Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 463 - Tiga Tahun



Aura yang benar-benar mencekam melonjak dari gerbang bawah tanah tersebut. Seolah suatu pembatas sudah hancur, terdengar suara pecahan yang menciptakan lubang hitam di tengah gerbang tersebut. Lubang itu sangat gelap dan memiliki kedalaman yang tak terukur. Saat Qin Shan melihat hal ini, ia sedikit terkejut.


Lubang ini jelas tidak terdeteksi oleh kehendak spiritualnya sebelumnya, jadi bagaimana bisa lubang itu terbentuk? Saat Qin Shan memikirkan ini hanya ada satu jawaban yang melintas di benaknya, tempat ini pasti dipenuhi oleh array persembunyian kelas puncak.


“Kolam Naga Murni ada di dalam sana. Kita harus masuk dan turun secara perlahan. Asal kau tahu saja, berdasarkan buku-buku yang kubaca, lubang yang mengarah ke Kolam Naga Murni setidaknya mencapai kedalaman puluhan juta kilometer. Karena itulah kita mungkin akan sedikit memerlukan waktu untuk mencapai dasarnya.” jelas Mo Xianyu dan ia mulai berjalan ke arah lubang hitam di depannya.


Saat Mo Xianyu sudah masuk, Qin Shan juga segera menyusulnya. Di lubang yang begitu dalam ini, bahkan seorang Immortal Venerable seperti Qin Shan tidak bisa mengendalikan kecepatan jatuhnya dengan benar. Sensasi seperti ini begitu mirip saat ia terjatuh dari ruang hampa beberapa hari yang lalu.


Hanya dalam waktu beberapa jam, mereka berdua telah terjatuh layaknya meteor. Tubuh mereka mengeluarkan suara mendesing yang keras saat jatuh ke bawah, tidak hanya itu kecepatan jatuh mereka juga sudah tidak dapat terbayangkan lagi.


Jika keadaan seperti ini terus berlanjut, maka Mo Xianyu sudah pasti akan mati saat ia bertemu dengan daratan. Untungnya semakin dalam mereka jatuh, semakin lengkap pula hukum Langit dan Bumi di tempat ini. Berkat hal ini, Mo Xianyu maupun Qin Shan dapat menghambat laju jatuh mereka dengan cukup mudah.


Enam jam kemudian, akhirnya Mo Xianyu maupun Qin Shan dapat merasakan sebidang tanah datar melalui Coresense mereka. Saat itulah keduanya buru-buru mengurangi kecepatan jatuh mereka.


Mereka saat ini sudah berada jauh di dalam bawah tanah sehingga seberkas sinar matahari bahkan tidak dapat mencapai tempat ini. Seolah mereka telah berada di inti sebuah planet, Qin Shan maupun Mo Xianyu dapat merasakan tekanan ekstrim yang menimpa tubuh mereka. Namun itu tidak cukup untuk membahayakan keduanya.


“Jadi ini yang namanya Kolam Naga Murni? Mengapa aku tidak melihat hal yang spesial di sini?” Qin Shan melirik ke sekeliling saat ia sudah lebih dulu mendarat di banding Mo Xianyu.


Tempat saat ini mereka berada adalah sebuah rongga bawah tanah yang cukup luas. Selain itu terdapat banyak sekali Batu Primordial Chaos di tempat ini. Saat Qin Shan menyadari hal ini ia segera membangkitkan Divine Willnya dan mengumpulkan semua Batu Primordial Chaos yang ada di sekitarnya.


Pemandangan ini membuat Mo Xianyu sedikit bingung. Batu Primordial Chaos bukanlah benda yang sangat berharga, apalagi yang diambil Qin Shan hanya sebagian kecil dari semua Batu Primordial Chaos di tempat ini. Tapi Mo Xianyu penasaran, untuk apa Qin Shan mengumpulkan semua batu itu? Apakah Kakak Seniornya ini ingin membuat sebuah planet baru?


Bahkan sebelum Mo Xianyu bertanya, Qin Shan lebih dulu berinisiatif untuk menjelaskan. “Aku adalah seorang ahli array, jadi aku memerlukan batu-batu ini untuk mengukir rune array-ku.”


Kekurangan batu giok yang selama ini Qin Shan gunakan untuk mengukir rune array adalah energinya sangat sedikit untuk menjalankan sebuah array. Selain itu batu giok juga sangat rapuh dan mudah hancur. Bahan material adalah satu-satunya yang kurang dalam Dao Array Qin Shan.


Di sisi lain Batu Primordial Chaos sangat padat dan kuat. Ini jelas akan memperkokoh array buatannya jika ia mengukir rune array di Batu Primordial Chaos. Selain itu, ia tidak menyadari hal ini sebelumnya, ternyata energi yang dimiliki Batu Primordial Chaos sangat melimpah.


“Kakak Senior, kau menggunakan Batu Primordial Chaos untuk mengukir sebuah rune array? Tidak perlu berbicara tentang apakah kau bisa mengukirnya pada permukaan batu yang sangat keras itu. Kenyataan bahwa Batu Primordial Chaos tidak memiliki sedikit pun energi tidak bisa dihilangkan. Jadi aku tidak mengerti kenapa kau menggunakan batu itu.” ucap Mo Xianyu dengan keheranan. Batu Primordial Chaos tidak memiliki sedikitpun energi spiritual, jadi mengukir rune array pada batu itu sama saja seperti menimba air dengan keranjang rotan.


Apa yang dikatakan Mo Xianyu tidak salah. Untuk mengukir rune array pada Batu Primordial Chaos pasti akan sangat sulit. Tapi berbeda ceritanya jika Qin Shan menggunakan kehendak spiritualnya. Selain itu Batu Primordial Chaos memang tidak memiliki sedikit pun energi spiritual, tapi batu ini mempunyai energi kekacauan yang melimpah.


“Tentu saja kita tidak akan menemukan Kolam Naga Murni di tempat ini. Seperti yang kubilang sebelumnya, untuk mengakses Kolam Naga Murni kau harus memiliki kunci. Dengan kunci ini kau bisa memunculkan Kolam Naga Murni sesuka hati.” saat Mo Xianyu menyelesaikan kata-katanya, Qin Shan segera mengeluarkan sebuah kunci perak yang terlihat biasa saja.


Tidak, itu tidak benar. Kunci perak ini memang terlihat biasa saja, tapi kunci ini menjadi sangat misterius saat ia datang ke Kolam Naga Murni. Saat Qin Shan masih memikirkan tentang apa yang terjadi, ia tiba-tiba mengerahkan energi elementalnya kepada kunci perak tersebut.


*Rumble…* Ruangan ini sedikit bergetar dan terdengar suara gemuruh saat kunci perak di tangan Qin Shan mulai melayang dan memancarkan sinar perak yang menyilaukan.


Sesaat setelahnya, sebuah kolam alami muncul dari dalam tanah. Kolam itu hanya memiliki ukuran kurang dari lima meter, namun air yang ada di dalamnya sungguh sangat luar biasa.


Bahkan Qin Shan yang saat ini berada di tahap Immortal Venerable level 3, merasa sangat nyaman berkat energi di dalam kolam tersebut. Jadi ini Kolam Naga Murni...


Bahkan tanpa diminta oleh Qin Shan, Mo Xianyu langsung melesat ke depan dan duduk berkultivasi di dekat Kolam Naga Murni. Sebuah kabut spiritual terbentuk dan meresap ke dalam tubuh Mo Xianyu dengan cepat. Di saat yang bersamaan, basis kultivasinya juga telah distabilkan.


Di samping itu Qin Shan juga mulai berkultivasi di dekat Kolam Naga Murni tersebut. Namun setelah beberapa saat, ia menyadari bahwa tidak ada gunanya jika ia berkultivasi di tempat ini. Itu bukan karena Kolam Naga Murni memiliki energi spiritual yang sangat sedikit, tapi karena hukum Langit dan Bumi di dalam kolam itu cukup terbatas untuknya.


Bahkan jika ia diberi waktu sepuluh tahun pun, kemungkinan besar ia hanya akan naik satu level dari basis kultivasinya saat ini.


Dibanding dengan Alam Harta Karun Lima Elemen, Kolam Naga Murni ini masih jauh di bawahnya. Saat itulah Qin Shan akhirnya hanya membiarkan Mo Xianyu untuk berkultivasi seorang diri. Sementara itu ia memutuskan untuk mendalami dao arraynya.


“Saat ini aku memiliki bahan material yang cukup memadai untuk membuat sebuah array. Meskipun aku tidak bisa membuat array pertahanan ataupun pembunuh, setidaknya aku bisa membuat array persembunyian.” Qin Shan mengeluarkan tumpukan Batu Primordial Chaos yang ia kumpulkan sebelumnya dan mulai berlatih untuk mengukir rune array.


Untuk membuat sebuah array pertahanan ataupun array pembunuh, seseorang memerlukan beberapa harta magis tambahan untuk menyempurnakannya. Tanpa harta magis, itu akan membuat array pertahanan ataupun pembunuh menjadi sia-sia. Tapi array persembunyian tidak memerlukan satu pun harta magis, dan ini adalah satu-satunya yang bisa Qin Shan latih saat ini.


Seiring berjalannya waktu, Qin Shan sudah membuat array persembunyian yang tak terhitung jumlahnya. Di samping itu, Mo Xianyu juga telah menstabilkan kultivasinya di tahap True Immortal awal dan hanya menunggu lagi saja untuk naik ke tingkat menengah.


Dalam sekejap mata tiga tahun telah berlalu. Saat ini Qin Shan maupun Mo Xianyu telah dikelilingi oleh spiritualitas dao yang luar biasa. Mereka berdua sama-sama telah membuat kemajuan dalam kultivasi mereka.


Selama tiga tahun Mo Xianyu akhirnya mencapai True Immortal menengah dan kekuatannya sudah meningkat berkali-kali lipat. Sementara itu dao array Qin Shan juga telah meningkat dengan drastis. Saat ini ia akhirnya dapat membuat sebuah array persembunyian kelas 9 puncak.


...