Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 605 - Mencapai Tahapan Maksimum!



Menatap ke atas langit, di mana awan badai hitam terus berputar dan mengamuk tak terkendali. Qin Shan merasa bersukacita dan ia sangat gembira, akhirnya setelah ratusan tahun berlalu ia berhasil mematahkan belenggu tahap Great Circle Immortal Venerable! Namun, di sisi lain ia juga merasa sedikit takut.


Awan hitam yang menurunkan jutaan kilatan petir itu membentuk sebuah cekungan di langit dan ruang menjadi bengkok karenanya. Hukum Langit dan Bumi di sana sangat kacau hingga beberapa robekan spasial terbentuk lalu tertutup lagi dengan cepat. Kesengsaraan semacam ini sangatlah menakutkan dan mengerikan!


Bertahun-tahun yang lalu saat Qin Shan berhasil menembus tahap Immortal Venerable ia berhasil memanggil kesengsaraan petir yang mampu mengguncang seluruh Alam Harta Karun Lima Elemen. Namun, ia saat ini sedang menembus tahap Golden Immortal dan seluruh wilayah kekacauan merasakan dampaknya. Kesengsaraan petir ini terlalu menakutkan!


“Kupikir seharusnya Kesengsaraan menembus Golden Immortal akan terjadi saat seseorang sudah naik ke Dunia Immortal. Itu karena selain Hukum Langit dan Bumi yang lebih kuat, Dunia Immortal juga lebih kokoh dan kuat dibanding Dunia Kultivasi. Tidak heran kesengsaraan semacam ini akan dapat mengguncang seluruh wilayah Kekacauan Three Realm.” gumam Qin Shan saat ia mendongak ke atas langit.


Qin Shan ingat dengan jelas beberapa tahun lalu ada seseorang yang telah naik ke Dunia Immortal, orang itu hanya naik tingkat lalu pergi ke langit tanpa memanggil petir kesengsaraan sama sekali. Kasus yang serupa juga terjadi pada Istrinya yang merupakan seorang Ascended. Inilah yang membuat Qin Shan semakin yakin bahwa ada sesuatu yang salah terjadi saat ini.


“Datang…”


Qin Shan melambaikan tangannya dan sebuah Pembuluh Energi Spiritual kelas Primal muncul di sampingnya. Kemudian ia mulai duduk dalam posisi lotus dan bersiap menerima kesengsaraan petir yang akan datang.


*Duaaarr!!* Sebuah siluet yang menyilaukan melesat dengan cepat, langit berderak dan cakrawala terbelah dengan cara yang menakjubkan. Sembilan rentetan petir sekaligus turun menghantam daratan dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


Kesengsaraan untuk naik tingkat tidak bisa disebut sebagai 'Kesengsaraan' sepenuhnya. Itu karena para kultivator sebenarnya memanfaatkan Kesengsaraan ini untuk memperkuat tubuh serta fondasi mereka. Dengan kata lain, tanpa kesengsaraan seseorang tidak akan pernah naik tingkat.


Alasan Qin Shan menyiapkan Pembuluh Energi Spiritual Kelas Primal di sampingnya adalah karena ia ingin memaksimalkan efek dari petir kesengsaraan yang menggempur tubuhnya. Jika ia dapat menjadi lebih kuat dua kali lipat dibanding sebelumnya, maka saat menggunakan Pembuluh Energi Spiritual Kelas Primal ia akan menjadi tiga kali lipat lebih kuat!


Ketika sembilan rentetan petir itu menyambar tubuh Qin Shan dengan kekuatan penuh, sebuah ledakan besar terjadi. Tanah di bawah Qin Shan hancur lebur dan membentuk sebuah ngarai yang dalam, Qin Shan sendiri sudah terlempar jauh ke dalam sana.


*Puffftt!!* Darah dalam jumlah banyak menyembur dari mulut Qin Shan dan ia mengerang kesakitan. Ini baru gelombang pertama dari sembilan gelombang kesengsaraan, tapi ia ternyata sudah terluka separah ini?


Pada saat ini Qin Shan merasa hatinya membeku dan ia sangat ketakutan. Selama hidupnya, ia tidak pernah mengalami luka yang sangat serius seperti ini saat menjalani kesengsaraan petir gelombang pertama.


Qin Shan memiliki tubuh yang satu langkah lagi saja hingga mencapai tahapan maksimum dari teknik Mortal God Body Refining. Tubuh fisiknya saat ini sangat kuat, bahkan harta magis tingkat Kekacauan akan cukup sulit untuk melukainya dengan parah. Menyadari bahwa ia dapat terluka parah hanya karena gelombang petir pertama, Qin Shan sudah tahu akan semengerikan apa gelombang petir yang akan datang nantinya.


Qin Shan dengan panik mensirkulasikan seluruh Energi Elemental yang ia miliki untuk menyembuhkan kembali luka-lukanya. Secara bersamaan ia juga melatih teknik Mortal God Body Refining untuk menembus tahap terakhir. Sangat jarang menemukan dan mendapatkan pelatihan fisik seperti ini, itulah kenapa Qin Shan harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.


Setelah beberapa jam, petir kesengsaraan gelombang kedua mulai terlihat dan turun dari atas langit. Cahaya yang menyilaukan muncul saat sembilan rentetan petir mulai menyambar dan menyinari seluruh dunia.


*Ctaarrr!!*


*Pufftt!!* Qin Shan meledak menjadi kabut darah dan seluruh bagian tubuhnya remuk akibat sambaran petir kesengsaraan. Luka ini bahkan lebih parah dari sebelumnya!


Jika ini adalah orang lain, maka orang itu tidak akan sanggup bertahan seperti Qin Shan, walaupun kekuatan mereka sama kuatnya. Hal ini dikarenakan Qin Shan yang sudah mencapai Heartpeace tahap kelima. Hatinya sudah sangat kokoh dan kuat hingga ia tetap bisa mempertahankan mentalnya walaupun sedang dalam ambang kematian.


Pada gelombang petir ketiga, Qin Shan berpikir untuk menghadang serangan petir dengan mengeksekusi teknik-teknik terkuatnya. Ia tidak memiliki Harta Magis pertahanan saat ini, jadi ia tidak memiliki pilihan lain selain menyerang dan bertahan menggunakan pedangnya.


Baru saja setelah Qin Shan pulih dari lukanya, gelombang ketiga kembali turun. Kali ini Qin Shan sudah mempersiapkan dirinya dengan cukup matang, ia membentuk ribuan lapis perisai energi yang sangat kuat hingga menghabiskan satu cadangan Energi Elementalnya secara penuh.


“World of Darkness!!” Qin Shan langsung mengayunkan pedangnya dengan kekuatan yang maha dahsyat untuk mengurangi kekuatan destruktif petir kesengsaraan.


Metode yang Qin Shan gunakan sangat efektif dan ia tidak terluka terlalu parah dibanding pada gelombang petir sebelumnya. Meski demikian, energi yang ia keluarkan untuk satu kali bertahan sangat besar.


“Aku ragu aku bisa bertahan sampai gelombang yang terakhir.” Qin Shan tidak memiliki banyak waktu yang tersisa. Ia harus melakukan kultivasi singkat untuk memulihkan Energi Elementalnya dan bersiap-siap menghadapi gelombang petir keempat.


Langit semakin menjadi gelap dan awan yang membentuk pusaran di atas langit menjadi semakin agresif dan buas. Petir-petir yang sangat kuat mulai turun dengan sangat mengagumkan.


Gelombang petir keempat dilewati...


Gelombang petir kelima...


Gelombang petir keenam...


Gelombang petir ketujuh! Pada saat ini, Qin Shan yang sudah hampir kehabisan energi mulai mensirkulasikan Meridian Elemental Storage Channelnya untuk memulihkan kembali Energi Elementalnya. Setelah menggunakannya satu kali, maka ia tidak akan bisa mengisi energinya kembali.


Gelombang petir ketujuh jauh berbeda dibanding gelombang yang sebelumnya. Kali ini, petir yang menyambar Qin Shan memiliki ukuran yang sangat besar dan bahkan mampu menghancurkan sebagian besar pulau melayang.


*Duaarr!!* Puing bebatuan meledak dan berhamburan di udara. Qin Shan yang saat itu melawan petir kesengsaraan dengan kekuatan penuh pada akhirnya terluka dengan sangat parah. Tubuhnya memuncratkan banyak darah hingga ia seperti akan kehabisan darah kapan saja.


Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi. Tubuh Qin Shan seketika bersinar dengan cahaya keemasan yang menyilaukan. Luka-luka yang ia dapatkan sebelumnya mulai pulih dalam sekejap. Teknik Mortal God Body Refining bergejolak di dalam dirinya dan menembus sebuah lapisan baru. Tahap God Body level 9!