
Saat sebuah energi yang sangat mematikan mulai turun, semua Heavenly God itu merasa jantung mereka berdegup kencang. Seolah Dao of The Heavens telah turun dengan sendirinya untuk memusnahkan seluruh ruang dan waktu yang ada di sini.
Para Heavenly God itu mulai melarikan diri dengan panik dan berusaha kabur secepat mungkin sebelum ruang di sekitar mereka menjadi terkunci. Mulai dari sini mereka merasa sangat menyesal karena telah mencoba untuk membunuh Qin Shan. Monster ini benar-sangat mengerikan dan tangguh, tidak heran seorang Sunrise saja sangat menginginkannya untuk mati.
Di saat yang bersamaan, energi kekacauan serta energi elemental di dalam tubuh Qin Shan mulai merosot dengan drastis. Untuk melepaskan salah satu jurus dari teknik Fiendgod Sealing Art, ia bahkan hampir tidak dapat bertahan saat tubuhnya dalam kondisi prima, apalagi dengan kondisi tubuhnya yang sekarang ini. Tidak heran jurus Empyrean Rage akan menjadi lepas kendali.
Greenlotus, Fairylord, San Jinsheng, dan para tokoh terkuat lainnya merasa hati mereka menjadi dingin saat menyaksikan peristiwa ini. Bertahun-tahun yang lalu Qin Shan juga pernah melakukan hal yang serupa dan korban yang tewas waktu itu benar-benar membuat kedua belah kubu merasa sakit kepala.
“Gawat, jurus Empyrean Rage sudah terlalu kuat... Aku harus menghentikannya sebelum semuanya menjadi terlambat.” Qin Shan menarik napas yang terasa dingin dan menatap ke kejauhan. Di kejauhan ia dapat menyaksikan beberapa ledakan kabut darah yang terjadi.
Qin Shan sebenarnya tidak takut untuk melepaskan jurus Empyrean Rage dengan kondisi tubuhnya saat ini, ia hanya takut jurus itu akan menelan sangat banyak korban dari Kubu Three Realm. Karena itulah Qin Shan berpikir untuk mengendalikan jurus tersebut sebelum semuanya menjadi terlambat.
Qin Shan melambaikan tangannya dan tiga buah pil berwarna putih muncul di udara. Ia menelan ketiga pil itu sekaligus dan segera membentuk segel tangan yang rumit.
Beberapa saat kemudian sebuah segel berwarna merah darah mulai terbentuk di udara. Segel ini semakin membesar seiring berjalannya waktu. Dengan sekali jentikkan jarinya, Qin Shan mengirimkan segel ini ke depan dan mengerahkan seluruh energinya yang tersisa.
Return to Mortality!
Saat jurus Return to Mortality dilepaskan, sebuah jejak spiritualitas dao dapat terlihat dengan jelas di udara. Hukum ruang dan waktu di tempat itu pun menjadi sangat kacau hanya kerena dilalui oleh segel yang sangat mengerikan ini.
Meskipun ini belum lima menit sejak jurus Empyrean Rage dilepaskan, namun sudah terdapat beberapa Heavenly God kubu Aliansi Dunia Iblis yang tewas. Untungnya jurus ini tidak menelan korban dari kubu Three Realm, sehingga Qin Shan merasa cukup tenang.
Segel berwarna merah darah itu terus melesat dan akhirnya meledak di atas langit. Ketika itu terjadi jutaan kilatan cahaya yang menyilaukan melesat ke ruang hampa yang gelap gulita. Jurus Empyrean Rage tiba-tiba melemah dan ditekan dengan paksa. Hanya menunggu selama beberapa saat saja hingga akhirnya jurus itu menjadi tidak berdaya dan akhirnya memudar.
Akibat dari jurus mematikan Qin Shan, terdapat delapan Heavenly God Awal dari kubu Aliansi Dunia Iblis yang tewas. Dua di antaranya adalah Heavenly God Menengah.
Sunrise yang menyaksikan hal ini dari kejauhan merasa seperti tersambar petir. Tubuhnya bergetar dan kulit kepalanya menjadi merah padam karena marah.
“B*jingan! Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!” Sunrise berteriak lantang dan ia memunculkan Tongkat Kesadaran Api di tangannya. Saat ia bergerak di udara, ia terlihat seperti seekor kera yang buas dan ganas.
“Berhenti!” suara Greenlotus tiba-tiba terdengar dan sosoknya dengan cepat melintasi ruang hampa. Hanya dalam beberapa saat saja ia tiba di depan Sunrise. Tidak hanya Greenlotus, bahkan Ou Xie, dan Miracle juga ikut menahan Sunrise.
“Sunrise, mari kita selesaikan pertarungan kita yang sempat tertunda beberapa tahun yang lalu.” ucap Greenlotus dengan wajah yang dingin.
Rencana yang Miracle siapkan jauh-jauh hari telah sempurna. Sekarang, waktunya untuk menyaksikan kejatuhan pasukan Aliansi Dunia Iblis.
Miracle mulai membentuk segel tangan yang singkat lalu ia menembakkan sebuah cahaya berwarna ungu ke atas langit. Sinar ini terus melesat ke ruang hampa yang sangat jauh dan gelap, beberapa saat kemudian cahaya itu langsung menyebar dengan cepat. Wilayah fatamorgana sejauh jutaan kilometer akhirnya terbentuk dan menyelubungi seluruh medan perang.
Berbagai macam ilusi yang tak terhitung jumlahnya mulai terbentuk dan semua orang menjadi sangat kebingungan dan merasa takut. Di bawah jurus cahaya fatamorgana ini, semua orang merasakan bahwa mental bertarung mereka telah jatuh. Sayangnya efek ini tidak berlaku bagi pasukan kubu Three Realm.
Tidak hanya para tokoh terkuat Aliansi Dunia Iblis saja yang terkejut dengan hal ini. Bahkan Fairylord, Ou Xie, Xi Shui, dan banyak Heavenly God yang lainnya juga merasa sangat terkejut.
“Kemampuan bawaanku adalah menciptakan ilusi 'yang nyata'. Aku menciptakan ilusi ini adalah untuk menjatuhkan mental para musuh kita. Karena itulah aku meminta Qin Shan untuk menciptakan keributan terlebih dahulu. Tujuan dari semua itu tidak lain adalah untuk membangkitkan sedikit keraguan di hati para musuh-musuh kita.” jelas Miracle kepala tokoh terkuat Three Realm lainnya.
Setelah Miracle menjelaskan apa yang sedang terjadi, barulah mereka semua dapat menghela napas lega. Untungnya orang seperti Miracle ini ada di pihak Three Realm, jika tidak maka mereka semua mungkin sudah mati.
“Hahaha! Sunrise, apa kau menyadari posisimu saat ini?! Kuharap kau tidak membanding-bandingkan kemampuanku ini dengan salah satu orangmu. Karena di seluruh Three Realm hanya aku satu-satunya orang yang mengkultivasikan Qi Violet Mirage!” Miracle tertawa keras dan ia merasa sangat bangga dengan kekuatan yang ia miliki. “Sekarang, kalian semua telah terperangkap di wilayah kekuasaanku, Medan Perang Ilusi!”
...
Di sisi lain, Qin Shan merasa tak berdaya saat energi kehidupannya ikut merosot dengan drastis saat ia melepaskan jurus Return to Mortality. Beberapa saat kemudian, Medan Perang Ilusi mulai terbentuk dan hal ini sedikit membuat Qin Shan tertarik.
Qin Shan berusaha menggerakkan tubuhnya dan ia mulai menyebarkan kehendak spiritualnya. “Wow, luar biasa. Jadi ini adalah kekuatan dari Qi Violet Mirage, tidak heran Miracle dapat menempati takhta God Emperor selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya.” gumam Qin Shan dan ia terpukau dengan dunia ilusi yang ia tinggali saat ini.
Beberapa saat yang lalu, tempat ini masih berupa ruang hampa yang gelap gulita. Sekarang, tempat ini telah berubah menjadi sebuah daratan dengan permukaan yang padat dan keras. Gunung-gunung dan sungai juga terdapat di tempat ini. Sepertinya inilah yang dimaksud dengan 'ilusi yang nyata' itu.
“Qin Shan, ambil ini.” dari kejauhan San Jinsheng tiba-tiba melemparkan sebuah pil berwarna abu-abu ke arah Qin Shan dan ia mulai berjalan mendekat. “Itu adalah pil yang mirip dengan pil Immortal Copious, namun efeknya sedikit lebih lemah. Untuk sementara konsumsilah itu terlebih dahulu untuk memulihkan kekuatanmu.”
Qin Shan mengangguk dan berterimakasih kepada San Jinsheng sebelum mulai menelan pil tersebut. “Saudara San, kekuatanku saat ini sudah sangat lemah dan aku tidak mungkin dapat bertempur lebih lama lagi. Aku ingin kau menjagaku selama beberapa waktu dan biarkan aku memulihkan diri.” ucap Qin Shan dan ia meminta bantuan dari San Jinsheng.
“Baiklah, aku akan menjagamu selama yang kau inginkan. Bagaimanapun juga kau merupakan salah satu dari tokoh terkuat, jika kau mati maka kesempatan kubu kita untuk bertahan akan menurun drastis.” balas San Jinsheng sambil tersenyum tipis.
Mendengar hal ini Qin Shan berdecak kesal dan ia mulai membentuk rune-rune array persembunyian kelas puncak. Tidak hanya itu ia juga membentuk sebuah array pertahanan yang sangat kuat dan luar biasa. Di dalam array tersebut, Qin Shan mulai berkultivasi dan memulihkan kekuatannya.
...