
Kapal terbang Flying Shuttle itu terus melesat dengan kecepatan tinggi, hanya butuh waktu beberapa menit saja kapal terbang itu sudah mendarat tepat di depan Qin Shan.
Seorang pria berjubah hijau keluar dari kabin kapal terbang tersebut dan aura spiritualitas di tubuhnya melonjak keluar. Pria tersebut memiliki mata sipit yang hampir membentuk dua garis tajam di wajahnya. Penampilan pria berjubah hijau ini sangat garang dan terlihat seperti kultivator haus darah.
Qin Shan sempat mundur setengah langkah saat pria berjubah hijau itu keluar dari kapal terbangnya, namun beberapa saat setelahnya ia menghela napas lega. Pria di depannya itu paling tidak hanyalah seorang Heavenly God menengah yang sudah pasti tidak sebanding dengan kekuatannya.
Namun di detik berikutnya ekspresi Qin Shan berubah drastis dan niat membunuh langsung melonjak dari tubuhnya. Ia menatap pria berjubah hijau itu dengan emosi yang tak tertahankan dan ingin menyambarnya ssesegera mungkin. Kebencian yang mendalam terlintas di benak Qin Shan.
“Itu kau? Haha... Tidak kusangka aku akan bertemu musuh lamaku di tempat ini.” ucap Qin Shan dengan tenang dan suaranya menyimpan niat membunuh yang besar.
Saat pria berjubah hijau itu mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Qin Shan, ia sedikit mengerutkan kening dan aura immortal yang kuat merembes keluar dari tubuhnya.
“Kau bilang musuh lama? Aku bahkan tidak pernah bertemu denganmu, Teman Dao, tolong jangan memprovokasiku. Lagipula kaulah orang yang menerobos domain klan Naga Langit-ku lebih dulu. Secara hukum akulah yang mengatakanmu sebagai musuh.” pria berjubah hijau itu menatap Qin Shan dengan tatapan yang menghina. Orang di depannya saat ini bahkan tidak memancarkan aura spiritualitas yang stabil, bagaimana dia bisa menjadi musuhnya yang merupakan seorang Heavenly God menengah?
Meskipun Qin Shan sangat marah saat ini, ia berusaha untuk tetap tenang. Walaupun musuh di depannya saat ini sangat lemah di matanya, ia harus mengumpulkan informasi mengenai tempat ini terlebih dahulu.
Pria berjubah hijau di depan Qin Shan saat ini memang adalah musuh lamanya. Lima puluh ribu tahun lalu, saat ia masih menjalani kehidupan pertamanya, ia dikejar oleh orang ini. Ya, orang ini adalah ahli Spiritual God dari klan Naga Langit yang memaksanya memasuki Jalur Reinkarnasi. Selain pria dari klan Naga Langit ini, ada lagi seorang pria dari klan Elang Neraka. Orang itu bahkan lebih tercela dari pria berjubah hijau ini.
Meskipun Qin Shan sangat ingin untuk membalas dendam saat ini, namun ia berusaha untuk tetap tenang. Jika seseorang dari klan Naga Langit ada di sini, itu berarti ruang hampa saat ini ia berada masih tidak terlalu jauh dengan Three Realm. Sebelum ia membalas dendam, pertama-tama ia harus mencari jalan pulang.
Saat pria berjubah hijau itu selesai bicara, Qin Shan mulai berakting seolah-olah ia terkejut dan akhirnya tersadar. “Ah, maafkan aku, Teman Dao. Sosokmu mengingatkanku kepada musuhku bertahun-tahun lalu. Kuharap Teman Dao tidak memasukan perkataanku barusan ke dalam hati.” Qin Shan menangkupkan tangannya sambil meminta maaf.
Qin Shan sudah memutuskan saat ini, jika ia ingin membalas dendam, maka ia akan membalas berkali-kali lipat dibanding apa yang ia rasakan dulu. Membunuh satu orang dari klan Naga Langit saja tidak akan memuaskannya. Ia harus membantai seluruh keturunan dari klan Naga Langit. Ia benar-benar punya alasan kuat untuk melakukan hal itu. Selain karena ia memiliki dendam, klan Naga Langit juga telah bersekongkol dengan Aliansi Dunia Iblis.
Setelah mendengar permintaan maaf Qin Shan, pria berjubah hijau itu mendengus dingin. “Aku, Ji Chou, akan memaafkanmu kali ini. Tapi mengingat tindakanmu yang menerobos domain klan Naga Langit-ku, maka kau harus ikut denganku dan menjalani hukumanmu.” Ji Chou bahkan tidak menunggu reaksi dari Qin Shan dan langsung menyeretnya masuk ke kapal terbang Flying Shuttle-nya.
Qin Shan bersukacita dalam hatinya. Saat ia mendengar bahwa ia akan dibawa ke klan Naga Langit untuk diberi hukuman, Qin Shan merasa bahwa langit telah membantunya untuk membalaskan dendam. Ia tidak menolak saat Ji Chou menarik kerah bajunya dan melemparkannya ke dalam kapal terbang.
Qin Shan tidak percaya bahwa klan Naga Langit akan memiliki banyak ahli di tahap Heavenly God seperti Ji Chou ini. Bahkan jika terdapat lima orang Heavenly God di klan tersebut pun, Qin Shan masih bisa mengatasinya dengan mudah.
Hanya dalam waktu beberapa tarikan napas yang singkat, kapal terbang berbentuk Flying Shuttle itu langsung melesat menjadi cahaya dan menghilang ke dalam ruang hampa tak berujung.
“Klan Naga Langit-ku bukanlah klan yang mudah kau singgung. Maka dari itu jangan ucapkan sepatah kata pun saat hukumanmu ditentukan nanti, atau kau akan berubah menjadi tumpukan debu.” suara Ji Chou yang mengancam terdengar di samping telinga Qin Shan.
Saat mendengar hal itu Qin Shan diam-diam tertawa dalam hati. Berubah menjadi debu? Berani sekali semut Heavenly God menengah ini mengancamnya. Asal kau tahu saja, saat aku tiba di klan Naga Langit nanti aku akan membantai kalian semua.
Sesaat setelahnya kapal terbang itu berhenti, Ji Chou segera menyeret Qin Shan keluar dan melemparkannya ke sebuah aula terbuka yang dipenuhi oleh orang-orang.
Saat menyadari ia telah dilemparkan di tengah sebuah aula dan ditonton oleh banyak orang, ekspresi Qin Shan berubah menjadi suram. Ini bukanlah hukuman, melainkan penghinaan. Keinginan untuk memusnahkan klan Naga Langit ini semakin membeludak di hatinya. Harga diri seorang Immortal Venerable sepertinya tidak bisa diinjak-injak begitu saja.
“Tetua Ji telah tiba!” teriak seseorang dari kerumunan kultivator di aula terbuka itu. Bahkan tanpa peringatan darinya, semua orang sudah tahu bahwa Ji Chou sudah kembali.
“Para tetua sekalian, aku telah menyelidiki tentang siapa yang menerobos domain klan kita dengan paksa. Orang yang melakukan hal itu adalah orang ini. Dengan fluktuasi energi spiritual di sekitarnya, aku yakin ia hanyalah seorang True Immortal awal atau menengah.” saat semua orang di aula ini menjadi ribut, Ji Chou bergegas menjelaskan semuanya pada lima orang di depannya.
Lima orang di depan Ji Chou adalah para tetua klan Naga Langit dan salah satu dari mereka adalah Pemimpin klan. Mereka semua berada pada tahap Heavenly God awal hingga elit.
Saat menyaksikan jumlah ahli Heavenly God yang dimiliki klan Naga Langit, Qin Shan diam-diam menghembuskan napas yang terasa dingin. Kapan ahli tahap Heavenly God menjadi sangat mudah ditemukan seperti ini? Ia sudah cukup terkejut dengan Ji Chou yang mampu melangkah dari tahap Spiritual God bertanda biru ke tahap Heavenly God menengah dalam waktu lima puluh ribu tahun. Sekarang ternyata klan Naga Langit memiliki enam ahli Heavenly God? Seberapa menakutkankah klan ini?
Niat membunuh diam-diam terpancar dari Qin Shan. Dalam benaknya, ia harus melenyapkan klan ini bagaimanapun caranya. Klan ini tidak boleh dibiarkan ada di Three Realm.
“Teman Dao Ji Chou salah, aku bahkan tidak tahu bahwa aku telah menerobos ke dalam domain klan kalian. Selain itu aku telah tiba di tempat ini karena aku memasuki sebuah array transfer. Kupikir array transfer itu mengarah ke sebuah alam rahasia, ternyata malah mengarah ke wilayah kalian.” ucap Qin Shan dengan nada yang sedikit panik. Ia tentu saja cuma berakting. Akan aneh jika ia tidak melawan saat akan dijatuhi hukuman dari klan Naga Langit.
Meskipun Qin Shan telah mengatakan demikian, tidak ada yang peduli padanya. Bahkan sesaat setelah ia menyelesaikan ucapannya, Pemimpin klan Naga Langit langsung mencengkram tubuhnya dengan tangan energi elemental. Di saat yang bersamaan rune-rune array terbentuk, sebuah array transfer muncul di belakang Qin Shan. Nampaknya tangan energi elemental itu ingin melemparkan Qin Shan ke dalam array transfer tersebut.
Qin Shan tidak merasa panik sama sekali, dengan kekuatannya saat ini, menghancurkan tangan energi elemental ini semudah membunuh ayam. Tepat sebelum Qin Shan menampar tangan energi elemental itu untuk melepaskan diri, terdengar suara seorang wanita dari kejauhan.
“Ayah, tunggu sebentar!” seorang wanita yang terlihat berusia dua puluhan tahun melesat dan mendarat di dekat Pemimpin klan Naga Langit. “Apa kau benar-benar tidak akan bersikap adil pada kultivator itu? Menurut perkataannya sebelumnya aku yakin ia tidak berbohong. Jadi kenapa kau harus mengirimnya ke Tanah Kehampaan Dewa?”
...