Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 573 - Pengorbanan Diperlukan untuk Membuat Perubahan



Jalur cahaya itu terus berfluktuasi dengan energi yang sangat mengerikan, lalu beberapa detik kemudian ruang di sana seakan mulai menyusut dan bengkok. Kemudian, gelombang yang begitu kuat langsung tercipta, akibat gelombang ini semua objek dalam radius ratusan juta kilometer terlempar ke ruang hampa yang gelap gulita. Bersamaan dengan itu, pria pendek yang sedang menjalani kenaikan itu juga mulai melesat ke atas langit secepat cahaya.


Pandangan Qin Shan membeku saat ia menyaksikan semua peristiwa ini. Ia benar-benar tertegun dan hatinya tiba-tiba terasa sangat sakit. Ternyata ia telah membuang-buang sebuah harta karun spiritual tertinggi kepada seorang tak dikenal.


Tidak hanya itu, Qin Shan juga mulai mengingat bagaimana ia mengonsumsi satu Buah Dao jenjang rendah di masa lalu hanya untuk menembus tahap Immortal Venerable. Jika dipikir kembali, saat itu ia tanpa sengaja telah melakukan sebuah pemborosan surgawi! Tidak ada seorang pun yang lebih boros dibanding Qin Shan di Alam Semesta ini!


Memikirkan hal ini, hati Qin Shan menjadi sakit dan ia berbalik dengan wajah yang lesu. "Nasi sudah jadi bubur, aku sudah tidak dapat melakukan apa-apa selain meratapi hasil yang kulakukan di masa lampau."


Qin Shan merasa sangat sedih dan tak berdaya, ia dengan wajah yang masam melesat ke ruang hampa yang gelap jauh di ujung sana.



Meskipun Qin Shan meninggalkan Medan Perang tidak terlalu lama, tempat itu sudah jauh berbeda dibanding yang terakhir kali ia lihat. Jutaan kultivator yang membentuk awan-awan memenuhi langit dan mereka semua bertempur dengan ganas.


Beberapa saat yang lalu, kubu Three Realm sudah memegang kendali atas perang, namun tidak ada yang akan menyangka bahwa situasi akan berbalik dengan mengejutkan.


“Apa-apaan…! Siapa mereka semua?” di kejauhan tubuh Qin Shan bergetar dengan hebat saat menyaksikan semua ini. Melalui Kehendak Spiritualnya, ia bisa melihat bahwa teman-temannya sedang berada dalam kesulitan. Tidak peduli seberapa keras mereka bertahan, musuh akan terus berdatangan dan menambah kesulitan mereka.


Qin Shan menjadi marah dan tubuhnya bergetar, aura membunuh yang terpancar dari tubuhnya membuat ruang di sekitarnya beriak dan rapuh. Ini adalah kekuatan dari seorang Immortal Venerable sejati.


*Swosh!* Qin Shan terbang dengan kecepatan tinggi dan sebilah pedang berwarna gelap muncul di tangan kanannya. Sosok Qin Shan saat ini tidak ada bedanya dengan sebuah sinar cahaya yang melesat sangat cepat.


Tujuan Qin Shan saat ini adalah pertarungan tempat San Jinsheng berada. Di sana tidak hanya ada San Jinsheng, tetapi ada juga Xi Shui dan Fairy Lord. Mereka bertiga terus bertahan dan bertempur dibawah tekanan ratusan Loose Immortal dari Aliansi Seratus Bintang. Saat mereka hampir berada di ambang batas, mereka dapat melihat siluet cahaya yang bergerak cepat lalu membelah tubuh musuh-musuh mereka seperti memotong tahu.


“Di mana Xianyu?” kalimat pertama yang Qin Shan ucapkan setelah membunuh semua Loose Immortal ini membuat San Jinsheng dan yang lain tertegun.


Orang ini ternyata masih bisa mengkhawatirkan orang lain di situasi genting seperti sekarang ini. Kekuatan serta mentalnya memang mengerikan...


“Saudara Qin, Mo Xianyu pasti sudah melarikan diri bersama anggota klanmu. Jangan khawatir tentang keselamatan mereka, bagaimanapun Piringan Voidspace adalah kendaraan tercepat dan terkuat yang pernah ada.” jawab San Jinsheng dengan yakin.


“Mereka ini sebenarnya hanyalah buangan Dao of The Heavens[1][1]. Namun, karena mereka terlalu banyak, tidak mustahil untuk meruntuhkan fondasi kekuatan Three Realm.” Qin Shan terlihat berpikir keras saat ia menyapu pandangannya ke arah Medan Perang di hadapannya. “Selain itu ada Fiend Emperor yang menjadi sumber masalah utama.”


“Aku yakin, orang gila itu sekarang ada di sekitar sini dan mengamati situasi ini. Tapi untuk sekarang, aku tidak perlu berpikir untuk melawannya. Yang harus kulakukan saat ini adalah membunuh sebanyak-banyaknya kultivator musuh.” Qin Shan kembali melesat menjadi cahaya dan hanya butuh waktu singkat untuk mencapai wilayah tengah medan perang.


*Whoosh.…* Qin Shan mengangkat pedangnya dan mulai mengambil kuda-kuda Heartsword Art. Perlahan-lahan energi Langit dan Bumi yang tak terbendung mulai berfluktuasi di sekitar pedang itu dan aura membunuhnya mulai semakin pekat.


“Heartsword Art kuda-kuda Kelima, World of Darkness!” Qin Shan mulai mensirkulasikan ke-105 Meridiannya dengan menggila dan melepaskan energi maha dahsyat ke dalam pedangnya. Seketika, Black Gold Dragon Sword dipenuhi oleh energi pekat berwarna abu-abu gelap yang tampak suram dan menakutkan.


Energi ini seketika membuat Medan Perang menjadi sunyi dan semua orang yang berada di dalam jangkauan jurus ini langsung hancur dan remuk. Seolah-olah tubuh mereka diremas oleh tangan raksasa yang tak kasat mata.


Domain kegelapan yang tak berujung itu dengan cepat membunuh para Loose Immortal yang tak terhitung jumlahnya. Lalu, bagaimana nasib para kultivator Three Realm yang sedang bertarung dengan mereka? Mereka semua juga mati!


“Pengorbanan kecil diperlukan untuk hasil yang lebih besar. Jasa kalian akan dikenang oleh semua makhluk hingga akhir zaman.” Qin Shan terlihat dalam situasi berkabung saat ia melayangkan pedangnya dengan bebas untuk bertempur dengan beberapa Immortal Venerable Aliansi Dunia Iblis.


Saat Qin Shan sedang fokus untuk membantai musuh-musuhnya, ia dikejutkan dengan siluet cahaya yang tertangkap dari Kehendak Spiritualnya. Sosok itu terasa sangat familiar dan bahkan membuat Qin Shan bergidik karena marah.


“Hahaha! Aku menemukanmu, Qin Shan!!” seorang pria berjubah hitam melesat turun dari atas langit dan ia menembakan sinar pembunuh ke arah Qin Shan.


*Duaarr!!* Sinar pembunuh itu menabrak tubuh Qin Shan dan membuatnya mundur beberapa langkah. Berkat basis kultivasi serta kekuatan tubuhnya yang telah meningkat, serangan seperti barusan menjadi tidak ada artinya di depan Qin Shan.


“Zhen Daqing... aku tidak menyangka akan bertemu denganmu secepat ini. Nampaknya, kau benar-benar ingin mati, ya?” ucap Qin Shan sambil tersenyum dengan urat-urat yang menonjol di wajahnya.


….


Note:


[1][1] Buangan Dao of The Heavens yang dimaksud adalah para Loose Immortal. Mereka semua adalah orang-orang yang gagal dalam menempuh jalan keabadian dan berakhir di jalan buntu(kematian)