melakukan pertempuran setiap beberapa milenium sekali. Pasukan Aliansi Dunia Iblis berada di pulau yang berbeda. Pulau itu berjarak sekitar beberapa juta kilometer dari tempat ini.” saat ia menyelesaikan penjelasannya, Ketua Pulau balik bertanya pada Qin Shan, “Kenapa, apakah kau mengetahui sesuatu tentang mereka?”
Mendengar pertanyaan Ketua Pulau, Qin Shan merasa tidak enak untuk menjelaskannya. Setelah berpikir selama beberapa saat, ia memutuskan untuk menjelaskannya pada Ketua Pulau.
“Sebenarnya, Aliansi Dunia Iblis masih bertahan bahkan saat Three Realm baru terbentuk. Kekuatan mereka bahkan lebih mengerikan dibanding masa lalu, kubu Three Realm beberapa kali dibuat merasakan kekalahan telak oleh mereka. Tapi tenang saja, 500 tahun yang lalu, aku berhasil memusnahkan kelompok itu.” jelas Qin Shan dengan panjang lebar.
Mendengar hal ini, mata Ketua Pulau, Hu Juayi, Wu Baoji terbelalak tak percaya. Mereka membuka lebar mulut mereka dan ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak ada satu kata pun yang keluar dari sana.
“Sialan! Apa itu artinya perjuangan dan darah yang kita tumpahkan selama bertahun-tahun tidak ada artinya?! Kupikir b*jingan Zhuxiang itu akan memusnahkan Aliansi Dunia Iblis hingga ke akarnya, aku tidak menyangka dia bahkan membiarkan kelompok itu bangkit kembali.” wajah Ketua Pulau menjadi merah karena marah. Walaupun Qin Shan mengatakan bahwa Aliansi Dunia Iblis sudah hancur saat ini, tapi tetap saja ia merasa sangat marah. Tapi tunggu, ada sesuatu yang janggal...
“Teman Dao Qinshan, apa maksudmu 'Aku telah memusnahkan mereka semua'?” tanya Wu Baoji dengan kebingungan. Ketua Pulau dan Hu Juayi juga ikut kebingungan mendengar hal ini.
…