Celestial Emperor 2

Celestial Emperor 2
Ch. 455- Kapal Terbang yang Tak Dikenal



Dengan kekuatannya saat ini, ia sungguh tidak dapat berurusan dengan para kultivator asing itu. Jika mereka semua bekerjasama untuk mengepungnya, maka ia tidak akan memiliki kesempatan untuk dapat kabur. Bagaimanapun juga terdapat puluhan Immortal Venerable di sana.


Qin Shan tidak ingin terlibat lebih jauh lagi dalam perburuan harta karun itu, lagipula ia sudah mengumpulkan sangat banyak harta karun hingga membuat dunia pulau lotusnya hampir penuh.


Saat kehendak spiritual Qin Shan terus menyebar dan memerhatikan para kultivator asing itu, mereka mulai memungut tanaman-tanaman spiritual jenjang tinggi dalam jumlah besar, dan ia menghela napas dengan tak berdaya. Pertempuran yang berdarah-darah telah terjadi untuk memperebutkan semua tanaman spiritual tersebut.


Di samping itu hanya sedikit saja para kultivator yang mengambil beberapa tangkai tanaman spiritual jenjang tinggi. Mereka berpikir tidak ada ruginya untuk mengambil tanaman spiritual yang sedikit tersebut, lagipula tanaman itu adalah jenjang tinggi. Tidak peduli seberapa tipis kaki nyamuk, itu tetap adalah daging[1][1].


“Aku harus keluar dari dunia ini secepatnya.” batin Qin Shan dan ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi. Ia saat ini masih memiliki beberapa urusan yang belum diselesaikan, terlebih lagi ia juga ingin kembali ke dunia kelima. Jadi tidak ada gunanya jika ia terus menghabiskan waktu di planet ini tanpa tujuan.


Setelah terbang dengan kecepatan tinggi selama setengah jam, Qin Shan menangkap sebuah array transfer melalui kehendak spiritualnya. Saat menemukan array transfer itu Qin Shan bersukacita dalam hati, namun beberapa saat setelahnya wajahnya kembali menjadi dingin.


Yang ia temukan memang adalah array transfer, namun itu bukanlah array yang menghubungkan dunia ini ke dunia Agung.


“Kupikir Alam Harta Karun Lima Elemen ini memiliki cukup banyak alam rahasia. Apa aku perlu memasukinya?” Qin Shan menambah kecepatannya dan beberapa waktu kemudian ia tiba di sebuah gua yang tidak terlalu besar. Gua ini terlihat biasa saja, namun memancarkan aura yang tidak nyaman bagi seseorang yang melihatnya.


Setelah memerhatikan gua ini selama beberapa waktu, Qin Shan sedikit terkejut. “Array ilusi? Jadi ternyata ini bukan array transfer...”


Sebelumnya saat Qin Shan berada sekitar setengah juta kilometer dari gua ini, ia jelas merasakan bahwa gua ini adalah array transfer. Namun setelah ia mengamatinya dalam jarak yang dekat, ia menyadari bahwa gua ini adalah array ilusi.


Qin Shan tidak mungkin salah untuk mengidentifikasi array tersebut, bagaimanapun juga ia saat ini adalah ahli array kelas 6. Sementara itu array ilusi di depannya hanya termasuk kelas 9 menengah.


Pandangan Qin Shan kemudian tertuju pada beberapa mayat kultivator di sekitarnya. Para kultivator ini pasti tewas akibat sebuah pertempuran. Yang lebih mengejutkannya lagi, ternyata para kultivator tersebut memiliki aura dari kelopak bunga lotus, itu artinya mereka semua berasal dari Three Realm.


Setelah menyadari hal ini, Qin Shan semakin memiliki keinginan untuk memasuki array ilusi tersebut.


“Sepertinya aku harus memeriksa terlebih dahulu apa yang ada di dalam. Para kultivator ini pasti tergiur oleh harta karun di dalam array ilusi ini sehingga mereka menciptakan pertempuran.” tanpa ragu-ragu Qin Shan langsung melangkah untuk memasuki array ilusi di depannya.


Hanya dalam waktu kurang dari satu tarikan napas, hukum Langit dan Bumi yang ada di balik array tersebut mulai melemah dan retak. Sementara itu Qin Shan ternyata telah dipindahkan ke sebuah ruang hampa yang sangat luas, saat hukum Langit dan Bumi di tempat itu retak, ia langsung terjun bebas dari ruang hampa.


Hati Qin Shan menjadi syok saat ia mengalami hal ini. Seberapa jauh jarak antara dirinya dengan permukaan tanah saat ini? Bahkan dengan kehendak spiritualnya, ia belum menemukan adanya tanda-tanda sebuah daratan. Dengan kecepatan terjunnya saat ini yang sangat menakjubkan, kemungkinan besar daging serta tulangnya akan hancur saat membentur daratan.


Qin Shan dengan panik menggunakan energi elementalnya untuk memperlambat kecepatan jatuhnya. Namun setelah setengah hari berlalu, wajahnya berubah menjadi seputih kertas sekarang. Sudah berapa jauh ia jatuh selama setengah hari terakhir? ratusan juta kilometer? Tapi ia bahkan masih tidak dapat menemukan sebidang tanah pun. Ia saat ini masih berada di sebuah ruang hampa yang berwarna abu-abu gelap.


Beberapa hari lagi telah berlalu, dan Qin Shan hampir menyerah saat ini. Bahkan dengan kecepatan jatuhnya, ia masih belum menemukan sebidang tanah pun selama beberapa hari terakhir. Mungkin ia akan tetap jatuh seperti ini selama beberapa hari lagi, bahkan mungkin beberapa minggu lagi.


Satu tarikan napas berlalu, dan ekspresi Qin Shan berubah gembira saat ia menangkap sebidang tanah datar dari kehendak spiritualnya. Namun, ekspresinya langsung berubah suram. Sebentar lagi ia akan membentur daratan...


*Duuaarr!!* Ledakan dahsyat terjadi begitu sosok Qin Shan menabrak daratan dengan kecepatan yang begitu mengerikan. Saat itu terjadi, kabut darah pun terbentuk. Tulang-belulangnya mengeluarkan suara gemertak yang mengerikan. Bahkan dengan tubuh God Body level 5-nya, Qin Shan masih mendapatkan cedera yang begitu parah.


Saat tubuhnya berubah menjadi daging tanpa tulang, Qin Shan buru-buru mensirkulasikan 102 meridiannya dengan panik. Tumpukan kristal immortal juga telah ia keluarkan di sekitar tubuhnya. Saat ini, sebuah pusaran energi spiritual terbentuk di atas tubuh Qin Shan. Kristal immortal di sampingnya berlahan menguap menjadi kabut tipis dan diserap oleh Qin Shan dengan kecepatan yang menggila.


Untung saja Qin Shan telah mempersiapkan skenario terburuk saat ia terjatuh dari ruang hampa sesaat sebelumnya. Jika tidak, mungkin ia tidak akan dapat sembuh dengan mudah saat ini.


Waktu terus berlalu dengan cepat. Bahkan dengan kecepatan penyerapan energi spiritual Qin Shan saat ini, ia masih memerlukan waktu setengah bulan untuk pulih sepenuhnya.


Saat Qin Shan pulih, ia segera mengirimkan tumpukan kristal immortal yang tersisa ke dalam pulau lotusnya. Setelah itu ia segera bangkit dan mulai mencari tahu tempat apa yang ia datangi saat ini.


“Tidak… Aku benar-benar telah dipindahkan ke ruang hampa dari Alam Harta Karun Lima Elemen. Sekarang aku telah tersesat…” saat menyadari hukum Langit dan Bumi di sekitarnya tidak begitu jelas, ia langsung tahu bahwa saat ini ia berada di ruang hampa. Di saat yang bersamaan wajah Qin Shan berubah pucat.


Jika ia tersesat di ruang hampa, maka itu sama saja dengan kematian. Bahkan jika ia bepergian ke seluruh ruang hampa ini untuk kembali ke Three Realm pun, itu sama saja dengan menimba air dengan keranjang rotan[2][2].


Tanpa hukum Langit dan Bumi yang jelas, mustahil baginya untuk mencari arah pulang.


Di saat yang bersamaan Qin Shan mengutuk array ilusi yang ia masuki di Alam Harta Karun Lima Elemen itu. Tidak, itu bukan array ilusi, itu memang adalah array transfer. Lebih parahnya lagi, array itu telah membawanya ke wilayah ruang hampa yang jauh dari Three Realm.


Saat Qin Shan sedang memutar otaknya untuk mencari cara bagaimana ia bisa kembali, ia menemukan sebuah kapal terbang yang melesat ke arahnya melalui kehendak spiritualnya. Kapal terbang itu berbentuk Flying Shuttle[3][3] dan terus melaju ke arahnya.


“Apakah keberadaanku sudah diketahui seseorang?” saat memikirkan kemungkinan yang terjadi, Qin Shan menghirup udara yang terasa dingin.


...


[1] Walaupun benda tersebut sangat sedikit, tapi itu tetap adalah barang yang berharga.


[2] Usaha yang sia-sia.


[3] Benda yang berbentuk lonjong; bisa dicari di Google.