Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 584 - Perjamuan God Emperor



Basis kultivasi Qin Shan sudah lama berada di puncaknya, yaitu Great Circle tahap Immortal Venerable. Namun, ada kejadian aneh yang tak dapat ia pecahkan sama sekali selama beberapa abad ini. Jalur Kenaikan tidak kunjung tiba untuk membawanya ke Dunia Immortal.


Qin Shan mencoba berbagai cara untuk dapat mengatasi masalahnya itu, berkultivasi gila-gilaan selama beberapa puluh tahun, menjelajah Area Terlarang, dan bahkan mengonsumsi Buah Dao jenjang rendah. Itu semua tidak membuahkan hasil apa-apa untuknya.


Qin Shan juga pernah pergi ke wilayah Thunderbelt Glade dan mencoba menembus lautan petir itu, namun bukannya berhasil ia malah tersesat selama beberapa puluh tahun. Lalu ia juga sering mengunjungi Gunung Soul Desolate setiap 30 tahun sekali untuk memasuki Lorong Hampa. Ia berpikir mungkin ada jalan keluar di ujung lorong tersebut jika ia berhasil mencapainya. Tapi tetap saja ia tidak menemukan apa-apa selain tumpukan Kristal Energi. Selain itu ia juga terkejut saat mengetahui kebenaran bahwa sesungguhnya Gunung Soul Desolate itu adalah sebuah Wilayah Terlarang.


“Lebih dari 400 tahun lalu setelah perang berakhir, hukum Langit dan Bumi di Three Realm menjadi lebih kuat dan stabil berkat kembalinya Pilar Langit kepada Dao Surgawi. Seharusnya dengan fakta ini saja, Jalur Kenaikan akan dengan mudah muncul di depanku, bukan?” ucap Qin Shan dan ia terlihat berpikir keras.


Tidak hanya Hukum Langit dan Bumi saja yang disempurnakan, Three Realm juga secara mengejutkan mengalami perubahan yang signifikan. Banyak dunia runtuh akibat gejolak Hukum Penciptaan. Termasuk Dunia Kelima, Dunia Tianlong, Dunia Agung, Dunia Sevenseas, dan bahkan Dunia Fairylord sekalipun. Namun, sisi lainnya adalah Three Realm mengalami peningkatan kualitas Energi Spiritual. Berkat hal ini, kultivator dengan bakat luar biasa terlahir setiap tahunnya. Qin Shan tidak tahu harus menggolongkan peristiwa ini sebagai malapetaka atau keberuntungan.


“Menurutku tidak sesederhana itu. Teman Dao Qin, apa kau ingat saat Pemimpin Aliansi Seratus Bintang mengatakan bahwa, Three Realm adalah sebuah tempat yang sangat berharga? Kurasa ini ada hubungannya dengan masalah yang kau hadapi saat ini. Mungkin juga perlu persyaratan khusus untuk dapat mengakses Jalur Kenaikan di Three Realm ini.” ucap Fairylord yang berada di depan Qin Shan.


“Tidak, tidak. Dulu aku pernah menyaksikan dua orang yang mengalami kenaikan di Three Realm, dan tidak ada masalah apapun yang terjadi waktu itu. Kupikir semuanya telah berubah sejak Hukum Penciptaan dan Hukum Langit dan Bumi di tempat ini menjadi semakin kuat.” balas Qin Shan sambil menggelengkan kepala.


“Jika begitu, pasti ada sesuatu yang salah pada dirimu, Saudara Qin. Mungkin setiap orang punya persyaratan masing-masing untuk dapat memanggil Jalur Kenaikannya.” ucap San Jinsheng yang berada di dekat Fairylord.


Mendengar hal ini Qin Shan berpikir sejenak dan merasa apa yang dikatakan San Jinsheng ada benarnya. Mungkin dia perlu menjelajah dan berlatih lagi selama beberapa waktu untuk dapat menemukan jawaban tersebut.


Sejak perang besar 400 tahun lalu berakhir, kekuatan San Jinsheng telah meningkat pesat dan ia berhasil menembus tahap Heavenly God Elit. Mengingat bahwa dirinya adalah makhluk Primordial, sangat menakjubkan mengetahui bahwa ia dapat berkembang sepesat itu. Alasan ia dapat berkembang begitu pesat tentu saja karena semburan Energi Penciptaan setiap sebuah Dunia Runtuh. Sekarang, San Jinsheng termasuk ke dalam Tokoh Terkuat Three Realm.


“Lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya, Teman Dao Qin?” tanya Xi Shui kepada Qin Shan.


“Aku sudah terlalu lama berdiam diri di tempat ini, mungkin sudah saatnya untuk memulai petualanganku kembali. Meskipun aku sangat ingin untuk mencapai Dunia Immortal secepat mungkin, tapi apa yang bisa kulakukan? Katak di dalam sumur akan mencari sumur lain untuk dijelajahi. Aku masih belum bisa melihat dunia luas yang ada di atas sana.” jawab Qin Shan sambil tersenyum tipis. Ia tiba-tiba saja teringat istrinya yang sedang berada di Dunia Immortal saat ini.


“Lupakan. Sebelum aku pergi, aku akan mengadakan perjamuan di Istana Pusat dan mengundang orang-orang penting untuk itu. Selain untuk merayakan kejayaan Three Realm, perjamuan itu juga dibuat untuk pengantin baru kita.” ucap Qin Shan sambil tertawa keras.



Tiga bulan kemudian, hari ini adalah hari perjamuan yang diadakan God Emperor di Istana Pusat. Di halaman istana yang sangat luas itu terdapat ratusan ribu kultivator yang memiliki kekuatan besar. Beberapa ratus Heavenly God dan Tokoh Tertinggi juga menghadiri perjamuan tersebut.


“Selamat atas pernikahanmu, Ye Duan! Aku tidak akan percaya dengan hal ini jika tidak melihatnya dengan mata kepalaku sendiri.”


“Teman Dao Ye, bisakah kau ceritakan perjalanan cintamu untuk kami? Mungkin kami akan terinspirasi dari ceritamu dan pergi berkelana untuk mencari wanita!”


Beberapa orang mengucapkan selamat kepada Ye Duan dan istrinya sambil bercanda. Mereka semua tertawa keras bersama-sama sambil meminum Anggur Immortal kualitas tinggi.


Karena ini adalah perjamuan dari orang nomor satu di Three Realm, tentu saja hidangannya tidak akan mengecewakan. Terdapat daging hewan buas langka yang sangat sulit di dapat, buah-buahan yang hanya tumbuh di Wilayah Terlarang, dan Anggur Immortal yang satu kendinya seharga kekayaan bersih seorang Sky Immortal!


“Hehe, Nak Ye Duan. Orang tua ini benar-benar tak habis pikir bagaimana bisa kau mendapatkan hati 'wanita naga' ini. Mungkin jika kau mau memberikan rahasianya aku akan-” San Jinsheng belum sempat menyelesaikan kalimatnya saat sebuah pukulan mendarat di perutnya hingga ia merasa akan memuntahkan semua isi di dalamnya.


“Senior, mungkin aku sudah mengatakan hal ini sebanyak ribuan kali sebelumnya. Tolong jangan panggil aku 'wanita naga', namaku Mo Xianyu!” Mo Xianyu menampakan wajah kesal dan ia bahkan akan memukul San Jinsheng untuk yang kedua kalinya, untung saja ada Ye Duan yang menahannya dari belakang.


Qin Shan tersenyum dan ia kembali mengingat masa-masa sulitnya di masa lalu. Kehilangan orang terdekat, pengkhianatan, kesengsaraan, dan kesepian, semuanya pernah ia rasakan sebelumnya. Sebagai seorang pemimpin dan sebagai seseorang yang memegang takdir Three Realm, ia harus memberikan Era baru yang lebih baik dari Era sebelumnya.


“Kupikir mereka seharusnya sudah datang, bukan? Sudah lama aku tidak bertemu dengan kakak seperguruanku.” gumam Qin Shan dan ia diam-diam mengirimkan kehendak spiritualnya. Hanya dalam waktu singkat, ia dapat menemukan rombongan Akademi Lintas Surga. Setelah itu Qin Shan mengirimkan pesan kepada Kepala Akademi untuk segera membawa rombongannya dan menghadap padanya.


Rombongan Akademi Lintas Surga yang sedang menuju singgasana God Emperor membuat semua orang memerhatikan mereka dalam diam.


“Jian Mengtian dan seluruh Mahasiswa memberi salam kepada Yang Mulia God Emperor.” Kepala Akademi dan seluruh rombongannya menangkupkan tangan dengan hormat sambil memberi salam kepada Qin Shan.


“Ugh, Kakak Seperguruan, tidak perlu berlebihan seperti itu. Aku merasa tak nyaman...” Qin Shan berkata pelan sambil berdiri untuk menyambut Jian Mengtian.


Ya, Kepala Akademi Lintas Surga adalah Jian Mengtian! Sebagai seorang Heavenly God Awal, kekuatan Jian Mengtian sudah lebih dari cukup untuk memimpin Akademi. Selain itu, petinggi-petinggi di Akademi juga sebenarnya adalah kakak-kakak seperguruan Qin Shan.


“Li Qinyan dan Tong Yingfu dari Akademi Lintas Surga memberi salam kepada God Emperor.” dua orang Heavenly God Awal dan Menengah muncul secara tiba-tiba dan memberi salam pada Qin Shan.


Saat ini terjadi Qin Shan hanya bisa menarik napas sambil menggelengkan kepala, Kakak-kakak Seperguruannya ini pasti sengaja menjahilinya saat ini. Melihat eskpresi Qin Shan yang seperti itu, Jian Mengtian tertawa dan ia mendekat ke arahnya.


“Adik Qin, tidak ada salahnya kami memberi salam dengan penuh hormat kepadamu, lagi pula kau adalah kebanggaan Gunung Soul Desolate– Tidak, kau adalah kebanggan Three Realm!” Jian Mengtian mencoba menghibur Qin Shan.


Teman-teman Qin Shan dan para Tokoh Tertinggi yang mendengar hal itu mengangguk setuju. Bagi mereka, berdiri di samping God Emperor menjadi kebanggan tersendiri.


Qin Shan hanya bisa tertawa kecil dan mempersilahkan para tamunya untuk menyantap hidangan yang telah disediakan.


Heavenly God Waterflame, Kaisar Segala Manusia, Fairylord, Ou Xie, Fu Rongyi, Yun Dafu, Dong Gouzhi, Qing Minzhi, dan semua orang terdekat Qin Shan hadir di perjamuan ini.


Perjamuan berlangsung sekitar satu hari satu malam tanpa henti, perjamuan semakin meriah saat beberapa anak muda mengadakan pertandingan persahabatan. Semua orang menjadi semakin bersemangat saat menyaksikan pertandingan antar Spiritual God, Qin Shan bahkan turun tangan untuk membuat Array Pembatas agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.


Saat ini, sudah waktunya untuk Qin Shan membacakan pidatonya kepada semua orang. Para tamu undangan segera menjadi tenang dan menatap Qin Shan dengan hormat di atas singgasananya.


“Jika seseorang merenggut hak-mu dan bahkan mengusirmu maka perangilah mereka, seperti apa yang terjadi pada kita bertahun-tahun lalu. Dan 400 tahun lebih telah berlalu sejak kita mendapatkan hak dan kebahagiaan kita kembali. Pengorbanan Sang God Emperor terdahulu akan selalu terukir di dalam hati. Era lama telah berlalu, Era baru telah tiba, Three Realm sedang dalam perjalanan menuju cahaya yang terang benderang!” kalimat terakhir Qin Shan dibacakan dengan penuh emosional sehingga orang-orang yang mendengarnya bersorak gembira.


“Hidup God Emperor, Hidup Three Realm!” mereka semua menyerukan kalimat ini dengan suara lantang hingga seluruh Istana bergemuruh karenanya.


Sementara itu teman-teman Qin Shan hanya bisa diam di belakangnya dengan wajah tanpa ekspresi. “Ah, bagus. Lagi-lagi pidato yang sama setiap 100 tahun sekali.” ucap San Jinsheng dengan tatapan kosong.


“Tidak, itu pidato yang berbeda. Dia mengubah tahunnya.” jawab Jian Mengtian.