Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 595 - Jiwa Terlupakan yang Ganas



Qin Shan dan Ji Zhufei membutuhkan waktu selama beberapa hari untuk tiba di sebuah pulau besar yang ditutupi kabut. Di tempat ini bahkan tidak terdapat tanda-tanda kehidupan walaupun hanya sebuah rumput sekalipun. Pulau ini adalah sebuah gurun yang tandus dan dingin.


Ketika melihat pulau tersebut dari kejauhan, Qin Shan mengerutkan keningnya dan sedikit terkejut. “Entah berapa lama sejak tempat ini masih memiliki kehidupan…” gumam Qin Shan dan ia berpikir bahwa tempat ini mungkin sudah seperti ini sejak miliaran tahun lalu.


“Kau lihat pegunungan raksasa yang berbatu itu? Disitulah tempat untuk memulai ujian ketiga. Kau harus ke sana.” ucap Ji Zhufei sambil menunjuk ke arah depan di mana sebuah gunung raksasa terlihat menjulang hingga ke atas langit.


Mendengar hal ini, Qin Shan hanya menganggukkan kepala untuk menanggapi. Ia kemudian membiarkan Ji Zhufei masuk ke Dalam Pulau Lotusnya dan melakukan perjalanan seorang diri menuju pusat pulau ketiga di depannya.


Menurut Qin Shan, membawa Ji Zhufei bersamanya jauh lebih aman daripada harus membuatnya menunggu di luar pulau ketiga. Selain itu, ia ingin menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi di masa depan, bagaimanapun juga tempat ini adalah sebuah Wilayah Terlarang yang sangat berbahaya.


Saat pertama kali menginjakkan kaki di pulau tersebut, Qin Shan dapat langsung merasakan bahwa terdapat beberapa hukum tambahan yang membuatnya nyaris tidak bisa terbang. Untungnya, Kehendak Spiritual dari Meridian Spirit Storage Channelnya sudah sangat kuat dan membuatnya bisa mematahkan hukum yang ada di tempat ini dengan cukup mudah. Meskipun tidak dapat memusnahkan hukum yang membatasi pergerakannya tersebut, ia setidaknya dapat terbang selama beberapa hari hingga akhirnya kembali jatuh ke tanah.


Setelah terbang dengan kecepatan tinggi selama kurang lebih satu jam, ia berhasil mencapai puncak gunung berbatu tersebut dan mulai memeriksa area di sekitarnya. Tempat ini sangat dingin hingga udara menjadi membeku dan memadat. Di kondisi seperti ini, bahkan Qin Shan menjadi sedikit merinding karena kedinginan.


“Sebuah altar batu?” Qin Shan melihat sebuah altar batu di depannya dan menjadi sedikit waspada. Di atas altar batu itu terdapat sebuah kendi berukuran kecil yang memancarkan energi kematian tanpa batas. Nampaknya, terdapat sesuatu yang sangat berbahaya terkurung di dalam sana.


Qin Shan pertama-tama memeriksa area altar tersebut dan akhirnya menemukan beberapa kalimat yang diukir di permukaannya.


“Jiwa penuh dendam yang terlupakan, mereka tidak akan berhenti untuk terus menggerogoti jiwamu selama sepuluh tahun. Jangan sentuh kendi itu jika kau tidak ingin jiwamu terkikis!” Qin Shan membaca beberapa kalimat yang terukir di permukaan altar batu sambil mengerutkan kening. Sepertinya ia harus menyentuh kendi tersebut untuk dapat memulai ujian ketiga.


Setelah merasa ragu selama beberapa saat, Qin Shan akhirnya menyentuh kendi yang tampak rapuh itu dengan cepat.


*Whooosh!! Groooo!* Suara mendesing dan bunyi mengerikan dari Jiwa yang Terlupakan membuat Qin Shan hampir ingin menutup telinganya. Hanya dalam beberapa saat saja, hantu-hantu yang keluar dari kendi tersebut sudah mencapai nyaris sepuluh ribu jiwa penuh dendam. Nampaknya, hantu-hantu itu akan terus keluar lebih banyak lagi.


Menyaksikan hal ini, Qin Shan mau tak mau harus mundur dan terus menghindari serangan dari Jiwa yang Terlupakan. Bagaimanapun juga, ia harus bertahan selama 10 tahun di tempat ini, terluka sedikit saja pada saat awal-awal akan berakibat buruk di masa depan.


Sementara itu, Ji Zhufei, Wu Baoji, dan Yu Qingzun berteriak kaget di dalam Dunia Pulau Lotus saat menyaksikan semua ini. Sangat banyak Jiwa yang Terlupakan!


“Tuan, kejahatan seperti apa yang telah kau lakukan semasa hidupmu hingga kau memanggil sangat banyak hantu-hantu mengerikan itu?” ucap Wu Baoji dengan suara yang bergetar, tubuhnya dipenuhi keringat dingin.


“Anda pasti memiliki dosa seluas samudera... Dahulu kala, kami bahkan hanya memanggil sekitar kurang dari seribu Jiwa yang Terlupakan. Tapi saat ini, mungkin terdapat hampir 20 ribu…” Ji Zhufei bergidik ketakutan dan sosok Qin Shan menjadi teror yang nyata untuknya. Orang ini terlalu mengerikan!


Mendengar hal ini, Qin Shan menjadi tak habis pikir. Meskipun ia telah melakukan banyak kejahatan-kejahatan besar di masa lalu, harusnya ia tidak akan memiliki dosa sebesar ini. Apa yang sebenarnya telah ia lakukan?


Saat ini Qin Shan masih belum menyadari bahwa di masa lalu ia pernah membimbing para kultivator kuat untuk berada di jalan Dao Iblis. Para kultivator itu membantai siapa saja yang mereka lihat saat berjalan di seluruh dunia demi mendapat kekuatan yang lebih besar. Selain itu, Qin Shan juga mengkultivasikan teknik Penyegelan yang merupakan seni terlarang oleh Dao of The Heavens.


Waktu terus berlalu di pulau berkabut itu, sekarang di sana sudah terdapat lebih dari lima puluh ribu Jiwa yang Terlupakan! Melihat hal ini saja sudah cukup untuk membuat Ji Zhufei dan yang lainnya pingsan.


Hantu-hantu itu memang hanya sekuat Heavenly God Awal yang cacat, namun mereka tak dapat disentuh sama sekali. Terlebih lagi, mereka berjumlah lebih dari lima puluh ribu. Hal ini bahkan membuat Qin Shan merasa ingin muntah darah.


“Mustahil aku bisa menghindari mereka selama sepuluh tahun. Tidak bertemu satu hantu dalam satu hari pun sudah merupakan keajaiban. Sekarang apa yang harus kulakukan?” Qin Shan berpikir keras hingga kepalanya serasa akan pecah.


Ia kemudian mengintip dari balik batu besar ke suatu tempat di mana terdapat hantu tak kasat mata yang terus mondar-mandir seperti sedang mencari sesuatu.


“Lihat si bodoh itu. Jejak yang kutinggalkan di tempat itu benar-benar membuatnya menjadi bingung. Untuk saat ini, aku mungkin bisa tenang selama beberapa waktu.” batin Qin Shan dan ia mulai duduk dalam posisi lotus di belakang sebuah batu besar.


Sementara itu, tanpa sepengetahuan Qin Shan, seorang hantu yang berada di sekitarnya sebelumnya telah hilang dan sepertinya telah pergi ke tempat lain.


Karena sebelumnya kekuatan Qin Shan telah meningkat cukup signifikan, ia ingin melakukan kultivasi singkat untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda Jalur Kenaikan akan datang padanya.


Setelah berkultivasi selama beberapa jam, Qin Shan hanya bisa menampakkan wajah yang sedih. Meskipun kekuatannya meningkat, ia masih tidak bisa merasakan adanya tanda-tanda kenaikan.


“Sepertinya, apa yang dikatakan seseorang padaku di masa lalu memang ada benarnya...” Qin Shan kembali teringat saat ia pertama kali bertemu dengan Jie Yun di Alam Harta Karun Lima Elemen. Saat itu, monster tua itu mengatakan padanya bahwa ia tidak akan bisa melangkah lebih jauh di jalan kultivasi karena tidak memiliki Fondasi Dao sendiri.


Sebenarnya Qin Shan ingin mempelajari apa itu Fondasi Dao dan bagaimana cara menciptakan Dao miliknya sendiri. Namun, ia tidak memiliki sedikitpun pengetahuan dan informasi mengenai semua itu.


Setelah kembali berpikir selama beberapa waktu, Qin Shan kembali teringat pada Harta Magis Hungry Spirit Killing Gods. Bukankah benda ini melahap jiwa seseorang untuk memulihkan kekuatannya? Apakah benda ini bahkan bisa melahap Jiwa yang Terlupakan?


Jika Hungry Spirit Killing Gods benar-benar dapat melahap Jiwa yang Terlupakan di tempat ini, maka itu adalah sebuah keberuntungan besar. Itu seperti melempar dua ekor burung dengan satu batu!


“Ternyata benar, panik hanya akan mempersempit jalan pikir seseorang. Harusnya aku menyadari ini sedari awal. Meskipun aku tidak tahu apakah akan berhasil, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba.” Qin Shan menertawakan dirinya sendiri.


Qin Shan tidak membuang waktu lebih banyak lagi dan ia segera mengirimkan Kehendak Spiritual dari Meridian Spirit Storage Channel untuk mulai mengikat sebuah Pagoda berwarna emas di hadapannya.


Kehendak Spiritual miliknya sudah menjadi sangat kuat sejak memasuki Oblique Deep Ocean ini. Jadi tidak heran ia dapat mengikat Hungry Spirit Killing Gods secara penuh hanya dalam waktu kurang dari dua belas jam.


Tepat setelah Qin Shan berhasil mengikat harta magis tersebut, ia dapat merasakan ratusan hantu mulai merangsek ke tempat ini melalui Kehendak Spiritualnya. Ia sedikit terkejut dan tidak menduga bahwa keberadaannya akan ditemukan secepat ini. Namun, bukannya takut, Qin Shan malah terlihat bersemangat.


“Benar-benar waktu yang tepat. Kemarilah para kelinci percobaanku, biarkan aku melihat apakah benda ini benar-benar berguna untuk membasmi kalian semua?” ucap Qin Shan sambil tertawa dengan cara yang menakutkan.


Saat semua hantu itu sudah menemukan keberadaan Qin Shan, mereka melolong dengan suara melengking yang sangat keras. Sepertinya, mereka sedang memberi sinyal kepada para hantu lain mengenai keberadaan Qin Shan.


Beberapa hantu mulai menerjang ke arah Qin Shan dan menyerang dengan cara mencakar dan menusuk. Saat mereka menyerang dengan kekuatan penuh, sebuah siluet yang tajam dapat terlihat melesat dengan cepat ke arah Qin Shan.


“Benar-benar menjengkelkan.” Qin Shan berdecak kesal sambil menghindari dan menepis serangan-serangan itu. Meskipun serangan dari para hantu ini sangat lemah, ia tetap harus waspada karena ia tidak bisa menyentuh mereka untuk melakukan serangan balik.


Sesaat kemudian, Qin Shan mulai mengalirkan Energi Elementalnya ke dalam Hungry Spirit Killing Gods dan segera mengaktifkannya.


Tidak seperti sebelumnya, sekarang Hungry Spirit Killing Gods telah berada dibawah kendalinya, jadi Qin Shan tidak akan khawatir bahwa benda itu akan lepas kendali.


Dari dalam Pagoda emas tersebut, sulur-sulur tanaman rambat yang dipenuhi mulut mulai keluar dengan cara yang menakutkan. Saat sulur-sulur ini keluar, mereka semua seolah menari dalam kebebasan dan berusaha mencari mangsa di sekitar.


Energi Kematian yang sangat pekat langsung terbentuk saat sulur-sulur itu menyadari keberadaan Jiwa yang Terlupakan dan segera memburu mereka!


*Hiiiiiikk!!* Para hantu itu seolah menjerit ketakutan saat melihat sulur-sulur tanaman rambat mulai melesat menuju mereka. Mereka memilih untuk melarikan diri dan tidak mempedulikan keberadaan Qin Shan yang sedari awal menjadi target mereka!


….